ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, membangun drainase sepanjang 335 meter dengan menggunakan Dana Desa tahun 2019.
Sekretaris Desa Moyag, Maskur Gumalangit mengatakan, drainase yang dibangun itu berada di Dusun 5 RT 9 dan Dusun 6 RT 11. Hal itu merupakan kebutuhan dalam sektor saluran air di pemukiman warga, serta sebagai akses jalan masuk menuju Balai Pertemuan Umum (BPU) dan lapangan olahraga.
“Program ini merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan pada Musrenbang desa, sehingga dijadikan prioritas pembangunan desa untuk tahun anggaran 2019. Untuk total anggaran pembangunan drainase sebesar 200.991.910,” katanya.
Diterangkannya, terkait manfaat pembangunan drainase tersebut adalah sebagai sarana untuk memperlancar aliran air baik di musim kemarau, maupun di musim penghujan. “Selain itu untuk mencegah adanya luapan air ketika hujan. Sebab drinase sebelumnya sudah tidak mampu menampung debit air ketika musim penghujan,” terangnya. (gjm)
Wali Kota, Tatong Bara, bersama sejumlah kepala daerah di sela kegiatan Musrenbangnas RPJMN di Istana Negara.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Istana Negara Jakarta, Senin (16/12).
Wali Kota menyampaikan, dalam Musrenbang Nasional RPJMN tersebut membahas lima aspek yang disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, seperti Pembangunan Infrastruktur, Peningkatan SDM, Penyederhanaan Birokrasi, Penyederhanaan Regulasi dan Transformasi Ekonomi.
“Dalam lima kebijakan itu, yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah dan itu harus sesuai dengan APBD termasuk infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM kita. Untuk anggaran 2020, sudah ada kebijakan untuk itu,” kata Tatong, saat dihubungi awak media lewat telepon seluler.
Menurutnya, terkait untuk penyederhanaan regulasi harus bicarakan dengan DPR. “Itu jangan sampai ada Perda yang mengikat kelincahan pengambilan keputusan pemerintah,” tuturnya.
Lanjutnya, untuk pengklasifikasian anggaran APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Tatong mencontohkan, misalnya pembangunan Bandara Bolmong, maka ABPD itu harus mengkonekkan bandara ini dengan infrastruktur. “Misalnya ada jalan, pelabuhan yang dibangun APBN, maka Kabupaten kota harus menganggarkan agar aksesnya terbuka. Sampai pada dana desa agar sirkulasi untuk menuju ke sentra-sentra produksi industri pariwisata terbuka,” jelasnya.
Sedangkan, terkait transformasi ekonomi kata Tatong, yaitu menekan impor dan menaikan ekspor. “Nah ini juga untuk semua industri yang ada di daerah, agar supaya industri yang masuk untuk peningkatan ekspor dan seterusnya. Kedepan kongkrit kita, insya Allah dana desa itu dialokasikan seperti pembangunan bandara bolmong, sudah kita ikuti dengan jalan lingkar kotamobagu, kemudian pemanfaatan dana yang masuk di RS bandara kita topang dengan pembukaan jalan,” pungkasnya. (gjm)
Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat mengecek kehadiran pegawai di salah satu SKPD.
ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kotamobagu, Senin (16/12). Dalam Sidak itu, Wawali mengecek kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas (THL).
“Sidak ini rutin kita laksanakan, dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan kinerja pegawai. Ini akan kita lakukan terus kedepannya,” kata Wawali.
Wawali juga mengimbau semua ASN dan tenaga kontrak untuk selalu meningkatkan kedisiplinan dan menanamkan rasa tanggung jawab dengan hadir tepat waktu, agar bisa menjalankan kinerja dengan maksimal. “Jadi untuk semua ASN dan THL agar lebih optimal dalam bekerja, datang saat waktu kerja dan pulang saat waktu selesai kerja,” ujar Wawali. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU — Panitia Seleksi (Pansel) Pengadaan CPNS Kota Kotamobagu mengumumkan hasil verifikasi administrasi. Nomor registrasi dan nama peserta atau pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi tertuang dalam lampiran pengumuman nomor: 16/813/PANSEL-CPNS/XII/2019 yang ditandatangani Ketua Pansel, Sande Dodo.
