
ZONA EKONOMI – Wilayah Kota Kotamobagu ternyata sangat cocok untuk pengembangan potensi bawang merah. Hal ini disampaikan Urief Hassan, mewakili Komunitas Petani Bawang Merah Kotamobagu, saat memberi sambutan disela kunjungan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, di Kota Kotamobagu, Senin (20/7).
Menurut Urief, potensi bawang merah di Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow sangat menjanjikan. Hasil yang didapat dalam sekali panen sangat menguntungkan. Hal itulah yang mendorong pihaknya mengembangkan komoditas salah satu jenis tanaman pertanian tersebut. “Inilah kami Komunitas Petani Bawang Merah Kota Kotamobagu. Selama ini BMR dikenal sebagai lumbung beras, lumbung jagung dan lumbung kopra. Kami sekarang sudah menambah lagi komoditas bawang merah,” katanya.
Dihadapan Gubernur dan jajaran Pemprov Sulut serta wali kota, wakil wali kota dan jajarannya, ia mengungkapkan, harga komoditas bawang merah relatif lebih mahal dibandingkan komoditas lainnya, seperti jagung, beras dan kopra. Selain itu, masa tanamnya juga lebih cepat sehingga sangat menguntungkan petani. “Di lahan seluas 8000 meter persegi ini, kami tanam 450 kilo gram. Masa tanam sampai siap panen itu 59 sampai 60 hari. Kalau hasilnya bagus, bisa menghasilkan 8 sampai 10 ton dalam sekali panen. Kami harap Pak Gubernur yang dikenal sebagai petani hebat bisa bergabung bersama Komunitas Petani Bawang Merah. Ini demi Sulut yang sama-sama kita cintai dan kesejahteraan petani yang semakin baik dan meningkat,” ungkapnya.
Disisi lain, ia juga menyampaikan kendala yang dihadapi petani bawang di Kota Kotamobagu. Menurutnya, dalam penggarapan lahan pihaknya hanya mengandalkan modal sendiri. “Kami sudah mengelola sekitar 50 hektar yang sudah tanam. Ada 30 anggota komunitas kami. Potensi ini (bawang merah) sangat menjanjikan. Tapi dari sisi permodalan yang menjadi kendala selama ini. Kami hanya mengandalkan modal sendiri dan berjuang bersama. Kami memperkerjakan kurang lebih 500 tenaga kerja selama pekerjaan di lahan yang kami garap,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan dan Ketua DPRD Meiddy Makalalag, yang selama intensi membantu segala aktivitas dalam rangka pengembangan komoditas bawang merah di Kota Kotamobagu.
Sementara itu, Wali Kota Tatong Bara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara yang telah memberi bantuan bibit bawang merah dan jagung untuk petani di Kota Kotamobagu. Bantuan yang diberikan itu menurut wali kota akan sangat menunjang petani dalam meningkatkan produktivitas tanaman pertanian, khususnya bawang merah dan jagung. “Kalau sebelumnya Kota Kotamobagu dikenal dengan beras Kotamobagu dan kopi Kotamobagu, maka sekarang bertambah lagi dengan bawang merah Kotamobagu. Sekali lagi, terima kasih pak gubernur atas bantuan yang diberikan. Ini menjadi energi positif bagi masyarakat khususnya petani di Kota Kotamobagu,” sebut wali kota. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey melakukan kunjungan kerja di Kota Kotamobagu dalam rangka pencanangan Gerakan Mari jo Bakobong, Senin (20/7).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan Pemerintah Provinsi telah mengeluarkan peraturan Gubernur nomor 29 tentang adaptasi kehidupan baru menuju masyarakat yang produktif. “Artinya kita semua harus menerima situasi dan kondisi saat ini yang sedang dalam masa pandemi covid-19, virus tetap ada tetapi kehidupan kita dan masyarakat yang produktif tidak boleh mati karena virus,” ujar Gubernur.
Menurutnya, Masyarakat juga harus tetap waspada agar terhindar dari virus, dan didalam peraturan gubernur tersebut sudah diatur bagaimana untuk melaksanakan kehidupan yang baru. “Kalau semua sudah gak ada yang bekerja maka tidak akan mendapatkan penghasilan maka tentunya juga bisa mengakibat kelaparan, jadi kita harus beradaptasi dengan keadaan dan situasi yang ada dengan tetap mengunakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan harus menjaga kesehatan,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Gubernur Sulawesi Utara ke Kotamobagu. “Kedatangan ini telah menyakinkan kami bahwa aktifitas harus terus berjalan, tidak boleh berhenti dan kegiatan aktifitas ini membawa arti tersendiri bagi Kotamobagu terutama gerakan mari jo bakobong yang kami laksanakan,” ungkap Walikota.
ZONA KOTAMOBAGU – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), menggelar Uji Kompetensi Jabatan bagi 12 pejabat eselon II di lingkup Pemkot Kotamobagu, bertempat di Kantor BKPP, Senin (20/7).
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu mengikuti Webinar Digital Journalism Workshop yang dilaksanakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (17/7).
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara menghadiri rapat koordinasi kesiapan Pilkada Serentak tahun 2020 dan pengarahan Gugus Tugas Covid-19 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (16/7).
ZONA EKONOMI – Gula Semut Aren Moromimit yang diproduksi Sentra-UP2K PKK Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, dalam waktu dekat akan siap dipasarkan di supermarket, swalayan hingga minimarket yang ada di Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan menyerahkan mobil operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gogaluman di Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (18/7).
KOMISI III Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Rabu (15/7) kemarin, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, guna menindaklanjuti Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019.