Beranda blog Halaman 558

Manfaatkan 1 Miliar BKK, Dispora Bangun Lapangan Futsal

Tony Ponongoa

ZONA KOTAMOBAGU – Anggaran Rp1 miliar yang diterima Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), akan segera dimanfaatkan untuk membangun lapangan futsal.

Kepala Seksi Pembudayaan dan Peningkatan Prestasi Olahraga, Kaharudin Mokoginta, mengatakan pihaknya saat ini tinggal menunggu proses lelang yang sedang bergulir di Unit Layanan Pengadaan (ULP). “Sementara proses lelang. Kita tinggal menunggu siapa pemenangnya” katanya.

Lanjutnya, selain lapangan futsal, pihaknya juga akan membangun lapangan olahraga yang multi fungsi atau bisa digunakan untuk beberapa cabang olahraga, seperti basket, volley ball dan bulu tangkis. “Kita harap prosesnya berjalan lancar. Jika akhir bulan ini atau sampai Agustus sudah ada pemenangnya, langsung action pekerjaannya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, anggaran tersebut dicairkan dalam tiga tahap. Tahap pertama 30 persen, tahap kedua 45 persen dan 25 persen sisanya dicairkan pada tahap ketiga. “Untuk permintaan pencarian tahap II, harus melampirkan pertanggungjawaban pengunaan anggaran tahap pertama. Anggaran ini dari provinsi langsung ke RKUD,” ujarnya.

Kepala Dispora, Tony Ponongoa, menambahkan pembangunan sarana olahraga di bidang futsal dimaksudkan untuk lebih menggairahkan dunia olahraga di Kota Kotamobagu. Dengan begitu, akan terlahir atlit-atlit yang kedepannya bisa membawa harus nama daerah di bidang olahraga. “Harapan kita dengan dibangunnya lapangan futsal itu, akan terlahir atlit-atlit berprestasi dari daerah ini,” harapnya. (ads/gito)

Dishub Pasang Traffic Light di Simpang Empat Kotobangon

Sugiarto Yunus

ZONA KOTAMOBAGU – Keluhan masyarakat soal tidak adanya rambu lalu lintas di simpang empat Kelurahan Kotobangon, akhirnya ditindaklanjuti. Dinas Perhubungan (Dishub) memasang traffic light di jalur yang menjadi akses utama menghubungkan Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmong Timur itu.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub), Sugiarto Yunus, mengatakan anggaran pemasangan traffic light tersebut sebesar Rp400 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Sekarang pekerja sementara menggali lubang untuk pemasangan tiang. Target bulan ini sudah selesai pekerjaannya. Setelah itu langsung beroperasi,” katanya.

Ia mengungkapkan, pemasangan traffic light di jalur tersebut sudah sangat mendesak. Sebab, arus lalu lintas yang melintas sangat padat. “Kendaraan yang melintas di situ padat. Sehingga itu sudah perlu dipasang traffic light,” ungkapnya.

Selain di jalur tersebut, katanya pihaknya juga berencana memasang warning light di simpang empat Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan. “Di situ (Bungko) belum padat kendaraan, sehingga yang akan dipasang adalah warning light. Itu akan kita usulkan tahun depan,” ujarnya.

Dia berharap, para pengendara dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas. “Traffic light yang dipasang itu untuk dipatuhi. Kita harap semua pengendara dapat menaatinya,” harapnya. (ads/gito)

Rayakan Kemenangan, Puluhan Ribu Pendukung TB-NK Konvoi Keliling Kota

Puluhan ribu masa konvoi mengelilingi kota merayakan kemenangan TBNK.

ZONA POLITIK – Puluhan ribu masa pendukung Tatong Bara-Nayodo Koerniawan (TB-NK) merayakan kemenangan pasangan calon walikota dan wakil walikota nomor satu itu, dengan melakukan konvoi mengelilingi sejumlah desa dan kelurahan di Kota Kotamobagu. Konvoi dimulai dari Lapangan Kelurahan Molinow dengan mengitari desa dan kelurahan di Kecamatan Kotamobagu Selatan dan sebagian wilayah Kecamatan Kotamobagu Timur. Dari pantauan, konvoi yang dimulai sekira pukul 16.00 Wita itu berjalan aman, tertib dan lancar.

“Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Hari ini kita merayakan kemenangan TB-NK. Ini respon kita sebagai pendukung atas kemenangan calon walikota dan wakil walikota yang kita pilih,” kata Lian Mamonto, warga Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.

Sementara itu, Wakil Walikota terpilih, Nayodo Koerniawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pendukung TB-NK, yang telah tertib dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama konvoi berlangsung.

“Ini sangat luar biasa. Diikuti puluhan ribu orang dengan kendaraan roda dua dan roda empat, tapi tak ada persoalan yang terjadi di jalan. Sejak awal tahapan sampai selesai pleno KPU, saya dan Ibu Tatong selalu mengimbau kepada pendukung TB-NK agar tetap menghormati norma-norma hukum dan selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” sebut Nayodo.

Ia mengakui, konvoi yang dilakukan pendukungnya itu adalah sebuah luapan kegembiraan karena pasangan TB-NK berhasil memenangi Pilwako Kotamobagu tahun ini. “Puluhan ribu orang tumpah ruah merayakan kemenangan TB-NK. Terima kasih untuk semua pihak yang sejak awal sudah bekerja memenangkan TB-NK,” ujarnya. (trz/gito)

Aplikasi Si KeMas Favorit II di Sulut

Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Aplikasi Sistem Keluhan Masyarakat (Si KeMas) milik Pemerintah Kota (Pemkot) menjadi favorit II pada lomba inovasi pelayan publik 2018 tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaksanakan di Manado, beberapa hari lalu. Meski belum lama diluncurkan, namun aplikasi yang dirancang tim IT Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) itu sudah bisa bersaing dengan aplikasi layanan publik milik daerah lain.

“Aplikasi ini akan terus dikembangkan. Kita targetkan tahun ini sistemnya sudah terintegrasi ke tiap SKPD lain,” kata Kepala Data Center, Rudi Yuanto Uno.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengungkapkan pihaknya akan terus mengembangkan aplikasi tersebut. Selain itu, Peraturan Walikota (Perwako) yang menjadi dasar hukum penggunannya juga akan segera dirampungkan. “Tahun ini kita pacu Perwako. Kemudian dalam waktu dekat ini juga kita akan simulasi dengan SKPD yang berurusan dengan pelayanan publik,” ungkapnya.

Lanjutnya, sistem kerja aplikasi Si KeMas terintegrasi dengan semua SKPD. “Nantinya setiap laporan, keluhan, saran yang disampaikan masyarakat lewat aplikasi ini secara otomatis akan di forward oleh sistem ke SKPD terkait untuk menunggu respon atau tanggapan. Waktu menanggapi  atau menindaklanjuti setiap laporan dan keluhan tergantung dari tingkat permasalahan yang disampaikan,” ujarnya.

Seperti ketahui, selain Si KeMas, Pemkot juga telah memiliki berbagai aplikasi layanan publik dan layanan pemerintahan. Bahkan salah satu aplikasi, yakni Sistem Cari Cair (SiCaCa) pernah menjadi yang terbaik di ajang yang sama pada 2016 lalu. (ads/gito)

Walikota Apresiasi Kinerja Polri

Walikota Tatong Bara saat menjadi Irup pada upacara peringatan HUT Bhayangkara.

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara menyampaikan apresiasi jajaran Polri dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu diutarakan walikota saat membacakan sambutan Presiden Joko Widodo pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Bhayangkara, Rabu (11/7), di Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu.

Menurut walikota, sepanjang 72 tahun sejarah, Polri telah banyak berperan dan memberi sumbangsih yang sangat besar dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum serta perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semua telah menyaksikan berbagai prestasi yang telah diukir Polri dalam mengemban tugas sebagai pemelihara keamanan dalam negeri. Keberhasilan Polri dalam penanganan terorisme, pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan pengungkapkan kasus telah menjadi perhatian publik serta mengamankan berbagai agenda baik yang bersifat nasional maupun internasional. Itu telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat dan dunia internasional,” kata walikota.

Lanjutnya, semua tugas dan tanggung jawab yang melekat pada setiap insan bhayangkara tidaklah ringan dan mudah. Saya yakin setiap anggota Polri akan mampu menjalankan amanah ini secara profesional, penuh keikhlasan, integritas dan rasa tanggung jawab. “Semoga peringatan Hari Bhayangkara tahun 2018 ini dapat kita jadikan momentum untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian,” ujarnya walikota.

