Beranda blog Halaman 697

Antrean Truk di SPBU Matali Ganggu Lalu Lintas

Tampak berjejer truk terparkir melawan arah di ruas jalan masuk SPBU Matali

ZONA HUKRIM – Arus lalu lintas di jalan KS Tubun, tepatnya di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, hampir setiap paginya terganggu. Penyebabnya, antrian mobil truk yang melakukan pengisian solar sudah mengunakan separuh badan jalan, bahkan antrean truk terparkir dengan arah yang berlawanan.

Hal itu sebagaimana dikeluhkan beberapa pengendara yang sering mengalami kemacetan di jalur tersebut. Fahri Mamonto (25) warga Kotamobagu mengaku kesal terhadap pihak SPBU Matali. Lantaran, mobil yang melakukan antrean pengisian solar sudah di parkir mengunakan separuh badan jalan dan juga berlawanan arah. Apalagi mobil yang melakukan antrean solar rata-rata mobi truk.

Ia pun mensinyalir dengan terus terjadinya antrean itu diduga adanya aksi penyelewengan solar bersubsidi oleh oknum pihak SPBU. Tak heran antrean panjang itu terus terjadi setiap kali ada solar yang masuk.

“Jika tidak ada penimbunan solar maka tidak mungkin setiap paginya jalur tersebut mengalami kemacetan. Tidak mungkin sampai puluhan menit untuk mengisi Rp200 ribu. Mungkin di SPBU ini bebas melakuan pengisian galon makanya selalu terjadi kemacetan setiap paginya,” kata Fahri.

Sementara itu , Kasat Lantas Polres Bolmong AKP Romel Pontoh saat dikonfirmasi mengatakan, Setiap kendaraan yang melakukan antrean di SPBU dilarang memarkir kendaraan yang berlawanan arah. “Besok saya akan turunkan tim, Jika ada kendaraan yang kedapatan akan kami tilang,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan zonabmr.com, Selasa (10/1) pagi tadi, kemacetan di jalur tersebut akan kembali pulih di saat bahan bakar solar sudah habis.(gito)

RSUD Kotamobagu Terima Piagam Akreditasi

Direktur RSUD Kotamobagu dr. Wahdanian Mantan M.Kes saat menerima piagam akreditasi dari Kemenkes
Direktur RSUD Kotamobagu dr. Wahdanian Mantan M.Kes saat menerima piagam akreditasi dari Kemenkes

ZONA KOTAMOBAGU – Di awal tahun 2017 Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menerima piagam Akreditasi Rumah Sakit oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Penyerahan piagam tersebut diterima Direktur RSUD Kotamobagu Wahdania Mantang, Senin (09/01) kemarin.

Dengan diterimanya penghargaan tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu akan terus memberikan pelayanan yang lebih maksimal. “Ke depan pelayanan kepada masyarakat akan kita lebih dimaksimalkan,” kata Mantang saat diwawancarai zonabmr.com, Selasa (10/01).

Diketahui, RSUD Kotamobagu saat ini telah menjadi Rumah Sakit tipe C, sebagaimana sebelumnya berstatus tipe D.(ads/gito)

23 Kali Menjambret di Kotamobagu, Empat Tersangka Dibekuk Maleo

ZONA HUKRIM – Tim Maleo Polsek Urban Kotamobagu berhasil mengamankan dua tersangka jambret pada Jumat (06/01/2016), sekitar pukul 13.30 Wita. Kedua tersangka yakni AP alias Aldi (14), warga Desa Liberia, Kecamatan Modayag dan RL alias Bebeng (29), warga Desa Modayag,

Kepala Tim Maleo Kota, Bripka Toto S. Monoarfa, usai melakukan penangkapan mengatakan, perbuatan mereka diketahui berdasarkan perbuatan tersangka Aldi. Pada saat itu Aldy menjambret tas gendong milik Helda, salah satu warga Mopait Kecamatan Lolayan (Bolmong), tepatnya di Poyowa Kecil.

“Menurut laporan yang kami terima, tersangka Aldy setelah menjambret tas milik Helda, langsung melarikan diri dengan mengunakan sepeda motor jenis Honda Karisma warna Hitam yang Ia kendarai,” kata Toto.

