Beranda blog Halaman 395

Begini Imbauan Gugus Tugas Pemkot Kepada Pasien Covid-19 yang Menjalani Isolasi Mandiri di Rumah

dr Tanty Korompot

ZONA KOTAMOBAGU — Tujuh dari delapan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kotamobagu, menjalani isolasi mandiri di rumah. Informasi dari Gugus Tugas Pemerintah Kota (Pemkot), ketujuh pasien tersebut dalam keadaan sehat dan tidak mempunyai keluhan.

Juru bicara Gugus Tugas, dr Tanty Korompot, mengimbau agar para pasien yang menjalani isolasi di rumah itu agar benar-benar menjalani isolasi mandiri dengan melakukan protokol kesehatan. “Berhubung kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik) sudah isolasi mandiri di rumah dan tidak lagi di rawat di rumah sakit serta tidak dilakukan pemeriksaan PCR, maka diimbau kepada kasus konfirmasi positif dan kontak erat dari kasus, agar benar-benar menjalani isolasi mandiri serta memperhatikan protokol kesehatan,” katanya, melalui press rilis Gugus Tugas mengenai kondisi epidemiologi kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu.

Akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kotamobagu hingga Minggu (2/8) berjumlah 34 orang. Rinciannya; 8 orang sedang menjalani isolasi (7 orang isolasi mandiri di rumah dan satu orang isolasi di RSUD Kotamobagu), bebas isolasi sembuh 23 orang dan kasus meninggal 2 orang.

“Kota Kotamobagu masih belum aman dari Covid-19. Jumlah kasus semakin hari semakin bertambah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bergotong royong bersama pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19, karena kunci memutus rantai penularan virus corona terletak pada komitmen yang kuat untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya. (guf)

Polres Boltim Kembali Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bolsel

ZONA HUKUM – Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menyalurkan bantuan sosial kepada warga masyarakat yang terdampak musibah bencana banjir di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sabtu (1/8).

Adapun bantuan tahap kedua ini berupa, 566 kg beras, 55 dus mie instan, 50 bal sayur sawi putih, 4 karung sayor kol, 3 liter minyak kelapa, 4 dus biskuit malkis, 4 dus paket sembako, 36 bak telur, 25 bal daun batang bawang, 2 karung jagung manis muda, 20 dus air mineral, 1 karung ubi jalar, 1 karung wortel, 1 karung ketimun jepang dan 1 karung kentang.

Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Boltim terhadap permasalahan kemanusiaan. “Semoga bantuan ini dapat membantu serta meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah bencana alam banjir di Kabupaten Bolsel, seraya berdoa agar musibah ini cepat berakhir dan tak akan lagi terjadi dikemudian hari,” harapnya.

Giat penyaluran bantuan ini dipimpin langsung Kapolres Boltim didampingi para Kabag dan Kasat Polres Boltim dan diterima Kapolres Bolsel, AKBP Yuli Kurnianto SIK, beserta Waka Polres Bolsel dan personil. (guf)

Kelompok Pengajian Pemuda Insaf Desa Moyag Qurban 1 Ekor Sapi

ZONA KOTAMOBAGU – Kelompok pengajian Pemuda Insaf Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, qurban 1 ekor sapi di Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah.

Ketua kelompok pengajian Pemuda Insaf Desa Moyag, Amrullah Mamangkai mengatakan 1 ekor sapi yang diqurbankan ini nantinya akan diserahkan kepada orang-orang yang berhak menerima. “Dari data yang diserahkan PHBI Moyag sebanyak 73 orang mulai dari kaum dhuafa, anak yatim hingga mualaf kita bagikan daging qurban ini,” kata Amrullah yang juga pegawai syar’i.

Dijelaskannya, hewan qurban yang mereka qurbankan tahun ini merupakan hasil pengumpulan uang secara kolektif dari seluruh anggota kelompok pengajian. “Setiap kali pengajian di rumah anggota kelompok, kita menyisihkan sebagian rezeki untuk diniatkan membeli hewan kurban. Alhamdulillah uang yang terkumpul dari 15 anggota kelompok pengajian bisa membeli satu ekor sapi,” jelas Amrullah didampingi bendahara kelompok pengajian, Hijrah Arafat Mamonto.