Pada kesempatan itu, walikota juga menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tulus kepada para sesepuh dan pendahulu Polri, yang dengan perjuangan, jasa dan pengabdiannya telah meletakkan landasan serta telah membangun dan mengembangkan kepolisian Republik Indonesia. “Atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara untuk semua jajaran Polri dimanapun berada,” sebut walikota.

Sementara itu, Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan, mengungkapkan momentum peringatah HUT Bhayangkara ke-72 tahun ini dijadikan momentum untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Wilayah Bolmong Raya sangat luas, maka perlu adanya pelayanan secara cepat dan tanggap dalam mengatasi keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Kapolres.  (ads/gito)

Rumah Produksi Topang Pengembangan Potensi Gula Aren

TINGKATKAN PRODUKTIFITAS: Pemkot membantu pengrajin gula aren dengan menyiapkan infrastruktur rumah produksi dan mesin pencetak gula. Tampak salah satu mesin pencetak yang berada di rumah produksi.

ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi para pengrajin gula aren di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Tidak lama lagi, rumah produksi yang dibangun pemerintah di area perkebunan desa setempat, segera beroperasi.

Menurut Sekretaris Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Hendri Mokodongan, proyek lanjutan pekerjaan rumah produksi sudah dilaksanakan sejak Mei lalu. Pekerjaan yang sedang dilaksanakan adalah pembangunan tempat penampungan air bersih. “Tempat penampungan air itu adalah sarana penunjang yang membantu proses produksi gula,” katanya.

Lanjutnya, waktu pekerjaan proyek tersebut selama 120 hari, terhitung sejak bulan puasa. “Kalau sudah selesai pembangunannya, rumah produksi sudah bisa dioperasikan. Karena fasilitas atau peralatan lain sudah siap,” katanya.

Pembangunan rumah produksi gula aren itu merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap pengembangan potensi gula aren yang menjadi salah satu produk unggulan daerah. Seperti diketahui, potensi gula aren di Desa Moyag sangat menjanjikan. Tak sedikit warga setempat yang menggantungkan hidup sebagai pengrajin gula berbahan dasar air nira itu. Melihat besarnya potensi itu, pemerintah menaruh perhatian serius dengan memberi pelatihan kepada para pengrajin, serta menyerahkan berbagai bantuan. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong percepatan pembangunan rumah produksi. Semua itu dilakukan guna meningkatkan produktivitas gula aren yang muaranya pada peningkatan ekonomi masyarakat. (ads/gito)

Besok Tim Penilai SRA Kunjungi KK

Sitti Rafiqah Bora
Sitti Rafiqah Bora

ZONA KOTAMOBAGU – Tim penilai sekolah ramah anak dijadwalkan akan berkunjung ke Kota Kotamobagu, Rabu (11/7), untuk melakukan verifikasi lapangan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotamobagu yang masuk tiga besar nasional penerima penghargaan Sekolah Ramah Anak (SRA) Tahun 2018.

“Tim penilai adalah gabungan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Sitti Rafiqah Bora.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) berkomitmen menjadikan Kota Kotamobagu sebagai kota layak. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya SRA. “Pada dasarnya semua sekolah harus ramah anak. Namun konsep ini belum semua familiar, sama seperti sekolah sehat dan sekolah adiwiyata yang pada intinya memenuhi dan melindungi hak-hak anak di sekolah,” ungkapnya. (ads/gito)

Program Kependudukan dan KB Sukses, Walikota Terima Tanda Kehormatan dari Presiden

Menko PMK menyematkan tanda kehormatan kepada Walikota Tatong Bara

Walikota Tatong Bara menerima tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan dari Presiden Joko Widodo yang diserahkan Menteri Pembangunan Manusia dan Pembangunan (Menko PMK) dan, Puan Maharani, pada puncak perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas), di Manado, Jumat (9/7). Penghargaan itu diterima walikota karena dinilai berhasil membangun kualitas hidup masyarakat dengan menyukseskan program kependudukan dan Kelurga Berencana (KB), melalui pengalokasian anggaran anggaran untuk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Pembentukan Kampung KB dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang teritegrasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, pelayanan kesehatan dan pendidikan sehingga berhasil mencapai TFR 2,2 persen dan MKJP sebesar 76 persen di Kota Kotamobagu.

