Beranda blog Halaman 13

Dinkes Kotamobagu Dinilai Abai Dukung Walikota Cup dan Porprov, Pengamat Minta Kadis Dievaluasi

Dinkes Kotamobagu Dinilai Abai Dukung Walikota Cup dan Porprov, Pengamat Minta Kadis Dievaluasi
Dinkes Kotamobagu Dinilai Abai Dukung Walikota Cup dan Porprov, Pengamat Minta Kadis Dievaluasi (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Sorotan tajam kembali mengarah ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu yang dipimpin dr Wahdania Mantang.

Instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan keamanan kesehatan kegiatan masyarakat ini dinilai kurang menunjukan dukungannya terhadap perkembangan olahraga daerah.

Indikasi kurangnya kepedulian itu mencuat saat pelaksanaan Walikota Cup VI Tahun 2025 serta Porprov XII di Manado yang sementara bergulir.

Dua ajang besar yang mengangkat nama daerah justru dinilai tak mendapat atensi memadai dari Dinkes.

Fadli Korompot, pengamat pemerintahan yang juga Ketua HMI Cabang BMR, menilai sikap Dinkes tidak sejalan dengan visi-misi pemerintahan Wali Kota dr. Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat.

“Ini tidak mencerminkan semangat pemerintah dalam mendorong kemajuan olahraga. Jika instansi terkait tidak menunjukkan tanggung jawab, tentu harus ada evaluasi,” ujarnya, Senin 17 November 2025.

Kritik itu menguat setelah beredar informasi bahwa surat resmi panitia Walikota Cup kepada Dinkes untuk menugaskan petugas medis tidak digubris. Bahkan, pada laga pembukaan yang turut dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota, tidak ada satu pun petugas medis dari Dinkes yang tampak bertugas.

“Padahal itu agenda besar, pak wali dan pak wakil hadir langsung. Tapi surat kami tak dibalas. Akhirnya kami pakai petugas medis dari panitia lokal,” ungkap salah satu panitia yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sorotan serupa datang dari internal cabor di ajang Porprov XII Manado. Seorang sumber menyebut Dispora sudah mengirim surat ke Dinkes terkait kondisi salah satu atlet selam yang sedang sakit. Namun, respon Dinkes disebut sangat lambat.

“Kami sudah beri pemberitahuan, tapi tidak ada tindak lanjut. Cabor akhirnya mengambil inisiatif sendiri untuk menangani atlet tersebut,” jelasnya.

Keluhan itu bukan datang dari satu cabor saja. Sumber lain dari cabor unggulan peraih medali juga menyebut hal serupa. Ia bahkan menilai kepala dinas menunjukkan sikap apatis dalam mendampingi kontingen Kotamobagu.

“Kami terima informasi bahwa pendampingan kesehatan untuk atlet kurang mendapat perhatian. Terkesan tidak serius,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp.

Pantauan redaksi zonabmr.com, isu ini memicu reaksi dari berbagai kalangan yang berharap pemerintah segera melakukan evaluasi agar dukungan terhadap dunia olahraga di Kotamobagu tidak terhambat oleh lemahnya koordinasi lintas instansi.

RSB: Brigade Bogani Harus Jadi Kekuatan Pemersatu dan Penjaga Stabilitas Daerah

RSB: Brigade Bogani Harus Jadi Kekuatan Pemersatu dan Penjaga Stabilitas Daerah
RSB: Brigade Bogani Harus Jadi Kekuatan Pemersatu dan Penjaga Stabilitas Daerah (Foto: Nur)

Bolmong, ZONABMR.COM — Ribuan anggota Barisan Garda Adat Terdepan (Brigade) Bogani Dumoga Tenggara resmi dikukuhkan dalam sebuah deklarasi meriah yang digelar di Lapangan Konarom, Ahad, 16 November 2025.

Di balik gegap gempita acara tersebut, perhatian publik tertuju pada sosok Revan Saputra Bangsawan (RSB) yang kini mengemban amanah sebagai Dewan Penasehat Brigade Bogani Dumoga Tenggara.

Panglima Brigade, Zainul Armyn Lantong, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan deklarasi yang disebutnya sebagai salah satu yang paling spektakuler.

Ia menegaskan, struktur Brigade Bogani yang dikukuhkan hari itu merupakan perwakilan dari 10 desa se-Kecamatan Dumoga Tenggara.

Namun sorotan utama datang dari pandangan RSB yang menegaskan bahwa kehadiran Brigade Bogani bukan sekadar formalitas organisasi, tetapi harus menjadi kekuatan sosial yang selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Kepengurusan Brigade Bogani Dumoga Tenggara memiliki visi dan misi yang selaras dengan program pemerintah. Kami berharap Brigade Bogani dapat terus eksis, hadir untuk masyarakat, dan menjadi bagian dari penjaga stabilitas keamanan daerah,” tegas RSB.

Menurut RSB, seorang anggota Brigade Bogani harus memegang empat karakter dasar yang menjadi identitas budaya dan etika masyarakat adat, yakni Mokodotol, Mokorakup, Mokoanga bo Mokodia.

Keempat karakter ini, kata dia, menjadi fondasi moral yang harus selalu melekat pada setiap gerakan dan aktivitas Brigade Bogani.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengukuhan di Dumoga Tenggara bukan yang terakhir.

“Kegiatan serupa sebelumnya sudah dilaksanakan di tiga kecamatan lainnya, dan dalam waktu dekat pelantikan kepengurusan akan kembali digelar,” tutup RSB.

