Beranda blog Halaman 324

Kotamobagu, Bolmong dan Boltim Sinkronisasi Revisi RTRW

ZONA KOTAMOBAGU — Sinkronisasi peta revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW), daerah berbatasan dengan Kota Kotamobagu menghasilkan kesepakatan bersama dua daerah yakni, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Bolaang Mongondow (Bolmong).

Hasil kesepakatan bersama tiga daerah itu, lahir dari rapat koordinasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Timur, Bertempat di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Kamis (25/3).

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotamobagu, Claudy Mokodongan, hasil pembahasan dengan Kabupaten Boltim menghasilkan tiga kesepakatan. Dimana kesepakatan tersebut meliputi batas wilayah, sinkronisasi rencana struktur ruang dan rencana pola ruang.

“Batas wilayah mengacu pada Permendagri Nomor 12 Tahun 2015 tentang Batas Daerah Kota Kotamobagu dengan Boltim Provinsi Sulawesi Utara,” kata Claudy.

Hasil kesepakatan dengan Kabupaten Bolmong, sambung Claudy, yakni pertama batas administrasi dua daerah dan kedua menyetujui dan menyepakati hasil pembahasan pemanfaatan ruang wilayah antara Bolmong dan Kotamobagu.

“Hasilnya kawasan Hutan Cagar Alam Gunung Ambang mengacu pada Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: SK.734/Menhut-II/2014 tentang Kawasan Hutan dan Konservasi Perairan Provinsi Sulawesi Utara dan kedua rencana pola ruang pada wilayah berbatasan yakni kawasan perkebunan dan kawasan pertanian sudah sesuai,” imbuhnya.

Adapun yang belum dibahas dan disepakati antara Kotamobagu-Bolmong dan Kotamobagu-Boltim yakni, belum adanya jalur ring road dalam rencana struktur ruang Bolmong dan Boltim.

“Antara wilayah Bolmong yang belum dibahas dan disepakati belum adanya rencana pusat pemerintahan untuk calon provinsi BMR, adanya rencana pembangunan TPA di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan dan adanya rencana kawasan perdagangan dan jasa di jalur AKD. Sedangkan dengan Boltim itu belum adanya jalur ringroad dalam rencana struktur ruang Kabupaten Boltim,” pungkas Claudy. (*/guf)

Tak Ada Lagi Perbedaan, Sachrul-Oskar Satukan Kembali Masyarakat di 7 Kecamatan

Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo satu payung saat kunjungan kerja di Kecamatan Modayag Barat.

ZONA BOLTIM – Sejak dilantik 26 Februari lalu, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo, langsung mengagendakan kunjungan kerja (kunker) sekaligus silaturahmi di tujuh Kecamatan yang ada di Boltim.

Setelah Sebelumnya sudah lima Kecamatan yang dikunjungi, hari ini (Rabu, 24/3/2021) Bupati dan Wabup Boltim melakukan Kunker di Kecamatan Modayag Barat dan Modayag, sekaligus menutup seluruh agenda Kunker perdana Bupati dan Wabup Boltim.

Kedatangan Bupati dan Wabup yang didampingi oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Boltim ini, seakan menjawab kerinduan masyarakat Boltim kepada dua Pemimpin yang baru ini.

Dalam penyampaiannya, Bupati terus memberikan edukasi kepada Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan masyarakat.

“Berhubung ini kunjungan perdana kami pasca dilantik februari lalu, jadi Saya tugaskan kepada Pemerintah Desa agar segera melakukan koordinasi dengan Saya (Bupati) maupun Wakil Bupati, terutama tentang bagaimana menyatukan kembali masyarakat yang terkotak-kotak akibat Pilkada tahun lalu,” tegas Bupati.

Lanjut Bupati, Ia bersama Wabup ingin merubah pola pikir masyarakat khususnya dalam momen pilkada. Dimana mungkin sebelumnya momentum pesta demokrasi sering menimbulkan perselisihan antar pendukung paslon.

“Saya ingin kita ubah pola pikir kita dalam menghadapi Pesta Demokrasi. Perbedaan pilihan itu hal yang wajar, tapi jangan sampai itu menimbulkan perpecahan dikalangan masyarakat,” tambah Bupati.

Untuk itu, dengan adanya pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat, Bupati berharap dimomen Pilkada yang akan datang, seluruh warga bisa lebih dewasa lagi dalam berpolitik tanpa unsur provokasi dan lain sebagainya.

“Sehingga ketika kita akan melangsungkan Pilkada yang akan datang, maka semuanya akan berjalan dengan damai penuh rasa kekeluargaan. Itu tujuan Saya kenapa Saya selalu mengajarkan Politik Santun,” jelas Bupati.

Bupati juga berpesan kepada Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa, agar bisa bekerja dengan baik, profesional dan selalu berinovasi serta mendukung sepenuhnya semua Program Pemerintah yang tertuang dalam Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur.

