Beranda blog Halaman 364

Wawali Evaluasi Serapan PAD

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Nayodo Koerniawan, memimpin rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil pendapatan, di ruang kerjanya, Jumat (13/11).

Dalam rapat tersebut, Wawali meminta sejumlah OPD Pemkot Kotamobagu agar mengoptimalkan sektor pendapatan sebelum tahun anggaran 2020 berakhir. “Kami lakukan evaluasi, ada beberapa OPD penghasil PAD yang belum mencapai target. Kita minta agar dapat mengoptimalkan sumber pendapatan pada sektor masing-masing,” ujar Nayodo.

Menurutnya, memang sejak pandemi Covid-19 melanda, turut mempengaruhi seluruh aspek ekonomi. “Untuk itu, diharapkan setiap OPD dapat berinovasi dan memaksimalkan dalam menggali potensi PAD yang ada,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penagihan Pajak DPKAD Kotamobagu Moh Risman Masloman, menyampaikan secara keseluruhan hasilnya sudah cukup baik karena capaian PAD sudah sampai 92 persen. “Dari target PAD 2020 Rp 66.707.049.870 sampai dengan tanggal 10 november 2020 ini, realisasinya sudah Rp 61.749.736.437 atau sudah mencapai 92,57 persen,” ungkapnya.

Meski demikian, ia pun tak menampik ada beberapa sektor pendapatan yang masih rendah contohnya sumber pendapatan daerah dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). “Proyeksinya tentu bisa capai 100 persen. Makanya dengan sisa waktu ini mana yang belum 100 persen diminta oleh wakil walikota utuk dapat maksimal agar bisa capai 100 persen,” tandasnya. (*/guf)

Wali Kota Terima Kunjungan Tim QA Direktorat Pajak

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara, menerima kunjungan kerja tim Quality Assurance (QA) bentukan Direktorat Pajak yang dipimpin oleh Ketua Tim Ibtizal, bertempat di rumah dinas wali kota, Jumat (13/11) pagi.

Kepala Inspektorat Kotamobagu, Sair Lentang, yang turut mendampingi Wali Kota mengatakan, pertemuan tersebut membicarakan seputar tugas dan fungsi Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah atau APIP dan Inspektorat dalam pengawasan pengelolaan keuangan negara.

“Ibu wali kota diwawancara Tim Quality Assurance (QA) terkait peran APIP/Inspektorat dalam pengawasan di Kotamobagu khususnya. Tujuannya untuk mendapatkan pengakuan level 3 APIP,” ungkap Lentang.

Menurutnya, peran APIP ini bertugas untuk mengoptimalkan pengawasan bersama-sama dengan Inspektorat Daerah. “Dalam kinerja, APIP terus mengoptimalkan pengawasan dengan Inspektorat di Pemerintahan Daerah,” pungkasnya. (*/guf)

Tatong Bara Wakili Kada se-Indonesia jadi Narasumber Diskusi Daring TPB dan Covid-19

ZONA KOTAMOBAGU– Wali Kota Tatong Bara diundang menjadi narasumber pada Diskusi Daring Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan Covid-19 yang diselenggarakan United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC).

Kegiatan yang digelar secara virtual tersebut, Tatong Bara ditunjuk mewakili kepala daerah (Kada) se-Indonesia sebagai narasumber berdasarkan surat nomor: 069/SDGS_SG/XI/2020 yang dilayangkan pihak penyelenggara.

Diskusi daring atau webinar yang bertemakan upaya dan tantangan pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan dan penanganan kasus kekerasan berbasis gender dimasa pandemi Covid-19 ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam penyelenggaraan program pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dengan harapan dapat menjadi forum untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dari berbagai pemangku kepentingan dan pemerintah daerah dalam merespon dampak Covid-19 serta memastikan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora, terpilihnya Wali Kota Tatong Bara sebagai salah satu narasumber, karena dinilai telah banyak melakukan inovasi untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan perempuan di Kota Kotamobagu dalam segala bidang. “Selain itu, ibu wali kota juga dinilai punya komitmen yang tinggi terhadap responsif gender,” ujar Rafiqa. (*/guf)

Peringati HKN, Dinkes Bagi-bagi Masker dan Edukasi Masyarakat Soal 3M

ZONA KOTAMOBAGU– Aksi pembagian leaflet berisi edukasi 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak) serta bagi-bagi masker gratis warnai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Kotamobagu, Kamis (12/11) pagi tadi.

