Beranda blog Halaman 290

Hasil PCR Negatif, Bupati Boltim Pulih dari Covid-19

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, Rabu (14/7), dinyatakan pulih dari Covid-19 setelah dilakukan tes swab PCR oleh Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) Manado, dan hasilnya negatif.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR BPOM manado, Bupati Boltim bapak Sam Sachrul Mamonto, alhamdulillah hasilnya Negatif. Dan beliau sudah melakukan isolasi mandiri selama 10 hari dan insha allah besok beliau akan beraktifitas kembali di Kantor Bupati seperti biasanya,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi.

Lanjut Eko, meski Bupati telah dinyatakan pulih dari covid-19, pihaknya akan melakukan pengetatan dan pemeriksaan untuk setiap tamu yang akan berkunjung ke kantor Bupati Boltim. “Untuk akses masuk ke kantor bupati hanya satu pintu yakni, pintu lantai 1 sebelah Barat. Khusus pak Bupati dan pak Wabup masuk melalui pintu timur lantai 2,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, kepada media ini mengungkapkan, bahwa dirinya telah melakukan dua kali pemeriksaan yakni, tes swab antigen dan swab PCR dengan hasil negatif.

“Jadi untuk lebih memastikan hasilnya, saya melakukan swab PCR dan alhamdulillah hasilnya negatif,” ungkap Bupati Sachrul.

Bupati menambahkan, setelah dinyatakan positif covid-19 pada 5 Juli 2021, dirinya langsung melakukan isolasi mandiri meski tanpa gejala. “Ini untuk menjaga agar virus ini tidak tertular kepada orang lain. Selama isolasi mandiri, saya rutin berolahraga, mengkonsumsi vitamin dan tidak berinteraksi dengan siapapun,” ujar bupati. (guf)

Sepekan Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Bupati Boltim Semakin Sehat

Kepala Dinas Kesehatan Boltim, Eko Marsidi.

ZONA BOLTIM – Setelah sepekan menjalani isolasi mandiri di rumah pribadinya, saat ini kondisi kesehatan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, semakin membaik. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi, Rabu (14/7).

“Kondisi pak bupati saat ini semakin sehat. Sehat sekali, dan terus mendapat pengawasan dari dokter juga tim tenaga kesehatan. Nah, untuk memastikannya kita sudah melakukan pemeriksaan lagi kepada beliau (Bupati), sudah dites swab kembali. Untuk hasilnya kami masih menunggu,” ujar Eko Marsidi.

Dikatakannya, tim Dinkes Boltim juga selalu mengawasi perkembangan kondisi Bupati beberapa hari ke depan. “Walaupun sudah dikatakan sehat, tapi kita tetap menunggu hasil tes swab lanjutan. Makanya pak bupati masih melakukan isolasi mandiri, menjaga jangan ada kontak dengan orang lain dan beliau selalu mengkonsumsi vitamin juga makanan sehat, istirahat yang cukup, untuk meningkatkan imun beliau,” terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, mengakui dirinya dinyatakan positif covid-19 pada Rabu 7 Juli setelah menjalani Swab PCR.

“Sebelumnya tanggal 3 Juli hasil swab PCR saya negatif, tapi karena ada kontak erat dengan beberapa staf saya dan mereka positif maka saya kembali melakukan swab PCR dan hasilnya positif. Tapi tadi malam hasil rapid Antigen justru sudah negative, tapi saya tetap waspada untuk menjaga kontak dengan orang lain. Dan saya putuskan untuk isolasi mandiri,” kata Bupati Sachrul. (*/guf)

Besok Calon Paskibraka Kotamobagu Jalani Vaksinasi

Marham Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU – Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Kotamobagu tahun 2021, akan menjalani program vaksinasi covid-19, Kamis (15/7) besok.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Marham Anas Tungkagi, mengatakan seluruh calon anggota Paskibraka (Capas) wajib mengikuti vaksinasi termasuk tim pelatih.

“Kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan, dan sesuai dengan jadwal vaksinasi untuk para capas akan dilaksanakan, Kamis (15/7) besok, bertempat di Lapangan Boki Hotinimbang,” kata Anas, Rabu (14/7).

Sebelum dijadwalkan, lanjut Anas, pihaknya juga telah menyampaikan soal kewajiban para capas untuk mengikuti vaksinasi ini kepada para orang tua.

“Alhamdulillah seluruh orang tua Capas mengizinkan anak-anak mereka untuk divaksin yang dituangkan dalam surat persetujuan yang telah diserahkan beberapa waktu,” terangnya.

Selain 36 Capas, pihak Dispora juga telah menyiapkan cadangan Capas 10 orang yang terdiri dari 5 putri dan 5 putra.

“Mereka juga diwajibkan untuk melakukan Vaksinasi Covid-19, karena mereka, disiapkan untuk menggantikan Capas yang berhalangan berupa sakit atau cedera menjelang pelaksanaan upacara nanti. Termasuk pelatih capas juga wajib divaksin,” pungkasnya. (*/guf)

Dinas P3A Terus Lakukan Pendampingan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kotamobagu, terus melakukan pendampingan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hingga pertengahan Juli 2021, Dinas P3A telah menerima 63 laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Susilawati Gilalom menyebut, dari 63 kasus tersebut merupakan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan non KDRT.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan yang kami terima sebanyak 21 kasus, dan kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 42 kasus,” kata Susi, Rabu (14/7).

Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap kasus-kasus tersebut.

“Sudah ada sekitar 20 kasus yang sudah sampai proses penuntutan, sementara sisanya sedang dimediasi, penyelidikan dan penetapan,” ujarnya.

Sementara, untuk kasus Anak Berhadapan dengan Hukum atau kasus perundungan, kata Susilawati, saat ini sedang diversi di Kejaksaan. “Dan kami terus melakukan pendampingan,” pungkasnya. (*/guf)

Jelang HUT ke-13 Boltim, Panitia Matangkan Persiapan

Priyamos

ZONA BOLTIM – Panitia peringatan HUT ke-13 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terus mematangkan persiapan jelang hari puncak pelaksanaan 21 Juli 2021 mendatang.

Untuk mensukseskan HUT nanti, Pemkab Boltim sudah membentuk panitia pelaksana yang diketuai Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Sekretariat Daerah (Setda), Priyamos SH MM.

“Selanjutnya kami akan menggelar rapat panitia yang nantinya melibatkan pihak TNI dan Polri,” ujar Priyamos, Senin (12/7).

Lanjutnya, dalam pelaksanaannya seluruh rangkaian peringatan HUT Boltim akan digelar secara sederhana mengingat kondisi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Dalam pelaksanaan nanti, kita juga akan melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas penanggulangan Covid-19,” ujarnya.

Priyamos menambahkan bahwa untuk rangkaian kegiatan peringatan HUT diantaranya Upacara Bendera dan Paripurna Istimewa DPRD Boltim.

“Namun semuanya akan kita bahas dulu lewat rapat terkait teknis pelaksanaannya nanti, tentunya juga dengan penerapan protokol yang ketat,” tandasnya. (*/guf)

TAPD-Banggar DPRD Kotamobagu Gelar Rapat Finalisasi LPJ APBD 2020

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Kotamobagu, bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu menggelar rapat finalisasi terkait pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kotamobagu tahun anggaran 2020, bertempat di ruang Banmus DPRD, Selasa (13/7).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo mengatakan, bahwa rapat finalisasi terkait pembahasan laporan LPJ pelaksanaan APBD 2020 belum selesai.

“LPJ pelaksanaan APBD 2020 masih sementara dibahas, kami dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menunggu jadwal dari Banggar DPRD Kotamobagu untuk pembahasan selanjutnya,” katanya.