“Saya dan pak Oskar berdiri disini sebagai Bupati dan Wabup seluruh Masyarakat Boltim. Mari kita bahu-membahu untuk kemajuan Boltim kedepan,” tutup Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Oskar Manoppo saat memberikan sambutan menegaskan kepada seluruh Pemerintah Desa agar lebih baik lagi dalam hal pengelolaan Dana Desa.

“Kemarin BPK sudah masuk untuk melakukan pemeriksaan. Diharapkan seluruh Sangadi dan jajarannya agar dapat mempersiapkan segala kebutuhan administrasi yang diminta oleh tim Pemeriksa,” tambah Wabup.

Wabup juga meminta agar dalam struktur Pemerintahan di Desa, tidak boleh lagi seorang Sangadi yang menjadikan anggota keluarganya sebagi Sekretaris Desa, Bendahara atau lain sebagainya. Hal ini dapat berakibat fatal yaitu minimnya pengawasan.

“Saya minta agar tidak ada lagi yang seperti itu, berikanlah jabatan lain dalam struktur Pemerintah Desa, kepada orang lain yang dianggap memiliki kemampuan di bidangnya,” imbuh Wabup. (guf)

Minta Masyarakat Hibahkan Lahan, Sachrul-Oskar Rencana Lebarkan Jalan Moyongkota-Purworejo

Bupati Sam Sachrul Mamonto memberikan sambutan pada kunjungan kerja di Kecamatan Modayag Barat.

ZONA BOLTIM – Jika masyarakat merelakan sebagian tanah untuk dihibahkan pembangunan jalan, tahun depan ruas jalan nasional dari Desa Moyongkota hingga Purworejo akan dilebarkan menjadi dua jalur.

Hal ini diutarakan Bupati Sam Sachrul Mamonto, dalam kunjungan kerja Bupati dan Wakil bupati sekaligus silaturahmi dengan masyarakat di Kecamatan Modayag Barat, Rabu (24/3).

“Pembangunan jalan dua jalur dari pintu masuk desa Moyongkota hingga Purworejo akan terlaksana apabila masyarakat rela mengikhlaskan sebagian tanah mereka,” kata Sachrul.

Menurutnya, jika kemudian tidak ada hibah dari masyarakat, otomatis anggaran tidak akan turun. “Tapi kalau ada hibah dari masyarakat, saya menjamin tahun depan itu sudah dua jalur,” ungkap Papa Icat sapaan akrab Bupati.

Mantan Ketua DPRD Boltim ini menerangkan, untuk anggaran pembangunan dua jalur, dirinya bersama Wakil Bupati Oskar Manoppo akan memperjuangkan lewat dana APBN. “Anggarannya kita bisa perjuangkan dari APBN lewat kementerian PUPR. Jadi pembangunan dua jalur itu bisa terlaksana apabila masyarakat menghibahkan sebagian tanah mereka. Apa terlebih ini juga jalan nasional,” pungkasnya. (guf)

Pemkot dan Imigrasi Rakor Tim Pengawasan Orang Asing

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu, komitmen bangun sinergitas dan intensitas Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora).

Itu tercermin lewat rapat koordinasi Timpora Kota Kotamobagu tahun 2021 yang dilaksanakan di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Rabu (24/3).

Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, Asisten Bidang Pemerintahan, Teddy Makalalag, membuka dengan resmi rakor Timpora tersebut yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM, Provinsi Sulut, Humaksono, SH.MH, Kepala Divisi Keimigrasian, Ganda Samosir, SH.MH dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kotamobagu, Usman, SE.MH.

Wali Kota dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan Kotamobagu menyampaikan bahwa keberadaan orang atau warga negara asing (WNA) yang melakukan kegiatan di wilayah hukum Indonesia, perlu mendapatkan perhatian seluruh instansi terkait.

“Oleh karena itu, bagi Pemerintah Kotamobagu, rapat Timpora yang kita laksanakan merupakan kegiatan yang sangat penting dan strategis, khususnya dalam rangka koordinasi antar instansi terkait dengan pengawasan orang asing, sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” kata Wali Kota Tatong Bara.

Menurut Wali Kota, pengawasan orang asing menjadi sangat penting dan harus mendapat perhatian. Alasannya, jika dilihat dari posisi, maka wilayah Kotamobagu sangat strategis, baik sebagai daerah tujuan maupun daerah transit orang maupun barang.

“Yang bisa saja dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu, untuk melakukan berbagai kegiatan ilegal, seperti kejahatan narkoba, perdagangan manusia maupun kejahatan lainnya yang dapat mengancam stabilitas keamanan negara dan daerah kita tercinta,” jelas Wali Kota.

