Beranda blog Halaman 240

Asisten II Buka Sosialisasi Pencegahan Korupsi pada Satuan Pendidikan

Sosialisasi pencegahan korupsi pada satuan pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Pencegahan Korupsi pada Satuan Pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, bertempat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Jumat (17/12).

Asisten II dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini juga ikut memeriahkan hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember kemarin. “Insya Allah melalui kegiatan ini kita bisa mewujudkan sekolah-sekolah di Kotamobagu bersih dari yang namanya korupsi,” ujar Rafiqah.

Ia juga mengatakan, guru-guru yang berada di tempat ini seluruhnya adalah pahlawan tanda jasa yang telah membawa putra-putri Kotamobagu menjadi putra-putri yang hebat. Menurutnya, saat ini posisi Kotamobagu sudah meraih berbagai penghargaan tingkat nasional selama dibawah kepemimpinan Wali Kota Tatong Bara.

“Nah ini semua tidak lepas dari peran Bapak Ibu semua sebagai guru – guru yang mampu mendidik putra-putri Kotamobagu menjadi yang terbaik dan menjadi kebanggaan,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Rafiqa juga menyerahkan secara simbolis buku anti korupsi mulai dari jilid I sampai jilid 5 kepada salah satu Kepala sekolah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Diketahui, Sosialisasi ini juga menghadirkan pemantik yakni dari Kejari Kotamobagu dalam hal ini Kepala Seksi Intelejen Kejari Kotamobagu, Arthur Piri SH, serta dihadiri seluruh kepala sekolah SD/SMP se Kotamobagu. (*/guf)

Kedai Chungkubi Sajikan Menu Ala Korea

Kedai Chungkubi yang berlokasi di lorong Lapangan Kelurahan Sinindian.

ZONA EKONOMI – Tawarkan menu makanan dan minuman spesial bagi pengunjung, kedai Chungkubi patut menjadi referensi bagi penikmat kuliner di Kotamobagu.

Menariknya, kedai yang beralamat di lorong lapangan kelurahan sinindian ini, selain berlokasi di tempat yang nyaman, jauh dari kebisingan, Kedai Chunkubi juga menyajikan menu ala khas Korea.

Dikunjungi ditempat usahanya, Owner Kedai Chungkubi Zhy Kadengkang mengatakan bahwa saat ini dirinya telah menambai beberapa menu khas Korea untuk memanjakan pengunjung.

“Untuk makanan khas koreanya kita sediakan Jajangmyong dan Raboki. Masing – masing menu tadi itu kita kasih harga 20 ribu, ” Kata Zhy sapaan Akrabnya.

Perempuan pecinta film Korea ini menyebutkan bahwa awalnya dia memulai usahanya hanya berjualan gorengan dan minuman buko.

“Alhamdulillah, karena pengunjung selalu ada, sekarang kita dibantu 5 orang kerja, ” Tambah nya.

Zhy mengungkapkan dirinya belajar menghidangkan makanan khas Korea belajar dari menonton youtube karena melihat di Kotamobagu belum ada yang jualan seperti itu.

“Selain makanan khas Korea, kami juga punya hidangan spesial seperti roti es cream diamond, tahu Mozarella, tahu lumpiah, mujair goreng tepung, dan paket lalapan. Semuanya itu kita hanya beri harga mulai dari 15 ribu sampai 25 ribu rupiah, “

“Yang penasaran mencoba menu – kami boleh dipesan melalui online dengan menghubungi nomor +62 823-3796-7188 atau langsung kunjungi kedai kami, hari selasa sampai minggu dibuka jam 09 :00 Wita sampai dengan 23:00 Wita, ” Ajaknya. (*/guf)

Bapenda Sulut Minta Dukungan Pemkot Kotamobagu Soal Optimalisasi PAD Pajak Kendaraan

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan menerima kunjungan kerja Kepala Bapenda Sulut di ruang kerjanya.

