Beranda blog Halaman 320

Hadiri STQH ke-VII, Mekal: Semoga Lahir Qori’-Qori’ah dan Hafidz-Hafidzah Terbaik Kotamobagu

Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag berbincang dengan Wali Kota Tatong Bara pada pembukaan STQH ke-VII tingkat Kotamobagu, Sabtu (3/4) malam.

ZONA KOTAMOBAGU – Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag, berharap seluruh peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-VII tingkat Kota Kotamobagu tahun 2021, mampu menunjukan kemampuan terbaiknya.

Politisi PDI Perjuangan ini yakin, para peserta bisa memberikan penampilan terbaiknya, meski selama persiapan harus berhadapan dengan situasi pandemi Covid-19.

“Ini kegiatan yang sangat positif, dan sudah menjadi rutinitas Pemerintah daerah untuk mencetak qori’-qori’ah serta hafidz hafidzah berprestasi untuk bersaing di tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” ucapnya.

Dirinya berharap, lewat pelaksanaan STQH ini akan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembangnya suasana keagamaan yang rahmatan lil alamin. Serta dapat melahirkan generasi islami yang mencintai Al quran dan hadist sebagai sumber ajaran.

“Insha Allah lewat seleksi ini akan lahir qori’- qori’ah, hafidz dan hafidzah terbaik dari Kota Kotamobagu dan bisa membawa nama harum daerah dilevel yang lebih tinggi,” ujar Mekal sapaan akrab Meiddy Makalalag.

Seperti diketahui, Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) ke-VII tingkat Kotamobagu tahun 2021, yang dibuka secara resmi Wali Kota Tatong Bara, Sabtu (3/4) malam akan berlangsung selama dua hari. (guf)

Pemkab Boltim Atur Pemerataan Guru di Sekolah

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto memberikan sambutan pada pertemuan dengan jajaran Dinas Pendidikan Boltim.

ZONA BOLTIM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menaruh perhatian serius bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Pasalnya, banyak sekolah di Boltim masih kekurangan tenaga pendidik atau guru.

Pada pertemuan dengan jajaran Dinas Pendidikan di Aula Kantor Bupati, Senin (5/4), Bupati Sam Sachrul Mamonto, menekankan akan melakukan penyesuaian terutama di sekolah-sekolah yang kekurangan guru.

“Ada penumpukan guru-guru di sekolah, nanti akan ada pemerataan agar berimbang,” kata bupati.

Dalam pemerataan guru di sekolah, bupati mengatakan akan mendistribusikan dari sekolah yang kelebihan guru. “Nanti jika ada yang dimutasi, itu bukan karena faktor like or dislike (suka atau tidak suka) tapi karena kebutuhan. Misalnya di Kotabunan kekurangan guru, nanti dari Modayag akan dipindahkan ke sana,” ungkap bupati.

Selain soal kekurangan guru, peningkatan standar kualitas para tenaga pendidik juga menjadi fokus perhatian bupati. Oleh karena itu, bupati menekankan agar tetap memaksimalkan tugas belajar-mengajar di sekolah. “Kualitas dan mutu guru masih di bawah dan perlu ditingkatkan. Jangan selalu ba facebook,” tegas bupati. (*/guf)

Tatong Bara: Selamat Merayakan Paskah bagi Umat Kristiani

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara.

ZONA KOTAMOBAGU – Suasana aman dan damai sangat terasa pada saat seluruh umat Kristiani di Kotamobagu maupun Bolaang Mongondow Raya (BMR), menyambut dan merayakan Paskah tahun ini. Rasa aman dan damai itu, bahkan sudah terasa sejak memasuki Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, Vigili Paskah).

Ratusan aparat keamanan baik unsur Kepolisian Republik Indonesia (Polri) maupun Tentara Nasional Indonesia (TNI), tampak bersiaga, bahkan yang Nasrani ikut ambil bagian dalam setiap ibadah ataupun misa, mengenang sengsara, wafat, hingga kebangkitan Yesus Kristus. Di setiap gereja, tampak kehadiran anggota Polres Kotamobagu maupun Kodim 1303 Bolmong. Ada yang berseragam, namun banyak pula yang memakai pakaian biasa untuk berbaur dengan umat.

