
WABAH covid 19 atau corona yang melanda dunia dan Indonesia khususnya, sangat berdampak terhadap semua aspek kehidupan. Tak hanya dunia kesehatan yang kalang-kabut menangani pasien, ekonomi pun dibuat tak berdaya oleh corona.
Kondisi ini di satu sisi membuat masyarakat semakin takut akan tertular virus corona sehingga memilih berdiam di rumah. Sementara di sisi lain mereka juga cemas dengan masalah keuangan, pekerjaan dan masa depan mereka. Akibatnya, banyak orang menjadi bingung, stres dan frustasi karena sulit memilih antara stay at home atau beraktivitas seperti biasa.
Melihat situasi ini beragam cara dilakukan orang untuk mengekspresikan kepedulian dan keprihatinannya. Di Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara misalnya, seorang anggota polisi bernama Zaini Taleba (32) menciptakan lagu “Selamatkan Kami dari Corona” sebagai bentuk keprihatinannya terhadap wabah virus ini.
Lagu yang juga dinyanyikan sendiri oleh polisi berpangkat bripka ini merupakan ekspresi kegundahan Zaini melihat kondisi masyarakat yang terdampak corona. Rupanya pengalaman sebagai anggota Polsek Bintauna yang terlibat langsung dalam pengamanan dan sosialisasi covid 19 telah menginspirasi suami dari Tutyanti Hasan ini.
Ya, Zaini gundah melihat aktivitas masyarakat Bolmut yang sebelumnya ramai namun sejak wabah corona melanda mendadak jadi sepi. Sekolah dan kantor ditutup, pasar dibatasi, masyarakat jadi cemas, stres dan frustasi.
“Ada dorongan yang sangat kuat untuk berbuat sesuatu. Dan kebetulan saya memiliki sedikit kemampuan menciptakan lagu, maka lewat lirik lagu saya coba menyampaikan pesan tentang virus corona ’” ujar Zaini merendah.
Lewat lagu “Selamatkan Kami dari Corona” ayah dari Hasbi Restu Dg Taleba, Anindia Fauzia Dg Taleba dan Arraji Rayan ini menyampaikan pesan bahwa sesungguhnya kekuasaan Allah itu di atas segala-galanya. Artinya, corona bisa ada di Indonesia dan di belahan dunia lain atas izin Allah. Karenanya, hanya dengan bertobat dan memohon ampunan kepada-Nya kita akan terbebas dari Corona.
Namun, jika dimaknai lebih dalam lirik lagu “Selamatkan Kami dari Corona” mengandung tiga pesan utama, yakni penyesalan, ampunan dan doa. Lewat lagu ini Zaini ingin mengajak kita semua untuk menakar timbangan amal kebaikan kita masing-masing, kemudian memohon ampun atas segala salah dan dosa yang telah kita perbuat, sembari memanjatkan doa kepada sang pemilik alam semesta agar kita diselamatkan dari wabah virus corona ini.
Video lagu “Selamatkan Kami dari Corona “ yang dinyanyikan Bripka Zaini Taleba saat ini tengah viral di media sosial facebook dan youtube. Salah satunya yang diunggah di https://www.youtube.com/watch?v=nxXr1LFZCbk hingga hari ini sudah ditonton sebanyak 2.788 kali. (*)

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (TBNK) kembali melakukan penyegaran kabinet dengan menggelar rolling dan melantik 169 pejabat struktural dan fungsional, Jumat (19/6).
ZONA KOTAMOBAGU – Usaha kuliner rumahan saat ini menjadi salah satu bisnis yang banyak diminati sejumlah warga Kota Kotamobagu. Selain praktis karena tidak membutuhkan tempat usaha yang besar, pemasarannya pun cukup dengan memanfaatkan media sosial.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot melalui Bagian Kesejahteran Rakyat (Kesra) yang membidangi kegiatan keagamaan, merilis nama-nama tempat ibadah di Kota Kotamobagu yang sudah bisa melaksanakan aktifitas peribadatan.

ZONA EKONOMI – Roti Wulandari racikan Yeti Mokoginta, Warga Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, terus mendapatkan pesanan, baik konsumsi oleh perorangan maupun warung dan toko untuk kembali dijual. Menurut Yeti, kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi di Kotamobagu tidak terlalu mengganggu minat pembeli Roti Wulandari.
ZONA BOLTIM – Desa Liberia Timur, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara, Rabu (17/6). Pencanangan tersebut, merupakan program Kapolri Jenderal Idham Azis, melalui Polres Boltim.
Sangadi Liberia Timur, Sudarno Mislan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah dan masyarakat merasa bangga dan terhormat atas ditunjuknya desa Liberia Timur sebagai Kampung Tangguh Nusantara. “Pemèrintah dan masyarakat siap Membantu dan melaksanakan program Polri dalam hal ini Polres Boltim. Dan semoga program dari Kapolres Boltim ini bisa bermanfaat dan memberikan berkah bagi desa liberia timur agar Kami tetap tangguh dan kuat dalam ketahanan pangan. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada bapak Kapolres Boltim yang telah menjadikan Desa Liberia Timur sebagai kampung tangguh nusantara,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ir Setiono, dalam sambutannya juga mengatakan bahwa pihaknya selaku pembantu bupati dibidang teknis pertanian sangat mendukung dan mensupport program dari Polri ini. “Dan tentu yang akan disupport terutama dari sisi SDM kita. Ada penyuluh-penyuluh pertanian dan peternakan dilapangan yang akan melakukan Pendampingan dan penyuluhan terhadap Masyarakat,” pungkasnya. (guf)