Beranda blog Halaman 268

16 Pejabat Ikuti Tahapan Penulisan Makalah, Presentase dan Wawancara

Salah satu peserta seleksi terbuka JPT Pratama Pemkab Boltim, Khaeruddin Mamonto, saat mengikuti tahapan penulisan makalah.

ZONA BOLTIM – Setelah mengikuti tahapan uji kompetensi, 16 peserta Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mulai mengikuti tahapan penulisan makalah, presentase dan wawancara.

Sebelumnya berdasarkan Pengumuman Pansel Nomor: 04/Pansel-BMT/IX/2021, tahapan penulisan makalah, presentase dan wawancara dilaksanakan pada 27 September hingga 28 September. Namun tahapan ini dimajukan, dan dilaksanakan pada 21-22 September 2021.

“Tahapan Selter kita majukan. Begitu juga dengan pengumuman hasil akhir Selter, kita majukan dari jadwal sebelumnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Reza Mamonto.

Lanjutnya, setelah semua tahapan seleksi selesai, Pansel akan mengusulkan nama-nama pejabat hasil Selter ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). “Hasil seleksi nanti akan disampaikan ke bupati selaku PPK sebelum meminta rekomendasi pelantikan ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara),” ujarnya.

Ada enam jabatan eselon II B di lingkungan Pemkab Boltim yang akan diisi melalui Selter. Ke-enam jabatan tersebut, yakni; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). (*/guf)

Wali Kota Kunjungi 8 Kantor Bagian di Lingkup Setda Kotamobagu

Wali Kota Tatong Bara saat mengunjungi Kantor Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, Senin (20/9) pagi, melakukan kunjungan kerja di 8 kantor Bagian di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

8 kantor bagian yang dikunjungi wali kota tersebut yakni; Bagian Organisasi, Bagian Perekonomian dan Pembangunan, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Bagian Kesejahteran Rakyat, Bagian Hukum, Bagian Umum, Bagian Pemerintahan, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kotamobagu.

Pada kunjungan kerja tersebut, Wali Kota meminta setiap Kepala Bagian untuk menyampaikan sejauh mana pelaksanaan Program dan Kegiatan serta pencapaian indikator RPJMD Kota Kotamobagu yang dilaksanakan masing – masing Bagian yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Hal ini menjadi sangat penting, karena dengan mengetahui capaian dari masing – masing OPD, maka kita semua juga bisa mengetahui program dan kegiatan yang harus dilaksanakan pada Tahun 2022 dan 2023 mendatang, dalam rangka pencapaian RPJMD Kota Kotamobagu,” ujar Wali Kota.

Pada kegiatan kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Kotamobagu juga didampingi Sekretaris Daerah (Setda) Kota Kotamobagu, Ir. Sande Dodo, MT, Asisten 1 Pemerintah Kota Kotamobagu, Drs. Teddy Makalalag, Asisten II Pemerintah Kota Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora, SE, Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, SH, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, SP. (*/guf)

Bupati Boltim Hadiri Rapat Paripurna Penandatanganan MoU KUPA-PPAS 2021

Bupati Sam Sachrul Mamonto saat menandatangani nota kesepakatan KUPA-PPAS tahun 2021.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021, Senin (20/9).

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan rancangan KUPA-PPAS APBD merupakan proses pendahuluan perubahan APBD tahun anggaran 2021 yang didasari pada peraturan menteri dalam negeri (Mendagri) Nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.

“Perubahan tersebut terkait dengan penyesuaian terhadap makro ekonomi yang telah disepakati pada APBD tahun 2021, pada kebijakan fiskal daerah, penyesuaian perubahan kebijakan pada tingkat pusat yang berkaitan dengan keuangan daerah, teknis lainnya dan kebijakan proyeksi belanja yang menjadi prioritas dan permasalahan aktual yang berkembang untuk percepatan penanganan dan antisipasi dampak covid-19,” ujar bupati.

Lebih lanjut bupati mengatakan, bahwa sebagai salah satu mekanisme sebelum penandatangan nota kesepakatan dan apa saja yang sudah dibahas semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat Boltim. “Setelah ini masih ada proses selanjutnya dalam rangka penyusunan perubahan APBD tahun anggaran 2021,” ujarnya.

