ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, bertempat di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (31/3).
Mewakili Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, secara resmi membuka kegiatan Musrenbang RKPD tahun anggaran 2022 tingkat Kota Kotamobagu.
Adapun tema pembangunan tahun 2022 dalam Musrenbang tingkat Kota Kotamobagu kali ini, yakni; “Memantapkan peningkatan pelayanan dasar publik dan pemulihan ekonomi berdasarkan hasil evaluasi pembangunan”.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Sofyan Mokoginta, dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Kotamobagu Tahun 2022, mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD serta Tata cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD, dan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.
Adapun tahapan Musrenbang yang telah dilaksanakan, lanjut Sofyan, dari tingkat kelurahan/desa dan kecamatan digelar sejak 18 januari sampai 24 Februari 2021. Kemudian dilanjutkan rapat Forum Konsultasi Publik pada 26 Maret 2021 dan terakhir Musrenbang tingkat Kotamobagu yang dilaksanakan pada hari ini, 31 Maret 2021.
“Sebagaimana proses penjaringan usulan program dan kegiatan tahun 2022 yang telah kita lakukan melalui beberapa tahapan sebelumnya, maka dibutuhkan suatu media sinkronisasi dan penyempurnaan usulan. Oleh karena itu, besar harapan kami pada tahapan ini melalui Musrenbang tingkat Kota Kotamobagu diperoleh sinergitas yang lebih baik antara Pemerintah Daerah dengan masyararakat dan swasta serta segenap stakeholder terkait,” ucapnya.
Lebih lanjut Sofyan mengatakan, tujuan diselenggarakannya Musrenbang Kota Kotamobagu adalah menampung berbagai masukan dan usulan dari Stakeholders dalam rangka penajaman, penyelarasan dan penyempurnaan kerangka regulasi dan anggaran yang akan dituangkan dalam RKPD Kota Kotamobagu Tahun 2022, untuk selanjutnya akan digunakan sebagai bahan penyusunan RAPBD Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2022.
“Melalui pelaksanaan Musrenbang Kota Kotamobagu tahun 2022, diharapkan dapat menghasilkan keluaran berupa penetapan arah kebijakan, prioritas program dan kegiatan pembangunan dan pagu indikatif berdasarkan bidang kewenangan atau fungsi Perangkat Daerah. Kemudian daftar prioritas yang sudah dipilah berdasarkan sumber pembiayaan dari APBD Kota Kotamobagu, APBD Propinsi, APBN dan sumber pendanaan lainnya dan daftar usulan kegiatan pada tingkat Pemerintah Kota, Propinsi dan Pusat,” paparnya.
Hadir dalam kegiatan Musrenbang, Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan SH, Anggota DPRD Kotamobagu, unsur Forkopimda, Sekda Kotamobagu, Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, para asisten, pimpinan OPD, Perbankan, akademisi, wakil Ormas dan LSM. Musrenbang kali ini juga menghadirkan narasumber yakni; Kepala bidang infrastruktur dan perencanaan wilayah Bappeda Sulut, Ir Dani Karow, MT, Tenaga Alhi Perencanaan, Noldy Tuerah, PhD dan Kepala Bappelitbangda Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, SH. (guf)
ZONA MANADO – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021, Rabu (31/3) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut.
ZONA EKONOMI — Salah satu usaha yang selalu punya peluang baik di pasar bisa jadi adalah usaha laundry kiloan. Apalagi jika tinggal di kota-kota yang terkenal dengan mobilitas tinggi dan aktivitas yang cukup sibuk sehari-harinya.
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu Ir. Hj. Tatong Bara, menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Intern (Rakordawasin) Keuangan dan Pembangunan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Selasa (30/3/2021) pagi.
ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, bertempat di gedung aula lantai tiga Sekretariat Daerah, Kantor Bupati, Senin (30/3).
ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 400 siswa-siswi dari SMA/SMK sederajat se-Kota Kotamobagu mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2021, yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), sejak Senin (29/3) kemarin.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar Launching Implementasi Layanan Cuti dan Kenaikan Gaji Berkala Online Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Kotamobagu, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (30/3).
ZONA JAKARTA – Sebagai bentuk nyata penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) profesional dan kompeten ke berbagai negara, khususnya Jepang, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (29/3).
“Kita tahu persis kondisi negara kita di tengah pandemi COVID-19 yang belum berakhir, angka pengangguran bertambah, angkatan kerja juga sangat tinggi, sehingga kontraksi ekonomi secara global berpengaruh ke negara kita. Salah satu solusinya adalah bagaimana angka pengangguran yang sangat tinggi mampu disiasati oleh BP2MI agar kami dapat menempatkan PMI ke negara penempatan, walau hingga hari ini baru ada 17 negara penempatan yang membuka kesempatan untuk masuknya Pekerja Migran Indonesia,” ungkap Benny saat tandatangani PKS di Aula K.H. Abdurrahman Wahid BP2MI Jakarta, Senin (29/3/2021).
Ia mengatakan, kebutuhan pemerintah Jepang mencapai 500 tenaga perawat (nurse) dan perawat lansia (caregiver) untuk skema Government to Government (G to G) dan 70 ribu untuk skema Specified Skilled Worker (SSW), sedangkan baru 20 persen dari kebutuhan tersebut yang dapat terpenuhi.
ZONA EKONOMI – French Toast atau roti panggang mulai trend di Kota Kotamobagu. Nyatanya, cemilan yang bisa dibilang makanan berat ini sudah banyak ditemukan baik dari pelaku UMKM maupun di beberapa kedai kopi di Kota Kotamobagu.