Beranda blog Halaman 328

Sachrul-Oskar Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Boltim

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto memberi sambutan saat kunjungan kerja di Kecamatan Tutuyan.

ZONA BOLTIM — Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Kotabunan dan Kecamatan Tutuyan, Senin (15/3). Kunker di Kecamatan Kotabunan, dipusatkan di Pantai Bubuan, Desa Buyat II. Sedangkan di Kecamatan Tutuyan, dipusatkan di Lapangan Desa Kayumoyondi.

Kunker bupati dan wakil bupati itu dirangkaikan dengan silaturahmi bersama masyarakat.

Dihadapan pemerintah dan masyarakat se-Kecamatan Kotabunan, Wakil Bupati Oskar Manoppo, meminta agar semua elemen masyarakat dapat mendukung program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, yang sedang dan akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

“Mari kita bersama-sama membangun daerah ini agar lebih maju lagi. Pilkada sudah selesai, sekarang saatnya kita bersinergi dan saling mendukung,” kata Oskar.

Sementara itu, dihadapan pemerintah dan masyarakat Kecamatan Tutuyan, Bupati Sam Sachrul Mamonto, mengatakan agenda kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan masyarakat itu merupakan bagian dari rekonsiliasi pasca gelaran Pilkada.

“Ini adalah agenda kunjungan kerja perdana saya dan Pak Oskar. Melalui kegiatan ini kita bersilaturahmi sekaligus rekonsiliasi. Pilkada sudah selesai, sekarang saatnya kita bersama-sama membangun daerah tercinta ini. Saya dan Pak Oskar sudah dilantik dan saat ini menjadi bupati dan wakil bupati semua masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” ujar Sachrul.

Pada kesempatan itu, Sachrul juga mengimbau para sangadi dan perangkat desa untuk terus meningkatkan kinerja dan memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. “Kinerja dan pelayanan harus maksimal. Tidak ada lagi yang membeda-bedakan. Sangadi jangan pilih kasih. Semua masyarakat harus disamaratakan dalam hal pelayanan,” imbau Sachrul. (*/guf)

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali Kota Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara, mencanangkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), bertempat di aula kantor Wali Kota, Senin (15/3) pagi.

Kegiatan ini turut dihadiri akademisi, tokoh masyarakat serta pelaku usaha yang ikut serta menandatangani pakta integritas. Penandatanganan tersebut, disaksikan Sekertaris Daerah Kotamobagu, Sande Dodo, Asisten III, Adnan Massinae serta pejabat tinggi pratama.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Kota Kotamobagu hingga saat ini terus melakukan berbagai upaya, guna mendukung program pencanangan reformasi birokrasi, yang bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang bersih, efektif, efisien juga akuntabel serta berkinerja tinggi, yang dimana hal tersebut menjadi penting dalam membangun birokrasi yang maksimal dalam pelayanan publik serta berkualitas.

“Pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) serta Wilayah birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), merupakan bagian dari program reformasi birokrasi, yang berujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, sebagaimana amanat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) nomor 10 tahun 2019 tentang perubahan Permenpan RB nomor 52 tahun 2014,” ungkap Tatong.

Wali Kota juga berharap, agar tokoh masyarakat yang ada di Kotamobagu, bisa memberikan penjelasan kepada warga, terkait apa yang dilakukan pemerintah, termasuk bagaimana menjaga kebijakan pemerintah, guna penegakan regulasi tersebut. “Seluruh SKPD lewat pencanangan ini juga, diharapkan untuk mampu mengikuti, atau paling tidak memahami apa yangd dimaksud dalam Peraturan Pemerintah nomor 10 tersebut,” tegasnya. (guf)

Sukseskan Program Vaksinasi, Pemkot Apresiasi Wartawan Kotamobagu

Kepala Dinas Kominfo, Fahri Damopolii (kanan) turut memantau jalannya proses pendaftaran para wartawan.

ZONA KOTAMOBAGU – Wartawan yang bertugas melakukan peliputan di wilayah Kota Kotamobagu mendapat apresiasi dari Pamerintah Kota (Pemkot) yang telah ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program vaksinasi covid-19 gelombang kedua.

