Beranda blog Halaman 682

Setahun Rusak, Traffic Light Motabang Dikeluhkan

ZONA BOLMONG — Keberadaaan traffik light di perempatan Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) cukup meresahkan pengguna jalan dan pengendara. Pasalnya, sudah setahun traffic light itu tidak berfungsi.

”Traffik light di perempatan Motabang seharusnya di perbaiki, mengingat jangan sampai masyarakat pengguna jalan dan pengendara dirugikan akibat tidak berfungsinya traffic tersebut. Apalagi traffic tersebut tepat di simpang empat ibukota,” ungkap Napsia Potabuga, warga Bolangat saat menunggu mobil angkutan, Sabtu (03/04)

Salah satu warga Lolak, Rinda Puyongkong mengatakan, sudah bertahun-tahun traffic light itu tidak berfungsi. Padahal rambu lalu lintas itu sangat penting bagi pejalan kaki dan pengendara yang ingin melintas.

“Pemerintah harus segera memperhatikan ini, karena bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apakah akan tunggu ada korban baru mau bergerak? Ini tempat yang ramai kendaraan dan pejalan kaki, jadi tak boleh dibiarkan,” ujar Rinda.

Menanggapi hal tersebut, Zulfadly Binol Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Bolmong mangatakan, pihaknya sudah melakukan perbaikan pada traffic light tersebut belum lama ini.

“Sudah diperbaiki belum lama ini, tapi hanya berfungsi selama dua hari, kemudian kembali tidak berfungsi. Setelah dicek kembali kerusakannya ternyata ada alat yang koslet di dalam, jadi harus diperbaiki lagi,” papar Binol.

Ditambahkan, pihaknya sudah merencanakan untuk membawa alat traffic light tersebut ke Purwokerto, Jawa Tengah, untuk perbaikan. “Kita akan bawa ke sana (Purwokerto,red) untuk perbaikan. Nantinya akan diperiksa kira-kira kabel mana yang kurang, kabel uratnya kecil-kecil. Awalnya lampu warna kuning sudah menyala, setelah jalan dua hari, tiba-tiba berganti warna merah yang menyala, jadi harus dicek lagi. Intinya kami usahakan untuk dipercepat perbaikannya sehingga bisa cepat difungsikan,” jelasnya.

Terpisah, Jultje Tumanduk Pejabat Pelaksana Harian  (PLH)  Dishub Bolmong membenarkan perbaikan traffic light tersebut. “Jadi, kami pastikan segera diperbaiki supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan di perempatan tersebut. Semua tergantung dana, jadi kami akan konsultasikan dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bolmong, apakah mau diperbaiki atau akan ada pengadaan kembali traffic light yang baru. Kita lihat kemampuan dana,” tutupnya.(gung)

Jabat Kasat Reskrim, Lukas: Kasus Korupsi Prioritas

ZONA HUKRIM – Jabatan Kasat Reskrim Polres Bolmong resmi diserahterimakan Kapolres Bolmong kepada AKP Hanny Lukas SE, Sabtu (04/02) pagi di halaman Mapolres Bolmong.

Di tangan Lukas, Satuan Reskrim Polres Bolmong bakal menfokuskan penuntasan sejumlah kasus korupsi di Bolaang Mohbgondow Raya. Hal itu sebagaimana ditegaskan Hanny saat diwawancarai zonabmr.com usai upacara serah terima jabatan.

“Kasus-kasus korupsi yang ada di wilayah hukum Polres Bolmong menjadi salah satu yang menjadi prioritas di 100 hari kerja ke depan. Kita lihat saja nanti. Jangan terlalu banyak bicara tapi tidak membuakan hasil,” kata Lukas.

Untuk mengoptimalkan penyelidikan pada kasus korupsi, Lukas mengaku pihaknya akan melakukan berkoordinasi dengan intitusi penegak hukum lainnya, seperti pihak kejaksaan.

“Kasus korupsi akan jadi PR saya menjabat Kasat Reskrim di Bolmong ,” janji Mantan Paminal Polda Sulut itu.(gito)

Kapolres Pimpin Serah Terima Jabatan 5 Perwira Polres Bolmong

ZONA HUKRIM – Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK, memimpin upacara serah terima jabatan lima perwira di lingkup Polres Bolmong, Sabtu (04/03) pagi tadi.

Upacara serah terima tersebut turut diikuti Wakapolres Bolmong Kompol Apri Wibow, para Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasie, serta seluruh personel Polres dan pengurus Bhayangkari Cabang Bolmong.

“Serah terima jabatan yang dilaksanakan hari ini merupakan suatu hal yang wajar dalam dinamika organisasi yang dinamis dalam rangka penyegaran, pengembangan karir dan peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi sehingga akan menjadi penyemangat dalam menghasilkan sebuah karya yang berkualitas,” kata Faisol.

Selain itu, dirinya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pejabat yang lama atas pengabdian dan dedikasinya dalam melaksanakan tugas dan kinerja yang baik, “Ini merupakan prestasi yang membanggakan,” ungkap Faisol.