“Untuk Dinkes kegiatan hanya dilakukan hari ini di pusat keramaian, seperti di Bundaran Paris, sejumlah pasar tradisional dan juga Kantor Wali Kota,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot.

Lanjutnya, kegiatan serupa juga diselenggarakan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah kerja masing-masing. “Untuk Puskesmas sendiri akan digelar hingga 31 Desember mendatang ke desa dan kelurahan di masing-masing wilayah kerja,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kegiatan yang digelar meliputi pembagian buah sebagai bagian dari Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) guna memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

“Rangkaian kegiatan ini kita lakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus juga publikasi ke masyarakat, terkait dengan pentingnya menjaga imunitas atau kesehatan tubuh terlebih di tengah pandemi covid-19, dengan menggalakkan gerakan 3M,” tandasnya. (*/guf)

Wali Kota Dampingi Kapolda Sulut Pantau Simulasi Pungut Hitung Suara Pilgub Sulut

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan mendampingi Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, dalam rangka memantau pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19, dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2020, Kamis (12/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan olahraga Aruman, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan itu, turut dihadiri unsur Forkopimda Sulut, antara lain, Kajati Sulut, Sekretaris Daerah Provinsi, Ketua KPU Sulut, Bawaslu Sulut serta sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Ketua KPU Kotamobagu, Iwan Manoppo mengatakan, kegiatan simulasi ini dilaksanakan secara ketat dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. “Ini memang bagian dari tugas kami, selain melaksanakan seluruh tahapan teknis penyelenggaraan, tapi juga kita melaksanakan bagaimana seluruh tahapan itu dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Manoppo.

Dirinya berharap, dengan adanya sosialisasi yang dilakukan secara masif oleh pihak KPU Kotamobagu, agar masyarakat ketika datang pada hari pemungutan suara pada 9 desember nanti, untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. “Saya pikir dengan melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin, maka pemilihan kepala daerah serentak ini kita bisa laksanakan dengan demokratis tetapi juga menjaga diri kita tetap sehat, baik untuk penyelenggara maupun pemilih,” ucapnya. (guf)

Bupati Serahkan SK 14 Pj Sangadi

ZONA BOLMUT — Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh Menyerahkan SK Bupati Bolmut Tentang Pengesahan dan Pengangkatan Penjabat Sangadi Pada 14 Desa Di Enam Kecamatan, yang bertempat di Aula Kantor Desa Bolangitang Satu.

Penangkatan Penjabat Sangadi Berasal dari Aparatur Sipil Negara dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah nomor 43 tahun 2014 tentang pelaksanaan undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, pada pasal (54) dan pasal (55) menyebutkan bahwa kepala desa yang diberhentikan karena berakhir masa jabatannya, Bupat/walikota Mengangkat Pegawai Negeri sipil dari pemerintah daerah kabupaten/kota sebagai penjabat kepala desa sampai terpilihnya kepala desa yang baru.

Penyerahan SK Bupati Bolmut Tentang Pengesahan dan Pengangkatan Penjabat Sangadi Pada 14 Desa yang masa jabatan sangadinya sudah berakhir.

Bupati Bolmut mengatakan bahwa pengakatan penjabat sangadi ini dilakukan semata mata agar kegiatan pemerintahan di desa tetap berjalan sebagimana mestinya. Hal ini merupakan Implementasi kebijakan dan apresiasi pemerintah daerah beserta masyarakat untuk memberikan kepercayaan dan amanah kepada seoranf penjabat yang dianggap pantas dan memenuhi kriteria, dan didasarkan dengan berbagai pertimbagan lain, mengingat jabatan kepala desa adalah jabatan yang sangat strategis dalam pemerintah desa.

