Beranda blog Halaman 628

Kemenpar Respon Usulan Lomba Foto Tingkat Nasional

ZONA KOTAMOBAGU – Usulan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) ke Kementrian Pariwisata (Kemenpar) untuk menggelar lomba foto potensi alam di lokasi Air Terjun Molimpungan Desa Kobo Kecil Kecamatan Kotamobagu, mendapat respon positif.

“Lomba foto ini tingkat nasional. Proposal kami tentang desa wisata Kobo Kecil mendapat respon dari pusat. Untuk anggaran dan juri semua ditanggung Kementrian Pariwisata,” kata Kepala Disbudpar, Agung Adati.

Ia menerangkan, hasil foto pada lomba foto potensi alam akan digunakan Kemenpar untuk membuat website tentang Desa Wisata Kobo Kecil. “Foto-foto itu juga nantinya akan dijadikan dokumen Kotamobagu untuk memasarkan desa wisata ke daerah lain,” ujarnya.

Rencana gelaran lomba foto alam tersebut merupakan bagian dari upaya Disparbud menjadikan Desa Kobo Kecil sebagai percontohan Desa Wisata. “Tahun depan banyak wisatawan dari luar negeri datang ke Sulawesi Utara. Kita juga akan ambil bagian agar para wisatawan bisa datang ke Kotamobagu,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Kota Kotamobagu memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan. “Ada Air Terjun Molimpungan di Kobo Kecil, Air Terjun di Mongkonai Barat dan Air Terjun Boliangonan di Poyowa Besar II,” tambahnya. (ads/gito)

Eksekutif-Legislatif Tindak Lanjuti PP 18 Tahun 2017

ZONA KOTAMOBAGU – Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD, ditindaklanjuti pihak eksekutif dan legislatif dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD, pekan lalu.

Menurut Wali Kota Tatong Bara, meski Pemerintah Kota (Pemkot) sedang melakukan efisiensi anggaran, namun pemberlakuan PP nomor 18 Tahun 2017 harus ditindaklanjuti.

“Ini amanat dari PP nomor 18 Tahun 2017, jadi harus kita laksanakan. Ini bukan hanya di Kota Kotamobagu, tapi berlaku di semua daerah,” kata wali Kota.

Diungkapkannya, pihak eksekutif akan membahas secara detail soal anggaran sesuai yang diamanatkan PP nomor 18 Tahun 2017 yang ditindaklanjuti dengan Perda tersebut untuk dialokasikan dalam Anggarapan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. “Perda ini masih akan dikonsulatiskan dengan pemerintah provinsi dulu. Begitu prosedurnya,” ungkapnya.

Ketua DPRD Ahmad Sabir, mengungkapkan sebelum ditetapkan Perda tersebut telah melalui proses pembahasan bersama eksekutif dan legislatif. “Apa yang dilakukan Badan Legislasi bersama tim eksekutif itu semata untuk menyempurnakan Ranperda sebelum ditetapkan menjadi Perda,” ungkapnya. (ads/gito)

Presiden Kirim Sapi Kurban ke Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sholat Idul Adha 1438 Hijriah bersama ribuan masyarakat muslim di Lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu, Jumat (1/9). Usia pelaksanaan sholat, wali Kota menyaksikan penyembelihan satu ekor sapi yang diserahkan Presiden Joko Widodo di Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM). Selanjutnya, Wali Kota bersama jajarannya mengelilingi Kota Kotamobagu memantau penyembelihan hewan kurban di tiap desa dan kelurahan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada presiden, gubernur dan wakil gubernur yang sudah memberikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat Kota Kotamobagu,” kata Wali Kota, usai menerima berita acara penyerahan hewan kurban dari presiden melalui Pemprov Sulut, kemarin.

Wali Kota juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah kepada seluruh umat muslim di Kota Kotamobagu. “Saya atas nama pribadi keluarga dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha,” ucap wali Kota.

Ketua PHBI Kota Kotamobagu, Sande Dodo, mengatakan jumlah hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah sebanyak 301 ekor yang terdiri dari 218 ekor sapi dan 83 ekor kambing. “Itu semua akumulasi dari tiap desa dan kelurahan termasuk dari Pemkot,” katanya. (ads/gito)

Empat Pejabat Tak Lulus Seleksi Administrasi

ZONA KOTAMOBAGU – Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil seleksi administrasi seleksi terbuka calon pejabat pimpinan tinggi pratama. Dalam pengumuman bernomor 04/Pansel-KK/VIII/2017, terdapat empat dari total 43 pejabat yang mendaftar mengikuti seleksi terbuka tidak memenuhi syarat untuk diseleksi. Keempat pejabat tersebut adalah, Ibrahim Suratinojo, Syaruddin, Tony Ponongoa dan Husain Mamonto.

