Pelaksanaan vaksinasi kepada anak usia 12-17 tahun yang digelar di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Forum Anak Daerah (FAD) Kotamobagu, melaksanakan program percepatan vaksinasi terhadap anak usia 12 -17 tahun, bertempat di Aula DP3A, Kamis (22/7).
Vaksinasi ini diikuti 120 orang anak yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2021 esok.
Kepala DP3A Kotamobagu, Virginia Olii, berharap agar program vaksinasi yang saat ini sedang digelar pemerintah untuk dapat didukung oleh seluruh masyarakat.
“Mari kita dukung bersama program pemerintah dengan mendatangi tempat pelaksanaan vaksinasi, sebab ini semata-mata untuk memutuskan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat,” kata Virginia.
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir tentang vaksinasi Covid-19, karena pemerintah telah menjamin vaksin yang kini diberikan kepada masyarakat aman dan juga dapat memberikan banyak manfaat untuk menangkal virus. “Jadi diharapkan kepada masyarakat yang belum untuk segera mengikuti program vaksinasi, agar kita terlindung dari pandemi Covid-19,” tandasnya. (guf)
Wali Kota Tatong Bara (kedua dari kanan) foto bersama dengan Kepala Kejari Kotamobagu, Bupati Bolmong, Dandim 1303 Bolmong dan Kapolres Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, menghadiri acara syukuran peringatan Hari Kejaksaan atau Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, bertempat di Aula Kejari, Kamis (22/7).
Adapun tema Hari Kejaksaan yang diangkat pada tahun ini adalah “Berkarya untuk Bangsa”.
Pantauan media ini, acara syukuran tersebut dilaksanakan secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
Turut hadir dalam acara syukuran itu, Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution dan Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK.
Usai kegiatan, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menyampaikan ucapan atas nama jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-61.
“Semoga ini menjadi momentum bagi seluruh aparat kejaksaan untuk terus melanjutkan komitmennya dalam berkarya untuk bangsa, dan Kejaksaan Negeri Kotamobagu di bawah kepemimpinan Pak Hadiyanto SH, bisa terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Kotamobagu dalam pelaksanaan pembangunan di daerah tercinta ini,” kata Wali Kota Tatong Bara.
Kepala Kejari Kotamobagu, Hadiyanto SH mengatakan, tema Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun ini adalah Berkarya Untuk Bangsa. “Intinya pesan bapak Jaksa Agung kita lebih bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi pandemi Covid-19. Kita sebagai aparat penegak hukum harus bisa mendampingi rekan-rekan Pemda untuk melaksanakan anggaran-anggaran penanganan Covid-19 supaya terserap lebih cepat. Karena masyarakat sekarang sudah sangat butuh bantuan-bantuan pemerintah yakni mulai dari bantuan sosial dan bantuan kepada usaha kecil menengah,” kata Hadiyanto.
Lanjutnya, upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 digelar secara virtual dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Dirinya berharap, di Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun ini, Kejari Kotamobagu bisa lebih berkarya untuk bangsa dan banyak inovasi-inovasi yang dibuat dan pelayanan tetap dilaksanakan dengan maksimal. “Pada intinya kita bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menanggulangi Pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.
Sekadar informasi, tahun ini Kejaksaan Negeri Kotamobagu telah menggelar beberapa agenda bakti sosial, diantaranya; memberikan bantuan kepada pensiunan pegawai Kejari Kotamobagu serta melaksanakan Vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 12-17 tahun serta kepada para pegawai, keluarga besar Adhyaksa serta masyarakat umum bertempat di Kantor Kejari Kotamobagu. (guf)
Bupati Sam Sachrul Mamonto saat doa bersama peringatan HUT ke-13 Kabupaten Boltim.
ZONA BOLTIM – Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bupati Sam Sachrul Mamonto, bertindak sebagai inspektur upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati, Rabu (21/7).
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Oskar Manoppo, pimpinan beserta anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekda, para Asisten serta pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Boltim.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, bahwa momentum bersejarah pada hari ini, kembali mengingatkan akan perjuangan, rintisan ide, gagasan, tenaga bahkan, buah karya yang telah digoreskan putra putri terbaik Boltim.
“Maka dari itu, sudah selayaknya kita menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pemimpin sebelumnya dan semua elemen masyarakat yang telah berjuang dan berkontribusi dalam pemekaran kabupaten di timur bolaang mongondow ini,” ucap Sachrul.