Wali Kota berharap, agar melalui rapat Timpora tersebut dapat menghasilkan kesamaan persepsi sekaligus meningkatkan semangat dan motivasi dalam melakukan pengawasan orang asing.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh Timpora agar kiranya terus meningkatkan sinergitas dan intensitas kerjasama terutama dalam hal tukar menukar data dan informasi terkait pengawasan orang asing di daerah ini, dapat terlaksana dengan baik dan maksimal, sebagaimana menjadi harapan kita semua,” pungkas Wali Kota.

Sekadar diketahui, turut hadir dalam rapat koordinasi Timpora Kotamobagu, Kepala Disnaker Kotamobagu, Kepala Disparbud Kotamobagu, Kepala Kesbagpol Kotamobagu, Satpol-PP Kotamobagu, Kepala BNN Bolmong, Kepala Dinkes Kotamobagu, unsur TNI dan Polri serta beberapa instansi terkait lainnya. (*/guf)

Pemkot Tambah PJU di Tiga Kecamatan

Chelsia Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, akan menambah lampu penerangan jalan umum (PJU) di tahun 2021 ini.

Sebanyak 84 lampu PJU yang akan dipasang. Untuk lokasinya di tiga Kecamatan. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kotamobagu, Chelsia Paputungan.

“Tiga Kecamatan yang akan dipasang PJU yakni, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kotamobagu Selatan dan Kotamobagu Utara,” kata Chelsia Paputungan.

Pemasangannya lanjut Chelsia, segera dilaksanakan apabila semua prosesnya rampung. “Ini sedang berproses. Jika semua sudah rampung tahapan pelaksanaan pekerjaan akan di lakukan oleh pihak penyedia,” terangnya.

Lebih lanjut ia katakan, di Kotamobagu masih ada beberapa titik yang harus di pasang PJU. Namun, karena keterbatasan anggaran dimasa pandemi ini, pihaknya harus melihat skala prioritas sembari mencari sumber anggaran lain.

“Untuk 84 titik itu, dananya bersumber dari DAU daerah kotamobagu TA 2021. Kami tahu itu belum mencukupi sehingga sekarang ini, kami mengirimkan proposal ke kementerian ESDM, insya allah ini bisa terwujud sehingga kebutuhan akan penerangan jalan semua titik bisa terpenuhi,” pungkasnya. (guf)

Sachrul: Penempatan Pejabat Sesuai Potensi, Kompetensi dan Disiplin Ilmu

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo mulai menata struktur pemerintahannya. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Boltim Bersih Amanah Nasionalis Religius (BERSINAR). Sebagai langkah awal, bupati dan wakil bupati sudah dua kali melakukan pengisian pada beberapa jabatan yang kosong. Jabatan-jabatan itu adalah yang selama ini diisi atau dijabat oleh pejabat dengan status Pelaksana Tugas (Plt).

“Kemarin yang diganti itu bukan non-job, tapi hanya dikembalikan pada jabatan sebelumnya. Ada camat (Plt), dikembalikan pada jabatan Sekcam. Begitu juga yang lain,” kata bupati.

Dalam pengisian pejabat pada jabatan-jabatan tertentu, bupati mengungkapkan pihaknya menyesuaikan dengan disiplin ilmu dan kemampuan masing-masing. “Kemarin ada yang belum layak Kepsek, tapi diberi jabatan. Itu yang kita sesuaikan lagi. Dalam penempatan pejabat kita sesuaikan dengan potensi, kompetensi serta disiplin ilmu masing-masing,” ungkap bupati.

Disisi lain, bupati mengimbau kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim untuk terus menunjukan kinerja dan pelayanan yang maksimal. “Bekerja saja. Tak perlu cari muka. Karena proses mutasi yang nantinya akan dilakukan mengacu pada kinerja kalian,” tambah bupati. (*/guf)

9 Anggota DPRD Kotamobagu Divaksin

Yunita Lontoh, anggota DPRD Kotamobagu dari PDI Perjuangan menjalani vaksinasi tahap I.

ZONA POLITIK – Pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua untuk dosis pertama bagi Anggota DPRD Kotamobagu, telah dilaksanakan, bertempat di ruang paripurna, Selasa (23/3).

Adapun yang berhasil divaksin sebanyak sembilan anggota dewan antara lain; Ketua DPRD Meiddy Makalalag (Kader PDIP), Anugerah Begie Chandra Gobel (Kader PAN), Yunita Lontoh (Kader PDIP), Abdul Haris Mongilong (Kader PDIP), Feiba Tumundo (Kader Gerindra), Steward Adityo Pantas (Kader Nasdem), Ahmad Sabir (Kader Nasdem), Dani Iqbal Mokoginta (Kader PKB), dan Fachrian Mokodompit (Kader Golkar).

