Targetkan Sinkronisasi dengan Pemerintah Pusat, Weny Gaib Pimpin Rapat Percepatan Revisi RTRW
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, memimpin langsung rapat percepatan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kotamobagu yang digelar pada Rabu, 14 Mei 2025 di ruang kerjanya.
Rapat itu menjadi bagian penting dari agenda kerja 100 hari kepemimpinan Wali Kota Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy V. Mangkat.
Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya strategis dalam mempercepat penyesuaian tata ruang wilayah yang lebih responsif terhadap kebutuhan pembangunan dan pertumbuhan kota.
“Hari ini dilaksanakan rapat dalam rangka percepatan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW Kota Kotamobagu yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Bapak dr. Weny Gaib, Sp.M,” ujar Sofyan.
Lebih lanjut, Sofyan menambahkan bahwa dalam rangka sinkronisasi dan percepatan, Wali Kota akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta mengagendakan pertemuan dengan beberapa kementerian terkait di Jakarta.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu, Claudy N. Mokodongan, akademisi Drs. Dullo Afandy Baks, serta jajaran Dinas PU dan PR Kota Kotamobagu.
Langkah percepatan revisi RTRW itu diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan sesuai dengan dinamika perkembangan kota.
~ Ketakutan terbesar saya adalah ketika lagu hanya menjadi produk instan-tanpa makna, tanpa roh. ~
Ilustrasi
Opini, ZONABMR.COM – Sebagai penulis lagu dari daerah, saya tumbuh di tengah keterbatasan.
Tidak ada studio kedap suara, tidak ada produser profesional, bahkan listrik pun kadang-kadang padam di tengah malam.
Tapi justru dalam kesunyian seperti itu, saya mengenal makna sesungguhnya dari menulis lagu.
Bayangkan sebuah kamar kecil dengan dinding beton, kipas angin berdengung pelan, dan gitar tua bersandar di sudut ruangan.
Di atas lantai, ada buku catatan yang penuh coretan—lirik-lirik yang tak selesai, dikoreksi, dihapus, ditulis ulang.
Ya, yang saya punya hanya gitar tua, secarik kertas, dan hati yang penuh cerita.
Menulis lagu bagi saya adalah ritual. Duduk berjam-jam hanya untuk mencari satu kata yang pas.
Menghapus dan menulis ulang, sampai akhirnya melodi itu menyatu dengan lirik secara alami.
Saya duduk bersila, menatap jendela, menunggu satu kata yang tepat muncul dari pikiran yang lelah tapi tetap bergairah.
Sering kali malam terasa panjang, tapi ketika satu bait berhasil ditulis, rasanya seperti kemenangan kecil yang tak bisa dijelaskan dengan logika.
Ada rasa frustasi, tapi juga ada kebahagiaan luar biasa ketika lagu itu selesai.
Sebagai penulis lagu dari daerah, saya tumbuh di lingkungan yang menghargai proses.
Tidak ada studio mewah, tidak ada tim produksi besar, dan tentu saja tidak ada teknologi canggih seperti kecerdasan buatan.
Momen ketika saya memainkan lagu itu pertama kali di depan teman-teman, dan mereka terdiam karena ikut merasakan yang saya rasakan—itu tak bisa dibeli oleh teknologi mana pun.
Maka ketika sekarang saya melihat AI bisa menulis lagu dan lirik dalam hitungan detik, muncul rasa tak nyaman.
Saya mencobanya-dan benar, hasilnya cukup mengesankan.
Struktur rapi, rima pas, nada catchy. Tapi ada sesuatu yang hilang. Lagu itu tidak punya luka. Tidak punya bahagia. Tidak punya peluh. Tidak punya napas.
Bukan iri-saya tahu teknologi pasti berkembang. Tapi ada keresahan yang sulit diabaikan: apakah lagu yang dibuat tanpa proses batin itu masih bisa disebut karya?
Saya khawatir, ketika anak-anak muda mulai memercayakan semua proses kreatif pada AI, mereka akan kehilangan kesempatan untuk tumbuh melalui penggubahan-saya tidak menggunakan kata penciptaan, karena meyakini penciptaan adalah hak mutlak Yang Maha Kuasa.
