ZONA KOTAMOBAGU – Tahun 2021 ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kotamobagu melalui Bidang Bina Marga akan mengelola 13 paket proyek pekerjaan pembangunan.
Kepala Dinas PUPR Kotamobagu Claudy Mokodongan, mengatakan dari 13 paket pekerjaan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2021 dan Dana Alokasi Khusus (DAK)
“Dua paket jembatan. Sisanya pemeliharaan, peningkatan serta pembangunan jalan,” ujar Claudy.
Lanjut Claudy, untuk total anggaran 13 paket tersebut, kurang lebih 13 Miliar yang bersumber dari APBD Kotamobagu 2021dan DAK.
“Masing-masing 8 miliar rupiah dari APBD ditambah sekitar 5 miliar rupiah lagi yang bersumber dari DAK. Dua paket yang bersumber dari DAK tengah dalam kajian di ULP, sisanya menyusul. Insya allah dalam minggu ini sudah tayang,” tandasnya.(guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu kembali menjalin kerja sama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Bolaang Mongondow Raya (YLBH BMR) Tentang Penelenggaraan Layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Tahun Anggaran 2021.
Kerja sama itu ditandai dengan acara penandatanganan Memorandum of understanding (MoU) oleh Ketua Pengadilan Agama Drs. Muslim MH, dengan Ketua YLBH BMR, Jemmy Gerardus Mokoagow SH CLA, Kamis (7/1).
Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil Ketua PA Kotamobagu, Amran Abbas, S.Ag, S.H, M.H., Panitera PA, Drs. Abdul Haris Makaminan, Seketais PA, Hisbun Bangol, S.Ag.(red)
Suasana pasar kuliner yang dibangun Pemkot Kotamobagu di eks RSUD Datoe Binangkang. (Foto: Istimewa)
ZONA KOTAMOBAGU – Keluhan pedagang kuliner agar disediakan lokasi yang representatif untuk berjualan, direspon Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dengan membangun sentra kuliner di eks RSUD Datoe Binangkang.
Sejak diresmikan beberapa waktu lalu, puluhan pedagang yang sebelumnya berjualan di ruas jalan Kartini Kotamobagu, saat ini mulai menikmati lokasi dan fasilitas di kawasan pasar kuliner yang telah selesai dibangun.
Penyediaan lokasi dan fasilitas yang lebih representative dan syarat protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, merupakan bentuk kepeduliaan Pemkot Kotamobagu untuk menjawab secara cepat keluhan para pedagang kuliner yang sebelumnya kena imbas akibat pembatasan dan penutupan jam operasional akibat wabah Covid-19.
Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Kotamobagu, Sugiarto Yunus, saat itu terjadi pembatasan jam operasional dan penutupan aktivitas jual beli pedagang kuliner yang ada ruas jalan Kartini, saat pandemi Covid-19 terjadi di daerah ini.
“Nah, mereka para pedagang, ada sekitar puluhan pedagang di ruas jalan itu, bermohon ke Wali Kota untuk bisa difasilitasi agar dapat dibuatkan lokasi yang representatif untuk mereka dapat berjualan dengan tenang dan nyaman,” akunya, Kamis (7/1).
Adanya permohonan dari pedagang itu, Sugiarto mengakui bahwa saat itu ada 2 pilihan yang diberikan oleh Wali Kota untuk bisa memfasilitasi para pedagang yang terdampak langsung, yakni menambah fasilitas Pasar Genggulang untuk dimanfaatkan para pedagang atau menambah fasilitas di lokasi Eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang untuk dimanfaatkan oleh para pedagang kuliner.
“Ketika muncul 2 pilihan itu, dilakukan kajian termasuk oleh tim dari Inspektorat Daerah. Sebab sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Inspektorat bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), melakukan pendampingan ke Pemda, agar tidak terjadi kekeliruan dalam penggunaan anggaran tersebut. Dimana, dari hasil kajian tersebut, diputuskan kalau yang dapat kita intervensi anggarannya adalah pembuatan pasar kuliner di eks RSUD,” jelasnya.
Dari kajian tersebut, Pasar Genggulang tidak bisa diintervensi, sebab bangunan dari pasar tersebut sudah ada, dan pasar itu sendiri memang diperuntukkan bagi pedagang pasar tradisional secara umum, namun belum dioperasikan.
“Pasar Genggulang itu memang diperuntukkan nantinya bagi para pedagang umum yang ada di Pasar Serasi dan Pasar 23 Maret Kelurahan Gogagoman, yang saat ini sudah sampai meluber ke jalan. Prinsipnya, Pasar Genggulang memang tidak bisa diitervensi sebab itu adalah pasar umum bagi pedagang. Nah, di eks RSUD itu sudah ada bangunannya tetapi fasilitasnya belum memadai. Di situ kita intervensi dengan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Bukan berarti dana BTT ini hanya difokuskan untuk bantuan, tetapi bisa juga kita gunakan ke hal lain, seperti pekerjaan konstruksi, sebagaimana Inpres Nomor 4 Tahun 2020 itu. Yang mana, pihak BPKP juga Inspektorat ikut mengawasi penggunaan dana ini dengan ketat,” ucapnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – 1.419 vaksin Covid-19 tahap pertama jatah untuk Kota Kotamobagu, diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (Nakes). Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Tanty Korompot, Kamis (7/1).