Bupati bolmut menyapaikan bahwa kepada saudara sekalian penjabat sangadi yang baru saja diserahkan SK-NYA, laksanakan amanah tersebut dengan penuh keikhlasan dan tanggungjawab untuk menata dan memajukan desa sampai ada sangadi yang baru. Dan saya ingatkan bahwa, sebagai seorang penjabat sangadi harus menjadi figur teladan bagi masyarakat, baik dari sikap, tutur kata maupun tindakan. Sangadi juga sebagai seorang pemimpin adminitrasi pemerintah di tingkat desa. Harus mampu menjadi seorang pemimpin bagi seluruh perangkat desa dalam menyelengarakan fungsi fungsi pemerintahan di wilayah, serta mampu mensukseskan program program pemerintahan secara umum dan melaporkan serta bertanggung jawabkan hasil pelaksanaan tugas tugas tersebut. Untuk itu saya ucapkan selamat memunaikan tugas, dengan harapan apa yang menjadi tanggung jawab saudara semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah pada umumnya.

Turut Hadir Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena M.AP, Pimpinan SKPD terkait, Para Camat Se Kabupaten Bolmut, Serta Para Sangadi dan Masyarakat. (rendi)

Minimalisir Korban Bencana Alam, Bupati Apel Kesiapan Terpadu

ZONA BOLMUT — Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara menggelar apel Kesiapan penanggulangan dan penanganan bencana alam secara terpadu, Rabu (11/11) di Lapangan Kembar Boroko.

Menurut Bupati Drs. H. Depri Pontoh, Bolmut butuh relawan dan Tim reaksi cepat dalam penanganan bencana alam. “Sebab daerah kita sangat rentan bencana seperti angin puting beliung, tanah longsor, kebakaran hutan, abrasi pantai dan banjir bandang,” ujarnya dalam sambutan.

Ia mengatakan, tujuannya ialah agar dapat meminimalisir jatuhnya korban pada bencana alam dengan saling bersinkronisasi dan juga latihan bersama. “Bencana alam tidak dapat diprediksi kapan terjadi, apalagi Bolmut merupakan daerah yang paling rentan,” katanya.

Bupati juga berterima kasih kepada Polres bolmut, karena sudah memberikan sumbangsi atas kesiapan penanggulangan dan penanganan bencana alam.

Sekada diketahui, tim reaksi cepat atau relawan itu terdiri dari; unsur TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut. (Rendi)

Sajikan Kopi Berkualitas, Kedai ‘Teko’ Diminati Konsumen

ZONA EKONOMI — Dibuka sejak Oktober 2018, kedai kopi milik Irwan Taufik Mokoagow, warga Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, punya konsumen yang setia dengan produk yang ada di kedai Teko (Tentang Kopi).

Kedai kopi yang berlokasi di jalan Jhoni Suhodo, Kelurahan Kotobangon ini menyajikan berbagai macam menu kopi, non-kopi dan juga tersedia beberapa makanan.

Diakui Iwan, bahwa alasan yang mendorongnya untuk membuka kedai kopi adalah prospek kopi di Kotamobagu yang sudah menjadi kebutuhan. “Prospek kopi di Kotamobagu jelas, juga kopi sekarang bukan lagi tren tapi sudah jadi kebutuhan. Itulah yang menjadi alasan saya untuk membuka kedai kopi ini,” ujar Irwan.

Dalam mempertahankan konsumen, Iwan lebih mengutamakan kualitas produk yang ada di Tentang Kopi. “Karena ketika kualitas serta cita rasa yang konsisten itulah yang membuat konsumen bertahan di suatu tempat,” pungkasnya.