Dalam pengumuman itu juga, disebutkan bagi peserta atau pelamar yang nomor registrasi dan namanya tidak tercantum dalam lampiran pengumuman, dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
Lampiran pengumuman nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi:
ZONA KOTAMOBAGU – Pergerakan harga bahan pokok di pasar tradisonal menjadi salah satu fokus perhatian Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM). Pasalnya, jelang hari besar keagamaan seperti saat ini, rentan dengan permainan harga oleh oknum-oknum yang bermaksud mencari keuntungan tersendiri.
“Kita terus mengawasi pergerakan harga di pasaran. Dari hasil pantauan kami memang belum ada kenaikan harga yang signifikan. Kalaupun ada yang naik, itu masih bersifat normal. Bahkan ada beberapa jenis bahan pokok yang turun, seperti rica, tomat dan bawang,” kata Kepala Disdagkop dan UKM, Herman Aray.
Selain pergerakan harga, kualitas bahan pokok yang diperjualbelikan juga menjadi fokus perhatian. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi peredaran barang yang tak layak edar di pasaran maupun pusat perbelanjaan. “Pedagang selalu kita ingatkan untuk tidak menjual barang yang kadaluarsa atau tak layak edar. Kalau kita temukan di lapangan, pasti ada sanksinya,” ujarnya.
Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk lebih jeli sebelum memilih bahan atau barang dagangan di pasar maupun di pusat perbelanjaan. “Jadilah konsumen yang cerdas. Periksa dan teliti dengan baik barang yang akan dibeli,” imbaunya. (gjm)
ZONA BOLMUT – Panitia Seleksi (Pansel) Pengadaan CPNS Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengumumkan hasil verifikasi administrasi CPNS. Dalam pengumuman nomor: 04/PANSEL-CPNS/XII/2019 yang ditandatangani Ketua Pansel, Asripan Nani, tertuang NIK, nomor register dan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.
Dalam pengumuman itu juga, disebutkan bagi peserta atau pelamar yang NIK, nomor register dan namanya tidak tercantum dalam lampiran pengumuman, dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
Lampiran pengumuman nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi:
Kegiatan seminar budaya revitalisasi dan reaktualisasi budaya mongondow dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud), menggelar kegiatan Seminar Budaya “Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya Mongondow dalam rangka Pelestarian Nilai-nilai Kearifan Lokal”, bertempat di Restoran Lembah Bening, Jumat (13/12).
Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa pelestarian seni budaya daerah merupakan wujud dan bentuk penghargaan terhadap kecintaan warisan leluhur.
“Pelestarian adat, seni dan budaya ini, bukan hanya merupakan tanggungjawab dari Pemerintah Daerah saja. Namun juga sangat membutuhkan adanya dukungan dari semua pihak, termasuk pata seniman, budayawan, maupun masyarakat pada umumnya yang ada di daerah ini,” ucap Wawali.
Pada kesempatan itu, Wawali juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan budaya. Serta kembali menggali berbagai seni dan budaya yang mungkin saja sudah mulai dilupakan oleh generasi muda.
“Ini perlu saya ingatkan kepada kita semua karena upaya melestarikan seni dan budaya merupakan sebuah hal yang sangat penting. Mengingat, selain merupakan warisan yang sangat berharga bagi para generasi yang akan datang, berbagai kebudayaan yang kita miliki, juga dapat menjadi ajang promosi daerah,” ungkapnya.
“Sehingga saya sangat berharap agar kiranya melalui pelaksanaan seminar budaya pada hari ini, akan ada keputusan-keputusan strategis dalam rangka revitalisasi seni dan budaya Mongondow dalam rangka pelestarian nilai-nilai kearifan lokal,” tambah Wawali.
Tak hanya itu saja, Wawali juga meminta kepada pihak terkait dalam hal ini Disparbud Kotamobagu agar dapat melakukan inventarisasi terhadap beberapa seni dan budaya Mongondow yang saat ini sudah hampir punah.