Terlebih pada saat umat Kristiani hendak mengadakan ibadah Jumat Agung, di mana pada jam yang hampir bersamaan umat Muslim juga hendak menjalankan sholat Jumat. Sikap toleransi dan saling hormat antar-sesama pemeluk agama, begitu kuat terlihat.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) juga menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh umat Kristiani di Kotamobagu. Hal itu terlihat dari banyaknya baliho serta spanduk berisi ucapan selamat Paskah dari Pemkot. Di setiap baliho dan spanduk itu, terpampang foto Walikota Ir Hj Tatong Bara dan Wakil Walikota (Wawali) Nayodo Koerniawan SH.

Dalam pesannya sebagaimana yang diterima Komentar, Walikota Tatong Bara juga memberikan ucapan selamat tersebut. “Atas nama pemerintah, pribadi, serta keluarga mengucapkan selamat merayakan dan mensyukuri hari Paskah. Semoga perayaan ini semakin mempertebal semangat cinta kasih dan rela berkorban bagi kita semua umat manusia,” ucapnya. (guf)

Wali Kota: Duta Genre Harus Menjadi Patron dan Terus Berkarya Meski di Tengah Pandemi

Wali Kota Tatong Bara saat memberikan pertanyaan kepada salah satu finalis Duta Genre Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) tahun 2021 yang digagas Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP-KB), yang digelar di Aula Kantor Wali Kota, berlangsung meriah, Sabtu (3/4) malam.

Asisten II Setda Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora, membacakan sambutan Wali Kota Tatong Bara, menyampaikan permohonan maaf dari ibu wali kota yang tidak sempat menyampaikan sambutan pemerintah secara langsung, karena sedang menghadiri acara pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) tingkat Kota Kotamobagu.

“Saya atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kotamobagu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta duta Genre tahun 2021 yang berhasil lolos ke babak grand final walaupun ditengah pandemi covid-19. Insha Allah kerja keras dari adik-adiku sekalian mulai dari tahap awal proses karantina hingga saat ini dapat membuahkan hasil yang diharapkan serta dapat membawa nama harum Kota Kotamobagu bukan hanya di tingkat provinsi namun juga ditingkat nasional,” ucapnya.

Lanjutnya, pembangunan kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga adalah program strategis dalam rangka penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter dimasa yang akan datang.

“Upaya untuk mewujudkan remaja yang berkualitas merupakan tantangan tersendiri didalam pembangunan sehingga sangat diperlukan adanya suatu program untuk menangani permasalahan pada remaja demi menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Genre didasarkan pada komposisi jumlah usia remaja yang tentunya memiliki berbagai permasalahan dalam kehidupan. “Berbagai masalah sekitar remaja di era milenial jauh lebih kompleks seperti seks pra nikah, aborsi, nikah dibawah umur, infeksi menular seksual, napsah, HIV-AIDS, pernikahan dini dan berbagai permasalahan remaja lainnya yang perlu dikelola dengan baik yang salah satunya melalui program generasi berencana ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, berbagai permasalah remaja ini harus dikelola lewat program Genre ini. “Kita harus fokus dalam pembentukan karakter generasi muda agar menjadi remaja tangguh yang mampu berkontribusi dalam pengembangan pembangunan daerah kita tercinta,” jelasnya.

Dalam sambutan pemerintah tersebut, Wali Kota juga mengingatkan kepada seluruh remaja untuk terus menggali potensi dan bakat diri. “Jadilah remaja yang mau belajar dari kegagalan. Tidak mudah berpuas diri saat berhasil meraih prestasi,” terangnya.

Pemerintah berpesan, agar para remaja menjauhi pergaulan negatif, juga tidak lupa menyaring segara informasi yang masuk. Ambil baik dan buang yang buruk. “Saya berharap, adik-adik yang terpilih menjadi Duta Genre 2021 ini bisa membawa output yang baik. Entah itu dalam skala provinsi atau bahkan nasional,” paparnya.

“Duta Genre harus bisa menjadi patron dan contoh yang baik bagi remaja daerah untuk terus berkarya meskipun di tengah pandemi Covid-19,” pesannya.

Sebagai informasi, Wali Kota Tatong Bara, menyempatkan diri untuk hadir di tempat acara Grand Final Duta Genre usai menghadiri pembukaan STQH tingkat Kotambagu, dan bahkan sempat mengajukan pertanyaan kepada finalis Duta Genre Kotamobagu. (guf)

Wali Kota Buka Kegiatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist ke-7

Pemukulan Bedug oleh Wali Kota Tatong Bara menandai dimulainya Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist tingkat Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara secara resmi membuka kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-7 tingkat Kota Kotamobagu, yang dipusatkan di lapangan mini Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Sabtu (3/4) malam.

Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan, seleksi yang mulai dilaksanakan pada malam hari ini, bukanlah sebuah ajang perlombaan semata. Namun lebih dari itu, kegiatan ini adalah bagian dari upaya bagi kita semua untuk lebih mendalami akan arti dan makna serta nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman bagi umat islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Pemahaman tentang arti dan makna yang terkandung dalam Al-Qur’an sangat penting bagi seluruh umat islam. Karena kitab suci Al-quran tidak saja mengandung nilai keimanan dan akhlak namun juga mengandung berbagai aturan tata cara hidup baik kita sebagai makhluk individu namun juga mengatur hidup kita sebagai makhluk sosial,” kata Wali Kota.

Lanjutnya, kitab suci Al Qur’an merupakan petunjuk dan hidayah illahi yang diberikan kepada umat manusia agar mengetahui mana yang benar dan mana yang bathil, serta mana yang dapat dikerjakan maupun yang dilarang, sehingga umat islam dapat menjalani hidup dengan penuh ketakwaan.

“Untuk itu kitab suci Al Qur’an harus kita pahami, hayati dan amalkan dengan sebaik-baiknya dalam rangka membentuk kepribadian, akhlak serta moralitas. Sehingga kehidupan kita akan sesuai dengan nilai dan norma yang diajarkan Tuhan dalam kitab suci Al Qur’an,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap, melalui STQH tingkat Kotamobagu ini, akan dapat melahirkan Qory dan Qori’ah serta Hafidz dan Hafidzah yang berkualitas dan amanah serta mampu berprestasi membawa nama harum daerah Kota Kotamobagu pada pelaksanaan STQH tingkat Provinsi Sulawesi Utara nanti.

“Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kotamobagu menyampaikan selamat mengikuti seleksi kepada para peserta. Juara bukan utama, tapi memaknai kandungan Al Qur’an itu sendiri yang jadi tujuan. Pun halnya bagi para juri diharapkan agar mengedepankan profesionalitas serta sportifitas dalam menjalankan amanah sebagai tim penilai,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Ketua DPRD Meiddy Makalalag, Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK, Kepala Kementerian Agama Kotamobagu, Sekretaris Daerah, Sande Dodo, para Asisten serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu. (Advertorial)

Bupati Boltim Support Rukun Maluku Pela Gandong BMR

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto (kemeja putih) foto bersama dengan kepala daerah beserta unsur Forkopimda pada pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong BMR.

ZONA BOLTIM – Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto mengapresiasi serta mensuport dengan terbentuknya Rukun Maluku Pela Gandong di wilayah Bolaang Mongondow Raya (RMPG-BMR).

Hal ini diutarakan Bupati usai menghadiri acara pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya, yang digelar di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Sabtu (3/4).

“Tentu sebagai Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur bersama teman-teman DPRD sangat mensupport kerukunan seperti ini, karena baik sekali untuk persatuan kita semua,” ujar Bupati.

“Pela Gandong ini artinya kita bersaudara. Nah ini tentu, walaupun kita orang mongondow kita harus berkaca juga dari kerukunan ini karena filosofinya bagus sekali. Potong dikuku rasa didaging, artinya Jika seseorang sedang sakit, maka yang lain akan turut merasakannya begitupun ketika bahagia. Luar biasa filosofi ini,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, bahwa kebersamaan dalam rukun ini patut dicontoh dan diteladani. “Nilai-nilai kebersamaan dalam rukun RMPG-BMR ini patut ditiru dan diteladani dalam kehidupan sehari-hari, kemudian untuk pembangunan daerah,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Wali kota Kotamobagu Tatong Bara, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution, Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, anggota DPRD serta sejumlah pejabat di BMR. (guf)

Hadiri Pelantikan dan Deklarasi RMPG-BMR, Wali Kota Sampaikan Pesan Haru kepada Masyarakat Maluku

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara dan Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto menghadiri acara pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong BMR, Sabtu (3/4). (Foto: Istimewa)

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara menghadiri acara pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya (RMPG-BMR), yang digelar di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Sabtu (3/4).