Lanjutnya, terdapat empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum selesaikan pembahasan LPJ. “Empat OPD tersebut masih menunggu jadwal dari Banggar. Untuk itu, pembahasan hari ini belum selesai,” katanya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekda Sande Dodo, Asisten II Rafika Bora, Asisten III Sofyan Mokoginta, Kepala Bapelitbangda Adnan Massinae, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan daerah Sugiarto Yunus, Kepala Bagian Ekonomi Sumitro Potabuga, Kabag Organisasi Ahmad Abasi, Kepala Sub Bagian Perundang-undangan Siska Potabuga, Kepala Bidang Aset Andry Mokoginta, Kepala bidang Akutansi Christine Imban, dan Sekretaris Bapelitbangda Ivone Rundengan.

Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Syarifuddin Mokodongan, didampingi Herdy Korompot dan dihadiri oleh anggota Banggar DPRD Kotamobagu yakni, Royke Kasenda, Yossie Samad, Ahmad Sabir, Jusran Deby Mokolanot, Novy Reggie Manoppo, dan Agus Suprijanta. (*/guf)

Pastikan Hewan Kurban Sehat, DPP Surati Lurah dan Sangadi

Petugas Dinas Pertanian saat memeriksa kesehatan hewan kurban di salah satu tempat penjualan hewan, tahun lalu.

ZONA KOTAMOBAGU — Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kotamobagu terus melakukan pengawasan serta pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan, Samsul Hidayat Lasena, mengatakan terkait pengawasan kesehatan hewan kurban baik ternak sapi maupun kambing sudah dilakukan pihaknya jauh hari sebelumnya.

“Termasuk menyiapkan tim untuk melaksanakan pemantauan kantong-kantong ternak yang ada di seluruh wilayah Kota Kotamobagu, seperti pasar blante ternak sapi yang ada di Gogagoman dan pasar ternak kambing yang tersebar di sejumlah titik,” kata Samsul, Selasa (13/7).

Lanjutnya, untuk mempermudah proses pemantauan kesehatan hewan kurban, pihaknya juga telah melayangkan surat kepada seluruh lurah dan sangadi se-Kotamobagu.

“Kami juga sudah menyurat ke desa dan kelurahan yang ditandatangani bapak Sekda perihal permintaan data hewan kurban yang akan disembeli di masing-masing desa dan kelurahan, tujuannya agar mempermudah proses pemeriksaan kesehatan hewan yang akan disembeli pada hari raya kurban nanti. Jadi kami kantongi dulu data jumlah berapa hewan yang akan disembelih dan datanya itu kami tunggu paling lambat tanggal 19 Juli, sehari sebelum hari raya,” terangnya.

Ditambahkannya, dalam pelaksaan pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut, pihaknya melibatkan sejumlah unsur terkait.

“Selain di back-up dokter hewan, ada juga tim penyuluh di masing-masing wilayah yang akan membantu proses pemeriksaan hewan kurban nanti,” tandasnya. (*/guf)

Data KK Bermasalah, Dinas Dukcapil Imbau Warga Segera Lakukan Pembaharuan

Irianto Mokoginta.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Kotamobagu agar segera melakukan pembaharuan data pada Kartu Keluarga (KK), jika terdapat perubahan atau bermasalah.

Kepala Disdukcapil Kotamobagu, Irianto Mokoginta mengatakan pembaharuan pada data KK sangat penting bagi masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah.

“Jika terdapat data yang perlu diperbaiki. Ini penting, apalagi masyarakat yang akan menerima bantuan karena ketika data tidak diperbarui otomatis tidak akan terbaca oleh sistem,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, sampai hari ini pihaknya terus berusaha melayani masyarakat dengan cara yang terbaik dan cepat.

“Pelayanan terus kami tingkatkan demi kepentingan masyarakat Kotamobagu, adapun pengurusan di Dukcapil tidak dipungut biaya, akan tetapi masyarakat harus membawa persyaratan yang telah ditentukan sesuai apa yang akan diurus,” ungkapnya. (guf)

3.000 Warga Kotamobagu Sudah Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

dr Tanty Korompot.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot mengungkapkan, sebanyak 3.000 warga Kotamobagu telah menjalani vaksinasi COVID-19 tahap pertama.