ZONA KOTAMOBAGU– Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Kamis (16/12), menerima kunjungan kerja (Kunker) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olvie Atteng beserta jajaran di ruang kerjanya.

Usai pertemuan, Kepala Bapenda Sulut mengatakan bahwa kunjungan kerja pihaknya ke Pemerintah Kotamobagu guna meminta dukungan terhadap program kerja Bapenda Sulawesi Utara.

“Pekan kemarin Gubernur Sulut telah mengeluarkan surat imbauan mengenai optimalisasi penerimaan PAD melalui pajak kendaraan. Dimana dalam surat tersebut disampaikan bagi PNS dan THL se-sulut, diminta untuk membayar pajak kendaraan pribadi mereka, sehingga hari ini kami datang untuk meminta dukungan dari Pemkot Kotamobagu,” ungkap Olvie.

Menanggapi maksud dan tujuan dari Kunker tersebut, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan mengaku akan menindaklanjuti hal-hal yang telah disampaikan oleh Bapenda Sulut dalam pertemuan tersebut.

“Tentunya sangat menyambut baik kunjungan ini. Nanti akan kami perintahkan kepada instansi terkait untuk segera menindaklanjuti imbauan gubernur tersebut untuk dilaksanakan,” pungkasnya. (*/guf)

Tawarkan Menu Khas Tradisional, Eshan Cafe Raup Omzet 5 Juta Perhari

Eshan Cafe ramai pengunjung.

ZONA EKONOMI – Setelah sukses dengan penjualan secara online, Irwan Mamonto warga Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, kini melebarkan sayap menjalankan bisnis di bidang kuliner dengan membuka kedai yang diberi nama Eshan Cafe.

Ditemui di tempat usahanya yang berlokasi di Lorong Talenta Kompleks Pasar Genggulang, owner Eshan Cafe ini menuturkan, untuk konsep cafe sendiri, dirinya menawarkan menu makanan rempah khas tradisional.

“Untuk menu andalan, masih menawarkan Ayam Bakar ‘Pamela’. Selain itu, ada juga menu-menu lainnya seperti Ayam goreng Padang, udang dan kepiting saos Padang dan masih banyak lagi menu pilihan lainnya. Intinya menu yang kami tawarkan cukup komplit,” ungkap Iwan, sapaan akrab Irwan Mamonto.

Lanjutnya, dalam mengelola cafe tersebut, dirinya dibantu 9 orang pegawai. Karena memang, pengunjung yang datang setiap harinya, lumayan banyak. “Alhamdulillah, perhari omzet bisa hingga 5 jutaan rupiah,” kata dia.

Soal harga kata Irwan, relatif terjangkau bagi semua kalangan. Karena hanya dengan Rp 35ribu, konsumen sudah bisa menikmati gurihnya menu ayam bakar pamela buatannya.

“Ada juga aneka cemilan ringan. Seperti Mie goreng, mie cakalang, mie ceplok, coto ayam, tinutuan, roti bakar, goroho stik serta berbagai minuman, es serta jus buah,” ujarnya.

Ditambahkannya, Eshan Cafe juga menerima boking tempat untuk berbagai acara. Seperti ulang tahun, arisan dan lain sebagainya. Dimana, posisi cafe kami sendiri memanjakan mata pengunjung karena tepat berada di depan persawahan sehingga menambah kesan alam.

“Kami juga menerima pemesanan secara online. Untuk pemesanan serta informasi lebih lengkap bisa langsung menghubungi kami di WhatsApp (WA) di nomor 0857-5784-0155/Irwan Mamonto,” tandasnya. (*/guf)

Wali Kota Hadiri Rapat TKPRD Sulut Bahas Revisi Perda RTRW Kotamobagu 2014-2034

Wali Kota Tatong Bara memberikan sambutan dan paparan pada rapat pembahasan revisi Perda RTRW Kotamobagu 2014-2034, bersama Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah Provinsi Sulut.