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kota Kotamobagu merupakan sebuah daerah yang sangat hiterogen, dimana jika dilihat dari struktur masyarakatnya daerah ini terdiri dari berbagai suku dan agama yang berasal dari seluruh Indonesia.

“Struktur masyarakat di Kotamobagu pada kenyataannya justru membentuk ikatan tali kekeluargaan dan persaudaraan yang sangat kuat, sehingga alhamdulillah Kotamobagu tidak hanya maju namun juga daerah yang sangat aman dan damai. Sehubungan dengan itu, maka keberadaan yang membentuk kebudayaan maupun kerukunan seperti rukun Pela Gandong Bolmong Raya ini tidak saja merupakan wadah silaturahmi, namun juga merupakan sumber kekuatan bagi Pemerintah Daerah Kotamobagu dalam mensukseskan jalannya roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di daerah ini,” ucapnya.

Bagi Pemkot Kotamobagu lanjut Wali Kota, keberadaan kerukunan Rukun Pela Gandong Bolmong Raya merupakan aset yang sangat berharga dalam mensukseskan pelaksanaan pembangunan di daerah, baik dalam memfasilitasi berbagai aspirasi masyarakat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan maupun untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Sejak dihubungi panitia kerukunan ini, membuat satu keharuan bagi saya karena dengan terbentuknya kerukunan ini berarti semua masyarakat yang berasal dari berbagai suku membentuk satu organisasi yang mempermudah komunikasi dalam implementasi pembangunan. “Dan tentu dalam kesempatan ini, atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan banyak selamat kepada seluruh pengurus, mudah-mudahan dengan dilantiknya kerukunan ini akan mampu bersinergi dengan pemerintah sesuai dengan deklarasi. Dan insha allah tidak ada yang terluputkan dari perhatian pemerintah dalam gerbong-gerbong organisasi ini, sehingga tidak ada yang lepas dari perhatian pemerintah,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap, mudah-mudahan dengan keberadaan organisasi ini yang menghimpun berbagai latar belakang mulai dari petani, polisi, ASN, TNI dan semua profesi yang tergabung didalamnya memperkaya nuansa organisasi ini sehingga mampu berkontribusi dan diwujud nyatakan dalam satu bentuk yang bisa diberikan kepada pemerintah sebagai sumbangsi dalam memajukan daerah.

“Insya allah dengan adanya kerukunan Maluku ini di Kotamobagu menjadi wadah saling menguatkan antar anggota kerukunan dan juga memperkokoh sebuah nuansa dalam kebersamaan kita untuk membangun daerah yang sama-sama kita cintai ini,” sebutnya.

Diakhir sambutannya, wali kota menyampaikan pesan haru dan sebuah ungkapan jiwa untuk orang-orang Maluku yang menegaskan simpati bahkan empati serta cinta yang dalam satu sama lain dan memiliki kandungan filosofis yang kaya makna.

Sagu salempeng dipata dua, potong dikuku rasa didaging, beta salam ale sarane, katong samua satu gandong. Artinya, satu potong sagu kering dibagi dua, untuk dimakan bersama, kamu sakit saya juga sakit, saya muslim kamu kristen, tapi kita semua saudara kandung,” ucap wali kota disambut tepuk tangan tamu undangan.

“Ini adalah sebuah ungkapan yang luar biasa, menginspirasi dengan bahasa leluhur yang dititipkan kepada kita, dan kita kawinkan dengan moto Sulawesi Utara ‘Torang Samua Basudara’. Dan untuk kita di Bolaang Mongondow, Mototompian, Mototabian bo Mototanoban. Torang samua ciptaan Tuhan. Semoga Tuhan yang Maha Kuasa Allah SWT senantiasa menjaga kita dalam satu persaudaraan yang kuat,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution, Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, Wakil Ketua DPRD Boltim, Meddy Lensun serta mewakili kepala daerah Bolmong, Bolmut dan Bolsel. (gufran)

Bupati Boltim Tandatangani Usulan PAW Istrinya

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto.

ZONA BOLTIM – Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto membuktikan komitmen dan janjinya untuk tidak membangun dinasti politik dalam keluarga. Hal itu ia buktikan dengan menandatangani surat usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) istri tercintanya, Seska Ervina Budiman, yang akan digantikan Alamri Matiala.

“Saya telah menandatangani surat usulan PAW istri saya Seska Ervina Budiman. Dan saat ini tinggal menunggu ditandatangani pak Gubernur,” kata Sachrul usai menghadiri pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya, di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Sabtu (3/4).