Lanjut bupati, rentang waktu 13 tahun tentunya patut disyukuri, karena berbagai program pembangunan telah diupayakan untuk menjawab harapan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
“Walaupun harus diakui belum semua harapan dan kebutuhan masyarakat dapat terakomodir oleh adanya berbagai permasalahan dan bencana non alam yaitu pandemi covid-19 yang sudah dua tahun melanda bangsa ini, tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga pada kondisi sosial ekonomi bangsa, bahkan daerah yang sama kita cintai ini,” ujarnya.
Ia pun berharap, melalui momentum HUT tahun ini, akan semakin membakar tekad dan semangat kerja seluruh elemen masyarakat di daerah ini.
“Mulai penguasaha, petani, pedagang, ASN, tenaga honorer serta seluruh komponen masyarakat Botim dari Moyongkota sampai Buyat, dari Kokapoy hingga Jiko Belanga, dengan dilandasi disiplin dan semangat kerja yang tinggi serta mampu mengukir prestasi bagi pembangunan di tanah tercinta ini sesuai profesi dan disiplin ilmu masing-masing,” harapya.
Lebih lanjut dikatakan, dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan kabupaten Boltim, diperlukan adanya komitmen dan sinergitas antara semua elemen, selaku penyelenggaraan negara.
“Ini merupakan prasyarat yang perlu kita sepakati demi berlangsungnya pemerataan pembangunan secara berkelanjutan melalui proses yang terencana, terarah dan terpadu,” sebut Sachrul.
Di era otonomisasi dan globalisasi saat ini berjalan maju, ia pun mengajak, untuk terus berpacu dengan waktu dan mampu menjawab semua tantangan. Mengubah masalah menjadi peluang dengan kesiapan daerah, baik dari sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
“Oleh karena itu, kita jadikan momentum HUT ini sebagai refleksi sekaligus pernyataan komitmen untuk terus merapatkan barisan, mempererat persaudaraan, menyatukan potensi dan kekuatan lintas profesi, daerah, dan antar semua masyarakat, karena masa depan boltim ada di tangan kita bersama,” tandasnya. (Advertorial)
ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, mengeluarkan 8 instruksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Honorer tentang antisipasi peningkatan kasus Covid-19, di lingkungan Pemkab Boltim.
Instruksi nomor: 10/BMT/145/VII/2021 yang ditandatangani Bupati Sam Sachrul Mamonto itu, sebagai tindak lanjut edaran Gubernur Sulawesi Utara, nomor: 440/21.4377/Sekr-Dinkes, tanggal 17 Juli 2021 tentang antisipasi peningkatan kasus covid-19 di Provinsi Sulut. (guf)
Berikut 8 Instruksi Bupati Boltim:
1. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur merupakan wilayah yang ditetapkan pada level kewaspadaan (risiko sedang).
2. Pelaksanaan kegiatan perkantoran non esensial diberlakukan 25% (dua puluh lima) Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.
3. Untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Kesehatan diberlakukan 50% (lima puluh) Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.
4. Masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (WFH) bagi ASN wajib berada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
5. Kepala Satuan Kerja melakukan pembagian sistem kerja bagi ASN (WFH/WFO) pada masing-masing unit kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Selama instruksi ini berlaku, kehadiran ASN WFH dan WFO tidak menggunakan fingger print sehingga untuk pelaksanaan monitoring kehadiran dibuktikan dengan menggunakan absen manual.
7. ASN yang terpapar Covid-19 (Positif) atau berstatus KERT (kontak erat resiko tinggi) wajib melakukan isolasi mandiri, dibuktikan dengan surat keterangan dokter pemerintah.
8. Instruksi ini berlaku sejak tanggal 19 Juli 2021 sampai dengan 1 Agustus 2021 dengan memperhatikan perkembangan epidemiologi Covid-19.
ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah Kota Kotamobagu.
Pasalnya dalam waktu dekat, bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial melalui program darurat PPKM akan segera disalurkan oleh pihak Bulog (Badan Urusan Logistik) Kotamobagu.
Menurut Kepala Dinsos Kotamobagu, Noval Manoopo, adapun bantuan yang akan disalurkan yakni berupa beras.
“Penyalurannya dalam waktu dekat, kemungkinan besar selesai lebaran idul adha. Untuk total penerima sebanyak 8.690 jiwa, yang terbagi masing-masing PKH 2.406 sedangkan BST sebanyak 6.284,” ujar Noval.
