ZONA POLITIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu akan melaksanakan empat agenda kerja pada bulan Maret ini.
“Ada empat agenda kerja akan dilaksanakan DPRD Kota Kotamobagu di bulan Maret ini,” kata Wakil Ketua DPRD, Syarifuddin Djuwaidy Mokodongan, usai rapat Badan Musyawarah (Banmus) di ruang kerja Sekretaris DPRD, Moh Agung Adati, Senin (1/3).
Menurut Syarif, diantara empat agenda kerja itu, antara lain; Pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), kunjungan lapangan ke mitra kerja, rapat alat kelengkapan dewan dan Studi Komparasi.
“Jadi Komisi I, II dan III akan melakukan kunjungan kerja ke mitra kerja sekitar minggu kedua. Seluruh anggota Bamus bersepakat seluruh agenda yang kami susun, muda mudahan akan menjadi gaidens kami untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan DPRD Maret ini,” ujar Syarif.
Hadir dalam rapat Banmus, Fraksi Nasdem, Syarifuddin Djuwaidy Mokodongan, PDIP Yunita Lontoh, PKB, Yusran Debby Mokolanut, PAN Anugerah Beggie Chandara Gobel, Hanura Agus Suprianta dan Fraksi Partai Golkar, Fahrian Mokodompit dan Eka Sartika Mashuri. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menerbitkan Surat Edaran, Nomor 003/Setda-KK/137/III/2021, tentang penetapan libur nasional dan cuti bersama di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
Hal ini guna menindaklanjuti perubahan atas keputusan bersama 3 Menteri. Masing-masing Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 tahun 2020 serta Nomor 04 tahun 2020.
Dalam surat edaran tertanggal 1 Maret 2021 ini menyebutkan, bahwa dalam rangka mendukung upaya percepatan penanganan COVID – 19 dan efektifitas hari kerja serta pedoman bagi instansi Pemda dalam melaksanakn hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021.
“Cuti bersama tahun 2021 yang semula pada tanggal 12 Maret, 17, 18 dan 19 Mei serta 27 Desember diubah menjadi hari kerja,” poin tertulis dalam surat edaran yang ditandatangani Sekda atas nama Wali Kota Kotamobagu ini.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara telah mengantongi kriteria pejabat yang akan mengisi 5 jabatan eselon II yang dilelang beberapa waktu lalu.
Tatong menyebut, jika kriteria pejabat yang diinginkannya harus bisa dan tahu membaca tuntutan zaman.
“Ada kriteria menduduki jabatan. Selain pejabat yang seirama juga bisa menyesuaikan visi misi kedepan yang menjadikan Kota Kotamobagu sebagai kota jasa dan perdagangan berbasis kebudayaan lokal menuju masyarakat sejahtera dan berdaya saing,” ungkap Tatong.
Tatong menegaskan, jika menjadi seorang ASN harus handal dalam dunia teknologi. “Harus mampu membaca tuntutan jaman. Bukan ASN yang gaptek. Harus paham dan handal dalam dunia teknologi dan informasi serta memiliki energi serta komitmen dan respon yang baik. Apalagi tuntutan masyarakat yang tinggi,” kata Tatong.
“Jika respon rendah ditambah tidak bisa menguasai ilmu pengetahuan berarti bukan masuk kriteria saya,” ungkapnya.
Tatong membeberkan, jika ada 5 pejabat yang akan dirotasi. “Insha Allah lima pejabat yang dilantik memenuhi kriteria. Nanti tunggu setelah dilantik,’” tutupnya.
Diketahui, ada 13 pejabat yang lulus seleksi JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kotamobagu, masing-masing; Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan 3 orang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 3 orang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 3 orang, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan 2 orang, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan 3 orang. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Empat Kepala Daerah (Kada) di Bolaang Mongondow Raya (BMR) yakni, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, Bupati Bolmut, Depri Pontoh, Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow dan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, Rabu (3/3) pagi tadi, berkumpul di rumah dinas Wali Kota Kotamobagu.
Informasi diperoleh, keempat kepala daerah ini akan berkunjung ke Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, bertemu dengan Bupati Iskandar Kamaru, untuk melakukan silaturahmi serta membangun sinergitas antar kepala daerah yang ada di wilayah BMR.