Menurutnya, setelah ditandatangani Gubernur Olly Dondokambey, kemudian langsung dilakukan pelantikan. “Jadi ini proses PAW yang paling singkat dan tercepat. Dan mungkin menjadi PAW yang paling cepat di dunia,” ungkapnya.

Dirinya juga menyebut, untuk jadwal pelantikan masih akan dikoordinasikan kepada pimpinan DPRD Boltim. “Mudah-mudahan paripurna pelantikan bisa dijadwalkan pada bulan ramadhan ini. Kita minta izin dulu kepada pimpinan DPRD untuk paripurna pelantikan,” ujarnya.

Sekadar informasi, Seska Ervina Budiman merupakan anggota DPRD Boltim dari partai NasDem.(guf)

Merajut Persatuan di Hari Paskah

ZONA KOTAMOBAGU – Salah satu Kader Forkot, Isa Ansyori menggelar Bakti Sosial (Baksos) saat pelaksaanaan ibadah Jumat Agung, dalam rangka menyambut Hari Paskah oleh Umat Kristiani pada Jumat (02/04/2021). Kegiatan Baksos tersebut bertempat di Gereja Baitel GMIBM Kopandakan, Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban saudara kita Umat Kristiani, saat diperhadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19,” kata Isa.

Ia menuturkan, kondisi pandemi Covid-19 sangat berdampak di berbagai sektor. “Dampaknya sangat terasa di masyarakat menengah ke bawah. Maka dari itu, niat saya membantu tanpa melihat suku, agama, ras maupun golongan,” katanya.

Sementara itu, Pendeta Gereja Baitel GMIBM Meiske Mokoginta mengaku, sangat mengapresiasi adanya kegiatan Baksos yang bertepatan dengan pelaksanaan ibadah Jumat Agung ini. “Kami tidak menyangka kalau ada pemberian bantuan kepada kami. Setidaknya walaupun tidak mengenal tapi masih ada kepedulian untuk berbagi kasih kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

3 Sangadi Diperiksa Dugaan Korupsi Dandes, Kapolres Boltim: Semoga Tidak Berkembang ke Kepala Desa Lainnya

AKBP Irham Halid SIK.

ZONA HUKUM – Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) saat ini tengah melakukan pemeriksaan kepada 3 Sangadi (Kepala Desa) terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (Dandes) tahun anggaran 2019-2020.

“Sampai hari ini sudah tiga sangadi yang kita undang untuk klarifikasi terkait penggunaan dana desa,” kata Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, kepada sejumlah awak media usai kegiatan pencanangan kampung tangguh nusantara di Desa Sumber Rejo, Kamis (1/2) malam.

Menurut Kapolres, pemanggilan kepada tiga sangadi ini berdasarkan laporan masyarakat yang diterima pihaknya. “Dari informasi yang berkembang di masyarakat, apa yang mereka temukan di lapangan, mereka sampaikan dan laporkan, nah kita tindak lanjuti,” ujar Kapolres.

Mantan Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Sulut ini berharap, agar para sangadi yang menerima panggilan dari pihaknya agar dapat memberikan klarifikasi dan berlaku proaktif.

“Semoga laporan dugaan penyalahgunaan uang negara ini tidak berkembang untuk kepala desa lainnya, jikalau memang masih ada laporan dari masyarakat pasti akan kita tindaklanjuti dengan pemanggilan untuk dimintai keterangan. Bukan langsung begitu kita undang di kantor kepolisian langsung dinyatakan statusnya sebagai tersangka, kan bukan begitu prosedurnya,” terangnya.

Disisi lain, Irham mengimbau kepada para sangadi dan aparat desa se-Boltim agar memanfaatkan anggaran yang dikucurkan pemerintah hanya untuk kepentingan pembangunan, bukan untuk pribadi. “Anggaran itu bukan punya sangadi, karena anggaran yang diberikan oleh negara bersumber dari pajak rakyat, itu harus dimanfaatkan dengan baik dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab untuk pembangunan di daerah,” pungkasnya.

Meskipun demikian, untuk kerugian negara hingga saat ini belum bisa dipastikan. Tim penyidik masih terus melakukan penyelidikan kepada para sangadi yang diduga mengetahui aliran Dana Desa tersebut. (guf)