Beranda blog Halaman 449

Soal Pemanfaatan Rumah Produksi Gula Semut, Begini Penjelasan Kepala Disperinaker

Imran Golonda

ZONA KOTAMOBAGU – Pabrik gula semut yang dibangun di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, belum bisa difungsikan. Pasalnya, beberapa sarana pendukung belum ada. Padahal, sejumlah fasilitas termasuk peralatan mesin sudah tersedia dan siap digunakan.

“Masih terkendala air. Karena di sini wilayah ketinggian sehingga agak kesulitan. Tapi kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa, bahwa ada sumber mata air di sekitar lokasi ini yang bisa digunakan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Imran Golonda, saat ditemui di pabrik gula semut, Senin (2/3).

Selain terkendala air, ia mengungkapkan proses pengolahan gula sedikit terkendala karena sistem pengapian pada mesin pengolahan gula yang belum sesuai standar yang dibutuhkan.

“Pernah diuji coba, tapi gulanya tidak seperti yang dimasak manual karena pengapiannya yang kurang. Solusinya adalah akan dibangun lima tungku di bagian luar. Nanti proses pemasakan gula melalui tungku itu baru dipindahkan ke dalam (mesin produksi),” ungkapnya.

Rumah produksi yang dibangun pemerintah itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para pengrajin gula. “Sasaran kita adalah bagaimana masyarakat bisa sejahtera. Jika semua fasilitas dan sarana penunjang lainnya sudah lengkap, maka bisa langsung bisa dioperasikan,” ujarnya. (guf)

Bahas Agenda, DPRD Kotamobagu Gelar Banmus

Syarifuddin Mokodongan

ZONA POLITIK — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu mengelar rapat Badan Musyawarah (Banmus).

Agenda yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Syarif Mokodongan ini, dilaksanakan di ruang Banmus, Senin (2/3), sekitar pukul 15.00 Wita.

Sekertaris Dewan (Sekwan) Agung Adati, mengatakan Banmus merupakan salah satu alat kelengkapan DPRD yang memegang peranan penting. “Bahkan bisa dikatakan Banmus adalah miniatur DPRD, sebab sebagian besar keputusan penting yang diambil oleh DPRD harus melalui Banmus terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Syarifuddin Mokodongan, mengungkapkan agenda Banmus ini untuk membahas sejumlah agenda dewan bulan Maret ini.

“Setiap awal bulan, dewan selalu melaksanakan agenda Banmus untuk membahas agenda bulanan, dan untuk Banmus kali ini, untuk membahas agenda dewan bulan ini,” katanya. (guf)

Sukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020, Ini Yang Diharapkan Wawali

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan saat membuka rakor Dinas Sensus Penduduk 2020.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Dinas Sensus Penduduk 2020, bertempat di Restoran Lembah Bening, Kelurahan Sinindian, Senin (2/3).

Dalam rakor tersebut, Wawali meminta seluruh OPD, ASN dan THL yang bertugas di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu untuk melakukan sensus penduduk secara online di tahun 2020.

“Saat ini Kotamobagu memasuki periode pertama tahapan sensus penduduk 2020. Untuk itu, mengingat ini betapa pentingnya serta suksesnya sensus penduduk tahun ini, saya atas nama pemerintah menginstruksikan kepada seluruh OPD, ASN, dan THL yang untuk melakukan sensus penduduk secara online,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wawali juga mengajak masyarakat untuk melakukan sensus penduduk secara online. “Masyarakat juga harus melakukan sensus penduduk secara online di tahun 2020. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil harus mensosialisasikan hal ini,” ujarnya.