Bupati juga berharap agar dalam setiap proses penyusunan APBD, pemerintah daerah dapat bersinergi dengan pihak legislatif agar setiap tahapan penyusunan APBD dapat berjalan dengan baik.

“Peran aktif dari pihak eksekutif tentunya sangat diperlukan, sehingga proses dan tahapan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditetapkan yakni sebelum tanggal 30 September 2021,” pungkasnya.

Paripurna penandatanganan KUPA-PPAS ini turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Boltim, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokka serta para tamu undangan. (*/guf)

Nasi Bakar Isi Ayam dan Cakalang Buatan Dosen ini Patut Dicoba

ZONA EKONOMI – Nasi bakar. Kuliner yang satu ini memang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat. Tak terkecuali di Kota Kotamobagu. Namun, kuliner ini belum terlalu menjamur di Kotamobagu.

Melihat belum banyaknya penjual kuliner yang menjajakan makanan ini, Wahyu Wijayati (33), warga Kelurahan Kobo Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, memanfaatkan peluang ini sebagai potensi penghasil rupiah. Terutama dimasa pandemi sekarang ini.

Dosen di Kampus Institute Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu dan Universitas Dumoga (UDK) Kotamobagu ini terinspirasi membuat nasi bakar ayam berdasarkan kegemaran masyarakat yang suka makan lalampa. Namun, dia berinovasi dengan nasi ayam bakar.

“Saya tahu masyarakat Kotamobagu suka makan lalampa. Makanya saya buat inovasi baru yang saya beri nama nasi bakar ayam,” ujar Wahyu.

Meski kata Wahyu, nasi bakar ayam ini sangat mirip dengan lalampa. Namun, perbedaanya terletak pada ukuran. “Kalau lalampa ukurannya kecil, tapi nasi bakar ayam ini lebih besar. Selain itu juga nasi ayam bakar ini tidak menggunakan beras ketan melainkan beras biasa,” jelasnya.

Lanjut Wahyu, nasi bakar yang dia jajalkan ini terdapat dua varian yakni, nasi bakar isi ayam dan nasi bakar isi ikan cakalang. “Jadi bisa pembeli bisa memilih apa yang ingin dicicipinya. Ayam atau cakalang,” tukasnya.

Untuk harga, nasi bakar ini tidak terlalu menguras saku. Pasalnya, hanya dengan Rp10.000 saja sudah bisa menikmati nasi bakar. Untuk pemesanan, bisa langsung mengunjungi akun media social facebook @Wahyu Wijayanti Ny Rony atau melalui whats app dinomor: 085257489875. (*/guf)

Deteksi Dini Bencana Alam, ini Langkah BPBD Boltim

Sekretaris BPBD Boltim, Fitra Damopolii.

ZONA BOLTIM – Guna mengantisipasi potensi bencana alam yang datang secara tiba-tiba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow timur (Boltim) akan melakukan kajian terhadap titik rawan bencana yang ada di sejumlah wilayah di boltim.

Sekretaris BPBD Boltim, Fitra Damopolii mengatakan, adapun tujuan pengkajian ini agar BPBD bisa mengidentifikasi dan melakukan penanggulangan bencana secara dini.

“Konsentrasi bencana untuk daerah boltim ada dua, yakni; bencana longsor dan banjir sehingga penting untuk di lakukan kajian terkait dengan deteksi dini bencana,” katanya.

Lanjutnya, Bukan berarti bencana lain tidak berpotensi, namun longsor dan banjir yang paling sering terjadi di daerah kita. Apalagi melihat intensitas curah hujan yang tinggi saat ini, potensi bencana alam bisa saja terjadi di wilayah rawan bencana.

Namun, kata mantan Sekretaris Dinas Kominfo ini, langkah itu masih perlu direncanakan secara matang agar hasilnya nanti tepat sasaran.