“Tahap pertama ini yang prioritas divaksin adalah tenaga kesehatan,” kata Tanty.
Ia mengungkapkan, pihaknya sudah mendapat pengenalan produk vaksin, cara penyuntikan dan pelatihan lainnya agar dalam pelaksanaannya berjalan lancar.
“Tidak perlu ragu, vaksin aman dan sudah diuji berkali kali,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Tatong Bara juga menyampaikan bahwa jika tiba waktunya untuk mendapat giliran divaksin, ia siap.
“Saya juga, jika datang waktunya siap divaksin. Para politisi, pejabat, dan tenaga kesehatan wajib,” kata Tatong usai melantik pejabat di lingkungan Pemkot Kotamobagu, kemarin.
Meski begitu, wali kota meminta kepada warga untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Kotamobagu.
“Jangan mengabaikan protokol kesehatan, hal itu sangat penting untuk memutus penyebaran virus Covid-19 di Kotamobagu,” ujar Tatong.
Ia juga berharap kepada masyarakat untuk bisa saling bersinergi dengan tetap solid mematuhi setiap prokes sehingga kasus terkonfirmasi positif Covid di Kotamobagu bisa turun.
“Untuk menekan kasus Covid di Kotamobagu tentunya kita harus bersama-sama menerapkan prokes pencegahan untuk mengembalikan status kotamobagu dari zona merah penyebaran covid ke zona hijau”, pungkasnya.
Diketahui, saat ini vaksin sudah ada di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tinggal menunggu pendistribusian ke tiap daerah. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Selain merombak jajaran eselon II dalam struktur kabinet, Wali Kota Tatong Bara juga melakukan pergeseran dan melantik ratusan pejabat eselon III dan IV, di Aula Kantor Wali Kota, Rabu (6/1) kemarin.
Salah satu jabatan struktural yang dilantik adalah Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), yang dipercayakan kepada Khaeruddin Mamonto, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kotamobagu menggantikan Kabag Humas dan Protokol, Ham Rumoroi yang saat ini menempati Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
Atas amanah tersebut, Khaeruddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Kotamobagu yang telah mempercayakan dirinya memegang jabatan Kabag Prokopim.
“Ucapan syukur dan terima kasih kepada ibu wali kota yang telah mempercayakan saya dalam jabatan ini. Jabatan merupakan amanah sesuai sumpah jabatan. Insya Allah kepercayaan ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya serta dapat memberikan yang terbaik kepada pimpinan,” ucap Bulo sapaan akrabnya, Kamis (7/1).
Sekadar diketahui, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Asisten Administrasi Umum dalam penyiapan pelaksanaan kebijakan, pengoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Daerah di bidang protokol, komunikasi pimpinan, dan dokumentasi. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Selain melantik pebajat struktural dan fungsional, Wali Kota Tatong Bara juga menyerahkan Surat Keputusan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) kepada 4 pejabat di lingkungan Pemerintah Kotamobagu, Rabu (6/1).
Dalam rolling yang digelar di Aula Kantor Wali Kota itu, birokrat muda Fahri Damopolii yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kominfo, dipercaya menjabat Plt Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu. Sementara, Kepala Dinas Kominfo sebelumnya, Ahmad Yani Umar, dipercayakan menduduki Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB).
Sedangkan Kepala Dinas PP dan KB sebelumnya Aljufri Ngandu, dipercayakan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggantikan Noval Manoppo yang kini menjabat Kepala Dinas Sosial. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara melantik 191 pejabat struktural dan fungsional mulai dari eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Rabu (6/1) pagi tadi.
Selain melantik pejabat struktural dan fungsional, Wali Kota juga menunjuk 4 Pelaksana Tugas (Plt), diantaranya, Sekretaris Dinas Kominfo, Fahri Damopolii Plt Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Nasli Paputungan, Plt Camat Kotamobagu Barat, Rafan Mokoginta Plt Kepala Inspektorat dan Alfian Hasan Plt Kepala BPBD.
Wali kota usai melantik dan mengambil sumpah kepada para pejabat, mengatakan pemerintahan ini harus sesuai dengan harapan lebih baik dari kemarin.
“Nah tahun 2021 ini diprediksi pandemi covid-19 masih terjadi, oleh sebab itu kita butuh satu penguatan struktur pemerintahan untuk menghadapi kondisi yang tidak umum ini, untuk bisa mencapai prestasi kembali seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata wali kota.