Ditambahkannya, dalam penyembelihan hewan qurban ini seluruh anggota kelompok pengajian dilibatkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Untuk pembagian daging qurban, anggota kelompok yang langsung mengantarkan kepada penerima. Ini kita lakukan untuk menghindari kerumunan sesuai anjuran pemerintah. Semoga apa yang kita niatkan ini diterima Allah SWT dan menjadi ladang berkah dan pahala bagi anggota kelompok pengajian dan Insya Allah di tahun depan kita bisa berkurban lagi lebih dari ini,” ucapnya sambil diaminkan seluruh anggota kelompok pengajian. (guf)

Pemuda Milangodaa Bebas dari Ancaman Penjara 11 Tahun

ZONA HUKRIM – Yuslan Isa, pemuda 27 tahun asal Desa Milangodaa Barat, Kabupaten Bolsel akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, setelah dirinya menjalani rentetan proses persidangan karena didakwa melakukan kasus pencabulan pada medio Oktober 2019 lalu, akhirnya dinyatakan tidak bersalah dan divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kotamobagu, Rabu (29/7) siang kemarin.

Majelis Hakim yang diketuai Raja Bonar W. Siregar, S.H., M.H., beranggotakan Sulharman, S.H., M.H., dan Jovita Agustien S, S.H., menyatakan membebaskan terdakwa dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum. “Memulihkan hak terdakwa dalam hal kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya,” kata Ketua Majelis Hakim.

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum menyatakan dalam persidangan masih pikir-pikir. Sedangkan terdakwa melalui Penasihat Hukumnya Zulkifli Linggotu, S.H., mengaku menerima putusan tersebut.

“Iya, terdakwa diputus bebas, dan kami menerima putusan tersebut. Namun putusan ini belum bekekuatan hukum tetap, karena jaksa masih pikir-pikir apakah akan melakukan upaya hukum atau tidak,” kata Zulkilfli saat diwawancarai usai sidang yang digelar melalui teleconference di Rumah Tahanan Kelas II B Kotamobagu.

Saat ditanya bila jaksa melakukan upaya hukum apakah Advokat tetap mendampingi terdakwa, Zulkifli menerangkan bahwa dirinya akan tetap mengawal perkara tersebut hingga selesai, apalagi pendampingan bagi terdakwa dilakukan secara prodeo berdasarkan penunjukan dalam Surat Penetapan Nomor 155/Pid.Sus/2020/PN/Ktg yang diterbitkan Majelis Hakim pemeriksa perkara tersebut.

“Pendampingan yang saya lakukan selain merupakan perintah Pasal 56 ayat (2) KUHAP, juga merupakan tanggung jawab profesi Advokat yang wajib memberikan bantuan hukum cuma-cuma bagi pencari keadilan yang tak mampu sebagaimana diatur Pasal 22 ayat (1) UU No. 18/2003 tentang Advokat,” tegas Zulkifli, Advokat YLBH BMR yang juga Ketua Posbakum Pengadilan Negeri Kotamobagu.

Diketahui, sebelumnya terdakwa dalam persidangan dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum dengan pidana penjara selama 11 tahun karena dianggap terbukti melakukan perbuatan pidana berdasarkan dakwaan tunggal pasal 82 ayat (1) UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(Ldy)

Seluruh Hewan Kurban di Kotamobagu Dinyatakan Sehat dan Siap Disembelih

ZONA KOTAMOBAGU – Hewan kurban yang akan disembelih usai shalat Idul Adha 1441 Hijriyah, Jumat (31/7) besok, dinyatakan seluruhnya sehat. Kepastian kesehatan hewan kurban ini setelah Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) memeriksa dan mengecek kondisi hewan sebelum dikurbankan.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Samsul Hidayat Lasena, mengatakan berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring yang dilaksanakan, semua hewan qurban yang akan dikurbankan dapat dipastikan sehat semuanya. “Insya Allah Aman dan siap untuk dikurbankan,” kata Samsul, Kamis (30/7).

Ia menerangkan, seluruh hewan qurban yang akan dikurbankan berasal dari wilayah Sulawesi Utara khususnya Bolaang Mongondow Raya (BMR). “Karena tidak ada sapi yang masuk dari daerah wabah, semisal dari Gorontalo. Semua sapi yang dipotong berasal dari Sulawesi utara, khususnya BMR. Kalau kambing, memang ada dari Gorontalo, tapi semua dilengkapi dengan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) dari provinsi bersangkutan. Jadi, Insya Allah semua hewan yang akan disembelih besok sehat,” terangnya.