“Tentunya Pemerintah Kotamobagu memberikan apresiasi tinggi kepada teman-teman jurnalis yang bersedia divaksin. Bisa kita lihat hari ini, sebagian besar sudah divaksin dan ini juga menunjukan kesadaran bahwa tugas dari teman-teman wartawan dengan mobilitas tinggi di lapangan karena cukup rentan terpapar virus. Sehingga alhamdulillah, hari ini antusias wartawan yang mengikuti vaksinasi begitu besar,” ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Fahri Damopolii, Senin (15/3).

Pantauan media ini, dari hasil screening petugas Dinas Kesehatan (Dinkes), sejumlah wartawan yang sudah melakukan pendaftaran untuk divaksin, masih tertunda. Pasalnya, dari pemeriksaan tim vaksinator, mereka belum bisa dilakukan vaksinasi disebabkan tekanan darah dan memiliki riwayat penyakit dalam.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Totabuan.News, Konni Balamba, merasa bersyukur karena telah menjalani program vaksinasi tahap pertama. “Ini bukan lagi soal kesehatan, tapi masa depan generasi,” katanya usai disuntik vaksin Sinovac. (guf)

Pemkot Laksanakan Vaksinasi Serentak Bagi ASN, THL dan Wartawan

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kotamobagu, Khaerudin Mamonto, mengikuti vaksinasi tahap pertama.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melaksanakan program vaksinasi covid-19 gelombang kedua secara serentak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) serta wartawan yang melakukan peliputan di wilayah Kotamobagu, Senin (15/3).

Pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua ini dibagi di empat titik, diantaranya; panggung utama lapangan Boki Hotinimbang untuk ASN yang bertugas di lingkungan kantor wali kota, Kecamatan Kotamobagu Utara dipusatkan di Kantor Dinas PUPR, Kantor Dinas Perhubungan untuk wilayah Kecamatan Kotamobagu Timur dan Kecamatan Kotamobagu Barat di dilaksanakan di Kantor SKPD Kelurahan Mogolaing.

Pantauan media ini, pelaksanaan vaksinasi di panggung utama lapangan Boki Hotinimbang berjalan dengan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum divaksin, para ASN, THL dan wartawan terlebih dahulu melakukan pendaftaran dengan menggunakan KTP elektronik. Kemudian dilakukan screening kesehatan, dan apabila lolos langsung menerima suntikan vaksin jenis sinovac dari tim vaksinator Dinkes Kotamobagu.

“Mulai hari ini dan esok seluruh ASN di lingkungan Pemkot Kotamobagu, dan teman-teman jurnalis diminta untuk berpartisipasi aktif dalam program vaksinasi gelombang kedua. Pemkot Kotamobagu melaksanaan vaksinasi secara serentak yang digelar di empat lokasi mulai pukul 08.00 Wita,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Fahri Damopolii.

Dikatakannya, seluruh ASN dan THL di lingkungan Pemkot Kotamobagu wajib mengikuti program vaksinasi gelombang kedua. “Ini juga perintah dari ibu Wali Kota Kotamobagu bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kotamobagu wajib mengikuti vaksin. Alhamdulillah yang hadir hari ini antusiasnya cukup tinggi,” terangnya.

Sekedar informasi, data diperoleh dari Dinas Kesehatan Kotamobagu, sebanyak 279 ASN, THL dan wartawan sudah melakukan vaksinasi hari pertama. (guf)

RSIA Kasih Fatimah Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Tondano

Dirut RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu, dr Sitti N Korompot dan Kepala BPJS Cabang Tondano, Erfan Chandra Nugraha saat menandatangani kerja sama pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

ZONA KOTAMOBAGU – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kasih Fatimah Kotamobagu, melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tondano, Jumat (12/3).

Penandatanganan kerjasama tersebut, dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) RSIA Kasih Fatimah, dr Sitti N Korompot SpOG-K dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Erfan Chandra Nugraha yang turut disaksikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot dan sejumlah pengurus Yayasan Kasih Fatimah Kotamobagu, bertempat di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tondano.

Kepala Tata Usaha RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu, Sitti Astini Korompot MPd, mengatakan penandatangan kerja sama tersebut merupakan bukti kerja keras RSIA Kasih Fatimah dalam upaya meningkatkan mutu serta membuka akses pelayanan bagi peserta BPJS kesehatan atau peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Alhamdulillah, kemarin sudah dilakukan penandatanganan kerja sama antara RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu dan BPJS kesehatan Cabang Tondano yang ke lima kalinya. Tentu ini satu kesyukuran bagi kami dengan tetap menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan, karena ini merupakan bagian dari upaya RSIA Kasih Fatimah untuk membuka pelayanan bagi pasien peserta BPJS khususnya dan masyarakat Bolaang Mongondow Raya pada umumnya,” ucap Sitti Astini Korompot MPd, Minggu (14/3).

