Komunitas Dump Truck BMR-Kotamobagu Bersahabat Resmi dan Legal, Luster Dorong Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

2
Komunitas Dump Truck BMR-Kotamobagu Bersahabat Resmi dan Legal, Luster Dorong Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Komunitas Dump Truck BMR-Kotamobagu Bersahabat bersama Personel Sat Lantas Polres Kotamobagu (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Komunitas Dump Truck Bolaang Mongondow Raya-Kotamobagu Bersahabat menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama jajaran Satlantas Polres Kotamobagu yang hadir dipimpin langsung Kasat Lantas, IPTU Luster Simanjuntak, SH, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan itu dipimpin Ketua Komunitas, Sarjan Korompot yang akrab disapa om Dade, didampingi Sekretaris Subroto Mokodompit, Bendahara Budi Wahyudi serta penasihat Hasim Pulukadang.

Pertemuan yang digelar di kediaman  Subroto Mokodompit di desa Poyowa Kecil tersebut, dihadiri sekitar 130 anggota komunitas dump truck se-BMR.

Dalam sambutannya, Om Dade menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kasat Lantas beserta jajaran yang hadir.

Ia menjelaskan, komunitas dump truck BMR-Kotamobagu Bersahabat dibentuk sebagai wadah menjalin silaturahmi dan sekaligus berbagi rezeki antar sopir dump truck di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Ia juga menegaskan komunitas tersebut telah memiliki legalitas resmi melalui akta notaris.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Satlantas Polres Kotamobagu yang selama ini banyak membantu para supir, saat mengalami kendala di jalan,” ucap om Dade.

(Foto: Udi)

Kasat Lantas IPTU Luster Simanjuntak, SH, mengaku mengapresiasi keberadaan komunitas Bersahabat yang dinilai mampu menaungi para sopir di daerah.

“Luar biasa Om Dade bisa menaungi teman-teman sopir. Ini komunitas yang memanusiakan manusia dan membantu pembangunan di BMR khususnya Kota Kotamobagu,” ujar Luster.

Ia bahkan menyebut komunitas tersebut menjadi salah satu komunitas pengemudi yang telah memiliki legalitas resmi.

“Baru saya tahu yang ada legalitasnya sah hanya dua di Indonesia. Ini satu kebanggaan buat kami bisa berada di tengah-tengah saudara-saudara pengemudi,” katanya.

Menurutnya, kehadiran polisi lalu lintas di jalan merupakan bagian dari tugas untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, termasuk para pengemudi dump truck yang sebagian besar waktunya dihabiskan di jalan raya.

“Teman-teman ini sebagian hidupnya habis di jalan, pasti ketemu kami Polantas. Tentunya kami punya tujuan memberikan kenyamanan dan keamanan di jalan raya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Luster juga menyinggung persoalan penyalahgunaan BBM jenis solar yang saat ini menjadi perhatian aparat kepolisian.

Ia menyebut penindakan terhadap penyalahgunaan solar dilakukan berdasarkan perintah Kapolres kepada Satlantas bersama jajaran pejabat utama lainnya, termasuk Kabag Ops dan Kasat Reskrim.

“Terkait solar, kami mengerti kondisi di lapangan. Karena itu kami menekankan untuk tetap menaati aturan,” ujarnya.

Kasat Lantas juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.

“Ingat, kecelakaan lalu lintas selalu diawali dengan pelanggaran. Jadi di kesempatan ini kami ingatkan agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Kalau taat aturan, saya yakin kecil kemungkinan terjadi laka lantas,” tegasnya.

Ia mengakui tingkat kepatuhan berlalu lintas di Kota Kotamobagu masih rendah. Namun dirinya optimistis komunitas Bersahabat bisa menjadi contoh bagi pengendara lain.

“Terkadang kehadiran kami di jalan membuat bapak-bapak berpikiran lain. Tapi kalau tertib pasti aman. Saya yakin teman-teman komunitas di bawah kepemimpinan om Dade bisa bekerja sama dengan baik,” katanya.

Dalam pertemuan itu, pihak Satlantas juga membuka ruang audiensi di masa mendatang dengan komunitas untuk membahas persoalan yang dihadapi pengemudi di lapangan.

Luster menegaskan pentingnya identitas kendaraan dan identitas pengemudi seperti SIM dan STNK, karena seluruh sistem pelaporan kini telah berbasis online.

“SIM dan STNK ini penting bagi kami untuk registrasi karena sistem pelaporan online. Kami pasti bantu komunitas ini. Identitas kendaraan dan identitas pengemudi sangat perlu. Ini juga kami terapkan kepada anggota,” ujarnya.

Selain itu, ia turut memaparkan program “Kotamobagu Zero Knalpot Brong” yang disebut merupakan program berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Saya minta disampaikan juga kepada saudara-saudara di rumah,” katanya.

Di akhir kegiatan, Satlantas Polres Kotamobagu berharap Komunitas Dump Truck BMR dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here