Sementara itu lanjut Noval, untuk kuota yang beras yang akan disalurkan sebanyak 86.900 Kilo gram atau 86 ton lebih. “Baik KPM BST maupun PKH masing-masing akan menerima 10 kilo gram untuk penanganan sebulan,” ungkapnya.
Lanjutnya, untuk program bansos tersebut pihaknya hanya sebatas memfasilitasi sekaligus mengawasi penyaluran.
“Beras yang akan disalurkan jenis medium cadangan beras pemerintah (CBP) dan mekanisme penyediaan itu ada di Bulog, selanjutnya ada transporter yang nantinya akan mengantar sampai di titik bagi,” tuturnya.
Dia pun berharap dalam penyaluran nanti, agar memperhatikan protokol kesehatan, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi.
“Kami berharap dalam pembagian nanti harus menerapkan prokes. Teknisnya diatur agar tidak terjadi kerumunan pada saat penyaluran,” tandasnya. (*/guf)
21 Juli diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Sebuah peringatan yang tak berkonotasi pada berkurangnya usia. Sebaliknya; makin bertambah usia sebuah daerah, semakin maju cara berfikir masyarakatnya, semakin baik sistem pemerintahannya, semakin pesat pembangunannya, semakin banyak kemudahan serta kehidupan yang lebih baik bagi masyarakatnya.
Rabu, 21 Juli 2021, pemerintah dan masyarakat Boltim memperingati HUT ke-13. Perayaannya digelar sederhana, karena Boltim masih zona orange atau resiko rendah penyebaran Covid-19.
Di usia 13 tahun saat ini, dengan kasat mata kita melihat banyak kemajuan pembangunan di segala sektor. Sebuah pencapaian luar biasa oleh pemerintahan sebelumnya. Dari sisi prestasi juga sudah banyak yang ditorehkan daerah ini. Yang paling mentereng adalah prestasi di bidang pengelolaan keuangan. Sehingga tak berlebihan jika kita memberi nilai positif dari semua hasil capaian prestasi dan pembangunan yang sedang kita nikmati saat ini.
Kabupaten Boltim saat ini dipimpin Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo sebagai bupati dan wakil bupati.
Banyak harapan masyarakat digantungkan di pundak keduanya. Mulai dari peningkatan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat adalah sebagian dari banyak harapan yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk diselesaikan.
Butuh waktu bagi Sachrul-Oskar untuk mewujudkan Boltim berkembang dan berdiri sejajar dengan daerah maju lainnya. Keduanya saat ini baru memasuki bulan ke-enam memimpin daerah yang dikenal kaya dengan potensi alam dan pariwisatanya ini. Di awal pemerintahan, keduanya mulai start membenahi sistem pemerintahan sekaligus mengurai “benang kusut” yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya.
Waktu kurang dari enam bulan memimpin Boltim bukanlah waktu yang cukup bagi keduanya dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, harapan, aspirasi dan berbagai tuntutan masyarakat. Untuk menyukseskan program dan kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan, keduanya butuh dukungan serta sinergitas antara gerak dan langkah dari semua elemen masyarakat agar bisa memberi lompatan prestasi serta mewujudkan Boltim BERSINAR seperti yang didambakan. (***)
ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 34 tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu tengah menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif melalui tes Antigen dan PCR. Demikian diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Administrasi RSUD Kotamobagu, Tofan Wahyudi Simbala, Rabu (21/7).
“Iya benar saat ini, ada 34 Nakes RSUD yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri,” ungkap Tofan.
Dirinya menambahkan, untuk pelayanan di RSUD Kotamobagu masih tetap maksimal dan bisa berjalan dengan baik.
“Kami dari manajemen RSUD sudah mengatur, bagaimana agar supaya tidak mengganggu pelayanan, dan sampai saat ini sisa Nakes yang bertugas melakukan pelayanan masih cukup, sambil menunggu hasil PCR Nakes yang ada. Mudah-mudahan hasilnya negatif agar bisa segera bertugas kembali,” ujarnya. (*/guf)
Wali Kota Tatong Bara bersama orang tua dan keluarga dekat shalat Idul Adha di kediaman.
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara bersama keluarga, melaksanakan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah di kediamannya di Desa Passi II, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (20/7).