Meski telah dinyatakan sehat, proses pemotongan hewan kurban di seluruh wilayah Kotamobagu akan tetap dipantau oleh petugas dari Dinas Pertanian dan Perikanan yang ada di Desa/Kelurahan. “Masing-masing kelurahan dan desa sudah ada petugas yang akan memantau proses penyembelihan besok. Kemudian ditambah juga tim bergerak dari dinas yang akan memantau secara mobile,” pungkasnya. (guf)

Pemdes Moyag Salurkan BLT Dana Desa Tahap IV kepada 50 KK

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (Dandes) tahun 2020 tahap ke-IV kepada 50 Kepala Keluarga (KK) terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, Kamis (30/7).

Kepala Desa Moyag, Drs Rusmin Mamonto melalui Sekretaris Desa (Sekdes), Maskur Gumalangit, mengatakan besaran BLT Dandes tahap ke-IV ini dikurangi menjadi Rp300 ribu per kepala keluarga. “Untuk tiga tahap putaran pertama besaran bantuan sebesar Rp600 ribu. Kemudian putaran kedua tahap pertama atau bulan ke empat, dikurangi menjadi Rp300 ribu. Perubahan jumlah bantuan ini sesuai aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat ke daerah tentang ketentuan lanjutan pemberian BLT yang bersumber dari dana desa,” ungkap Maskur.

Dirinya berharap, dengan disalurkannya BLT dana desa tahap ke-IV ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak ekonomi selama masa pandemi Covid-19. “Insya Allah dengan tersalurkannya bantuan ini dapat membantu ekonomi warga. Dan diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kemudian pemerintah desa juga selalu mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan senantiasa mematuhi imbauan pemerintah untuk selalu menggunakan masker, jaga jarak ketika beraktivitas di luar rumah, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan selalu berpikiran positif,” harapnya.

Sementara itu, pendamping desa, Alim Paputungan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa Moyag dan seluruh perangkat yang terlibat langsung dalam penyaluran BLT dana desa. “Ucapan terima kasih kepada bapak Sangadi Moyag, sekdes serta perangkat desa yang pada hari ini kembali menyalurkan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa. Ini merupakan wujud nyata pemerintah pusat, provinsi dan daerah yang selalu memberikan perhatian kepada warga yang terdampak ekonomi akibat pembatasan aktivitas. Semoga dengan disalurkannya bantuan ini dapat membantu serta memenuhi kebutuhan warga, apalagi besok akan merayakan hari raya Idul Adha,” ujarnya.

Penyaluran BLT tersebut, diserahkan secara simbolis oleh sekretaris desa, Maskur Gumalangit kepada warga penerima disaksikan pendamping desa, Alim Paputungan dan Robianto Suid serta perangkat desa Moyag. (guf)

Ini Prosedur Pelaksanaan dan Jadwal SKB CPNS 2019

Foto Ilustrasi.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Panitia Seleksi mengeluarkan surat pengumuman Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Berdasarkan surat nomor: 28/813/Pansel-CPNS/VII/2020 yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, tertuang aturan mengenai prosedur penyelenggaraan SKB CPNS formasi tahun 2019 dilingkup Pemerintah Kotamobagu dengan metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN) dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19.

Selain itu dalam surat pengumuman tersebut juga mengatur mengenai persyaratan peserta yang mengikuti SKB CPNS Kotamobagu tahun anggaran 2019.

Berikut Surat Pengumuman dan Jadwal SKB:

Gali Potensi Cabor, Dispora Menyurat ke Desa

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah menyusun rencana kegiatan kerja terkait pembangunan sarana dan prasarana dalam mendukung dan menunjang potensi olahraga di desa. Hal ini dikatakan Kepala Dispora, Marham Anas Tungkagi melalui Kepala Bidang Keolahragaan, Hendra Mokoagow.

Menurut Hendra, dalam rangka mendukung proses pembinaan cabang olahraga (Cabor), pihaknya telah menerima surat permintaan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) terkait penganggaran dana desa tahun 2021 untuk pembinaan keolahragaan di setiap desa. “Proses pembinaan cabang olahraga telah dilampirkan dalam surat yang dikirim ke desa-desa. Kemudian draf acuan anggaran disetiap cabor yang dipilih oleh Desa untuk dikembangkan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas olahraga disetiap Desa,” kata Hendra saat mengunjungi Sekolah Sepak Bola Garuda Putih Moyag, Selasa (28/7) di lapangan Gelora Ampera Moyag.

