Beranda blog Halaman 635

2018, Dishub Anggarkan Pembangunan Halte

ZONA KOTAMOBAGU – Pada 2018 mendatang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu menganggarkan untuk pembangunan Shelter atau Halte di sejumlah titik yang ada di wilayah setempat.

Menurut Sekretaris Dishub Kotamobagu, Hendra Makaalag, sesuai kajian teknis sebanyak 75 titik yang akan dibangun. “Akan dianggarakan tahun depan,” ungkap Hendara.

Ia menjelaslan, penganggaraan untuk pembangunan shalter bus itu telah disesuikan dalam DID  (Detail Engineering Design). “Untuk anggaran pembangunan satu unit shalter, sesuai DID, sekira Rp152 Juta. Jika dijumlah keseluruhan, mencapai sekira Rp11 miliar,” urainya.

Ditambahkan, selain perencanaan anggaran, juga konsep halte nantinya akan termuat juga DID tersebut. Kemudian untuk sistem pengelolaannya akan digodok bersama stakeholder terkait. “Apakah dikelolah oleh perusahaan daerah, bisa juga buat PT, bisa juga dikelolah oleh BUMN seperti PT Damri. Intinya Pemkot ingin menyiapkan transportasi aman, nyaman dan murah,” pungkasnya.(ads/gito)

Pemkot Terima Dana Rp35 Miliar dari Pusat

Rio A. Lombone, S.STP., M.H

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak Rp35 miliar dana pemerintah pusat masuk ke kas daerah, Kamis lalu. Dana tersebut, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahap II dan Dana Insentif Daerah (DID).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu, Rio Lombone mengatakan, DAK 2017 yang masuk sebesar Rp10,062,607,000.  Sementara DID sebesar Rp25 miliar. “Iya, dana sudah masuk. Untuk itu diminta SKPD yang sumber dananya dari DID segera mengajukan pencairan,” katanya.

Kepala Bidang Anggaran Helfrits Lahimade menjelaskan, DAK tersebut merupakan tahap kedua. Ia merinci, dana itu akan dibagi untuk empat SKPD di enam bidang.

“Untuk Dinas Pertanian sebesar 483.702.000, untuk Dinas PUPR dibagi dua yakni bidang irigasi 1.095.073.000, bidang jalan 4.717.679.000. Untuk Dinas Perumahan Rakyat dibagi dua bidang yakni air minum sebesar 1.424.947.000, sanitasi 909.299.000. Sementara untuk Dinas Perdagangan sebesar 1.431.907.000. Sehingga totalnya 10 miliar lebih,” urainya.

Untuk tahun ini, lanjut Helfrits, ada 10 bidang yang akan menerima DAK. Namun sisanya akan cair dalam waktu dekat ini. “Kemarin pengajuannya tak bersama-sama. Kemungkinan satu minggu ke depan sisanya akan cair,” jelasnya.

Soal penggunaannya, menurut Kadis Perdagangan Herman Arai, DAK tersebut akan digunakan untuk dua pasar yakni Pasar di Desa Poyowa Kecil dan 23 Maret. “Untuk Pasar Poyowa Kecil akan digunakan untuk pembuatan los ayam dan pagar serta perbaikan sebanyak 76 kios. Sementara untuk Pasar 23 Maret untuk pembuatan kanopi,” jelasnya belum lama ini.(ads/gito)

Pemkab Optimis Tuntaskan Temuan BPK

Tahlis Gallang

ZONA BOLMONG – Pemkab Bolmong optimis bisa menuntaskan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2016. Hal itu sebagaimana dikatakan Sekda Bolmong Tahlis Gallang. Selasa (01/8).

“Waktu kita 60 hari sejak LHP diterima. Dead line-nya (batas waktu) sampai tanggal 9 Agustus. Saya yakin tepat waktu yang sudah diberikan,” ucap Tahlis.

Ditambahkan, hingga saat ini progress penyelesaiannya cukup baik. “Secara fisik baru sekitar 30 persen. Tapi itu tiap hari berkembang. Rencananya dalam waktu dekat ini kita akan menggelar rekonsiliasi dalam rangka percepatan penyelesaian hasil temuan BPK,” jelasnya.(gung)

Bahas Masalah PT CNSC, Pemkab Gelar Rapat Tertutup

ZONA BOLMONG – Pemkab Bolmong bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan rapat tertutup guna membahas masalah PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) di ruangan Assisen 2 Kantor Bupati Bolmong, Lolak, Selasa (01/8) siang tadi.

Mewakili Badan Pertanahan Nasional (BPN), Hajar Mamonto, mengakui rapat tersebut  membahas lahan yang sekarang ini diduduki PT CNSC. “Pertemuan ini mengenai dan membahas lahan di Solog,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungam Hidup Bolmong Yudha Rantung mengatakan, kedatangan perwakilan dari KLH itu juga membahas izin lingkungan PT CNSC. “BPN hanya Verifikasi data izin lingkungan hidup dan turun langsung di PT CNSC,” singkatnya saat ditemui usai rapat.(gung)

PJU di Pusat Kota Lolak Akan Ditambah

ZONA BOLMONG – Penerangan Jalan Umum (PJU) di pusat Kota Lolak akan ditambah. Hal ini sebagaimana dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Umum, Mansur Paputungan, saat ditemui awak media, Selasa (01/8).