“Kita akan melakukan rapat koordinasi dengan bagian yang terkait dengan BPBD terlebih dahulu, dan tentunya termasuk membahas anggaranya. Ini kita akan lakukan pada tahun anggaran 2022 nanti,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk selalu waspada pada saat kondisi cuaca buruk. (*/guf)

Pemkot Kotamobagu Bagikan Ribuan Bibit Tanaman Holtikultura kepada Petani

Sekda Sande Dodo menyerahkan bantuan bibit pertanian kepada salah satu perwakilan kelompok tani.

ZONA KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) membagikan ribuan bibit tanaman holtikultura kepada kelompok tani (Poktan) yang ada di Kota Kotamobagu, Senin (20/9).

Penyerahan bantuan berupa bibit tanaman durian, alpukat dan kakao itu, diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Pemkot berharap kepada kelompok petani agar bibit yang sudah diserahkan ini dipelihara dangan baik sampai bisa dipanen,” kata Sekda.

Lanjutnya, penyerahan bantuan ini bertujuan untuk peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. “Ini untuk kesejahteraan petani,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Fenty Dilasandi Mifta mengatakan, penyerahan bibit pertanian dan perkebunan sebanyak tiga jenis meliputi; 250 pohon bibit durian, 500 bibit alpukat, dan 1.700 bibit kakao. “Ribuan bibit pertanian dan perkebunan tiga jenis diserahkan kepada 5 kelompok tani yang tersebar di seluruh kecamatan se Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan bibit Kakao, Durian, dan Alpukat ini tujuan akhirnya adalah peningkatan produksi serta pendapatan para petani. “Bagaimana bibit yang diserahkan dirawat dengan baik. Nanti ketika masa panen dan hasil produksinya dijual, otomatis pendapatan petani menjadi baik. Jika pendapatan baik, maka ikut mempengaruhi kesejahteraan petani di Kota Kotamobagu,” tuturnya.

Apalagi kata Fenty, peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih khusus petani di Kota Kotamobagu, menjadi harapan dari Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan. “Intinya lewat penyerahan bibit ini, bagaimana peningkatan pendapatan petani di kemudian hari akan meningkat. Sehingga kesejahteraan masyarakat khusus petani ikut meningkat. Dan itu juga adalah harapan dari ibu wali kota dan bapak wakil wali kota,” tandasnya. (*/guf)

Pemkot dan BP2MI Bahas Kerjasama Pelindungan PMI

Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag saat melakukan kunjungan silaturahmi kepada Wakil Wali Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado, Hendra Makalalag melakukan kunjungan kerja serta silaturahmi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Kunjungan silaturahmi Kepala UPT B2MI Manado itu diterima Wakil Wali Kota Kota Kotamobagu, Nayodo Kurniawan, di rumah dinasnya, Sabtu (18/9).

Dalam pertemuan ini, Hendra menyampaikan amanat UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan juga mengenai beberapa peluang kerja ke luar negeri yang dapat dimanfaatkan oleh putra Kotamobagu.

“Saat ini ada beberapa Negara di Asia yang sedang banyak membutuhkan pekerja dari Indonesia. Salah satunya adalah Jepang yang kini sedang mengalami kekurangan tenaga kerja karena populasi yang menua. Jepang membuka peluang di 14 sektor pekerjaan antara lain sektor keperawatan, pertanian, industri pelayanan makanan dan minuman dan industri manufaktur makanan dan minuman,” jelas Hendra.

“Selain itu, sebentar lagi para pemuda Kotamobagu lulusan bidang kesehatan dapat bekerja di Jerman sebagai tenaga kesehatan, karena BP2MI telah menandatangani persetujuan dengan Bundesagentur fur Arbeit (BA) Jerman dalam hal penempatan dan pelindungan tenaga kesehatan Indonesia melalui program penempatan pemerintah atau G to G. Rencananya pendaftaran program penempatan ini akan dibuka di awal bulan Oktober nanti,” kata Hendra.

Hendra juga menambahkan bahwa untuk menempati jabatan-jabatan yang dibuka, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit khususnya dalam hal pelatihan bahasa dan skill. “Untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri tentu saja membutuhkan kemampuan bahasa dan skill bidang yang dilamar. Nah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 khususnya pasal 41, pendidikan dan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota. Untuk itulah kami melakukan kunjungan ini karena selain menyampaikan mengenai peluang kerja ke luar negeri juga sebagai bentuk sosialisasi kami kepada pemerintah daerah agar melaksanakan apa yang diamanatkan oleh Undang-Undang,” terang Hendra.

