
Boltim, ZONABMR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rahman Salehe, menggelar reses masa persidangan kelima tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) I, yang dipusatkan di Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, dengan dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga dari Desa Bulawan dan wilayah Kecamatan Kotabunan.
Dalam forum dialog terbuka itu, masyarakat secara langsung menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan kepada wakil rakyat mereka. Sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, kondisi sosial ekonomi, hingga persoalan ketenagakerjaan.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa persoalan lapangan kerja menjadi perhatian serius masyarakat, khususnya terkait peluang kerja bagi warga lokal.
“Kami berharap ada perhatian lebih terhadap tenaga kerja lokal. Jangan sampai kami hanya jadi penonton di daerah sendiri,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur yang dinilai masih perlu mendapat perhatian pemerintah, terutama akses jalan yang digunakan masyarakat sehari-hari.
“Kalau jalan bagus, aktivitas kami juga lancar. Ini sangat berpengaruh ke ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rahman Salehe menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan.
“Tujuan utama reses adalah menjaring, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi serta pengaduan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, reses juga menjadi sarana komunikasi dua arah antara masyarakat dan legislatif, sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada konstituen.
Ia menjelaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan dalam penyusunan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD yang nantinya diusulkan dalam program pembangunan daerah.
“Aspirasi masyarakat ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan di DPRD, agar pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan warga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rahman menyebut hasil reses tersebut juga akan menjadi masukan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD), sehingga program pemerintah dapat lebih tepat sasaran.
“Insya Allah seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal dan perjuangkan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.