Lanjutnya, masyarakat sekitar melihat tersangka dan langsung mengejarnya menggunakan kendaraan roda dua. Tersangka Aldi berhasil tertangkap warga di Desa Bungko. Hinga saat Tim Maleo tiba di Desa Bungko, tersangka sudah babak belur diamuk massa.

“Sekitar pukul 13.00 Wita, Maleo Kota mendapat laporan dari warga, Tim Maleo Kota langsung bergegas cepat menuju Desa Bungko dan langsung mengamankan tersangka,” ujar Toto.

Ketika tiba di Kantor Polsek Urban Kotamobagu, tambah Toto, langsung dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan kasus. Tidak membutuhkan waktu lama tersangka lainya yakni Bebeng berhasil diamankan di Desa Modayag.

“Menurut pengakuan kedua tersangka, mereka sudah sekitar 23 kali melakukan aksi jambret di wilayah Kotamobagu. Bahkan Bebeng mengaku memiliki dua rekan yang seprofesi mencuri.

“Eghi dan Fik juga pernah mencuri Komandan. Dorang dua satu kampung dengan kita, (Eghi dan Fik juga pernah mencuri komdan, mereka satu kampung dengan  saya),“ ungkap Toto mengurai penuturan tersangka.

Tidak mau kebobolan dari pengakuan kedua tersangka, sekitar pukul 14.30 Wita Tim Maleo kembali bergerak menuju Modayag. Di desa tersebut, tim pun berhasil mengamankan tersangka lainnya, masing-masing berinisial FS alias Fik (20), dan EM alias Eghi (20). “Saat ini mereka berempat sudah kami amankan di Polsek urban Kotamobagu,” pungkas Toto.

Terpisah, Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Ruswan Buntuan mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti perbuatan para tersangka. “Saat ini mereka sudah kami amankan di rumah tahanan Polsek. Mereka sementara diperiksa penyidik Polsek. Jika terbukti kami akan memroses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelas Kapolsek.(hms/gito)

Kapolres Ingatkan Jajarannya Gunakan DIPA dengan Baik

ZONA HUKRIM – Seluruh jajaran Kepolisian Resor Bolaang Mongondow (Polres Bolmong) diingatkan agar mempergunakan dana Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) secara baik. Demikian dikatakanya Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK, melalui Kasubag Humas AKP Saiful Tammu, saat dikonfirmasi zonabmr.com, Senin (09/01) pagi tadi.

Kata dia, anggaran yang disiapkan oleh  negara agar dapat digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas kepolisian, baik di bidang pembinaan, operasional serta penegakan hukum.

“Mari kita pergunakan dengan baik dan benar dana yang telah diberikan oleh Negara. Jangan berbuat hal-hal yang tidak terpuji seperti korupsi atau hal lain,” kata Tammu.

Selain itu tambah Tammu, dana yang diberikan negara melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akan dipertanggungjawabkan kepada negara serta kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Penggunaan DIPA Tahun Anggaran 2017, telah dilakukan penandatanganan pakta intregritas oleh masing-masing pengguna anggaran,” ujarnya (gito)

Kotamobagu Bakal Lahirkan Atlet-atlet Unggulan

Tony Ponongoa

ZONA KOTAMOBAGU – Dalam waktu tak lama lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu akan melakukan pendataan seluruh cabang olahraga yang ada di wilayahnya.

“Minggu ini saya akan menurunkan tim untuk melakukan pendataan seluruh cabang olahraga di Kotamobagu. dalam pendataan ini kami akan melihat cabang olahraga mana yang sangat berpotensi bersaing di tingkat regional dan nasional,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kotamobagu, Tony Ponongoa.

Pendataan seluruh cabang olahraga yang ada, tambah Tony, juga untuk persiapan mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), pada Juli 2017 mendatang di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Kami akan melatih secara khusus atlet yang memiliki potensi untuk diikutkan dalam kejuaraan baik tingkat provinsi dan nasional,” kata Tony.