Lanjutnya, adanya pergeseran, mutasi, rotasi dan promosi ini untuk membangun satu soliditas dalam menghadapi kondisi ditengah pandemi covid-19.
“Harapan kita, dengan dilaksanakannya pelantikan ini, insha allah apa yang kita rencanakan dan apa yang terjadi pada kondisi saat ini mampu kita lewati dengan baik,” harapnya.
Kegiatan pelantikan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. (guf)
Berikut daftar nama pejabat yang dilantik:Klik Disini
ZONA KOTAMOBAGU – Sekretaris DPRD (Sekwan) Kotamobagu, Moh Agung Adati memimpin apel kerja perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD, Senin (4/1) kemarin.
Sekwan dalam arahannya, menyampaikan agar para ASN untuk siap mensukseskan program kerja pemerintah di tahun 2021 ini.
“Harapannya, agar ASN khususnya dilingkup DPRD Kotamobagu untuk siap mensukseskan tema tahun 2021 yaitu, Peningkatan pelayanan publik, percepatan pemulihan ekonomi serta penguatan sistem kesehatan. Tentu, melalui kerjasama, kolaborasi, dan sinergitas antar instansi dilingkup Pemkot Kotamobagu “kata Papa Fatur, sapaan akrabnya.
Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini juga memberikan motifasi kepada ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing .
“Yang disampaikan dalam apel perdana itu, persiapan untuk menyambut agenda kerja tahun 2021,” ujarnya.
Apel kerja perdana tersebut, tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran covid-19. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kotamobagu terus meningkat. Untuk itu, guna mencegah penyebaran virus corona di lingkungan sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) memutuskan belum memberlakukan pembelajaran tatap muka proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada semester genap tahun ajaran 2020/2021.
Menurut Kepala Disdik melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Kusnadi Pobela, bahwa kebijakan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan kesehatan dan keamanan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan ditengah meningkatnya kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu.
“Diakhir bulan November 2020 lalu, sudah ada keputusan beberapa Menteri terkait pembelajaran semester genap. Kalau di Kotamobagu masuk tanggal 6 Januari. Nah Kementrian tidak memaksakan untuk sistem pembelajaran di tengah pandemi ini. Akan tetapi disesuaikan dengan situasi dan kondisi di daerah. Jika memang dinilai layak untuk kegiatan pembelajaran tatap muka, maka itu diperbolehkan. Tapi Kotamobagu sendiri saat ini masih zona merah,” kata Kusnadi, Senin (4/1) kemarin.
Berdasarkan kondisi ini lanjut Kusnadi, pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran tentang proses belajar mengajar masih dilakukan di rumah.
“Baik daring atau pun luring, itu dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan sambil melihat perkembangan kedepan,” terangnya.
Ditambahkannya, saat ini Disdik juga terus memaksimalkan pembelajaran khusus siswa kelas 6 SD maupun SMP kelas 9 yang tahun ini akan menghadapi ujian, tanpa mengabaikan para siswa di kelas lain.
“Kiat-kiat itu kita tetap maksimalkan lewat daring atau luring. Termasuk memberikan bantuan kuota pulsa bagi para siswa dan tenaga pendidik, untuk mengakses link-link pembelajaran yang disiapkan oleh Kemendikbud, itu kalau lewat daring. Kalau lewat luring, tentu guru-guru diharapkan punya strategi untuk melakukan pembelajaran pada situasi seperti sekarang ini, dengan cara memberikan kisi-kisi pembelajaran di rumah yang bisa menambah wawasan bagi peserta didik itu sendiri. Beda halnya jika kondisi normal, mungkin lewat bimbel atau pengayaan,” ujarnya.
Ia pun berharap pandemi Covid-19 akan segera berakhir, sehingga proses KBM bisa kembali berjalan normal seperti sediakala.
“Tentu hal ini sangat diharapkan. Untuk mewujudkan ini dibutuhkan adanya kerja sama dari kita semua dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” pungkasnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU — 15 desa yang ada di Kota Kotamobagu akan melaksanakan Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak pada Desember 2021 mendatang. Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) melalui Kasubag Pemerintah Desa dan Kelurahan, Wiwie Sabunge, Selasa (5/1).
“Bulan desember tahun ini, akan dilaksanakan pemilihan sangadi serentak di 15 desa di tiga kecamatan se Kota Kotamobagu,” kata Wiwie.
Lanjutnya, pemilihan sangadi akan di gelar secara serentak se Indonesia, berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor: 141/6892/SJ tentang pelaksanaan pemilihan Kepala Desa di era Pandemi Covid-19.
“Insya allah bulan juni tahapan pilsang sudah dimulai, dan langsung dilakukan pembentukan panitia pemilihan sangadi,” terangnya.
“Jadi tahun ini Kotamobagu akan menggelar dua agenda besar yakni pemilihan BPD di 9 Desa dan dilanjutkan dengan pemilihan Sangadi serentak Desember mendatang,” tambahnya. (guf)