Tak hanya ASN dan Masyarakat, Wawali juga meminta pimpinan BUMD dan BUMN yang ada di Kotamobagu untuk mengarahkan pegawainya guna melakukan sensus penduduk.
“Juga kepada seluruh pimpinan instansi, BUMD, BUMN diharapkan agar secara bersama-sama mengarahkan pegawai, karyawan di instasi masing-masing untuk segera melaksanakan sensus penduduk online,” ujarnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kotamobagu Didik Tjahjawinardi menambahkan, bahwa pelaksanaan sensus tahun 2020 dilakukan dalam dua tahapan.
“Sensus ini dilakukan secara dua tahap, yakni online dan verifikasi di lapangan. Dimana untuk secara online, penduduk bisa melakukan sensus secara mandiri melalui halaman website sensus.bps.go.id mulai tanggal 15 febuari hingga 31 maret. Sedangkan Tahap kegiatan verifikasi dan pendataan dilapangan dimulai 1 april hingga 31 juli 2020,” tambahnya. (guf)

Diskominfo Ikut Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Media

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotamobagu mengikuti Rakor Sinergi Media Sosial Aparatur Negara dan Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Media Wilayah Indonesia Timur, yang dilaksanakan di Hotel Aryadhuta Manado, Jumat (28/2).

Kegiatan yang dibuka oleh Dirjen IKP Kemenkominfo, Prof. DR. Widodo Muktiyo tersebut bertujuan untuk mensinergikan seluruh pengelola media sosial (Medsos) pemerintah dalam rangka mengantisipasi dan menangkal penyebaran Hoax dan ujaran kebencian di medsos serta mengelola dan memantau penggunaaan medsos oleh ASN.

Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu melalui Kabid SIKP, Muhammad Fahmi mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting dalam rangka menangkal penyebaran hoax di Media Sosial (Medsos).

“Tentu ini juga sangat bagus dan memberikan banyak manfaat khususnya bagi pengelola media sosial pemerintah. Nah, Kami diberikan materi mengenai cara mengelola media sosial pemerintah dengan baik dan yang terpenting adalah bagaimana cara menangkal penyebaran hoax di medsos,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan itu juga sebagai penyatuan visi mengenai program kehumasan dimana pada tahun ini Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi) akan berada di Diskominfo.

Pelaksana kegiatan yakni Dirjen Informasi & Komunikasi Publik Kemenkominfo dengan mengundang Pemateri Direktur Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian BKN, DR. Muh. Ridwan. Ketua Tim Pakar Siman, DR.M.Fariza Y. Irawady, SE,ME, Direktur Tata Kelola Kemitraan Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Drs. Selamatta Sembiring, Manajer Kemitraan Publik Untuk Pemerintahan dan politik Facebook Indonesia, Putu Suatijaya Yudha. (guf)

Kelompok Tani Inanipon Jaya Produksi Beras Segara di Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Kualitas beras hasil produksi petani di Kota Kotamobagu cukup baik dan bisa bersaing dengan beras dari daerah lain. Tak heran, jika beras asal daerah ini paling banyak dicari. Kelompok Tani (Poktan) Inanipon Jaya adalah salah satu distributor beras segar dalam kemasan lima kilo gram.

“Sementara ini produksi kami baru untuk didistribusikan ke beberapa tempat, termasuk Toko Tani Indonesia yang ada di wilayah Kota Kotamobagu. Tapi target kita tahun ini bisa memproduksi dalam jumlah besar untuk menjangkau permintaan dari pasar luar daerah, seperti Manado, Bitung dan daerah sekitar lainnya,”kata Sekretaris Kelompok Tani Inanipon Jaya, Lii Bambuena.

Aktivitas Poktan Inanipon Jaya dalam memproduksi beras sangat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menjaga ketersediaan beras di Kota Kotamobagu.

Soal kualitas, ia menjamin beras yang diproduksi kelompok tani tempatnya bernaung itu cukup baik dan bisa bersaing dengan beras asal daerah lain. “Beras kami ini diproduksi dari sawah yang kami olah sendiri. Setelah proses produksi, kita kemas sebaik mungkin kemudian didistribusikan,” ujarnya.