“Pertemuan kita ini untuk satukan visi dan misi kita supaya terbangun. Kedepan seperti apa Bolaang Mongondow Raya ini akan kita bangun, tentu kita bahu membahu. Jika ada kelebihan di Kotamobagu harus kita tiru, kalau ada kekurangan kita beri solusi. Begitu juga kalau ada kekurangan di wilayah saya Bolaang Mongondow, maka Ibu Wali Kota, Pak Bupati Bolmut, dan Pak Bupati Boltim bisa tegur saya dan berikan solusi untuk kemajuan daerah kita,” ungkap Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow, didampingi 3 kepala daerah lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara mengatakan, mereka sepakat kalau Kepala Daerah di Bolaang Mongondow Raya harus kompak. “Kita ingin semua pemimpin di BMR ini kompak semua. Kalau semua sudah kompak, kami yakin Bolaang Mongondow Raya ini akan bisa terwujud. Prinsipnya adalah saling bahu membahu, siapa mau jadi apa kedepan harus saling dukung,” ujar Tatong. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Vaksinasi Covid-19 di Kota Kotamobagu terus berlanjut. Tercatat, hingga akhir Februari sudah ada 1.972 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) yang divaksin.
“Berdasarkan rekapan terakhir sudah 1.972 nakes yang telah disuntik vaksin tahap 1 dan 2,” kata Sekretaris Dinkes Sumartini Sugiharjo, Selasa (1/3).
Menurutnya, untuk pelaksanaan vaksin tahap 2 kepada nakes tetap mengikuti prosedur vaksinasi tahap 1 yakni dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan tekanan gula. “Prosesnya tetap sama seperti tahap I,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh nakes yang telah divaksin tahap 1 dan 2 agar selalu melaksanakan protokol kesehatan (Prokes). “Nakes yang sudah divaksin agar tetap mematuhi prokes yang sudah ada dan untuk masyarakat agar mempersiapkan diri untuk vaksinasi bulan Maret,” imbaunya. (guf)
Tiga terduga pelaku diamankan Tim Resmob Polres Kotamobagu.
ZONA HUKUM – Dunia maya dihebohkan dengan video bullying yang terjadi di Kota Kotamobagu. Dalam video berdurasi 30 detik, korban diketahui berinisial HM (17) dianiaya tiga remaja dengan cara menarik korban dari atas motor hingga tersungkur ke jalan.
Video viral di media sosial itu, sontak mendapat respon dari anggota DPR RI, Hillary Brigita Lasut. Menurut Hillary, apapun alasannya perundungan atau bullying yang sudah merendahkan harkat dan martabat manusia apalagi disertai dengan kekerasan tidak dibenarkan.
Polres Kotamobagu yang menerima laporan Senin (1/3), langsung bergerak dan mengamankan tiga remaja diduga pelaku bullying.
Berdasarkan keterangan korban, yang merupakan warga Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, saat melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polres Kotamobagu, bahwa kejadian tersebut terjadi pada Senin 1 Maret 2021 sekira pukul 15.00 Wita di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu.
Pelapor (Ibu Korban) mengetahui kejadian tersebut bermula Korban memberitahukan dan memperlihatkan kepada pelapor melalui hand phone milik Korban, video yang sempat Viral di media sosial WhatsApp tentang Kekerasan/Penganiayaan yang dilakukan oleh terlapor, T bersama dua temannya terhadap Korban.
Setelah melihat Video tersebut orang tua (Ibu Korban) keberatan dan langsung melaporkan Kasus tersebut ke SPKT Polres Kotamobagu.
“Saat ini Kasus tersebut sudah dalam tahap penyelidikan oleh Satuan Reskrim Polres Kotamobagu. Kemudian terhadap para terduga pelaku telah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” ujar Kasubbag Humas Polres Kotamobagu, AKP Rusdin Zima. (*/guf)
Wali Kota Tatong Bara bersama Bupati dan Wakil Bupati Boltim membahas sejumlah agenda penting untuk pembangunan kedua daerah.
ZONA BOLTIM – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara bersama para asisten dan sejumlah pimpinan SKPD melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Selasa (2/3).
Kunjungan Wali Kota bersama rombongan itu, diterima langsung Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo di Kantor Bupati Boltim.
Adapun agenda kunjungan itu, selain silaturahmi juga membahas soal tapal batas dan rencana pembangunan jalan ring road yang diketahui ada tiga daerah yang akan dilintasi yakni, Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolmong, dan Kabupaten Boltim.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kotamobagu, Khaerudin Mamonto membenarkan bahwa ada beberapa agenda penting dalam pertemuan ini. “Pertama soal tapal batas kemudian membahas soal wilayah yang akan dilintasi jalan lingkar,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Khaerudin, ada juga beberapa agenda penting yang dibahas baik soal pertanian dan lainnya. “Ada banyak agenda penting untuk dibahas terkait kerja sama dalam membangun hubungan antar dua daerah Kota Kotamobagu dan Kabupaten Boltim,” tambahnya.