Bagi kepada pejabat yang baru, Faisol berharap agar cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat bertugas yang baru, dan mampu melaksanakan tugas serta tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik-baiknya.(gito)

 

Watung Ingatkan Investor Berdayakan Warga Sekitar

ZONA BOLMONG – Meningkatnya Perkembangan dan Pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) membuat para investor tak sedikit yang getol melirik dan menanamkan modal mereka di daerah lumbung beras tersebut.

Meski demikian, Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung mengungkapkan bahwa para investor yang ada di Bolmong dapat memberdayakan pekerja yang berada di sekitar lokasi.

“Selain melakukan konsultasi publik agar masyarakat tahu apa manfaat dari perusahaan yang melakukan aktivitas. kepada perusahaan juga harus memberdayakan pekerja yang ada di sekitar lokasi perkebunan atau pertambangan,” harap Watung.

Watung mengatakan, perusahaan harus melakukan kesepakatan dengan pemilik lahan secara musyawarah mufakat. Sehingga pekerjaan yang berjalan di lokasi itu tidak terjadi masalah.

“Untuk perusahaan kelapa sawit hindarilah pemanfaatan lahan yang produktif yang tumpang tindih, serta harus berdasarkan aturan berlaku,” katanya.

Selain itu, perusahaan semen yang baru masuk juga harus mempekerjakan warga sekitar dan warga bolmong. “Jangan para pekerja dari luar Bolmong apalagi pekerja asing karena bisa menimbulkan kecerburuan sosial bagi warga sekitar,” tutupnya.(gung)

Pemkab Bolmong Gelar Raker Bersama PT Conch

ZONA BOLMONG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melakukan rapat kerja (Raker) dengan pihak PT Conch guna merencanakan membangun terminal khusus jalur laut. Raker yang melibatkan instansi terkait di antaranya Dinas Perhubungan dan Bappeda, berlangsung di ruang rapat sekretariat daerah, Kamis (03/03).

Rapat tersebut dihadiri forum komunikasi pimpinan kecamatan mulai dari Kecamatan Lolak, Bolaang dan Bolaang Timur, serta beberapa kepala desa, lurah, LSM dan Syabandar Pelabuhan Labuan Uki.

Asisten III Administrasi Umum Pemkab Bolmong, I Wayan Gede mengatakan, investor agar secepatnya bisa melengkapi berbagai dokumen pendukung sesuai dengan regulasi yang ada.

“Kelengkapan dokumen sebagai penunjang, harus benar-benar diadakan oleh investor. Ini yang dibahas sebelum pihak perusahaan melaksanakan proyek ini,” ujar Wayan.

Terkait pembangunan terminal khusus laut, Pemkab Bolmong sangat mendukung karena sangat membantu perekonomian daerah. “Fungsi terminal khusus ini sangat dibutuhkan untuk membantu mobilitas barang import maupun ekspor, dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah setempat khususnya di Bolmong,” kata Wayan.

Berkaitan dengan terminal khusus pada PT Conch, harus memperhatikan syarat yang berkaitan dengan administrasi maupun secara teknis. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2014 Tentang Terminal Khusus Dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri.(gung)

Distanak Bolmong Imbau Petani Jangan Alihkan Fungsi Lahan Sawah

ZONA BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Bolmong, saat ini terus meningkatan produksi beras dan menambah lahan cetak sawah yang ditargetkan seluas 1000 hektare.

Sekretaris Distanak Bolmong I Ketut Merta mengatakan, cetak sawah ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah produksi swasembada padi di Bolmong.

“Beberapa sawah sudah kami cetak dari tahun 2015 seluas 1880 hektare, ditambah tahun 2016, seluas 1970 hektare.  Untuk  tahun 2017, rencananya akan ditambah lagi 1000 hektare,” ujar Ketut.

Ditambahkan, saat ini Bolmong memiliki luas sawah yang besar sekira luas sawah 26000 lebih. Jika ditambah tahun ini seluas 1000 hektare maka luas sawah menjadi 27.000 hektare lebih,” urai Ketut.

Ia berharap, petani jangan mengalihkan fungsi lahan sawah menjadi lahan tanaman di luar dari padi, agar produksi beras Bolmong cukup. “Lahan sawah jangan di alihfungsikan. Hal ini dipersiapkan untuk mencegah kebutuhan yang ada di Sulawesi Utara,” tutupnya.(gung)

BPKD Kotamobagu Mulai Cetak SPPT PBB-P2

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mulai mencetak Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tahun 2017 Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan/Pedesaan (PBB-P2).

“Posisi saat ini kita sedang mencetak SPPT dan juga DHKP. Kita memasang target paling cepat tanggal 10 Maret, paling lambat tanggal 15 Maret semuanya sudah dicetak,” kata Kepala BPKD Kotamobagu Rio Lombone melalui Kabid Penetapan, Ilmar Z Rusman.

Ada pun jumlah SPPT yang akan dicetak masih sama dengan jumlah tahun 2016 lalu yakni 29.031 lembar. Namun, angka itu masih bisa terkoreksi jika ada objek pajak yang bertambah ataupun terjadi pemisahan objek pajak.