Ibrahim Suratinojo dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk diseleksi lantaran yang bersangkutan tidak pernah/sedang menduduki jabatan eselon IIIA atau IIB. Sedangkan Syahrudin berusia 57 tahun 8 bulan atau melebihi batas usia yang ditentukan. Yang cukup mengejutkan adalah Tony Ponongoa dan Husain Mamonto. Keduanya saat ini sedang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Plt Sekretaris Dewan (Sekwan).

Meski pengisian dua jabatan itu masih ditunda lantaran jumlah pelamar yang tidak memenuhi batas minimum pendaftar, namun kelengkapan administrasi yang dimasukkan keduanya dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk diseleksi. Tony terkendala dengan pendidikannya yang hanya D2. Sedangkan Husain sudah berusia 56 Tahun 8 Bulan.

“Ada empat yang tidak memenuhi syarat untuk diseleksi. Kemudian ada dua jabatan (Kepala Dispora dan Sekwan) ditunda proses seleksinya,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Untuk jabatan Kepala Dispora dan Sekwan, Pansel masih akan mengkonsultasikannya ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Untuk pejabat saat ini (Toni Ponongoa dan Husain Mamonto) masih berstatus Plt, karena untuk didefinitifkan harus melalui proses seleksi terbuka,” ungkapnya.

Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi, tahapan selanjutnya adalah pembuatan makalah. Setiap pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat untuk diseleksi untuk membuat makalah per jabatan yang dilamar. “Makalah dimasukkan ke Pansel paling lambat tanggal 7 September (pekan depan), setelah itu presentase dan wawancara pada tanggal 11  sampai tanggal 15 September,” ungkapnya.

Setelah presentase makalah, setiap peserta atau pejabat mengikuti assessment. Namun tahapan tersebut hanya akan diikuti pejabat yang belum pernah mengikutinya. “Waktu pelaksanaannya tentative. Kemudian untuk tempatnya di Kantor BKN,” tambahnya. (ads/gito)

Ini 43 Pejabat yang Lulus Seleksi Administrasi Pimpinan Tinggi Pratama

ZONA KOTAMOBAGU – Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil seleksi administrasi seleksi terbuka calon pejabat pimpinan tinggi pratama. Dalam pengumuman bernomor 04/Pansel-KK/VIII/2017, Dalam pengumuman bernomor 04/Pansel-KK/VIII/2017, terdapat 43 pejabat yang mendaftar mengikuti seleksi terbuka yang syarat untuk diseleksi.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, mengatakan setelah pengumuman hasil seleksi administrasi, tahapan selanjutnya adalah pembuatan makalah. Setiap pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat untuk diseleksi untuk membuat makalah per jabatan yang dilamar.

“Makalah dimasukkan ke Pansel paling lambat tanggal 7 September (pekan depan), setelah itu presentase dan wawancara pada tanggal 11  sampai tanggal 15 September,” ungkapnya.

Setelah presentase makalah, setiap peserta atau pejabat mengikuti assessment. Namun tahapan tersebut hanya akan diikuti pejabat yang belum pernah mengikutinya. “Waktu pelaksanaannya tentatif. Kemudian untuk tempatnya di Kantor BKN,” tambahnya. (ads/gito)

Berikut Jabatan dan nama pejabat yang memenuhi syarat diseleksi :

Inspektur Daerah Kotamobagu

  1. Muljadi Surotenojo, ST, MM (PLT. Kepala Dinas Sosial)
  2. Ahmad Yani Umar, SE (PLT. Kadis Kominfo)
  3. Ir. I Wayan Darma (Sekretaris Inspektorat Daerah)
  4. Drs. Sa’ir Lentang, MAP (PLT. Inspektur Daerah)
  5. Muhammad Yahya, SP (Inspektur Pembantu Wilayah I Inspektorat)
  6. Moh. Aljufri Ngandu, S.Pd (PLT. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB)
  7. Alfian Hasan, SE, ST (Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan)
  8. Drs. Abdul Talib Dilapanga (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup)
  9. Anky T. Mokoginta, ST, ME (Sekretaris Dinas PUPR)