Untuk menggarap lahan persawahan, ia mengungkapkan pihaknya mengandalkan perlatan mesin pertanian yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). “Kami dapat bantuan dari Pemprov berupa dana untuk menunjang operasional kelompok dalam menggarap lahan. Kemudian adajuga bantuan peralatan, seperti timbangan elektrik, vacum sealer, box dryer atau mesin pengering dan beberapa peralatan lainnya. Bantuan yang diberikan itu, sangat membantu kami mulai dari proses tanam sampai produksi,” ungkapnya. (guf)

TB-NK Sambut Rombongan Touring JWS

Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, saat menyambut rombongan Touring Jelajah Sulawesi (JWS) yang melintasi etape 7, Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara (TB), Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (NK), Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) siap menyambut peserta Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS) yang melintasi etape tujuh, Kota Kotamobagu. Penyambutan dilakukan di Kelurahan Mongkonai Barat atau tepat di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Berdasarkan rundown acara, usai disambut Wali Kota Tatong Bara, rombongan peserta Touring JWS akan bertolak menuju Danau Tondok, Kabupaten Bolmong Timur. Setelah itu akan balik lagi ke Kota Kotamobagu untuk mengikuti beberapa rangkaian kegiatan, seperti ramah tamah di rumah dinas wali kota.

Rombongan Touring JWS dijadwalkan akan menginap di Hotel Sutanraja Kotamobagu malam ini, dan esoknya akan melanjutkan perjalanan menuju Danau Linow. (guf)

Dishub Tunggu Hasil Akreditasi Peralatan Uji Kendaraan Bermotor

Nasly Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melakukan verifikasi atas kelayakan peralatan uji kendaraan bermotor di Balai Pengujian Kendaraan bermotor (BPKB). Selanjutnya, Dinas Perhubungan (Dishub) selaku instansi teknis pengelola BPKB tinggal menunggu hasil verifikasi dari Kemenhub.

“Kita tinggal menunggu hasil. Soal kapan (hasil akreditasi) akan keluar itu tergantung proses dari kementerian. Pada prinsipnya kita tinggal menunggu saja. Tapi kemungkinan tidak terlalu lama. Kalau sudah ada hasilnya akan langsung diberitahukan ke kami,” kata Kepala Dishub, Nasli Paputungan.

Tim Akreditasi Ditjenhubdar mengunjungi BPKB Selasa (26/2). Mereka datang verifikasi lapangan dan penilaian atas peralatan uji kendaraan bermotor. “Sudah dikalibrasi dan dinyatakan lulus. Sekarang tinggal menunggu hasil akreditas. Insya allah setelah hasilnya ada, sudah bisa dioperasikan,” ujarnya.

BPKB yang terletak di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan, itu menjadi salah satu lahan garapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dishub. Hanya saja, penarikan PAD belum bisa dilakukan lantaran BPKB tersebut belum juga dioperasikan. “Sudah ada target PAD, tapi kita belum bisa memungut retribusi karena belum dioperasikan,” ungkapnya.

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Perda nomor 7 Tahun 2012 tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor, sudah ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Januari lalu. Dokumen Ranperda tersebut yang akan menjadi payung hukum atas pelaksanaan uji kendaraan bermotor di BPKB. (guf)

Usaha Menjanjikan, Pemilik Distro Raup Untung Besar

Distro Mr Onex Project.

ZONA KOTAMOBAGU – Peluang usaha Distro terus berkembang di daerah Kota Kotamobagu. Hal ini dimanfaatkan para pelaku usaha dalam meraup keuntungan dengan menjual berbagai produk fashion terkini.

Salah satunya, Distro Mr Onex Project yang terletak di Jalan Bonodon, Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Berbagai barang-barang fashion kekinian bisa didapatkan di shop ini hingga menjadi solusi fashion bagi kawula muda milenial yang ada di Kota Kotamobagu.

Mr Onex Project menjual berbagai produk pakaian pria maupun wanita hingga aksesoris yang tidak kalah kualitas. Harganya pun sangat terjangkau bagi para pecinta fashion, mulai dari Rp50.000 hingga Rp200.000.

