Bupati Boltim Tegaskan Penanganan Stunting Tetap Diprioritaskan

447
Bupati Sam Sachrul Mamonto memberikan sambutan pada pertemuan konvergensi stunting lintas sektor dan lintas program.

ZONA BOLTIM – Permasalahan stunting, merupakan masalah serius dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Demikian dikatakan, Bupati Sam Sachrul Mamonto, saat memberikan sambutan, pada pertemuan Konvergensi Stunting Lintas Sektor, berlangsung di Hotel Ibis Manado, Senin (23/10) sore.

“Tantangan ini harus diatasi dengan baik agar generasi di masa depan bisa menjadi generasi yang unggul, berdaya saing dan berkualitas,” ujar Sachrul.

Lanjut Sachrul mengatakan, adanya pandemi Covid-19, dimana terjadi pembatasan mobilitas dan perlambatan ekonomi yang menyebabkan berkurangnya akses terhadap pangan bergizi seimbang dan aman, hal ini dapat memperburuk permasalahan stunting.

“Untuk itu, penanganan stunting di tengah pandemi Covid-19 tetap perlu diprioritaskan,” pintanya.

Bupati menambahkan, berdasarkan data riset kesehatan dasar tahun 2018, prevalensi stunting di Kabupaten Boltim berada di angka 28,6 persen. Kemudian turun di tahun 2019 menjadi 7,59 persen dan di tahun 2020, menurut data EPPGBM prevalensi stunting berada di angka 6,53 persen.

“Konvergensi didefinisikan sebagai sebuah pendekatan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu dan bersama-sama pada target sasaran wilayah geografis serta rumah tangga prioritas untuk mencegah stunting,” tutupnya. (*/guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here