“Sehingga nantinya dapat kembali diperkenalkan dan dipentaskan kembali, sebagai bagian dari upaya kita semua dalam melestarikan berbagai seni dan budaya yang ada di daerah ini,” jelasnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kotamobagu tahun 2019 dalam waktu dekat akan diumumkan.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, melalui Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian, Alfi Syahrin Rustam, mengatakan hasil seleksi administrasi CPNS Kotamobagu akan diumumkan pekan depan. “Insya Allah Senin kita umumkan,” kata Alfi.
Lanjutnya, untuk tahapan seleksi administrasi CPNS masih dalam proses verifikasi. “Saat ini kita masih sementara proses verifikasi dan dicek kembali kelengkapannya,” ujarnya.
Ditambahkannya, bagi para pelamar yang ingin melihat pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS Kotamobagu tahun 2019, bisa mengecek langsung melalui situs SSCN Badan Kepegawaian Nasional (BKN), atau bisa juga melalui website BKPP Kota Kotamobagu. “Jika sudah diumumkan, bisa mengecek langsung di kedua situs tersebut,” tambahnya. (gjm)
Wali Kota, Tatong Bara, memberi sambutan pada acara itu.
Wali kota, Tatong Bara, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Pemeriksaan Kinerja dan Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu Semester II Tahun 2019, dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara. LHP itu diserahkan Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Utara, Karyadi SE MM Ak CA, di Kantor BPK Perwakilan Sulut, Manado, Kamis (12/12).
“Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Pemeriksaan Kinerja dan Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu Semester II Tahun 2019, tentu menjadi hal yang sangat penting, terutama dalam rangka peningkatan kinerja Pemerintah Daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata wali kota, saat diberi kesempatan memberi sambutan pada kegiatan itu.
Wali Kota, Tatong Bara, dan Ketua DPRD, Meiddy Makalalag, menandatangani berita acara penyerahan LHP.
Wali kota juga menyampaikan terima kasih karena Kota Kotamobagu termasuk daerah yang dipilih untuk pemeriksaan, terutama di bidang kesehatan. “Tentu Ini menjadi suatu kesyukuran bagi kami di daerah karena audit dilakukan semakin ketat oleh BPK dan kami selalu diberikan gambaran yang baik oleh Ketua BPK,” ucap wali kota.
Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan BPK terkait Kinerja dan Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu menjadi satu hal yang penting untuk mengukur apakah kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan sudah sesuai atau tidak. “Hari ini kami lengkap, karena dihadiri juga oleh Ketua DPRD Kota Kotamobagu. Setelah menerima LHP ini, kami bersama-sama pimpinan DPRD akan segera menindaklanjuti catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan,” ujarnya. (advertorial)
Sosialisasi pencegahan tindak kejahatan yang dilaksanakan Badan Kesbangpol dengan menghadirkan para Linmas di tiap desa dan kelurahan.
ZONA KOTAMOBAGU – Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) diberi pemahaman soal pencegahan tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Hal itu dinilai perlu dilakukan, agar setiap Linmas bisa memberi jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Tindak kejahatan itu akan ada setiap saat apabila ada kesempatan. Sehingga itu perlu ada upaya pencegahannya. Dan ini membutuhkan peran dari anggota Linmas,” kata Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat membuka sosialisasi pencegahan tindak kejahatan, di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kamis (12/12).
Nayodo mengungkapkan, peran Linmas ini sangat penting dan strategis, karena menjadi mata pemerintah desa dan kelurahan di lingkungan masing-masing. “Linmas bertugas untuk membantu pemerintah, serta memberikan informasi terkait potensi kejahatan yang akan terjadi. Paling tidak kehadiran Linmas di tengah masyarakat bisa menekan tindak kejahatan serta memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kepala Badan Kesbangpol, Irianto Mokoginta, menjelaskan sosialisasi itu bertujuan memberikan pemahaman tentang bagaimana mencegah terjadinya tindak kejahatan. “Melalui kegiatan ini, kita harapkan anggota Linmas bisa memahami bagaimana cara meminimalisir terjadi tindak kejahatan, serta lebih jeli melihat setiap potensi kejahatan di lingkungan masing-masing,” jelasnya. (gjm)