Sedangkan yang belum lolos ada empat orang yakni Abbas Limbalo dan Sukardi Sugeha (Jadwal Khusus Lansia), kemudian Eka Sartika Mashoeri (Gula Darah Tinggi) dan Yosi Samad (Hipertensi). Sedangkan yang lain belum datang melakukan pendaftaran dan skrining untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag mengatakan, mendorong teman-teman anggota dewan untuk ikut vaksin Covid-19.

“Vaksin aman dan halal. Alhamdulillah, saya sudah. Saat ini belum merasakan apa-apa,” ujar Mekal sapaan akrab Meiddy.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kotamobagu, Yudi Pontoh mengatakan, ada 66 orang yang disuntik vaksin termasuk anggota DPRD. “Ada yang lolos skrining hingga disuntik vaksin, dan ada yang tidak lolos atau ditunda,” pungkasnya. (guf)

Mekal: Alhamdulillah Saya Sudah Bisa Divaksin Tahap I

ZONA POLITIK – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Meiddy Makalalag, menerima suntikan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Selasa (23/3).

Ditemui usai menjalani vaksin, Meiddy mengaku lega karena sebelumnya sempat dua kali gagal divaksin karena saat skrining dinyatakan belum memenuhi syarat.

“Keinginan saya sejak dari awal pada saat pemerintah mengeluarkan regulasi yang mengharuskan seluruh stakeholder divaksin, namun tidak lolos screening. Nah, setelah ada regulasi baru tentang ambang batas tekanan darah yang diperbolehkan, sehingga alhamdulillah hari ini saya sudah bisa divaksin untuk tahap pertama,” kata Mekal sapaan akrab Meiddy.

Lebih lanjut ia pun mendorong
semua anggota DPRD Kota Kotamobagu yang memenuhi syarat untuk segera divaksin.

“Ini anjuran untuk kebaikan kita bersama. Selain itu, dengan telah melakukan vaksin, kita menunjukan kepada masyarakat bahwa siapapun dia wajib untuk melaksanakan vaksinasi berkaitan dengan situasi dan kondisi pandemi saat ini,” harapnya.

Disisi lain, politisi PDI-Perjuangan ini juga terus mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi anjuran pemerintah terkait upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tetap jalankan 3M karena virus ini masih ada, dan tetap waspada serta mengikuti anjuran pemerintah demi kebaikan bersama,” imbaunya.(*/guf)

Vaksinasi Lansia, Dinkes Siapkan Lokasi Khusus

dr Tanty Korompot

ZONA KOTAMOBAGU – Program vaksinasi covid-19 bagi masyarakat kategori lanjut usia (Lansia) di Kotamobagu mulai dipersiapkan. Bahkan, untuk lokasi vaksinasi covid-19 untuk Lansia ini kini dalam tahap perancangan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot menuturkan, untuk pemberian vaksin covid-19 bagi lansia memang memerlukan lokasi khusus. Alasannya, pelayanan kepada lansia akan berbeda dengan pelayanan vaksin terhadap masyarakat kategori umum.

“Kita akan rancang satu lokasi. Entah itu di RSUD atau dimana,” kata dr Tanty.

Menurutnya, penyediaan lokasi khusus terhadap lansia perlu dilakukan supaya pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar.

“Nanti dilokasi itu kita akan sediakan tempat tidur, oksigen, dokter yang akan menangani, obat-obat emergency, ambulance,” jelasnya.

“Kenapa tempat tidur karena harus ada perlakuan khusus kepada lansia. Apalagi yang sudah uzur. Itu pelayanannya beda dengan yang masih muda atau dibawah kategori umum,” pungkasnya. (*/guf)

Wali Kota Tatong Bara Terima Aset dari Pemkab Bolmong

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menerima sejumlah aset dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) yang diserahkan langsung Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow.

Penyerahan aset itu dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Bolmong, Selasa (23/3).

“Pelaksanaan penyerahan aset dilaksanakan bertepatan dengan HUT ke-67 Kabupaten Bolmong. Pelaksanaan penyerahan aset ini ditandatangani oleh Bupati Bolaang Mongondow dan Wali Kota Kotamobagu,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus.

Sugiarto menambahkan, penyerahan aset tersebut dilaksanakan setelah proses rekonsiliasi antara bidang aset Pemkab Bolmong dan Bidang Aset Pemkot Kotamobagu.

“Berdasarkan hasil rekon, ditetapkanlah jumlah aset yang diserahkan yakni bangunan kantor ex-perpustakaan Kabupaten Bolmong dan Tugu Taman Kota di Jalan Ahmad Yani, yang mana ini dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima (BAST),” tambah Sugiarto.

Sugiarto juga mengatakan, Wali Kota Kotamobagu berharap dengan pelaksanaan penyerahan aset ini maka akan lebih memperbaiki laporan keuangan kedua daerah khususnya dari akun aset tetap. (guf)