Dirinya menjelaskan, terjalinnya kerja sama dengan BPJS Kesehatan ini merupakan tantangan pihaknya untuk terus melakukan pembenahan baik dari pelayanan, peningkatan sarana dan prasarana medis serta Sumber Daya Manusia (SDM).

“Tentunya ini tantangan bagi kami untuk terus evaluasi diri dalam proses pelayanan, baik fasilitas alat medisnya serta sumber daya tenaga kesehatan kedepan akan lebih kami tingkatkan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu, dr Sitti N Korompot SpOG-K, menjelaskan bahwa proses dalam menjalin kerja sama dengan BPJS kesehatan Kantor Cabang Tondano, yang salah satu syarat adalah standarisasi serta mutu eksternal yang mengacu pada PMK nomor 3 tahun 2020.

“Dan setelah dikeluarkannya PMK terbaru Nomor 47 tahun 2021, pihak RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu terus melengkapi serta mengembangkan sesuai standar tersebut sepanjang kerjasama agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia pun berkomitmen, RSIA Kasih Fatimah akan terus berkembang dan ingin ikut berpartisipasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Kotamobagu maupun Bolaang Mongondow Raya.(guf)

Tindaklanjuti Permenkeu, Pemkab Boltim Siapkan Rp27 Miliar Penanganan Covid-19

Wakil Bupati Boltim, Oskar Manoppo.

ZONA BOLTIM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai melakukan refocusing atau pemangkasan anggaran untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) dalam penanganan pandemi Covid-19.

Wakil Bupati, Oskar Manoppo mengatakan, refocusing anggaran sebesar delapan persen bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). “Ini sesuai PMK (Peraturan Menteri Keuangan). Pemangkasan minimal delapan persen dihitung dari total DAU kurang lebih Rp324 Miliar,” kata Oskar.

Menurutnya, adapun khusus pemangkasan delapan persen itu, untuk hitungan sementara kurang lebih R27 miliar. “Itu untuk program vaksinasi di Kabupaten Boltim,” ungkapnya.

Dirinya menyebut, diupayakan akan selesai secepatnya di bulan Maret ini. “Mudah-mudahan Maret ini sudah selesai, supaya kegiatan dan program di SKPD sudah bisa jalan,” ujarnya.

Sebelumnya, ada surat edaran dari Sekretariat Daerah (Setda) perihal pemberitahuan proses permintaan pencairan dana. Surat edaran tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokka, dan ditujukan kepada Kepala Badan/Dinas/Kantor/UPTD/Kecamatan se-Kabupaten Boltim.

Surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Direktorat Jenderal Kementrian Keuangan nomor: SE-2/PK/2021 tanggal 8 Januari 2021 tentang penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah dan Dana Desa (Dandes) Tahun 2021 untuk penanganan pandemi Covid-19, serta dalam mendukung penyesuaian penggunaan (refocusing) anggaran Pemkab Boltim.

Sedangkan batas pelaporan ke Pemerintah Pusat paling lambat 14 Maret 2021. (*/guf)

Mommy’s Dessert Utamakan Kepuasan Pengunjung

ZONA EKONOMI – Sajikan menu makanan yang enak serta menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat adalah hal yang sangat penting bagi Gita Paputungan, owner/pemilik Mommy’s Dessert Kotamobagu.

Tempat usaha yang terletak di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan ini, memberikan nuansa santai saat makan atau nongkrong dan memanjakan para pengunjung.

“Saya sudah geluti usaha ini sejak tahun 2010. Dan untuk bisa memasak, saya belajar sendiri karena saya juga memang suka memasak,” kata Gita.

Dengan usia usaha yang sudah terbilang tua, Gita bisa memperoleh omset sampai dengan jutaan rupiah dalam sehari.

“Untuk pendapatan sehari, bisa sampai Rp 3-5 juta. Dan kami juga selalu menerima kritikan dan saran dari pembeli, karena memberikan pelayanan yang baik dan kepuasan pembeli ada tujuan kami,” ujarnya.