Dengan melakukan pendataan serta pelatihan para atlet yang ada, tentunya Kotamobagu akan menargetkan juara di seluruh cabang olahraga. “Kotamobagu akan lebih dikenal sebagai daerah yang unggul dalam bidang olahraga,” ungkapnya.(ads/gito)

Program Dinsos Sasar Panti Asuhan dan Panti Jompo

Muljadi Suratenojo ST MT

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kotamobagu dalam perencanaan tahun 2017 ini akan memperhatikan sejumlah pihak yang mengalami kerawanan sosial. Antaranya program untuk panti jompo dan juga panti asuhan serta keluarga miskin.

“Kita mempunyai program pelayanan dan rehabilitasi kesehjateraan sosial yang akan menyasar anak-anak yatim piatu, baik yang ada di panti asuhan maupun tidak. Begitu pula untuk panti jompo,” ungkap Kepala Dinsos Pemkot, Muljadi Surotenojo ST, Rabu (4/1) kemarin..

Mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini menambahkan, pihaknya sudah mengantongi data yang akan ter-cover dalam program tersebut. Namun, saat ini Dinsos sendiri masih mempersiapkan arus kas.

“Kita masih menata baik perkantoran karena OPD baru, dan juga pengelolaan keuangan. Tetapi, untuk seluruh program akan segera direalisasikan dalam waktu dekat,” imbuhnya.(ads/gito)

Pemkot Alokasikan Insentif Perangkat Kelurahan Rp4,6 Miliar

ZONA KOTAMOBAGU – Janji Pemerintah Kota (Pemkot) menaikkan insentif perangkat kelurahan akhirnya dikabulkan. Tahun ini, setiap kepala lingkungan menerima insentif sebesar Rp1,1 juta per bulan dari sebelumnya hanya sebesar Rp710 ribu. Sedangkan untuk masing-masing kepala RT dan RW menerima Rp900 ribu dari sebelumnya Rp410 ribu.
Wali Kota Tatong Bara, mengatakan tahun ini insentif perangkat kelurahan dialokasikan sebesar Rp4,6 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Pembayarannya tetap seperti biasa, yaitu setiap tiga bulan,” kata Tatong, saat apel kerja perdana, Selasa (3/1).
Diungkapkannya, kebijakan menaikkan insentif dimaksudkan untuk menambah semangat kerja semua aparat pemerintahan di tingkatan kelurahan. “Kami harap kenaikan insentif ini beriringan dengan peningkatan kinerja dan pelayanan ke masyarakat,” ungkapnya.
Ditambahkannya, tugas dan tanggung jawab setiap perangkat kelurahan akan lebih besar. Selain membantu lurah melaksanakan program pemerintahan di tingkat kelurahan, juga bertanggung atas terciptanya situasi dan kondisi keamanan di wilayahnya.
“Untuk SK setiap perangkat bukan lagi empat tahun, tapi hanya satu tahun. Setelah itu kita evaluasi lagi apakah bisa dipertahankan atau tidak. Evaluasi mencakup kinerja, realiasi pajak di tiap kelurahan, retribusi sampah dan lainnya,” tambahnya.(her/ldy)

SKPD Mekar, Pergerakan Aset Ketat Diawasi

Sekretaris Kota Kotamobagu, Tahlis-Gallang S.IP

ZONA KOTAMOBAGU – Sekertaris Kota (Sekkot) Kotamobagu Tahlis Gallang, meminta agar pergerakan aset milik Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) terutama aset yang berada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diawasi dengan ketat.

Hal tersebut disampaikan Tahlis saat berada di Manggala Sport Hall, kelurahan Motoboi Kecil, Jumat pekan lalu. “Jangan ada aset yang hilang. Apalagi saat ini aset kita yang tidak terpakai telah dinyatakan terhapus melalui lelang belum lama ini,“ kata Tahlis.
Lanjutnya, dengan mekarnya beberapa SKPD maka pergerakan aset perlu dicatat dan diawasi sehingga tidak ada aset yang hilang. “Persoalan aset selalu menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Oleh karenanya jangan sampai ada aset yang hilang,” tegas Tahlis.
Hilangnya aset bisa menimbulkan persolan baru dalam pemeriksaan BPK yang sedianya akan dimulai awal tahun 2017.(her/ldy)