ZONA MANADO—Wali Kota Kotamobagu Ir. Hj. Tatong Bara, menghadiri Rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka Revisi Perda Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kotamobagu Tahun 2014-2034, Rabu (15/12) pagi, di Hotel Aryaduta Manado.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan latar belakang yang mendasari dilaksanakannya revisi terhadap Perda Nomor 8 Tahun 2014.

“Perubahan luas wilayah Kota Kotamobagu, perubahan peraturan perundang-undangan yang menjadi pedoman dalam penyusunan rencana tata ruang wilayah, serta berbagai dinamika perkembangan pembangunan di wilayah Kota Kotamobagu, menjadi dasar dalam revisi terhadap Perda RTRW Kota Kotamobagu Tahun 2014-2034,” ucap Wali Kota.

Setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi TKPRD hari ini, lanjut Wali Kota, masih ada beberapa tahap lagi yang harus dilakukan selanjutnya.

“Setelah ini masih harus dilakukan proses harmonisasi oleh Kemenkumham, pembahasan dengan DPRD, pengajuan persetujuan substansi kepada Menteri ATR/Kepala Bappenas, sampai ditetapkannya Perda tentang RTRW Kota Kotamobagu yang baru,” ucap Wali Kota.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Utara, Praseno Hadi, SE., M.Ak, menyambut baik pelaksanaan Rapat TKPRD.

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Koordinasi TKPRD hari ini dalam rangka revisi terhadap Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kotamobagu Tahun 2014-2034. Semoga ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses, dan Perda revisi RTRW Kota Kotamobagu bisa segera ditetapkan,” ujar Praseno.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, SH., unsur Forkopimda Sulut. Unsur Forkopimda Kota Kotamobagu, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kotamobagu, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, TKPRD Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Kotamobagu. (*/guf)

Wawali Hadiri Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan menghadiri kegiatan penyerahan penghargaan sekolah Adiwiyata tahun 2021.

ZONA KOTAMOBAGU — Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, SH, Selasa (14/12) siang, menghadiri penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021.

Kegiatan penyerahan penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021 tersebut, diserahkan Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara, Arfan Basuki, SH, kepada para kepala Sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata Tahun 2021.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kotamobagu yang membacakan sambutan Wali Kota Kotamobagu, menyampaikan, ucapan selamat kepada seluruh Sekolah se – Provinsi Sulawesi Utara yang telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara. “Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan ucapan selamat kepada Sekolah Dasar Kristen X Kotamobagu yang telah meraih juara 1 pada lomba Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, serta seluruh sekolah yang telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021,” ujar Wakil Wali Kota.

Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Gedung SD Kristen X Kotamobagu tersebut juga dihadiri para Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dari sejumlah Kabupaten / Kota se – Provinsi Sulawesi Utara, serta para Kepala Sekolah se – Provinsi Sulawesi Utara yang berhasil meraih penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021. (*/guf)

16 Pejabat Eselon IV Pemkot Kotamobagu Dilantik

Suasana pelantikan pejabat eselon IV di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan kembali melakukan rolling jabatan untuk eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu. Pengambilan sumpah dan pelantikan itu digelar di Kantor Wali Kota, Selasa (14/12).

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Walikm Kota Kotamobagu Nomor 338 Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, tertanggal 13 Desember 2021.

Sedangkan pelantikan tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Sande Dodo, dan dihadiri beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Sekda Sande Dodo membenarkan adanya pelantikan pejabat eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Iya, yang dilantik tadi eselon empat,” singkatnya.

Diketahui, sebanyak 16 pejabat yang dilantik mengisi jabatan eselon IV diantaranya, kepala seksi, sekretaris lurah dan kepala sub bagian. (*/guf)

Berikut nama-nama pejabat yang dilantik:

Heriyana Amir Resmi Jabat Rektor IKTGM

Suasana pelantikan Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu, Heriyana Amir.