“Jumlahnya kurang lebih sama dengan tahun lalu. Tetapi, ini bisa bertambah jika ada usulan objek pajak baru dari pihak kelurahan dan desa,” ujar Ilmar.

Untuk proses penyerahan DHKP kepada empat camat dan SPPT ke seluruh sangadi dan lurah, itu akan diupayakan sesegera mungkin agar waktu penagihan bisa tersedia cukup luang. “Selesai pencetakkan akan kita lakukan koordinasi secepatnya agar segera dilakukan penyerahan SPPT ke sangadi dan lurah. Kita upayakan sesegera mungkin,” pungkasnya.(ads/gito)

Pemkot Kotamobagu Buka Seleksi Tilawatil Quran

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu akan mengelar agenda pembukaan seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke V tahun 2017 yang diagendakan pada Jumat (03/03), sekitar pukul 19.30 malam nanti di lapangan Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Kepala Bagian Kesejateraan Soisial Pemkot Kotamobagu Adin Mantali mengatakan, rencananya agenda tersebut akan dibuka Wali Kota Kotamobagu Ir.Tatong Bara. “Ini merupakan tahapan dari MTQ yang dilaksanakan oleh setiap kabupaten-kota melaksanakan seleksi Tilawatil Quran yang nantinya akan naik ke tingkat MTQ,” kata Mantali.

Ia menambahkan, kegiatan itu sudah menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan oleh setiap kabupaten-kota yang ada di Sulut. “Hasil seleksi Tilawatil Quran akan menjadi duta untuk sawakat tilawatil quran,” ujarnya.(ads/gito)

Manfaatkan Pekarangan, Distanik Gerakkan Tanam Rica Lewat KWT

Hardi Mokodompit

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memulai gerakkan menanam cabai atau rica lewat Kelompok Wanita Tani (KWT). Sebagaimana Distanik Kotamobagu menyiapkan bibit cabai dan ditanam serta diproduksi oleh sejumlah KWT di Kotamobagu.

Menurut Kepala Distanik Kotamobagu, Ir Hardi Mokodompit, salah satunya KWT yang terbentuk yakni yang digagas ibu-ibu dari Yonif Kipan C di Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara.

“Kalau soal program gerakkan menanam cabai ini sudah kita lakukan sejak tahun lalu. Jadi lewat KWT dan kelompok tani, kita bantu bibit cabai ini untuk ditanam dan diproduksi. Sudah ada contohnya KWT di Kipan C itu berhasil dan proses menanamnya itu bagus, yakni dengan memamfaatkan pekarangan yang lowong,” ungkap Hardi, Kamis (02/03) kemarin.

Selain bantuan bibit, Hardi mengungkapkan bahwa pihaknya bisa menyediakan hingga polybag. “Jadi meskipun halaman pekarangan sudah tidak bisa menampung, kita bisa bantu berikan polybag,” tambahnya.

Sekadar diketahui, saat ini harga cabai atau rica di sejumlah pasar di Kotamobagu mencapai angka Rp150.000 per kilogram. Sehingga, harga yang begitu mahal tersebut tidak bisa digapai oleh sebagian masyarakat.

“Karena itu, mari kita mamfaatkan pekarangan yang ada untuk menanam cabai ini. Dia tidak terlalu ribet untuk diurus hingga berbuah,” pungkas Hardi.(ads/gito)

 

Diberikan Pembekalan, UMKM Diminta Siap Hadapi Investor Besar

Kepala KPTSP, Noval Manoppo

ZONA KOTAMOBAGU – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kotamobagu dibekali Pemerintah Kota (Pemkot) melalui kegiatan pelatihan SDM Aparatur dan Pelaku Usaha yang diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), Kamis (02/03) kemarin.

Dalam pelatihan tersebut, pelaku UMKM juga diberikan motivasi agar dapat memamfaatkan kehadiran investasi besar-besaran di Kotamobagu yang saat ini tengah diperjuangkan Pemkot.

“Jadi bagaimana investasi yang masuk ke kita itu bisa kita mamfaatkan dengan UMKM. Misalnya seperti Alfamart dan Indomart yang menjual hasil UMKM seperti Kopi Organik dari Bilalang,” tutur Kepala Dinas PM-PTSP Kotamobagu, Noval Manoppo SE ME.

Noval menambahkan, dalam pelatihan itu juga diminta agar pelaku UMKM tidak risih ketika di sekitar wilayah usahanya akan ada investasi.

“Bisa saja usaha kita lebih meningkat dengan adanya investasi besar-besaran yang masuk. Nah, tinggal bagaimana kita dalam menghadapinya. Di dalam pelatihan kita akan berikan penjelasan,” tambah Noval.

Untuk diketahui, di tahun 2017 ini Pemkot Kotamobagu mencanangkan tema tahun investasi. Sejumlah investasi yang bakal masuk mulai mengemuka, mulai dari hiburan, rumah makan hingga pelayanan kesehatan. Tak tanggung-tanggung, nilai investasi yang bakal masuk diperkirakan mencapai triliunan rupiah.(ads/gito)