Lanjut Hendra, hari ini pihaknya akan mengirim surat ke desa-desa sesuai dengan surat permintaan Dinas PMD soal penganggaran pembinaan cabor melalui Dana Desa tahun 2021. “Dengan harapan tentunya Pemdes dapat menseriusi pembinaan cabor untuk menggali potensi yang ada disetiap desa di kotamobagu. Pembinaan cabang olahraga yang dibina oleh Dispora hanya terpusat di pusaran pusat kota. Sementara atlit-atlit yang berada di wilayah pinggiran kotamobagu tidak tersentuh karena keterbatasan transportasi dan kendala lainnya, terangnya.

Apalagi tahun depan akan ada event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan sebelum pelaksanaan Porprov akan ada Pekan Olahraga Kota (Porkot). “Sehingga dengan adanya pembinaan di setiap Desa, maka atlet yang berprestasi di desa bisa ikut dalam ajang Porkot maupun Porprov tahun depan nanti,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk event tahunan Wali Kota Cup, pihaknya telah merancang kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan kondisi saat ini cepat membaik, agar bisa melaksanakan kegiatan wali kota Cup. Karena dengan adanya event seperti itu, bisa menjadikan motivasi sehingga tidak jenuh dengan latihan-latihan yang dilaksanakan,” pungkasnya. (guf)

Roti Wulandari Bilalang I Banjir Pesanan

ZONA EKONOMI – Roti Wulandari buatan Yeti Mokoginta, Warga Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, terus banjir pesanan. Menurut Yeti, kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi di Kotamobagu tidak terlalu mengganggu minat pembeli Roti Wulandari.

“Untuk membuat roti ini saya tidak mengurangi bahannya. Saya setiap hari tetap membuat lima sampai tujuh kilo dalam sehari. Itu pun kalau saya buat dari pagi, sore harinya sudah habis,” ungkap Yeti.

Dikatakannya, banyak orang yang memiliki toko dan warung yang menjual kembali Roti Wulandari ini. Jika diambil dalam jumlah besar, maka akan ada potongan harga yang diberikan. “Misalnya dalam satu lusin itu kan isinya 12 buah. Nah, harga satu lusinnya saya berikan seharga Rp10 ribu. Nanti kalau dijual kembali ada untung sekitar dua ribuan kalau per rotinya dijual dengan harga seribu,” jelas Yeti.

Dari penghasilan membuat roti ini, Yeti mengaku bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memutar kembali uang untuk keberlangsungan usaha rotinya tersebut. “Alhamdulillah, bisa ada pendapatan sekitar empat ratus hingga lima ratus ribuan per harinya dari membuat roti ini. Sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga modal untuk membuat roti kembali,” pungkas Yeti.

Ada pun untuk lokasi penjualan Roti Wulandari ini berada di depan Gedung Bontean Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara. Ada berbagai jenis varian rasa mulai dari Coklat, Keju Coklat, Keju, Mocca dan Selai Nanas. (guf)

Arah Pembangunan Desa Harus Singkron dengan Daerah

Usmar Mamonto

ZONA KOTAMOBAGU – Desa-desa di Kota Kotamobagu sedang memacu pembahasan perencanaan pembangunan desa Tahun 2021 melalui Musyawarah Desa (Musdes).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Usmar Mamonto, mengatakan pembahasan perencanaan pembangunan desa harus dibahas terlebih dahulu melalui Musdes dengan melibatkan semua unsur yang ada di desa. “Setelah dibahas, hasil Musdes akan ditetapkan. Penetapannya sampai akhir Bulan Oktober. Sekarang sudah ada delapan desa yang selesai Musdes. Sisanya masih tahap persiapan,” kata Usmar.

Dalam pelaksanaannya, para Camat yang mengkoordinasikan penyelenggaraan di wilayah masing-masing dengan pihak BPD dan pemerintah desa, serta pendamping desa. “Ini penting, agar bagaimana rencana kegiatan desa itu mendukung prioritas pembangunan daerah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PMD, Rum Mokoagow, mengungkapkan setiap perencanaan pembangunan desa harus sinkron dan mendukung prioritas pembangunan daerah. Adapun prioritas pembangunan daerah Tahun 2021 adalah; pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan infrastruktur, pariwisata, kebudayaan dan daya saing daerah, pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana, peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat, reformasi birokrasi, serta keadilan dan kesetaraan gender. “Setiap rencana tahunan begitu. Harus sinkron antara desa dan daerah,” ungkapnya. (guf)