ZONA KOTAMOBAGU – Heriyana Amir, S.Kep., M.Kep resmi dilantik sebagai Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu, Senin (13/12).

Yana panggilan akrabnya dilantik oleh Ketua Yayasan Pendidikan Bogani, Dr. Henny Kaseger, S.Kep., Ns., M.Kes.

Pelantikan dirinya mengacu pada Surat Keputusan No: 001/YPB/IKT-GM/I/2021 Ketua Yayasan Pendidikan Bogani.

Yana dalam sambutannya menyatakan rasa terima kasihnya kepada Pembina Yayasan Hubain Fidi, dan Ketua Yayasan DR. Henny Kaseger, karena telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Rektor IKTGM.

Yana menyikapi amanah yang diberikan dengan penuh rasa syukur.

“Sikapilah kesempatan ini dengan penuh kesyukuran, karena hanya sebagian kecil yang berkesempatan,” ujar dia.

Dirinya meyakini bahwa setiap tahapan adalah bagian dari rencana besar Allah.

“Demikian pula kehadiran kita di Kampus IKTGM ini, tentunya adalah bagian dari rencana Allah yang akan kita ketahui gambarannya bertahun-tahun kemudian,” jelas dia.

Baginya, menjadi Rektor dan Wakil Rektor haruslah siap bekerja secara maksimal.

“Oleh karena itu, gunakan kesempatan ini secara maksimal dengan siap menjadi laksana jarum detik pada sebuah jam. Ia tidak melihat apakah temannya bergerak atau hanya sesekali saja bergerak, namun ia terus berlari, bekerja dan berinovasi. Karena hanya dengan cara itu jam (Kampus IKTGM) itu akan hidup dan dirasakan keberadaannya,” ujar dia.

Yana berpesan kepada seluruh Civitas Akademika IKTGM Kotamobagu, dalam menjalankan program dan kegiatan, mendukung pada terwujudnya Visi IKTGM.

“Satu lagi pesan yang ingin saya sampaikan kepada seluruh Civitas Akademika IKTGM, yaitu: Apabila kita diberikan amanah kecil, kemudian kita tunaikan dengan kesungguhan yang besar, maka berarti kita sedang menyiapkan diri untuk diberikan amanah yang lebih besar,” terang dia.

“Dan yang terakhir. Terima kasih kepada ayah saya, ibu saya, suami saya dan anak-anak saya,” ucapnya. (*/guf)

Perubahan RPJMD 2018-2023, Tatong Bara: Pandemi dan Perubahan Kebijakan Mengharuskan Penyesuaian

Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara.

ZONA KOTAMOBAGU—Perubahan terhadap dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kotamobagu Tahun 2018-2023, mendapat perhatian serius Wali Kota Ir Tatong Bara.

Menurut Tatong, melihat kondisi dan perkembangan yang terjadi saat ini, mulai dari perubahan kebijakan pemerintah pusat terkait aspek perencanaan dan pengelolaan keuangan, maupun pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, perubahan dan penyesuaian terhadap RPJMD Kota Kotamobagu 2018-2023 mutlak harus dilakukan.

“Selain Pandemi yang melanda kita semua sejak awal tahun 2020 yang mewajibkan daerah melakukan refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19, perubahan mendasar terhadap kebijakan pemerintah pusat juga mengharuskan pemerintah daerah melakukan perubahan dan penyesuaian terhadap dokumen perencanaan pembangunan daerah. ini bisa kita lihat dengan terbitnya PP 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah, Permendagri 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, serta Permendagri 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan PP 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah serta Perpres 18 tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, ” ucap Wali Kota.

Dalam dokumen RPJMD pemerintah daerah, penyesuaian harus dilakukan terhadap struktur belanja daerah, pembiayaan daerah, nomenklatur program dan kegiatan perangkat daerah, hingga nomenklatur Indikator Kinerja Kunci (IKK) outcome dan output.

