Banjir Bandang Kembali Terjang Motongkad Utara, Kinerja Balai Sungai Disorot

154
Warga Motongkad Utara gotong royong membantu mengangkat kendaraan yang terjebak banjir bandang.

ZONA BOLTIM – Tak kunjung dibangunnya tanggul penahan air di sungai Lonsiow, Desa Motongkad Utara, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) oleh Balai Sungai Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), kembali mengakibatkan banjir bandang di desa tersebut.

Informasi diperoleh, banjir bandang kembali menerjang wilayah Motongkad Utara pada Senin (16/5) pagi, hingga mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir.

Banjir bandang itu kembali terjadi akibat proyek perbaikan tanggul bronjong jebol, yang hingga saat ini belum dikerjakan oleh pihak Balai Sungai Wilayah Sulut.

Padahal pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim, sudah memaksimalkan serta membantu pihak Balai Sungai Wilayah Sulut, untuk urusan kepentingan pembangunan proyek tersebut.

Warga Desa Motongkad Utara, Kiki Palengkahu yang juga Wakil Ketu BPD mengatakan, kalau saja proyek perbaikan tanggul ini cepat dikerjakan oleh pihak balai sungai, kemungkinan banjir bandang ini tidak terjadi lagi.

“Kami yakin dan pastikan kejadian banjir seperti ini tidak terulang lagi kalau tanggul sudah diperbaiki. Tapi entah kenapa atau apa alasannya hingga proyeknya belum dimulai, padahal semua kepentingan yang dibutuhkan oleh pihak balai sungai sudah disiapkan oleh pihak Pemda Boltim,” kata Kiki.

Ia berharap pihak Balai Sungai Wilayah Sulut secepatnya mengerjakan proyek perbaikan tanggul, agar warga tidak lagi dihantui banjir setiap musim penghujan yang selalu datang tiba-tiba.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Boltim, Haris Pratama Sumanta mengatakan, bahwa Pemda Boltim selalu berkordinasi dengan pihak Balai Sungai Wilayah Sulut terkait proyek pembuatan tanggul di Desa Motongkad.

Bahkan kata dia, Kepala Balai Sungai Wilayah Sulut I Komang Sundana, sudah datang meninjau langsung lokasi pembangunan proyek tanggul Bronjong.

“Kita selalu berkordinasi, termasuk pengurusan hibah tanah yang dibutuhkan pihak Balai pun sudah kita urus. Tinggal pihak balai yang ditunggu kapan mulai mengerjakan proyek itu,” tutup Sumanta.

Sementara itu, pihak Balai Sungai Wilayah Sulut ketika dilakukan konfirmasi oleh media mengatakan, bahwa saat ini sedang dilakukan persiapan terkait operasional termasuk bronjong yang akan digunakan untuk perbaikan tanggul di desa Motongkad Utara.

”Selada besok (17/5/2022) kami akan berangkat ke boltim untuk segera melaksanakan persiapan pekerjaan tanggul tersebut. Nah sore ini, kita sedang mempersiapkan kendaraan mengangkut bronjong untuk di bawa ke lokasi pekerjaan di desa Motongkad Utara,“ ungkap salah satu staf Balai Sungai Wilayah Sulut. (*/guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here