Walikota Tatong Bara berjabat tangan dengan Menko PMK, Puan Maharani, usai menerima tanda kehormatan.

Menurut Walikota Tatong Bara, raihan penghargaan itu menjadi pemicu dan pemacu semangat bagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu untuk terus memberikan yang terbaik, khususnya di bidang kependudukan dan KB. Kedepannya kata walikota, Pemkot akan terus meningkatkan pelaksanaan program kependudukan dan KB serta terus meningkatkan pelayanan, sehingga bisa terwujud keluarga yang sejahtera, termasuk peningkatan program Unit Kerja Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

Walikota Tatong Bara bersama Menko PMK Puan Maharani.

“Terima kasih dan apresiasi kepada semua elemen masyarakat Kota Kotamobagu yang telah mendukung pelaksanaan program pemerintah di bidang kependudukan dan KB,” sebut Walikota Tatong Bara. (advertorial)

DPMD Monitoring Proyek Dandes

Teddy Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) memonitoring pekerjaan proyek fisik yang dibiayai Dana Desa (Dandes) tahap I Tahun 2018. Hal itu dilakukan untuk memastikan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu benar-benar digunakan sesuai peruntukkannya.

“Kita turun ke tiap desa memonitor pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Nantinya hasil monitoring itu akan kita bawa dalam rapat evaluasi,” kata Kepala DPMD, Teddy Makalalag.

Disisi lain, ia mengingatkan Kepala Desa (Kades) untuk dapat memanfaatkan Dandes pada kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. “Dana desa ini diberikan pemerintah dengan tujuan untuk mempercepat pembangunan desa. Sehingga itu, harus dimanfaatkan dengan baik. Setiap pekerjaan harus dikerjakan dengan baik. Bukan hanya fisiknya saja, tapi administrasinya juga harus diperhatikan, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambahnya.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Rum Mokoagow, mengungkapkan selain memonitoring pelaksanaan pekerjaan proyek fisik di lapangan, pihaknya juga akan rutin melakukan evaluasi serapan anggaran di tiap desa. “Evaluasi ini akan kita laksanakan setiap bulan secara rutin, sehingga kita bisa mengetahui apa permasalahan yang dihadapi setiap desa kemudian dicari solusinya secara bersama-sama,” ungkapnya.

Terkait pencairan Dandes tahap II, ia mengakui hingga kini baru 13 desa yang mengajukan permintaan pencairan. “Masih ada Desa Moyag Tampoan dan Desa Bungko yang belum mengajukan permintaan, karena progres pembangunan fisik belum mencapai lima puluh persen. Kalau desa lainnya sudah,” ujarnya. (ads/gito)

Peminat Tinggi, Bisnis Bunga Hias Terus Berkembang

Salah satu pengusaha bisnis bunga hias di Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Minat warga akan tanaman bunga dan bunga hias ternyata cukup tinggi. Hal ini tergambar dari banyaknya pembeli yang membeli bunga di sentra usaha bunga hias Thiana Nursery yang berada di Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Menurut pemilih Thiana Nursery, Susanti Hidayat, prospek usaha tanaman bunga dan bunga hias tersebut cukup menjanjikan. Dari usaha yang dikelola bersama suaminya itu, ia bisa mendapatkan keuntungan hingga puluhan juta per bulan. “Per bulan bisa sampai dua puluh juta. Harga bunga yang kita jual bervariasi, ada yang hanya dua puluh ribu, tapi ada juga yang sampai dua. Tergantung dari jenis dan kualitasnya,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, ada berbagai jenis bunga yang dijualnya. Bunga-bunga itu katanya bisa diletakkan di luar ataupun di dalam rumah. “Ada agronema, anggrek, antorium, kaktus dan lainnya. Yang datang membeli sudah banyak. Ada yang dari Kota Kotamobagu, dan ada juga dari daerah lain. Pembelinya juga bukan hanya ibu-ibu, tapi banyak juga dari kalangan pejabat,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kondisi cuaca di Kota Kotamobagu sangat membantu dan menunjang pengembangan bisnis bunga. Oleh karena itu, bisnis tersebut akan tetap dikembangkan agar kedepannya bisa memberi peluang kerja bagi masyarakat. “Untuk merawatnya tentu kita perlu tenaga pembantu. Kedepan ini kalau sudah berkembang, kita akan mencari orang untuk membantu mengurusnya,” tambahnya. (ads/gito)