“Dalam waktu dekat ini pusat kota Lolak yang masih gelap akan ditambah PJU,” ucapnya.

PJU nantinya akan dipasang di area Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang (RSUDB), Rumah Dinas (Rudis) sampai ke Desa Mongkoinit. “Anggaran tahun ini hanya untuk 50 buah lampu dengan kapasitas 250 watt beserta tiangnya akan dipasang,” singkatnya.(gung)

Pemkot Terima DAK dan DID Sebesar Rp35 Miliar

rio lombone

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menerima anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahap II dan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 35 miliar dari Pemerintah Pusat. Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kotamobagu, Rio Lombole, anggarannya sudah masuk ke kas daerah, DAK 2017 yang masuk sebesar Rp10.062.607.000. Sementara DID sebesar Rp25 miliar.

“Iya, dana sudah masuk. Untuk itu diminta SKPD yang sumber dananya dari DID segera mengajukan pencairan,” kata Rio.

Kepala Bidang Anggaran Helfrits Lahimade menjelaskan, DAK tersebut merupakan tahap kedua, dengan perincian, DAK akan dibagi untuk empat SKPD di enam bidang.

“Untuk Dinas Pertanian sebesar 483.702.000. Untuk Dinas PUPR dibagi dua yakni bidang irigasi Rp1.095.073.000, bidang jalan Rp4.717.679.000. Untuk Dinas Perumahan Rakyat dibagi dua bidang yakni air minum sebesar Rp1.424.947.000, sanitasi Rp909.299.000. Sementara untuk Dinas Perdagangan sebesar Rp1.431.907.000. Sehingga totalnya 10 miliar lebih,” katanya.

Untuk tahun ini, lanjut Helfrits, ada 10 bidang yang akan menerima DAK. Namun sisanya akan cair dalam waktu dekat ini. “Kemarin pengajuannya tak bersama-sama. Kemungkinan satu minggu ke depan sisanya akan cair,” jelasnya.

Sementara itu, soal penggunaannya dana tersebut menurut Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Herman Aray, DAK akan digunakan untuk dua pasar yakni pasar di Desa Poyowa Kecil dan Pasar 23 Maret.

“Untuk Pasar Poyowa Kecil akan digunakan untuk pembuatan los ayam dan pagar, serta perbaikan sebanyak 76 kios. Sementara untuk Pasar 23 Maret untuk pembuatan kanopi,” jelas Aray.(ads/gito)

Diskominfo Ikut Training Social Media Analytic PT Sonar Analitika Indonesia

Kadis Kominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, SE (Tengah) saat berbincang dengan pemberi materi
Kadis Kominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, SE (Tengah) saat berbincang dengan pemberi materi

ZONA KOTAMOBAGU – Guna mempersiapkan operasionalisasi Data Center Kotamobagu, Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengikuti Training Social Media Analytic, di Ballroom Hotel Swiss Bell In Maleosan, Manado, Jumat (28/7) pagi.

Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan PT Sonar Analitika Indonesia, selaku developer aplikasi analisis sosial media tersebut.

“Kami diberikan pelatihan tentang penggunaan software Sonar Platform. Ini sangat bermanfaat bagi Pemerintah Kotamobagu, lebih khusus seluruh SKPD di lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu. Melalui aplikasi ini, kita dapat mengetahui dan menganalisa postingan-postingan para pengguna media sosial, baik yang berkaitan dengan kinerja SKPD atau Pemkot secara keseluruhan. Aplikasi ini akan menggambarkan sentiment positif maupun negatif dari pengguna medsos, sekaligus juga dapat mengetahui siapa yang memposting dan lokasi pemostingan,” kata Yani.

Sementara itu, Head Data Center Kotamobagu, Rudyanto Unu, menambahkan kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah pengetahuan dan wawasan tenaga data center dalam mempersiapkan operasional Data Center Kotamobagu.

“Seluruh tenaga Data Center diberikan pembekalan sebelum pengoperasian Data Center Kotamobagu, yang rencananya mulai action Agustus nanti. Materi yang diberikan yaitu membuat dan menganalisis sentimen media sosial dan berita-berita online mengenai beragam aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Ruang lingkup cakupannya cukup luas,” jelas Rudyanto.(ads/gito)

SKPD Pemkot Tindak Lanjuti Instruksi Wali Kota Bantu Korban Kebakaran

ZONA KOTAMOBAGU – Menindaklanjuti Instruksi Walikota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, SKPD lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu langsung turun ke lokasi yang terkena musibah kebakaran pada Jumat (28/7) dini hari, untuk membantu para korban.