Tidak lagi mengalami proses mencari, gagal, merenung, menangis, lalu bangkit kembali.
Tidak lagi merasakan detak jantung meningkat pesat,was-was, badan auto panas dingin penuh kekhawatiran bagaimana tanggapan pendengar saat memainkan lagu yang ditulis sendiri untuk pertama kalinya di depan mereka.
Ketakutan terbesar saya adalah ketika lagu hanya menjadi produk instan-tanpa makna, tanpa roh.
Dibawakan di atas panggung dengan teknik sempurna, tapi kosong. Lagu yang tercipta dari algoritma akan selalu terdengar bersih, tapi tidak akan pernah bisa membuat dada kita sesak oleh rindu, marah, atau haru.
Saya tidak menolak teknologi. AI bisa menjadi alat bantu luar biasa-membantu menyusun ide, mempercepat proses, bahkan membuka inspirasi baru.
Tapi ia tak boleh menggantikan rasa. Karena pada akhirnya, lagu adalah tentang manusia. Tentang pengalaman. Tentang keberanian untuk membuka luka dan menuangkannya dalam nada.
Di kamar sederhana saya, dengan gitar yang nadanya sudah tak lagi sempurna, saya masih menulis. Mungkin lebih lambat, mungkin tak viral.
Tapi setiap lagu yang saya tulis, lahir dari perasaan yang jujur. Dan saya percaya, selama ada jiwa dalam lagu, akan selalu ada yang mendengarkan.
Karenanya saya mengajak untuk setiap penulis lagu utamanya yang berasal dari daerah, untuk tetap mempertahankan orisinalitas.
Selami sensasi perasaan suka-duka, bahagia, kecewa dan kebanggaan saat penonton ikut menyanyikan lagu yang ditulis dengan jiwa saat dibawakan di hadapan mereka.***
Udi Masloman
*Penulis adalah Pemimpin Redaksi Zonabmr. Aktif di pergerakan musik lokal daerah, frontman dan penulis lagu di band Krayon INS. Pernah menjadi penyiar di stasiun radio lokal DC FM; saat ini menjabat sebagai Ketua DPC organisasi pers Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Bolmong
Satu Peserta Absen, Ujian Seleksi PPPK Kotamobagu Tahap 2 Selesai Dilaksanakan
Manado, ZONABMR.COM – Pelaksanaan ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kotamobagu Tahap 2 yang digelar di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado hari ini, Ahad 11 Mei 2025, berjalan aman dan lancar hingga akhir kegiatan.
Di hari terakhir dari rangkaian ujian seleksi, terdapat dua sesi ujian yang diselenggarakan.
Pada sesi pertama, sebanyak 99 peserta dijadwalkan mengikuti ujian.
Dari jumlah tersebut, 98 orang hadir, sementara satu peserta tidak hadir tanpa memberikan keterangan.
Sementara pada sesi kedua diikuti oleh 60 peserta dan seluruhnya hadir lengkap.
Kepala BKPP Kotamobagu, Deevy Ritha Rumondor mengungkapkan apresiasi pihaknya atas kelancaran pelaksanaan ujian yang melibatkan berbagai pihak.
“Kami bersyukur pelaksanaan ujian PPPK tahun ini berjalan tertib dan aman. Ini berkat kerja sama semua pihak, baik peserta, panitia, maupun tim dari BKN,” ujar Deevy.
Salah satu peserta ujian, Ratih Ardita Arifin, mengungkapkan rasa lega dan optimisme setelah mengikuti ujian.
“Soalnya cukup menantang, tapi alhamdulillah bisa saya kerjakan dengan baik. Semoga hasilnya sesuai harapan,” kata Ratih usai mengikuti ujian.
Ujian seleksi PPPK itu merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merekrut tenaga profesional untuk mengisi kebutuhan di lingkungan pemerintahan Kotamobagu.