Meski pun begitu, Dirinya sempat menceritakan suka duka awal membuka usaha tersebut. Karena untuk mencocokan rasa dengan pembeli itu tidaklah mudah.

“Saya sangat senang jika ada pembeli yang mengatakan bahwa mereka sangat suka dengan rasa makanan yang saya buat. Tapi, ada juga yang sudah memesan makanan, tapi tidak di ambil. Dan menurut saya itu adalah jatah rezeki untuk keluarga saya,” pungkasnya. (*/guf)

Dinas Dukcapil Kotamobagu Mudahkan Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Irianto Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Berbagai inovasi pelayanan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Kotamobagu selang tahun 2020, yang salah satunya memudahkan masyarakat untuk mengurus administrasi dan kependudukan di tengah pandemi Covid-19, berbuah penghargaan dari pemerintah pusat.

Seperti diketahui Dinas Dukcapil Kotamobagu meraih penghargaan sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori ‘Sangat Baik’ tahun 2020, yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia.

Adapun terobosan yang dilakukan Dinas Dukcapil Kotamobagu dimasa pandemi covid-19 yakni, membuka pelayanan secara online dalam pengurusan dokumen administrasi dan kependudukan.

“Jadi sejak pandemi covid-19 melanda Indonesia hingga dampaknya ke daerah Kotamobagu, pelayanan kepada masyarakat langsung dilakukan secara online. Hal ini untuk memudahkan masyarakat agar tetap aman tanpa ada kontak fisik,” kata Kepala Dinas Dukcapil Kotamobagu, Irianto Mokoginta, Jumat (12/3).

Menurutnya, pelayanan yang diberikan Dinas Dukcapil yakni, masyarakat hanya dengan mengirim berkas melalui aplikasi whatsapp yang sudah ditentukan sebagai syarat kelengkapan dokumen.

“Setelah dokumen selesai, kemudian kami informasikan kepada yang bersangkutan untuk menjemput KTP ataupun Kartu Keluarga yang dimohon, dengan membawa berkas fisik yang sudah dikirim via whatsapp sebagai syarat penerbitan dokumen,” terangnya. (guf)

Berikut Kontak Whatsapp Pelayanan Dokumen Kependudukan di Dinas Dukcapil Kotamobagu:

  •  Perekaman dan Cetak KTP-El (Ivhan, No WA: 0858-2523-2732)
  •  Kartu Keluarga (Pak Amar, No WA: 0813-8731-7315)
  •  Surat Pindah Datang (Pak Irfand, No WA: 0815-2799-3337)
  •  Kartu Identitas Anak (Atek, No WA: 0821-8924-3156)
  •  Akta Kelahiran/Kematian (Ibu Helli, No WA: 0823-4612-5288)
  •  Akta Perkawinan/Perceraian (Pak Ven, No WA: 0852-5666-6611)
  •  Update NIK dan KK (Ridwan, No WA: 0821-8720-6300)

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kotamobagu.

Pengurus Forum Anak Daerah Kotamobagu Periode 2021-2023 Terbentuk

Virginia Olii
Virginia Olii

ZONA KOTAMOBAGU- Kepengurusan Forum Anak Daerah Kotamobagu periode 2021-2023 telah terbentuk. Hal ini setelah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) memfasilitasi kegiatan pemilihan Ketua Forum Anak Daerah Kota Kotamobagu, yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas setempat, Rabu (10/3) kemarin.

Pemilihan calon ketua ini diikuti 7 peserta yang datang dari sejumlah sekolah mulai tingkat SMP hingga SMA di wilayah Kota Kotamobagu. Setelah melalui proses pemilihan secara langsung, Kalia Ratu Mongilong siswi asal SMU Negeri 1 Kotamobagu terpilih sebagai Ketua Forum Anak Kota Kotamobagu periode 2021-2023.

Kepala DP3A Kotamobagu, Virginia Olii, mengatakan, kegiatan pemilihan Ketua Forum Anak yang diselenggarakan hari ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh pihaknya. “SK-nya per 2 tahun, sehingga dengan berakhirnya kepengurusan yang lama maka dilakukan kembali pemilihan ketua yang baru,” kata Virginia.