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan

  1. Drs. Bambang Mamonto (Kepala Seksi Keamanan Pangan DKP)
  2. 2 .Sahaya S. Mokoginta, S.STP, ME (PLT. Kepala BKPP)
  3. Ir. I Wayan Darma (Sekretaris Inspektorat Daerah)
  4. 4 .Kadri Bangol, S.Pd, ME (Sekretaris Dinas Pendidikan)
  5. 5 .Meilti Meifi Muhamad, S.Sos (Sekretaris Disbudpar)

Kepala Dinas Kesehatan

  1. 1 . Ahmad Yani Umar, SE (PLT Kepala Diskominfo)
  2. 2 .drg. Haris Mongilong (PLT Kepala Dinas Kesehatan)
  3. 3 . Apek. Dg. Mangati, SKM, M.Kes (Kabid Kesehatan Masyarakat Pencegahan dan Pengendalian  Penyakit Dinas Kesehatan)
  4. Eka Budiyanti (Fungsional Dokter Madya)

Kepala Dinas Perhubungan

  1. 1 .Nasli Paputungan, SE (PLT. Kepala Dinas Perhubungan)
  2. 2 .Ir. Hailul Mamonto (Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional  Badan Kesbangpol)
  3. 3 . Drs. Adrianus H. Manoppo (Sekretaris Dinas Satpol PP)
  4. 4 .Harun Rahman, SE (Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas dan Transportasi Dinas Perhubungan)
  5. 5 .Marham Anas Tungkagi, SE (Kepala Bagian Tata Pemerintahan)
  6. Bambang Mardianto, SE (Sekretaris Dispora)

Kepala Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja

  1. Drs. Hidayat Mokoginta (PLT. Kepala Disperinaker)
  2. Drs. Bambang Mamonto (Kepala Seksi Keamanan Pangan DKP)
  3. Ferdinand L. T. Lapian, SP (Analis Ketahanan Pangan)
  4. Noval C. Manoppo SE, ME (PLT. Kepala DPMPTSP)
  5. Ham Rumuroi, S.Pd (Kabag Humas)
  6. Bambang Mardianto, SE (Sekretaris Dispora)

Kepala Dinas Sosial Kota Kotamobagu

  1. Drs. Teddy Makalalag (PLT. Kepala DPMD)
  2. Muljadi Surotenojo, ST, MM (PLT. Kepala Dinas Sosial)
  3. DR. Abrar, M.Pd (Kepala UPTD SKB)
  4. Ferdinand L. T. Lapian, SP (Analis Ketahanan Pangan)
  5. Drs. Sa’ir Lentang, MAP (PLT. Inspektur Daerah)
  6. Ir. Hailul Mamonto (Kabid Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol)
  7. Drs. Imran Golonda, MAP (Kabid Perencanaan  Pengembangan Iklim Promosi Penanaman Modal DPMPTSP)
  8. Moh. Aljufri Ngandu, S.Pd (PLT. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB)
  9. Nehru Mokoginta, S.Pd (Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian)
  10. Sarida Mokoginta,SH (Kepala Bagian Hukum)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa

  1. Drs. Teddy Makalalag (PLT. Kepala DPMD)
  2. Nehru Mokoginta, S.Pd (Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian)
  3. Marham Anas Tungkagi, SE (Kepala Bagian Tata Pemerintahan)
  4. Drs. Hamdan Monigi (Sekretaris DPMD)

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan KB

  1. Ir. Ahmad Zulfi Mokodompit, ME (Analis pada Sekretariat Daerah)
  2. Drs. Sa’ir Lentang, MAP (PLT. Inspektur Daerah)
  3. Moh. Aljufri Ngandu, S.Pd (PLT. Kepala DPP dan KB)
  4. Sarida Mokoginta,SH (Kepala Bagian Hukum)

Kepala Dinas Penanaman Modal Dan PTSP

  1. Ir. Ahmad Zulfi Mokodompit, ME (Analis pada Sekretariat)
  2. Drs. Bambang Mamonto (Kepala Seksi Keamanan Pangan DKP)
  3. Drs. Imran Golonda, MAP (Kabid Perencanaan Pengembangan Iklim Promosi Penanaman Modal DPMPTSP)
  4. Noval C. Manoppo SE, ME (PLT. Kepala DPMPTSP)
  5. Alfian Hasan, SE, ST (Kabag Perekonomian dan Pembangunan)
  6. Drs. Abdul Talib Dilapanga (Sekretaris DLH)
  7. Nehru Mokoginta, S.Pd (Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian)
  8. Bambang Mardianto, SE (Sekretaris Dispora)

Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika

  1. Drs. Abdul Talib Dilapanga (Sekretaris DLH)
  2. Ahmad Yani Umar, SE (PLT. Kepala Diskominfo)
  3. DR. Abrar , M.Pd (Kepala UPTD SKB)
  4. Kadri Bangol, S.Pd, ME (Sekretaris Dinas Pendidikan)
  5. Ham Rumuroi, S.Pd (Kabag Humas)

Kepala Dinas Pertanian Dan Perikanan Kotamobagu

  1. Muljadi Surotenojo, ST, MM (PLT. Kepala Dinas Sosial)
  2. Ir. Ahmad Zulfi Mokodompit, ME (Analis pada Sekretariat Daerah)
  3. Ir. I Wayan Darma (Sekretaris Inspektorat Daerah)
  4. Ferdinand L. T. Lapian, SP (Analis Ketahanan Pangan)
  5. Ir. Hailul Mamonto (Kabid Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol)
  6. Muhammad Yahya, SP (Inspektur Pembantu Wilayah I Inspektorat Daerah)
  7. Alfian Hasan, SE, ST (Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan)

*** Sumber: Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan

Sambut Idul Adha, Pemkot-PHBI Gelar Pawai Takbir

ZONA KOTAMOBAGU – Menyambut hari raya Idul Adha 1438 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar pawai takbiran, Kamis (31/8) malam. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Humas, Ham Rumoroy.

Menurutnya, kegiatan pawai takbiran tersebut sudah menjadi agenda rutin tahunan atau saat perayaan hari besar islam yang dilaksanakan Pemkot bersama PHBI. “Ada pawai obor yang pesertanya dari para siswa, kemudian pawai takbir dari perwakilan masyarakat. Rencananya ibu walikota yang akan melepas peserta pawai,” katanya, kemarin.

Ia berharap, pelaksanaan semua rangkaian kegiatan dalam rangka perayaan hari raya Idul Adha itu dapat berjalan dengan lancar. “Kondisi cuaca mempengaruhi pelaksanaan kegiatan. Akhir-akhir ini kita ketahui bersama selalu hujan. Mudah-mudahan besok malam (malam ini, red), cuaca akan sangat mendukung,” harapnya. (ads/rpm)

Walikota: Ada Madu dan Racun di Pemerintahan

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara mengingatkan semua aparatur pemerintahan untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli) kepada masyarakat. Sanksi tegas akan diberlakukan jika didapati ada yang melakukannya.

Menurut walikota, banyak program pemerintah yang diberikan kepada masyarakat secara gratis. Oleh karena itu, ia menekankan agar pelaksana program tersebut tak melakukan pungutan dengan modus apapun kepada masyarakat.

“Sekarang ada sementara pendataan dan pengukuran tanah untuk penerbitan sertifikat. Itu semua gratis. Anggarannya ditanggung pemerintah, jadi tidak boleh ada petugas di lapangan yang memungut biaya. Kalau ada meminta biaya, laporkan. Saya pastikan selesai dia. Ada madu dan racun di pemerintahan. Madu diberikan bagi yang berprestasi dan racun bagi yang melanggar,” tegas walikota, dihadapan masyarakat saat penyerahan program bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kecamatan Kotamobagu Timur, beberapa hari lalu.

Tak hanya soal pendataan dan pengukuran tanah, program pemerintah lainnya yang digratiskan seperti surat ijin usaha kepada kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) dan program lainnya yang dikhususkan kepada masyarakat, tak boleh dipungut biaya. “Banyak program dari pemerintah yang ditujukan ke masyarakat. Tujuannya adalah untuk peningkatan kesejahteraan, jadi masyarakat yang menerima bantuan tidak boleh dimintai biaya,” ujar walikota. (ads/gito)

Maju Pilwako, Jusnan tak Kesampingkan Tugasnya di Bolmut

ZONA KOTAMOBAGU –  Meski sibuk dengan pencalonanannya di Pilwako Kotamobagu, namun dr Jusnan C Mokoginta MARS tak mengesampingkan tugasnya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut. Hal-hal yang berurusan dengan tanggung jawabnya di pemerintahan, tetap dilaksanakannya sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Memang saya ikut penjaringan bakal calon di Partai Golkar, PAN, Gerindra dan Hanura. Tentu ini sangat menyita waktu saya. Tapi semua ini sudah saya laporkan sejak awal kepada pimpinan dalam hal ini bupati dan Sekda,” kata Jusnan.