Adapun hasil ujian seleksi dijadwalkan akan diumumkan secara resmi oleh BKN pada akhir Mei 2025 melalui laman resmi SSCASN dan kanal informasi pemerintah daerah Kotamobagu.
Kepala BKPP Kotamobagu, Deevy Rumondor Mendampingi Sekretaris Kotamobagu Sofyan Mokoginta Mengawasi Pelaksanaan Ujian PPPK Tahap 2
Manado, ZONABMR.COM – Ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kotamobagu tahap 2 yang digelar di Kantor Regional XI BKN Manado pada Sabtu, 10 Mei 2025, mencatatkan dua peserta tidak hadir dari total 285 orang yang dijadwalkan mengikuti tes.
Ketidakhadiran dua peserta, yakni Safran Langke pada sesi pertama dan Martini Suryani pada sesi ketiga, menjadi satu-satunya catatan dalam pelaksanaan yang secara umum berlangsung tertib dan lancar.
Sesi pertama diikuti oleh 88 peserta, namun hanya 87 yang hadir.
Sesi kedua mencatat kehadiran penuh seluruh peserta.
Sementara itu, pada sesi ketiga, Martini Suryani absen dari total 98 peserta yang dijadwalkan.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, Deevy R. Rumondor, menyampaikan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan seleksi berjalan sesuai rencana meskipun ada dua peserta yang tidak hadir.
“Kami bersyukur pelaksanaan seleksi tahap kedua berjalan lancar. Hanya dua peserta yang tidak hadir dari 285 yang terdaftar, dan ini menunjukkan tingkat kehadiran yang sangat tinggi,” ujar Deevy.
Deevy juga mengimbau peserta untuk lebih mempersiapkan diri, terutama bagi mereka yang akan mengikuti seleksi lanjutan.
“Kami mengingatkan peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian pada 11 Mei mendatang untuk hadir tepat waktu dan mempersiapkan diri dengan baik. Jumlah peserta yang dijadwalkan besok sebanyak 160 orang,” tutup Deevy.
Sekda Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, bersama Peserta Ujian PPPK dan Panitia pelaksanan
Manado, ZONABMR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, secara resmi membuka Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun Anggaran 2024.
Kegiatan itu dilaksanakan pada Sabtu, 10 April 2025, di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado.
Mewakili Wali Kota Weny Gaib, Sofyan Mokoginta menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak Kantor Regional XI BKN Manado yang telah memfasilitasi pelaksanaan seleksi tersebut.
“Saya atas nama jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi disertai ucapan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada pihak Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara Manado, yang telah memfasilitasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2024 ini,” ujar Sofyan.
Dalam sambutannya, Sofyan juga menekankan peran penting PPPK dalam mendukung kinerja pemerintah daerah.
Menurut Sofyan, keberadaan PPPK sangat strategis dalam mewujudkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program pemerintah.
“Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja memiliki peran yang sangat penting dan sangat strategis dalam mendukung efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program Pemerintah Daerah.
Oleh karena itu, dengan kompetensi yang dimiliki, diharapkan PPPK dapat menjadi mitra kerja yang tangguh dalam mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Daerah,” imbuh Sofyan.
Lebih lanjut, Sofyan mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti proses seleksi dengan menjunjung tinggi nilai integritas, kejujuran, dan sportivitas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Informasi dan Kepegawaian Kantor Regional XI BKN Manado, Tony Munayang, Kepala BKPP Kota Kotamobagu, Deevy Rumondor, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, serta para peserta seleksi.
Kepala Bagian Organisasi Kepegawaian Pemkot Kotamobagu, Andi Abasi
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Pemkot Kotamobagu mencatatkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2024.
Berdasarkan surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) nomor B/373/RB.06/2025, Kota Kotamobagu meraih nilai indeks RB sebesar 76,31 dengan opini BB.
Angka itu mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya, yang hanya memperoleh nilai 67,72 dengan opini B.
Adapun rincian nilai tahun 2024 terdiri dari RB General sebesar 66,67 dan RB Tematik sebesar 9,64.