SKPD yang terlihat di lokasi, antaranya BPBD, Dinsos, Dinkes, SatpolPP-Damkar), DKP, BLH, Dinas PUPR, Dinas PRKP, Diskominfo, serta beberapa pimpinan SKPD.

Menurut Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Drs. Gunawan Damopolii, ada beberapa instansi teknis yang akan ditempatkan selama beberapa hari ke depan di lokasi kejadian.

“Nanti ada yang bertugas di posko kesehatan, posko tanggap darurat bencana dan di gedung SKB Kotamobagu,” kata Gunawan.

Kepala BPBD Kotamobagu, Refly Mokoginta, SE, melalui Sekretaris Badan, Retna Sari Damopolii, ST, ME, mengatakan, pihak BPBD Kotamobagu saat ini sedang melakukan pendataan terhadap para korban.

“Para korban kami data, untuk mengetahui jumlah korban dan apa saja kebutuhan mereka selama beberapa hari kedepan. Selain itu, kami juga menyiapkan tempat tinggal sementara dan dapur umum yang berlokasi di SKB Kotamobagu,” katanya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kotamobagu juga telah menyiapkan bantuan bagi para korban. “Bantuan dari Dinas Sosial diantaranya, matras, terpal, selimut, paket peralatan rumah tangga berupa rantang, piring, gelas dan sendok serta paket ikan kaleng dan mie instan,” kata Sekretaris Dinsos, Suhartien Tegela, SE.

Dinas Ketahanan Pangan (BKP) Kotamobagu, telah menyiapkan stok beras cadangan pemerintah untuk dibagikan kepada para korban. “Kami tinggal menunggu data dari BPBD dan Lurah Gogagoman, berapa banyak yang diperlukan. Pada dasarnya kami siap, karena stok beras cadangan  pemerintah  selalu tersedia,” kata Kepala DKP Kotamobagu, Nurachim P. Mokoagow, S.Pt.

Diketahui, musibah kebakaran menghanguskan sedikitnya  21 rumah, yang dihuni oleh kurang lebih 40 kepala keluarga.(ads/gito)

Kebakaran Hanguskan 21 Rumah di Gogagoman, Pemkot Turun Bantu Korban

ZONA KOTAMOBAGU – Musibah kebakaran menimpa kawasan padat penduduk di RT 15, Lorong Telaga,  Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Jumat (28/7) dini hari. Data diperoleh di Posko Tanggap Darurat Bencana, BPBD Kota Kotamobagu, tercatat  21 rumah hangus terbakar, 6 rumah dan 1 musalah rusak.

“Ada 40 kepala keluarga, terdiri dari 111 jiwa yang saat ini tidak memiliki tempat tinggal akibat kebakaran hebat yang terjadi subuh tadi,” kata Mahmud Soelaiman, warga Gogagoman, yang juga Sekretaris Satpol PP & Damkar Kotamobagu, yang berada di lokasi kejadian.

Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, melalui Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Drs. Gunawan Damopolii, mengatakan Pemerintah Kota Kotamobagu akan turun langsung membantu para korban.

“Wali Kota sudah menginstruksikan, agar seluruh SKPD beserta ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu untuk membantu para korban. Saat ini posko bencana berada di Puskesmas Gogagoman, dan seluruh SKPD terkait sudah stand by sejak kejadian tadi pagi. Saat ini tim teknis sedang berkoordinasi untuk pemindahan sementara para korban di gedung SKB Kotamobagu,” kata Gunawan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh ASN Kota Kotamobagu, agar bisa mengumpulkan bantuan di SKPD masing-masing, untuk diberikan kepada para korban. “Bantuannya apa saja, baik berupa makanan maupun pakaian. Yang jelas bermanfaat bagi para korban,” jelas Gunawan.(ads/gito)

Kotamobagu Disiapkan Jadi Pusat Kegiatan Talks Show dan Road Show Perpustakaan Sulut

ZONA KOTAMOBAGU – Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kotamobagu, Bambang Ginoga, mengungkapkan bahwa Kota Kotamobagu bakal dijadikan tuan rumah untuk kegiatan Talks Show dan Road Show, yang akan dilakasankan oleh Kantor Perpustakaan Sulawesi Utara (Sulut).

“Baru-baru ini, saya menerima tamu dari Perpustakaan Sulut. Pihak mereka meminta Kota Kotamobagu dijadikan tuan rumah dalam kegiatan tersebut,” ungkap Bambang.

Ia mengatakan, setelah melakukan pertemuan, pihaknya langsung menindaklanjuti kegiatan tersebut. “Permintaan itu langsung saya koordinasikan dengan ibu Wali Kota Tatong Bara, dan mendapat dukungan penuh dari beliau,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan membentuk panitia kegiatan serta melibatkan pihak terkait.“Kegiatan ini rencananya akan digelar 9 Agustus 2017 mendatang. Semoga bejalan lancar nantinya,” pungkasnya.(ads/gito)