Bertindak sebagai Imam Hi Agus Salim, dan Khatib dibawakan Hi Sonda Simbala. Turut dalam shalat, kedua orang tua wali kota bersama saudara serta keluarga terdekat. Pelaksanaan shalat Idul Adha pun berlangsung dengan protokol kesehatan (Prokes).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, serta sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Kotamobagu, menggelar Shalat Idul Adha di lapangan Boki Hotinimbang, dengan bertindak sebagai Imam Hi Rusdin Bonde, dan Ketua Majelis Zikir Nurul Khairat Sulawesi Utara, Ustadz Hi Na’im Al Djufri, sebagai khatib.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha di lapangan Boki Hotinimbang juga berjalan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
Pun halnya umat muslim di 4 Kecamatan se-Kota Kotamobagu melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid maupun Lapangan terbuka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai surat edaran Wali Kota Kotamobagu.
Dalam hikmah Idul Adha, baik khatib Hi Sonda Simbala maupun Hi Na’im Al Djufri, mengajak umat muslim Kotamobagu untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, menjauhi larangannya, menanamkan rasa peduli untuk bisa mengasihi sesama, bersyukur, berkorban demi Allah, serta meneladani keluarga Nabi Ibrahim Alaihisalam. (*/guf)
Bupati Sam Sachrul Mamonto, shalat Idul Adha di Masjid Al Hayyatul Islam, Desa Modayag II.
ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, melaksanakan shalat Idul Adha 1442 Hijriah di Masjid Al Hayyatul Islam, Desa Modayag II, Selasa (19/7).
Bupati hadir didampingi Kepala Kementrian Agama (Kemenag), Camat Modayag dan beberapa pejabat.
Sholat Ied kali ini tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Setiap jamaah yang masuk ke masjid menggunakan masker, dan jarak antar jamaah juga diatur. Sementara di luar area masjid, ada pihak keamaan yang terdiri dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP dan organisasi masyarakat yang berjaga-jaga.
Kepala Seksi Haji dan Bimas Islam Kementrian Agama Boltim, Muh Ma’mur S.Ag, dalam khotbahnya menyampaikan, ada dua peristiwa penting yang tidak bisa lepas dari hari raya idul Adha, kedua peristiwa tersebut adalah Haji dan kurban.
“Namun pada situasi saat ini kedua ibadah tersebut harus dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 yang sampai saat ini belum mereda. Seperti kita ketahui bersama akibat covid-19 yang berkepanjangan mewabah di berbagai penjuru dunia sehingga jamaah Haji indonesia selama dua tahun berturut-turut tidak diberangkatkan ke tanah suci, sehingga betul-betul menguji kesabaran jamaah haji,” ucapnya dalam khutbah. (*/guf)
Kepala Dinas Kesehatan, Eko Marsidi, memaparkan progres serta serapan anggaran kepada bupati dan wakil bupati.
ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto bersama Wakil Bupati Oskar Manopo, menggelar rapat evaluasi serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Boltim, terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, bertempat di Aula Dinas Pendidikan, Senin (19/7).
Dalam rapat evaluasi itu, bupati dan wakil bupati memanggil satu per satu pimpinan SKPD untuk memaparkan progres serta capaian setiap SKPD hingga awal triwulan III tahun 2021.
Bupati dalam sambutannya, menyampaikan terkait minimnya pemasukan ke daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga triwulan III diakibatkan adanya pandemi Covid-19. Hal tersebut kata Bupati, tidak hanya terjadi di daerah Boltim saja, namun hampir dirasakan oleh seluruh daerah yang ada di Indonesia.
Hal ini kata Bupati, juga sebagaimana yang disampaikan oleh bapak Presiden Joko Widodo saat video converence (Vidcon) dengan seluruh kepala Daerah.
“Tadi kita baru selesai vidcon dengan bapak presiden, membahas mengenai minimnya pendapatan daerah saat ini dikarenakan oleh Pandemi yang melanda hampir di seluruh belahan dunia,” kata Bupati.
Lanjut Bupati, Presiden juga menegaskan, agar bantuan-bantuan sosial yang dikhususkan untuk masyarakat sesegara mungkin untuk direalisasikan.
“Bansos-bansos yang sudah ada agar segera direalisasikan. Penyalurannya dipercepat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada sebenarnya panyaluran bansos di Boltim termasuk cepat, hanya karena kemarin kita terkendala direfocusing anggaran yang merupakan kebijakan pemerintah pusat. Jadi bukan karena disengaja, tapi karena regulasi saja yang jadi terhambat. Mudah-mudahan serapan anggaran untuk bulan-bulan ke depan akan semakin baik”, pungkas Bupati. (guf)