Pembangunan Tower RSUD Hampir Rampung

Wali Kota bersama Direktur RSUD Kotamobagu, dr. Wahdania L. Mantang, M.kes beserta Rombongan saat meninjau kelanjutan pembangunan gedung baru RSUD Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Pekerjaan pembangunan tower A dan B Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terus dikebut. Hingga akhir tahun anggaran 2016, progres pekerjaan tower A sudah mencapai 100 persen, sedangkan tower B mencapai 98 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Alfian Hasan, mengatakan dua persen sisa pekerjaan pembangunan tower B adalah untuk pemasangan atap serta bak air. Untuk penyelesaiannya akan dilaksanakan diperpanjangan waktu yang diberikan.
“Kemungkinan dua minggu sudah selesai. Ini belum rampung secara keseluruhan, tapi target pekerjaan yang diberikan sudah hampir terselesaikan, kemudian akan lanjut lagi tahap II di tahun ini,” katanya, Rabu (4/1).
Sehari sebelumnya atau Selasa (3/1), Wali Kota Tatong Bara, mengunjungi lokasi proyek memantau progres pekerjaan pembangunan gedung berkapasitas 300 kamar itu. “Pembangunan rumah sakit ini menjadi salah satu prioritas pemerintah. Ini diproyeksikan menjadi rujukan kedua di Sulut,” kata Kepala Bagian Humas, Djufri Ngandu.
Beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) mendorong peningkatan status RSUD Kotamobagu menjadi tipe B. Katanya, peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan kesehatan adalah fokus Pemprov di wilayah Bolmong Raya.
“Rumah sakit Kotamobagu akan kita dorong jadi tipe B dan menjadi rumah sakit rujukan kedua di Sulawesi Utara,” kata Steven, saat berkunjung ke Kotamobagu, waktu lalu.
Ditambahkannya, pihaknya siap mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk peningkatan infrastruktur RSUD. “Itu di APBD Induk, kemudian akan ditambah lagi di APBD Perubahan. Anggarannya dikalkulasikan sebesar seratus sepuluh miliar. Nantinya kami akan melobi di pusat untuk penambahan anggaran pembangunannya. Itu harus jadi tipe B. Ini adalah cita-cita kita bersama,” tambah Steven.(ads/gito)

Gelar Apel Perdana, Wali Kota Pertegas Sanksi ASN Tambah Libur

ZONA KOTAMOBAGU – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu diajak untuk menjadikan tahun 2017 sebagai momentum bagi peningkatan semangat kerja. Hal itu disampaikan Wali Ir. Kota Tatong Bara saat memimpin Apel Kerja Perdana di tahun 2017, Selasa (03/01) pagi.

Dalam sambutannya pun Wali Kota menegaskan akan memberikan sanksi tegas setiap ASN Pemkot yang indisipliner. Sebab, sesuai kalender kerja, waktu libur telah selesai dan jika ada yang menambah libur maka akan diberi sanksi tegas.

“Jadi saya tegaskan, bahwa bagi ASN yang tidak hadir pada apel perdana ini, atau dengan sengaja menambah-nambah libur akan dijatuhi sanksi administrasi. Sanksi itu tak hanya berlaku bagi ASN saja, namun berlaku juga bagi para tenaga kontrak, mulai dari tingkatan kelurahan, kecamatan dan seterusnya,” imbuhnya.

Dengannya, Wali Kota pun berharap agar ASN terus menunjukan contoh teladan, yakni disiplin dalam melaksanakan tugas, terlebih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, tidak ada lagi kabar yang mengatakan bahwa ada ASN yang terlambat bekerja.

“Saya tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat soal lambatnya proses pelayanan. Tahun ini, semua harus kita benahi dan tingkatkan lagi kinerja kita. Tanamkan pada diri kalian sebagai Abdi Negara, terlebih ditahun 2017 ini, sebagai tahun perubahan, yakni menmingkatkan disiplin, bekerja sesuai jam yang telah diatur,” imbau Wali Kota.(adv/gito)