
ZONA KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) membagikan ribuan bibit tanaman holtikultura kepada kelompok tani (Poktan) yang ada di Kota Kotamobagu, Senin (20/9).
Penyerahan bantuan berupa bibit tanaman durian, alpukat dan kakao itu, diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Pemkot berharap kepada kelompok petani agar bibit yang sudah diserahkan ini dipelihara dangan baik sampai bisa dipanen,” kata Sekda.
Lanjutnya, penyerahan bantuan ini bertujuan untuk peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. “Ini untuk kesejahteraan petani,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Fenty Dilasandi Mifta mengatakan, penyerahan bibit pertanian dan perkebunan sebanyak tiga jenis meliputi; 250 pohon bibit durian, 500 bibit alpukat, dan 1.700 bibit kakao. “Ribuan bibit pertanian dan perkebunan tiga jenis diserahkan kepada 5 kelompok tani yang tersebar di seluruh kecamatan se Kota Kotamobagu,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan bibit Kakao, Durian, dan Alpukat ini tujuan akhirnya adalah peningkatan produksi serta pendapatan para petani. “Bagaimana bibit yang diserahkan dirawat dengan baik. Nanti ketika masa panen dan hasil produksinya dijual, otomatis pendapatan petani menjadi baik. Jika pendapatan baik, maka ikut mempengaruhi kesejahteraan petani di Kota Kotamobagu,” tuturnya.
Apalagi kata Fenty, peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih khusus petani di Kota Kotamobagu, menjadi harapan dari Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan. “Intinya lewat penyerahan bibit ini, bagaimana peningkatan pendapatan petani di kemudian hari akan meningkat. Sehingga kesejahteraan masyarakat khusus petani ikut meningkat. Dan itu juga adalah harapan dari ibu wali kota dan bapak wakil wali kota,” tandasnya. (*/guf)


ZONA EKONOMI – Bisnis kuliner terus menjadi peluang usaha yang menjanjikan dalam meraup pundi-pundi rupiah. Berbagai jenis masakan kuliner berpotensi dalam meraup untung, meski hanya sebatas percobaan untuk jualan.
ZONA KOTAMOBAGU – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menekan angka kasus Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu membuahkan hasil yang baik. Berdasarkan peta penyebaran Covid-19, Kamis 16 September 2021, Kota Kotamobagu turun ke Zona Kuning atau Resiko Rendah penyebaran virus corona.


Bupati juga meminta kepada pengurus yang baru dilantik untuk mengembangkan inovasi sehingga bisa memberi warna untuk menunjukkan sebuah ciri khas daerah Boltim, dalam bentuk kontribusi pemikiran yang positif dalam pembangunan daerah. “Kepengurusan ini harus lebih bisa memberi warna, harus bisa berinovasi tunjukkan bahwa Tim Penggerak PKK Boltim harus lebih baik dari sebelumnya. Jangan terfokus pada kegiatan yang monoton saja atau copy paste, harus melakukan yang lebih bombastis, lebih terlihat, lebih nampak,” harapnya.
Bupati menambahkan, di era ini PKK Boltim harus tercatat sebagai pengurus yang melakukan terobosan baru dan luar biasa. Serta harus saling koordinasi, jangan melakukan kegiatan sendiri-sendiri. “Dalam sebuah organisasi koordinasi itu penting demi terwujudnya program kerja yang memiliki manfaat bagi orang banyak, khususnya masyarakat Kabupaten Boltim,” jelasnya.
Sebagai Pemerintah Daerah lanjut Bupati, tentu akan terus memberikan dukungan kepada Tim Penggerak PKK, dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan yang bermanfaat untuk Boltim yang lebih bersinar. Sehingga, PKK harus terus mengembangkan dan menambah pengetahuan kemudian diterapkan untuk kemajuan daerah.