“Jumlah total sasaran vaksinasi di Kotamobagu sebanyak 9.000 warga. Dimana mengunakan dua jenis vaksin yakni Sinovac dan Astra Zenneca,” kata dr Tanty.

Dirinya menambahkan, penyebaran COVID-19 bergantung dengan ketaatan pada protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh dengan imunisasi atau vaksinasi.

“Untuk itu masyarakat Kotamobagu agar tidak ragu melakukan vaksinasi dan tetap harus menggunakan masker, jaga jarak, tidak berkerumun, serta imunitas ditingkatkan,” ujarnya.

Berdasarkan rilis per tanggal 7 Juli 2021 epidemiologi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kotamobagu tahun 2021 sebanyak 956 orang, sembuh 922 orang, meningal 23 orang dan kasus aktif 11 orang, 10 orang menjalani isolasi mandiri dan 1 orang dirawat di RSUD Kotamobagu. (guf)

Pemkot Layangkan Teguran ke Aparat Kelurahan Matali

Teddy Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU — Terkait miskomunikasi waku pemberlakuan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kelurahan Matali, Jumat (9/7) malam, langsung mendapat respon dari Pemerintah Kota Kotamobagu.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kotamobagu, Drs. Teddy Makalalag, pihaknya langsung melayangkan teguran ke aparat Kelurahan Matali, atas kekeliruan pencantuman tanggal pemberlakuan PPKM di wilayah Kelurahan Matali yang sempat menimbulkan polemik.

“Surat pemberitahuan tentang pemberlakuan PPKM yang dikeluarkan Kelurahan Matali jelas bertentangan dengan Surat Edaran Walikota Kotamobagu Nomor 128/W-KK/VII/2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang mana dalam surat edaran walikota ini, masa pemberlakuan PPKM di wilayah Kota Kotamobagu terhitung mulai tanggal 6 Juli hingga 18 Juli 2021, sementara di surat pemberitahuan dari Kelurahan Matali tanggal berlakunya tertulis 10 hingga 18 Juli,” ucap Teddy.

Pemkot Kotamobagu lanjut Teddy, meminta pihak Kelurahan Matali untuk segera merevisi surat edaran tersebut dan langsung mensosialisasikannya kepada masyarakat di Kelurahan Matali.

“Kami langsung meminta untuk disesuaikan sebagaimana isi Surat Edaran Walikota agar tidak menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, sekaligus meminta aparat Kelurahan Matali untuk tetap berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemkot Kotamobagu,” lanjut Teddy.

Lurah Matali, Rohani Potabuga, S.Pd., mengakui telah terjadi miskomunikasi yang mengakibatkan kesalahan dalam penulisan tanggal pemberlakuan PPKM di wilayahnya.

“Ya, telah terjadi kesalahan penulisan tanggal pemberlakuan dalam surat pemberitahuan yang kami keluarkan. Kami langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemkot untuk menyesuaikan kembali isi surat pemberitahuan yang kami keluarkan, khususnya tanggal mulai berlakunya PPKM di Kelurahan Matali,” ucap Rohani.

Atas kesalahan ini, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada Satgas Covid-19 Pemkot Kotamobagu dan para pelaku usaha di wilayah Matali.

“Tujuan sebenarnya adalah untuk memberikan waktu kepada para pedagang khususnya pedagang kuliner di wilayah Kelurahan Matali agar bisa mengantisipasi dagangan yang akan dijual saat PPKM yang hanya dibatasi hingga pukul 20.00 Wita. Untuk itu kami mohon maaf kepada pihak Satgas Pemkot dan pedagang yang berjualan di Kelurahan Matali atas miskomunikasi ini. Surat pemberitahuannya akan kami revisi dan sesuaian kembali sebagaimana Surat Edaran Walikota Kotamobagu,” ujarnya. (*/guf)