Peningkatan ini menunjukkan kemajuan dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di daerah, sejalan dengan target nasional.
Kepala Bagian Organisasi Kepegawaian Pemkot Kotamobagu, Andi Abasi kepada zonabmr.com, Jumat 9 Mei 2025, di ruang kerjanya mengungkapkan evaluasi RB oleh Kemenpan-RB, dilakukan untuk menilai sejauh mana kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
“Tujuannya adalah untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang digital, efektif, lincah, dan kolaboratif, serta membentuk budaya birokrasi yang berAKHLAK dengan ASN yang profesional,” ucap Andi Abasi.
Lebih lanjut dikatakan Andi Abasi, bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam mendorong perbaikan birokrasi yang lebih akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas reformasi birokrasi di Kotamobagu demi pelayanan publik yang semakin baik,” ujar Andi Abasi.
Andi Abasi juga menegaskan, bahwa hasil evaluasi itu akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk pelaksanaan reformasi birokrasi ke depan.
“Masih banyak ruang perbaikan. Kami akan terus bersinergi dan melakukan pembenahan agar indeks RB Kotamobagu dapat terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.
“Yang jelas Pemkot Kotamobagu menunjukkan komitmen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada hasil, sesuai dengan arah kebijakan nasional reformasi birokrasi,” tutup Andi Abasi.
Weny Gaib Apresiasi Warga Kobo Kecil atas Suksesnya Pembangunan Masjid Al Hijrah (Foto kolase: Suta)
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Desa Kobo Kecil atas keberhasilan pembangunan Masjid Al Hijrah.
Hal itu disampaikan Weny Gaib saat menghadiri kegiatan Halal Bi Halal di Balai Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur, usai meresmikan Masjid Al Hijrah, Kamis, 8 Mei 2025.
Dalam sambutannya, Weny Gaib mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat gotong royong dan kebersamaan warga yang telah mendukung terwujudnya rumah ibadah tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Desa Kobo Kecil atas terselesaikannya pembangunan Masjid Al Hijrah.
Ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian warga dapat melahirkan karya besar bagi kepentingan bersama,” ujar Weny Gaib
Selain meresmikan Masjid Al Hijrah, Weny Gaib juga turut hadir dalam rangka Halal bi halal bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1446 Hijriah dan mengajak seluruh warga untuk mempererat silaturahmi.
“Momentum ini sangat tepat untuk memperkuat kebersamaan dan saling memaafkan. Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin saja terjadi kesalahpahaman, dan Halal bi halal menjadi ruang yang baik untuk saling membuka hati,” ucap Weny Gaib.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di Desa Kobo Kecil.
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Menyikapi isu dugaan tenaga honorer daerah (Honda) “siluman” yang ramai diperbincangkan di media sosial dan sejumlah pemberitaan daring, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, Deevy Rita Rumondor, angkat bicara.
Dalam keterangan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 8 April 2025, Deevy menegaskan bahwa proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Kotamobagu sejauh ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Rekrutmen dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi. Tidak ada yang ditutupi dalam proses administrasi,” ujar Deevy.
Dikatakan Deevy, masyarakat diberi ruang untuk mengajukan sanggahan jika ditemukan kejanggalan dalam proses seleksi.
“Setiap tahapan kami buka masa sanggah. Jika ada laporan yang valid, kami langsung melakukan anulir terhadap data yang bermasalah,” ucap Deevy.
Menurut Deevy, pihaknya sebagai panitia seleksi (Pansel) selalu melakukan verifikasi secara teliti terhadap seluruh berkas pelamar, baik pada tahap pertama maupun tahap kedua rekrutmen.
“Setiap pendaftaran dilakukan melalui sistem. Jika ada data yang tidak sesuai atau terdapat indikasi permainan, sistem akan langsung menandai sebagai Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” jelas Deevy.
Deevy pun menekankan bahwa Surat Keterangan Pertanggungjawaban Mutlak (SKPJM) yang menjadi salah satu syarat administrasi, diterbitkan oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.