Wakil Wali Kota menyambut baik dan antusias akan kunjungan ini dan menyampaikan bahwa bekerja ke luar negeri sebagai pekerja migran merupakan salah satu solusi efektif dalam menangani masalah pengangguran.

“Saat ini tingkat pengangguran akibat hantaman Covid memang cukup tinggi. Untuk itulah saya menyambut baik kunjungan dari UPT BP2MI Manado, karena peluang kerja yang disampaikan oleh pak Kepala dapat membantu pemerintah daerah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kotamobagu,” ungkap Nayodo.

Nayodo juga menyampaikan, bahwa pemerintah daerah akan mendukung BP2MI dalam hal penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Untuk itu sebagai bentuk komitmen dari Pemkot Kota Kotamobagu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan kerjasama dengan BP2MI dalam hal penempatan dan pelindungan PMI.

Adapun terkait biaya pendidikan dan pelatihan CPMI yang telah disampaikan oleh kepala UPT BP2MI Manado juga akan ditindaklanjuti oleh pihak Pemkot. “Anggaran pembiayaan pendidikan dan pelatihan kemungkinan akan kami masukkan dalam APBD,” ujar Nayodo. (*/guf)

Rumah Warga di Desa Iyok Nuangan Dibakar Orang Tak Dikenal

Tampak tempat tidur dan kasur diduga dibakar orang tak dikenal.

ZONA HUKUM – Sebuah rumah milik warga yang berada di lokasi wisata pantai Desa Iyok, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diduga dibakar orang tak dikenal, Sabtu (18/9).

Pemilik rumah, Hakam Mokoagow (62) warga Desa Nuangan Selatan, menuturkan pada saat kejadian ia bersama istri berada di Desa Lanut, Kecamatan Modayag. Kemudian ia menerima informasi dari keluarga di Nuangan bahwa rumah miliknya telah terbakar.

“Saya menerima telfon dari keluarga di nuangan bahwa rumah kami terbakar. Mendapat informasi ini saya dan istri langsung bergegas melihat kondisi rumah yang telah terbakar,” tutur Hakam.

Informasi berhasil dihimpun dari keluarga pemilik rumah, Mega Mokoagow menyebutkan, bahwa sekira pukul 08.00 Wita pagi, ia didatangi Kepala Desa Iyok, Ibrahim Arifin untuk melaporkan bahwa rumah milik pamannya yang berada di lokasi pantai Desa Iyok terbakar.

“Bapak sangadi (kepala desa) datang memberitahukan kepada kami bahwa rumah Papa Dat (Hakam Mokoagow) ada asap yang keluar dari dalam rumah. Kemudian kami langsung menuju ke lokasi dan melihat isi dari rumah sudah terbakar,” sebut Mega.

Beruntung kata Mega, kondisi cuaca pada saat rumah terbakar sedang hujan lebat, hingga api tidak memakan seluruh bagian dan atap rumah. “Ketika kami sampai (TKP), kami melihat tempat tidur dan kasur serta peralatan lain di dalam rumah sudah terbakar. Kapas kasur yang terbakar sudah berserakan di lantai,” terangnya.

Atas kejadian itu, pemilik rumah langsung melaporkan peristiwa dugaan pengrusakan rumah tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Nuangan. Adapun laporan polisi (LP) diterima oleh petugas jaga, Bripka Fitrio Soepeno, dan selanjutnya dibuatkan laporan dengan nomor: LP/ /IX/2021/Sulut/Res-Boltim/Sek Ngn, tanggal 18 September 2021.

Pemilik rumah berharap kepada pihak kepolisian agar secepatnya menyelidiki kasus ini serta mengungkap siapa pelaku pengrusakan serta pembakaran rumah miliknya.