Diketahui, jalur yang akan dilalui ring road mulai dari Kabupaten Bolmong kurang lebih 9 Kilometer yakni; Desa Lobong, Desa Passi, Kopandakan II dan Desa Bilalang. Kemudian untuk wilayah Kabupaten Boltim kurang lebih 7 Kilometer yakni; Desa Moyongkota dan Desa Bongkudai. Serta wilayah Kota Kotamobagu kurang lebih 17 Kilometer yakni; Desa Pontodon Timur, Desa Sia, Desa Moyag, Desa Kobo Kecil, Desa Poyowa Besar 1, Poyowa Besar II, dan Desa Bungko. (*/guf)
Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo pada apel perdana di lingkungan Pemkab Boltim.
ZONA BOLTIM – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo, terus memperlihatkan keseriusannya dalam penataan administrasi pemerintahan yang baik dan bersih.
Hal ini diperlihatkan pasangan dengan jargon Boltim Bersinar itu sejak masuk perdana pada Senin (1/3) sampai Selasa (2/3), dengan melakukan evaluasi seluruh pimpinan SKPD, Camat, Sangadi dan perangkat kerja lainnya.
“Wajib mendukung visi misi kami berdua (Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oscar Manoppo), menuju Kabupaten Boltim yang lebih bersinar,” tegasnya.
Meskipun demikian, Sachrul tidak menampik bila 100 hari merupakan waktu melakukan evaluasi bagi seluruh pimpinan SKPD. Apalagi saat ini bersama wabup, mulai menata pemerintahan yang satu visi, satu misi dan satu program tahunan, serta kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan bisa berjalan dengan baik, serta memiliki prestasi yang mumpuni dan Boltim yang dicintai seluruh masyarakat.
“Jadi ASN yang kami butuhkan adalah mereka yang siap menjalankan visi misi lima tahunan sesuai aturan perundang-undangan,” ungkapnya.
Mantan Ketua DPRD Boltim ini menjelaskan, setelah pelantikan dirinya bersama Wabup langsung membangun sinergitas dan melakukan rapat evaluasi dengan seluruh pimpinan SKPD sekaligus melihat dari dekat apa-apa yang sudah dikerjakan dan apa sebenarnya program serta kegiatan di masing-masing SKPD.
Bupati menambahkan, tunjukkan kinerja dan terus berinovasi, serta jangan hanya menjadi ASN yang copy paste program kegiatan. “Saya orang kerja. Maka siapa yang bekerja sungguh-sungguh, itu yang saya dan pak Oskar butuhkan,” terang Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Boltim Oskar Manoppo menegaskan, bahwa SSM-OPPO bukanlah pendendam meski sudah dihina pada proses tahapan Pilkada 9 Desember 2020, lalu. “Jadi bekerjalah dulu. Yang pasti ada kajian dalam menilai mana ASN yang siap menjalankan visi misi membangun Kabupaten Boltim,” tuturnya.
Meski itu orang dekat, kata Oskar, jika tidak bisa bekerja dengan visi misi SSM-OPPO otomatis ada pertimbangan tersendiri. “Mari bekerja dengan kemampuan dan sumber daya sendiri,” pungkasnya. (guf)
ZONA BOLTIM- Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto – Oscar Manoppo menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD dalam rangka penyampaian pidato pasca dilantik Bupati dan Wakil Bupati Boltim masa jabatan 2021-2026, Senin 1 Maret 2021.
Kegiatan yang digelar di Ruang Sidang DPRD Boltim ini dipimpin langsung Ketua DPRD Fuad S Landjar dan turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Boltim, KPU, Bawaslu, pimpinan instansi vertikal, Perbankan, Jajaran Pejabat Pemda Boltim serta para Camat.
Mengawali sambutannya, Bupati Sam Sachrul Mamonto menyampaikan ucapan syukur atas sukses terselenggaranya seluruh tahapan pemilihan hingga prosesi pelantikan terhadap dirinya bersama Oscar Manoppo sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Boltim.
“Alhamdulillah pada hari Jumat 26 Februari 2021 Gubernur Sukut Bapak Olly Dondokambey telah melantik saya sebagai Bupati dan Bapak Oscar Manoppo sebagai Wakil Bupati Boltim bersama 4 kepala daerah lainnya berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 131.71-374 tahun 2021 tentang pengesahan kepala daerah hasil pemilihan serentak tahun 2020.