“Pimpinan OPD yang paling mengetahui apakah calon PPPK tersebut layak atau tidak. Jika ada kekeliruan dalam SKPJM, maka itu menjadi tanggung jawab pimpinan OPD,” tegas Deevy.
BKPP, lanjut Deevy, hanya bertindak sebagai Pansel yang menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dari Kementerian PANRB.
“Integritas kami sebagai panitia sangat kami jaga. Karena itu kami sangat teliti dalam setiap tahapan seleksi,” tutup Deevy.
Diketahui, sebanyak 449 peserta akan mengikuti ujian PPPK tahap dua yang akan dilaksanakan di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Manado.
Musyawarah Pembentukan Koperasi Merah Putih, Upai dan Sia Mantapkan Langkah Ekonomi Bersama
Kotamobagu, ZONABMR – Kelurahan Upai dan Desa Sia menggelar Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih, Kamis 8 Mei 2025, di Aula Kelurahan Upai, Kotamobagu Utara.
Acara dibuka Camat Moh. Edo Mopobela dan dihadiri Lurah Upai Yahya Datuela, Kapolsek Iptu Joubert Anes, Kadis Kominfo Fahri Damopolii, Sangadi Sia Danly Sistrodikromo, serta Sekretaris Bappeda.
Dalam musyawarah yang berlangsung antusias, masing-masing wilayah mengusulkan calon pengurus koperasi sebagai fondasi organisasi.
Inisiatif itu lahir dari komitmen bersama menggali potensi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi berbasis gotong-royong.
Koperasi Merah Putih diharapkan menyinergikan program pemerintah dengan pengalaman Koperasi Melon di Desa Sia, sekaligus menjadi wadah transparan bagi wirausaha dan petani setempat.
Forum diskusi juga membahas rancangan AD/ART, strategi kerja, dan skema integrasi program pusat–daerah.
Dengan terbentuknya struktur pengurus dan rencana kerja awal, masyarakat Upai dan Sia siap membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan.
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Indomaret melalui Manajer License wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), Waluyo, Rabu 7 Mei 2025, menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Kotamobagu.
Waluyo yang diwawancarai seusai pertemuan silaturahmi dengan Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat menjelaskan, bahwa kunjungan pihaknya selain untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di wilayah BMR, juga sebagai bentuk awal kerja sama dengan Pemkot Kotamobagu.
“Pertemuan ini adalah ajang silaturahmi karena saya masih baru. Kami memperkenalkan diri sebagai bagian dari Indomaret Indonesia,” ujar Waluyo.
Waluyo menambahkan bahwa pihaknya menyambut baik harapan Wali Kota Weny Gaib, agar UMKM di wilayah Kotamobagu bisa berkembang lebih baik.
Indomaret, lanjut Waluyo, akan memfasilitasi pelatihan-pelatihan untuk pelaku UMKM agar dapat meningkatkan daya saing produk mereka, baik dari sisi kualitas, kemasan, maupun distribusi.
“Pelatihan nanti akan kami dukung melalui departemen kami yang memang fokus menangani UMKM. Kami hanya menjadi jembatan untuk mewujudkan apa yang diharapkan Bapak Wali Kota,” jelas Waluyo.
Terkait bentuk dukungan, Indomaret juga membuka kemungkinan standar untuk produk UMKM agar sesuai dengan kebutuhan pasar retail modern.
“Kami siap membantu semua UMKM yang ingin naik kelas, mulai dari wilayah ini dulu, sebelum nantinya berkembang secara nasional,” tambah Waluyo.
Pertemuan itu sendiri, hanyalah awal dari kontinuitas pertemuan-pertemuan berikut yang akan dilanjutkan dengan diskusi lebih teknis mengenai bentuk pelaksanaan kerja sama dan dukungan Indomaret ke depan.
Diwawancarai terpisah, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib mengaku berharap dukungan maksimal dari berbagai pihak untuk membantu UMKM di wilayah yang dipimpinnya.
Pemkot Kotamobagu berharap sinergi dengan pihak Indomaret dapat mempercepat kemajuan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal,” singkat Weny Gaib.