RG Entertainment Hadir di Tengah Warga Solimandungan yang Masih Bergelut dengan Lumpur Banjir

2
RG Entertainment Hadir di Tengah Warga Solimandungan yang Masih Bergelut dengan Lumpur Banjir
Gayatri R. Bangsawan bersama Tim RG Entertainment Berbincang dengan Camat Bolaang, Nini Kusrini Rohis di Posko Penangan Bencana (Foto: Udi)

Bolmong, ZONABMR.COM – Sehari setelah banjir bandang menerjang Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, bantuan mulai berdatangan untuk warga terdampak.

Pada Kamis, 28 Mei 2026, sekira pukul 16.00 WITA, RG Entertainment dipimpin langsung CEO-nya, Gayatri R. Bangsawan, hadir langsung di Posko Penanganan Darurat Bencana di Masjid An-Nur, Desa Solimandungan II, membawa bantuan kebutuhan pokok bagi warga yang masih bergelut dengan lumpur dan dampak bencana.

Gayatri, yang juga merupakan istri dari Revan Bangsawan, datang bersama jajaran manajemen dan tim RSB Grup membawa bantuan berupa beras, mie instan, air minum kemasan, dan makanan siap saji untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir bandang.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Camat Bolaang, Nini Kusrini Rohis, sebelum didistribusikan kepada warga terdampak di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II.

“Bantuan dari Ibu Gayatri R. Bangsawan bersama RG Entertainment dan RSB Grup diserahkan langsung di Posko Penanganan Darurat Bencana yang berada di Masjid An-Nur, Desa Solimandungan II. Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh warga yang terdampak banjir bandang. Kami menerimanya dengan penuh rasa syukur karena akan sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah masa tanggap darurat,” ujar Nini.

Menurut Nini, kepedulian yang ditunjukkan berbagai pihak menjadi energi tersendiri bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.

“Atas nama pemerintah kecamatan dan seluruh warga terdampak, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Gayatri R. Bangsawan beserta seluruh jajaran RG Entertainment dan RSB Grup. Kehadiran mereka di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi warga untuk bangkit kembali,” katanya.

Sementara itu, Gayatri mengatakan kehadirannya merupakan bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan terhadap warga yang sedang menghadapi cobaan.

“Melihat penderitaan saudara-saudara kita di sini, hati kami tergerak untuk segera datang dan berbagi. Apa yang kami bawa ini mungkin tidak seberapa dibandingkan kerugian yang dialami, namun kami berharap kehadiran kami dan bantuan sederhana ini bisa sedikit meringankan beban dan menjadi penghibur hati. Kami berdoa semoga warga senantiasa diberi kekuatan, kesabaran, dan segera pulih kembali seperti sedia kala,” ujarnya.

Ia juga menitipkan pesan penyemangat kepada warga yang masih berjuang membersihkan rumah dan lingkungan mereka dari sisa banjir.

“Kami juga ingin menitipkan pesan, tetap kuat untuk seluruh warga Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II. Tuhan Yang Maha Esa pasti memberikan kekuatan dan perlindungan untuk kita semua,” tambah Gayatri.

Berdasarkan asesmen cepat BPBD Bolaang Mongondow, banjir dan banjir bandang yang terjadi pada 27 Mei 2026 dipicu meluapnya Sungai Botuk setelah hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama sepekan terakhir.

Bencana itu melanda empat desa di Kecamatan Bolaang, yakni Solimandungan I, Solimandungan II, Solimandungan Baru, dan Komangaan.

Data sementara BPBD hari ini, mencatat sebanyak 134 rumah terdampak yang dihuni 181 kepala keluarga atau 601 jiwa. Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, di antaranya Masjid An-Nur Solimandungan II, SDN 2 Solimandungan II, kantor desa, pustu, dan gedung taman kanak-kanak.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir menyisakan tumpukan lumpur, kayu, dan sampah yang masih dibersihkan hingga saat ini oleh pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat setempat.

BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi makanan siap saji, alat kebersihan, pakaian layak pakai, perlengkapan tidur, perlengkapan dapur, serta kebutuhan bayi. Di tengah proses pemulihan tersebut, bantuan dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan untuk membantu warga bangkit dari dampak bencana yang mereka alami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here