Owner Mr Onex Project, Irwanto Gumeleng mengatakan, bahwa dirinya memulai bisnis fashion sejak tahun 2009 dengan menjual barang-barang dengan sistem door to door. Di tahun 2012, dia juga sempat membuka bazar di pasar senggol.

“Dari situlah saya termotivasi untuk membuat fashion shop yang saya beri nama Mr Onex Project. Alhamdulillah bisa meraup 200 ribu dalam setiap harinya selama 26 hari fashion shop ini dibuka,” kata Onex sapaan akrabnya.

Meski sudah berjalan hampir setahun sejak dibuka Agustus 2019, Mr Onex Project ini belum melakukan grand opening atau launching tempat usaha. Karena diakuinya masih banyak yang akan dibenahi dari fashion shop tersebut. “Saat ini masih soft opening. Karena masih banyak yang akan dibenahi. Rencananya tempat ini akan dibuat dua tingkat,” sebutnya.

Adapun barang-barang yang tersedia di Mr’Onex Project ini antara lain, kaos, kemeja, celana panjang, celana pendek, aksesoris, topi snapback, topi polo, topi bucket, dompet, hand back, weistback, kacamata dan lain-lain. “Kedepan untuk jelang ramadhan dan lebaran akan ada baju koko songkok dan lainnya,” pungkas Wanto. (Guf)

Bupati Harap Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Daerah

Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Camat dan Ketua TP PKK saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Kaidipang.

ZONA BOLMUT —  Bupati Drs Hi Depri Pontoh mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ambil bagian dalam proses pembangunan di daerah. Maju tidaknya daerah ini bergantung pada partisipasi masyarakat. Hal ini ia sampaikan saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kaidipang, Kamis (27/2).

Ia menjelaskan, saat ini pola pembangunan telah memberikan ruang dan kesempatan besar bagi masyarakat untuk terlibat langsung, baik dalam proses pengusulan, pelaksanaan bahkan pengawasan. “Manfaatkan kesempatan ini untuk lebih meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup masyarakat Bolmut yang jauh lebih baik,” ujar bupati dalam sambutannya.

Bupati mengatakan, Pemda saat ini terus melakukan inovasi untuk mendorong percepatan dan pemantapan pembangunan.  Terutama kegiatan berbasis masyarakat. Oleh karean itu,  penetapan atas pelimpahan kewenangan kepada camat dan penyerahan urusan kepada desa harus lebih dioptimalkan lagi.

“Pemerintah desa juga dituntut agar bisa lebih kreatif dan berinovasi agar ada peningkatan PADes, melalui pemanfaatan setiap potensi di desa serta memaksimalkan program pembersayaan,” kata bupati. (Rendi)

DP-Amin Resmikan Gedung Kantor Kecamatan Kaidipang

Bupati Drs Hi Depri Pontoh dan Wakil Bupati Drs Amin Lasena MAP saat meresmikan bangunan gedung Kantor Kecamatan Kaidipang.

ZONA BOLMUT — Bupati Drs Hi Depri Pontoh (DP) dan Wakil Bupati Drs Amin Lasena MAP, meresmikan gedung Kantor Kecamatan Kaidipang, Kamis (27/2). Peresemian itu ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan prasasti.

Bupati Drs Hi Depri Pontoh menggunting pita sebagai tanda peresmian.

Dengan memiliki bangunan gedung yang baru, bupati berharap bisa menjadi spirit bagi jajaran aparatur di Kecamatan Kaidipang terutama dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Bupati Drs hi Depri Pontoh menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian.

“Sekarang ini masyarakat makin sadar dan kritis akan hak dan kewajibannya. Sebagai pelayan publik, diharapkan seluruh aparatur Kecamatan Kaidipang benar-benar memberikan pelayanan secara profesional yang  memiliki akuntabilitas dan responsibilitas,” kata bupati. (Rendi)