Menurutnya, tujuan dibentuknya forum anak ini, guna menunjang berbagai program Dinas P3A. “Jadi mereka bersinergi dengan DP3A untuk membantu sejumlah program. Salah satunya mensosialisasikan program perlindungan anak dari tindak kekerasan. Apalagi saat ini ada penilaian Kota Layak Anak, sehingga forum ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Ditambahkan, meski dengan keterbatasan anggaran, namun pihaknya tetap mengupayakan agar kegiatan pemilihan ketua forum anak bisa terlaksana. “Kita tahu bersama keadaan pandemi seperti saat ini, sejumlah anggaran dikurangi. Namun dengan apa adanya, kami tetap laksanakan rekrutmen dan pemilihan ketua forum anak daerah ini,” tandasnya. (guf)

BP2MI Buka Lowongan Kerja Jadi Nurse dan Careworker ke Jepang

Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag.

ZONA MANADO – Pemerintah melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali membuka lowongan kerja untuk jabatan Nurse (Perawat) dan Careworker (Perawat Lansia) melalui program Government to Government (G to G), untuk Penempatan tahun 2022 dalam kerangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) Angkatan ke – 15.

Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag, mengatakan bahwa penempatan Nurse dan Careworker ke Jepang merupakan program penempatan yang selalu rutin dibuka setiap tahunnya. “BP2MI selalu membuka program ini secara rutin setiap tahun. Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, bisa mulai mempersiapkan berkas karena pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 1 Maret 2021 dan akan ditutup tanggal 31 Mei 2021 nanti,” ungkapnya.

Hendra menyebutkan, untuk pendaftaran dilakukan secara online  melalui website khusus dari BP2MI. “Untuk mendaftar, masyarakat dapat langsung mengakses website www.g2g.bnp2tki.go.id. Disana semua prosedur untuk mendaftar telah dijelaskan secara lengkap dan jelas mulai dari persyaratan administrasi sampai dengan cara mengunggah dokumen. Namun apabila ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa mendatangi kantor UPT BP2MI Manado di Jalan Babe Palar,” katanya.

Setiap tahunnya, negara Jepang menerima sekitar 330 pekerja migran untuk bekerja sebagai Nurse dan Careworker di Jepang. Untuk program G to G Jepang, kata Hendra, merupakan salah satu program unggulan pemerintah.

“Program G to G Jepang adalah salah satu program unggulan dari BP2MI karena dari segi penghasilan saja gaji yang ditawarkan bisa mencapai 20 jutaan rupiah per bulan.  Legalitasnya pun sudah tidak perlu diragukan lagi, karena peserta langsung terdaftar di pemerintah,” terangnya.

Dirinya menuturkan, ada beberapa tahapan tes yang harus diikuti oleh calon pekerja migran untuk dapat lolos dalam seleksi program G to G Jepang ini. Yaitu mulai dari tahapan verifikasi dokumen, tes keperawatan dan psikotes, wawancara Aptitude Test dan Japanese Quiz, serta medical check-up tahap I dan II. “Negara Jepang sangat ketat untuk menseleksi kandidat pekerjanya. Untuk itu, kami harapkan agar calon pekerja dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dan menjaga kesehatannya untuk kelancaran proses seleksi nanti,” tutur Hendra.

Hendra juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak percaya begitu saja setiap tawaran untuk bekerja ke luar negeri dengan iming-iming gaji yang besar. “Jangan percaya begitu saja, mau dari teman, dari saudara atau calo PMI karena hal ini sarat dengan unsur penipuan dan perdagangan manusia.  Apalagi untuk program G to G Jepang maupun G to G Korea yang seringkali dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk penipuan dengan memungut sejumlah biaya bahkan sampai puluhan juta. Saya tegaskan agar jangan percaya, program ini hanya dibuka oleh BP2MI dengan mendaftarkan diri di website kami dan di UPT BP2MI di seluruh Indonesia,” tegasnya.

“Apabila menerima informasi yang meragukan mengenai lowongan pekerjaan ke luar negeri, segera konfirmasi dengan mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja setempat atau dengan mendatangi kantor UPT BP2MI Manado untuk memastikan keabsahan informasi lowongan pekerjaan tersebut. Jangan sampai kita tertipu dengan oknum yang mencoba memanfaat niat mulia kita untuk bekerja ke luar negeri,” tutupnya. (guf)