“Sebelumnya pada bulan Agustus lalu rumah ini juga telah dirusak oleh oknum yang belum diketahui. Seluruh bagian kaca rumah pecah dirusak. Saat itu kami juga telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Nuangan, namun belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Kapolsek Nuangan, AKP Sudarsono melalui petugas jaga Bripka Fitrio Soepeno, membenarkan adanya laporan warga tersebut. “Laporannya sudah kami terima dan akan segera ditindak lanjuti,” singkatnya. (*/guf)

Nasi Goreng Kampung Ala Mama Shirin, Rasanya Dijamin Bikin Ketagihan

ZONA EKONOMI – Bisnis kuliner terus menjadi peluang usaha yang menjanjikan dalam meraup pundi-pundi rupiah. Berbagai jenis masakan kuliner berpotensi dalam meraup untung, meski hanya sebatas percobaan untuk jualan.

Hal ini yang dilakukan Nindia Kawulusan, warga Desa Moyag Tampoan yang memanfaatkan waktu luangnya untuk membuat masakan khas kampung, yakni nasi goreng kampung dalam meraup keuntungan.

Menurutnya, nasi goreng kampung sosis yang ia buat ini hanya sebatas untuk dikonsumsi keluarga. Namun, karena kelebihan ia pun membagikan kepada kerabatnya. Alhasil, setelah kerabatnya mencoba dan menilai masakannya enak, ia pun langsung termotifasi untuk menjajakan nasi goreng kampung sosis yang ia buat.

“Sebenarnya hanya dimasak untuk keluarga, karena lebih sehingga dibagi ke teman-teman. Dan, mereka mengatakan enak. Disitulah saya mencoba untuk menjual nasi goreng ini melalui media sosial meski persediaan yang belum banyak. Alhamdulillah, ternyata banyak yang membeli. Disitulah saya mulai menekuni bisnis ini,” ujar Nindia.

Pun, diakui guru di salah satu SMA di Kotamobagu ini bahwa, ia berjualan karena saat ini proses belajar mengajar masih dalam mode dalam jaringan (Daring).

Dalam sehari, nasi goreng kampung sosis yang ia jajalkan ini bisa habis paling banyak 46 paket da paling sedikit 27 paket. “Untuk persediaan biasanya pagi dan malam hari. Dari hasil penjualan ini omset yang diraup bisa Rp400 ribu sampai Rp500 ribu dalam sehari,” kata Nindia.

Soal harga, nasi goreng kampung buatan mama shirin (sapaan akrab) ini tidak terlalu menguras saku. Hanya dengan Rp10 ribu saja, sudah bisa merasakan nasi goreng kampung buatan mama shirin. Yang penasaran untuk mencoba masakan mama shirin ini bisa langsung diorder via Whats app di nomor: +62 897-8843-962. Atau untuk malam hari bisa langsung berkunjung ke Pondok Ngopi 43 yang berada di jalan raya Desa Moyag. (*/guf)

Pemkab Gratiskan Swab PCR-Antigen Bagi Peserta CPNS Asal Boltim

Kepala Dinkes Boltim, Eko Marsidi.o

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggratiskan Swab Test PCR dan Rapid Tes Antigen bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berasal dari daerah Boltim.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Eko Marsidi. Menurutnya pelayanan swab test PCR dan rapid test antigen untuk peserta CPNS yang memiliki E-KTP Boltim tidak akan dipungut biaya. “Tidak ada pungutan biaya apapun. Jadi kepada peserta tes CPNS ber-KTP Boltim silahkan mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat satu hari sebelum pelaksanaan ujian,” katanya.

Diketahui ada sekitar 790 lebih pelamar CPNSD berdomisili Boltim yang akan menerima tes swab PCR dan rapid test antigen gratis dari Pemkab. Sementara untuk pelamar dari luar Boltim swab test PCR dan rapid test antigen dilakukan di daerah mereka masing – masing.

Adapun wajib swab test PCR dan rapid test antigen bagi peserta SKD CPNS diatur dalam ketentuan pelaksanaan SKD sesuai Surat Edaran Kepala Badan Kepagawaian Negara Nomor: 7 Tahun 2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Selekdi dengan Metode Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) dan Rekomendasi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. (*/guf)