“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Boltim mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas suksesnya acara pelantikan Bupati dan Walikota hasil Pilkada 2020. Selan itu, ucapan terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh masyarakat Boltim yang telah memberikan kepercayaan dan memberi amanah dan kepercayaan kepada saya dan Bapak Oscak untuk memimpin Boltim 5 tahun kedepan,” ucapnya.
“Selain titik finish sebuah perjuangan panjang dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2020. Hari ini juga merupakan titik start bagi saya dan pak Wabup untuk memulai pembangunan serta memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Boltim,” sambungnya.
Dalam kesempatan ini juga, Bupati menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada pihak penyelenggara sehingga Pilkada dapat berjalan sukses, aman dan damai.
“Kontestasi politik telah berjalan sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan berlaku. Olehnya harus kita apresiasi kinerja yang luar biasa dari penyelenggara yaitu KPU, Bawaslu serta u sur TNI/Polri yang telah mengorbankan waktu serta tenaga demi suksesnya seluruh tahapan Pilkada sehingga dapat berjalan aman, tertib dan terkendali,” ucapnya.
Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati kepada Cabup dan Cawabup peserta Pilkada Boltim 2020 yang telah menjadi kawan berdemokrasi dalam pencalonan dan menghormati hasil putusan Mahkamah Konstitusi dan KPU Boltim sehingga situasi keamanan dan kondisi politik dalam keadaan kondusif aman dan terkendali.
“Olehnya melalui kesempatan ini saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Boltim bahwa Pilkada telah selesai. Penting kiranya kita kembali dalam semangat ideologi Pancasila, khusunya merawat Persatuan dan Kesatuan dengan mengesampingkan ego golongan dan kelompok. Tanpa terkecuali saya mengajak kepada kita sekalian untuk marilah kita bersatu dan bersama-sama fokus dalam membangun daerah yang sama kita cintai guna menjadikan Kabupaten Boltim lebih maju kedepannya,” tandasnya. (*/guf)
Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo dijemput secara adat dan didoakan saat memasuki Kantor Bupati.
ZONA BOLTIM – Penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat menjadi fokus Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo, dalam program kerja 100 hari kedepan.
Hal ini disampaikan Bupati Sam Sachrul Mamonto, melalui sambutannya saat menghadiri paripurna DPRD dalam rangka penyampaian pidato Bupati Boltim pada masing-masing anggota DPRD setelah melakukan serah terima jabatan.
“Untuk 100 hari kerja kedepan akan dititik beratkan pada penanganan pandemi covid-19 serta pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak dengan memberikan stimulus bantuan serta melakukan recovery disegala bidang,” kata Bupati.
Selain itu, kata Sachrul, akan dilakukan evaluasi indikator pencapaian kinerja pemerintahan, percepatan perbaikan serta menata kembali pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara untuk program kerja 5 tahun kedepan, Sachrul menyebut, akan memberikan prestasi dan inovasi, melakukan reformasi pemerintahan serta meningkatkan pembangunan dan menata pelayanan publik menggunakan teknologi berbasis aplikasi sehingga akan mewujudkan adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan.
“Pembangunan harus terus dilakukan, sehingga saya dan saudara Wakil Bupati telah menetapkan visi kami periode lima tahun kedepan. Yakni, Terwujudnya Kabupaten Boltim yang aman, berbudaya dan sejahtera melalui sinergitas pembangunan perdesaan,” ujar Bupati.
Dengan demikian lanjutnya, kebijakan pembangunan harus berorientasi pada pendidikan, pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan dan peningkatan ekonomi terutama di perdesaan melalui tata kelola di semua sektor demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Melalui visi tersebut, maka misi dalam mewujudkan visi akan dimulai dengan peningkatan tata kelola pemerintahan, kedua meningkatkan budaya dan pariwisata yang berkearifan lokal dan terakhir meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang berwawasan lingkungan,”
“Olehnya program-program prioritas yang akan kami laksanakan adalah, Pertama; Peningkatan pendidikan untuk SDM yang berkualitas, Kedua; Pembangunan infrastruktur terkait jalan usaha tani dan akses wisata, Ketiga; Peningkatan pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama, Keempat; Penguatan UMKM dan Koperasi terutama di perdesaan dan Kelima; Peningkatan kesejahteraan serta memberikan akses kemudahan baik pupuk maupun alsintan kepada seluruh petani untuk meningkatkan hasil pertanian dan mempermudah pemasaran,” urainya. (*/guf)