“Untuk struktur belanja, misalnya komponen pendapatan. Di RPJMD awal untuk komponen ini ada PAD, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. Keluarnya PP 12 Tahun 2019 mengubah pendapatan Dana Perimbangan menjadi Pendapatan Transfer yang lebih merinci sumber-sumber pendapatan daerah. Untuk komponen belanja, jika sebelumnya hanya terdapat Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung, namun PP 12 Tahun 2019 mengubah komponen belanja ini menjadi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer. Hal yang sama juga terjadi pada komponen pembiayaan daerah,” ujar Wali Kota.

Nomenklatur program kegiatan perangkat daerah dan Indikator Kinerja Kunci yang digunakan untuk mengukur capaian keberhasilan kinerja pemerintah daerah pun tak luput dari arus perubahan yang harus disesuaikan.

“Pada RPJMD Awal, terdapat 186 program yang tersebar di perangkat daerah. Terbitnya Permendagri 90 tahun 2019, mau tak mau jumlah program harus disesuaikan menjadi 132 program, dengan penyelarasan terhadap nomenklatur program, kegiatan dan sub kegiatan secara nasional. Penyesuaian Indikator Kinerja Kunci outcome dan output juga harus berpedoman pada Permendagri 18 Tahun 2020, sehingga dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilakukan pemerintah pusat, Indikator Kinerja Kunci yang disampaikan ke pemerintah pusat sudah sesuai,” ungkap Wali Kota. (*/guf)

Lantik Penilik, Kepsek dan Kepala SKB, ini Harapan Bupati Boltim

Bupati Sam Sachrul Mamonto memberikan sambutan usai melantik puluhan kepala sekolah, penilik dan kepala SKB.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto mengambil sumpah dan melantik puluhan Kepala Sekolah (Kepsek), penilik sekolah, serta Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Pelantikan digelar di ruang terbuka hijau yakni di Halaman Kantor Bupati, Senin (13/12).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 821.2/B.03/BKPSDM/SK/17/2021, Tanggal 13 Desember 2021, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional Penilik Sekolah, Kepala Sanggar Kegiatan Belajar dan Kepala Sekolah Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Dalam pelantikan itu, bupati juga menyerahkan surat perintah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah Menengah Pertama, masing-masing; 9 Kepsek SD dan 3 Kepsek SMP.

Bupati Sachrul Mamonto dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para Kepsek, Penilik Sekolah dan Kepala SKB yang baru dilantik. Bupati juga mengingatkan kepada para pejabat fungsional itu untuk bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

“Tunjukan totalitas, loyalitas dan profesionalitas kalian. Laksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan ini dengan baik,” kata bupati.

Pelantikan puluhan pejabat fungsional di lingkup Dinas Pendidikan itu kata bupati, adalah yang pertama kali ia laksanakan sejak dilantik sebagai Bupati Bolaang Mongondow Timur pada Februari lalu.

“Ini adalah momen bersejarah. Ini kali pertama saya melantik kepala sekolah dalam jumlah besar. Kalian sengaja saya lantik di lapangan (terbuka) begini. Artinya, kalau diibaratkan bermain sepakbola, kalian harus bermain baik karena banyak pemain cadangan yang siap mengganti, kemudian wasit juga bisa memberikan kartu kuning dan kartu merah. Sehingga itu tunjukan kinerja kalian. Laksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik,” ungkap bupati.

Disisi lain, bupati berharap para Kepsek yang baru dilantik bisa memberi kontribusi positif terhadap kemajuan dunia pendidikan di Bolaang Mongondow Timur, dan ikut serta dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Mulai besok kalian sudah harus bertugas di sekolah masing-masing. Mudah-mudahan di tangan kalian dunia pendidikan di Boltim akan lebih bersinar lagi,” harap bupati. (*/guf)

KLIK DISINI: Nama-nama Penilik, Kepala Sekolah dan Kepala SKB yang Dilantik

KLIK DISINI: Nama-nama Plt Kepala Sekolah SD dan SMP