Lanjutnya, keikutsertaannya dalam penjaringan bakal calon di sejumlah partai politik tak mempengaruhi kinerjanya sebagai Kepala Dinkes Bolmut. “Walapun saya sibuk, tapi koordinasi dengan semua staf tetap jalan. Jadi kalau ada yang bilang kinerja menurun itu tidak benar, karena setelah selesai urusan di Kotamobagu saya langsung balik ke Bolmut beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, dirinya siap melepas jabatannya sebagai Kepala Dinkes Bolmut. Namun pengunduran dirinya itu baru akan dilakukan ketika tahapan Pilwako sudah bergulir. “Kalau sudah masuk tahapan, pasti saya akan mengambil sikap,” tegasnya.

Ditambahkannya, sebelum memutuskan ikut bertarung di Pilwako Kotamobagu, dirinya sudah terlebih dahulu berkonsultasi dengan pimpinan daerah tempatnya mengabdi terkait statusnya sebagai salah satu pimpinan SKPD. “Ada permintaan masyarakat Kotamobagu kemudian dukungan dari keluarga besar dan rekan se profesi.  Itu sebabnya saya memutuskan untuk bertarung di Pilwako. Jadi komunikasi dengan bupati dan Sekda soal aktivitas di Kotamobagu tetap saya lakukan,” tambahnya. (***)

Tatong Lobi Anggaran Furniture Hospital di Kemenkes

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara tak henti-hentinya melobi anggaran di sejumlah kementrian untuk pembangunan di Kota Kotamobagu. Terkini, walikota menemui Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melobi anggaran pengadaan furniture hospital di ‘gedung kembar’ Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu yang sedang dalam proses perampungan.

“Setelah pembangunan gedung baru berkapasitas 300 kamar selesai akhir tahun ini, kita pikirkan lagi pengadaan furniture hospital termasuk pengadaan alat kesehatan. Anggarannya sudah kita hitung sekitar Rp49 miliar,” kata Tatong, usai penyerahan bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (28/8).

Dari pertemuan dengan Dirjen Pelayanan Kesehatan itu, Tatong mengaku mendapat respon positif. Bahkan pada pekan pertama September mendatang, ia akan bertemu kembali untuk membicarakan lebih lanjut soal usulan tersebut. “Nanti pada pertemuan itu akan diajukan proposalnya,” ujar Tatong.

Tatong menambahkan, pembangunan ‘gedung kembar’ RSUD tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) dalam meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat di bidang kesehatan.

“Masyarakat Bolmong Raya butuh rumah sakit rujukan. Karena data yang dirangkum Pemprov Sulut, dalam setahun ada 145 pasien asal Bolmong Raya yang meninggal dunia dalam perjalanan saat di rujuk Manado. Oleh karena itu, saya memberanikan diri membangunan rumah sakit dengan anggaran melebihi 100 miliar, agar kedepannya RSUD Kotamobagu menjadi rujukan regional di wilayah Bolmong Raya dan daerah sekitar lainnya,” tambah Tatong. (ads/gito)

Hewan Kurban di Kotamobagu Aman Dikonsumsi

ZONA KOTAMOBAGU – Warga tak perlu khawatir ketika membeli hewan kurban yang diperjualbelikan di sejumlah tempat penjualan di Kota Kotamobagu. Dari hasil pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan Dinas Kesehatan bersama intansiteknis lainnya, tidak didapati ada hewan kurban yang berpenyakit.

“Hasil pemeriksaan kami bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Peternakan, semua hewan kurban aman untuk dikonsumsi. Tidak ada yang ditemukan berpenyakit,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan, drg Abdul Haris Mongilong.

Diungkapkannya, pemeriksaan kesehatan hewan difokuskan pada tempat-tempat penjualan di kompleks pasar Kelurahan Gogagoman dan Kelurahan Mogolaing. “Kita juga mengambil sampel untuk beberapa hewan, tapi tidak terbukti berpenyakit. Itu artinya semua aman dikonsumsi,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengimbau warga agar selalu  berhati-hati dalam memilih hewan yang akan disebelih sebagai kurban pada Hari Raya Idul Adha. “Harus teliti, perhatikan kesehatan hewan sebelum dibeli. Kalau mendapati ada hewan yang cacat atau sakit, silahkan laporkan nanti akan ditindaklanjuti,” imbaunya. (ads/gito)