Soal pendapatan, dalam sehari itu Irwan dapat meraup omset penjualan rata-rata Rp 450 ribu. “Itu untuk kondisi yang normal. Waktu ada pembatasan karena Covid-19, kedai ini pun bahkan sempat tidak dibuka. Namun Alhamdulillah, sekarang sudah kembali normal.

Untuk kedepan, Iwan telah berencana melakukan ekspansi untuk usaha yang sudah dua tahun berjalan. “Kedepan saya lebih ke pengembangan dan renovasi tempat,” tukas Irwan. (guf)

Pemkot Pacu Pembangunan Pasar Kuliner

Wali Kota Tatong Bara saat meninjau progres pengerjaan pasar kuliner beberapa hari lalu.

ZONA KOTAMOBAGU— Pemerintah Kotamobagu terus memacu pengerjaan sarana dan prasarana Pasar Kuliner Kotamobagu yang berlokasi di eks bangunan RSUD Datoe Binangkang.

Menurut Kepala Dinas Pedagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), Herman Aray, progres pekerjaan sudah mulai memasuki tahap penyelesaian akhir. “Saat ini kita tinggal menunggu penyambungan jaringan air bersih dan listrik. Untuk fisik bangunannya sendiri progresnya sudah mencapai 80an persen,” kata Aray, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/11) kemarin.

Menurutnya, program rehabilitasi pasar kuliner ini merupakan salah satu langkah pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah bagi para pelaku usaha kuliner yang terdampak secara finansial akibat pembatasan sosial di masa pandemi Covid-19.

“Rencananya yang akan menempati lapak-lapak di pasar ini, prioritas bagi para pedagang pasar jajan yang sebelumnya berjualan di emperan pertokoan sepanjang jalan kartini,” ungkapnya.

Aray menambahkan, pihaknya juga telah mengadakan rapat dengan para pedagang yang akan menempati lapak terkait pengaturan penggunaan gerobak dagangan.

“Kemarin kami juga sudah melakukan rapat dengan para pedagang yang akan menempati lapak. Untuk tertata rapi, bentuk dan ukuran gerobak dagangan akan disamakan. Desain gerobaknya sudah kami buat dan akan segera dikirimkan ke pedagang yang akan menempati lapak,” imbuhnya. (*/guf)

Dinas PMD Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa

ZONA KOTAMOBAGU – Guna memantapkan penyelenggaran pemerintahan desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kotamobagu menggelar pelatihan bagi aparatur pemerintah desa dalam bidang pengelolaam keuangan desa tahun 2020, bertempat di BPU Bonteang, Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, Rabu (11/11).

Kegiatan yang diikuti peserta dari 15 desa se-Kotamobagu tersebut, dibuka langsung Kepala Dinas PMD, Usmar Mamonto, dengan menghadirkan pemateri dari pihak BPK Perwakilan Sulut dan KPP Pratama. Pelatihan juga mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan penularan Covid-19 dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Kepala Dinas PMD melalui kepala Bidang PMD, Rum Mokoagow, mengatakan sebenarnya kegiatan dilaksanakan triwulan I pada awal tahun 2020, namun karena terkendala pandemi covid sehingga digeser dan nanti dilaksanakan pada APBD Perubahan.

“Kegiatan ini dikhususkan bagi aparatur desa dalam hal pengelolaan keuangan. Dimana dalam kesempatan ini kami hadirkan pihak BPKP perwakilan sulut dan KPP Pratama sebagai narasumber,” kata Rum.

Lanjutnya, adapun tujuan pelaksanaan kegiatan yakni untuk menambah pemahaman tentang pengelolaan keuangan desa yang lebih baik, sehingga meminimalisir kekeliruan data pengelolaan keuangan seperti penatausahaan keuangan, pelaporan pertanggung jawab keuangan serta perencanaan anggaran untuk tahun selanjutnya.

“Mereka yang hadir sebagai peserta diantaranya para sangadi (kepala desa), bendahara dan operator pemdes. Kegiatan direncanakan digelar selama dua hari,” pungkasnya. (guf)