Dengan masuknya RSB sebagai Dewan Penasehat, Brigade Bogani Dumoga Tenggara menegaskan langkahnya sebagai organisasi adat yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki arah dan nilai yang jelas dalam mendukung stabilitas daerah.

Kotamobagu Lepas 367 Atlet ke Porprov XII Sulut 2025, Ketua KONI Dukung Penuh

Kotamobagu Lepas 367 Atlet ke Porprov XII Sulut 2025, Ketua KONI Dukung Penuh
Kotamobagu Lepas 367 Atlet ke Porprov XII Sulut 2025, Ketua KONI Dukung Penuh

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Ketua KONI Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., memberikan dukungan penuh kepada 367 atlet yang akan mewakili Kota Kotamobagu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara Tahun 2025. Pelepasan kontingen digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (14/11/2025).

Rendy Mangkat menegaskan bahwa para atlet yang berangkat adalah duta terbaik daerah dan membawa harapan besar masyarakat.
“Kalian adalah kebanggaan Kota Kotamobagu. Tunjukkan kemampuan terbaik dan buktikan bahwa kita bisa bersaing serta meraih prestasi,” ujar Rendy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas dukungan penuh terhadap pembinaan olahraga, sekaligus memastikan KONI terus meningkatkan kualitas atlet di berbagai cabang olahraga.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., turut memberikan motivasi dan berharap kontingen mampu meraih hasil maksimal di Porprov XII Sulut.

Acara pelepasan dihadiri Forkopimda, Dandim 1303 Bolmong, Kapolres Kotamobagu, pimpinan OPD, KONI, pelatih, official, serta seluruh atlet yang akan bertanding di Kota Manado.

Dominasi Penuh! Palta United Tabang Bikin Persib Bakan Tak Berkutik

Dominasi Penuh! Palta United Tabang Bikin Persib Bakan Tak Berkutik
Dominasi Penuh! Palta United Tabang Bikin Persib Bakan Tak Berkutik (Foto: Mil)

Kotamobagu, ZONABMR.COM—Palta United Tabang tampil menggila di Lapangan Aruman Jaya, Motoboi Kecil. Pada laga lanjutan Wali Kota Cup VII Tahun 2025, Kamis, 13 November 2025, tim besutan Jamil Mokoagow itu menghajar Persib Bakan dengan skor telak 4–0.

Sejak peluit awal, Palta United langsung menguasai jalannya pertandingan. Serangan cepat dari kedua sisi lapangan membuat lini belakang Persib Bakan kerepotan.

Tekanan tak henti akhirnya berbuah gol di menit ke-20 lewat sepakan keras Julio Manarisip yang tak mampu dibendung kiper lawan. Skor 1–0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persib Bakan mencoba bangkit. Namun alih-alih menyamakan skor, mereka justru kehilangan kiper Candra Yuda yang diganjar kartu merah akibat pelanggaran di luar kotak penalti pada menit ke-65.

Bermain dengan sepuluh pemain membuat pertahanan Persib Bakan semakin rapuh.

Kesempatan itu dimanfaatkan Palta United dengan sempurna. Hanya tiga menit berselang, Rigel Maniking menambah keunggulan menjadi 2–0 lewat sepakan akurat di menit ke-68.

Dominasi berlanjut, dan pada menit ke-73 Julio kembali menggetarkan gawang lawan untuk mencatat brace sekaligus membawa Palta menjauh 3–0.

Di pengujung laga, tepatnya masa injury time, Kerri Simbar memastikan pesta gol Palta United dengan tembakan keras yang mengubah skor akhir menjadi 4–0. Wasit pun meniup peluit panjang, menutup kemenangan meyakinkan tim asal Tabang tersebut.

Suporter Palta United bersorak riang, merayakan penampilan solid dan penuh determinasi dari para pemainnya.

Presiden Palta United Tabang, Jamil Mokoagow, mengaku puas dengan performa tim.

“Teman-teman bermain sangat sportif, bagus, dan kompak. Kami dari pengurus sangat berterima kasih atas kemenangan hari ini. Tentu kami bangga, tapi tetap akan memperbaiki kekurangan yang ada,” ujarnya.***

Yajid: Dari Tanah Papua ke Kotamobagu, Melangkah Tenang Mengabdi untuk Keadilan

Yajid: Dari Tanah Papua ke Kotamobagu, Melangkah Tenang Mengabdi untuk Keadilan
Kepala Pengadilan Negeri Kotamobagu, Yajid SH, MH (Foto: Gie)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Siang menjelang sore, 13 November 2025, di Pengadilan Negeri Kotamobagu terasa teduh. Langit berawan, dan cahaya matahari yang lembut menimpa halaman kantor yang tertata rapi.

Udara hangat bercampur sejuknya angin dari pepohonan di sisi barat halaman, menciptakan suasana yang tenang — seperti menyambut babak baru dalam perjalanan lembaga peradilan ini.

Begitu melewati pintu utama, suasana di dalam terasa sejuk. Aroma pengharum dan pendingin ruangan berpadu dengan warna putih bersih dinding yang menenangkan.

Di depan, terpampang tulisan besar “Zona Integritas”, simbol komitmen perubahan yang kini menjadi napas setiap pengadilan di negeri ini.

Setelah melapor untuk bertemu pimpinan, mengenakan id card tamu dan diarahkan menaiki tangga menuju lantai dua.

Koridor lantai dua cukup sunyi, hanya langkah kaki terdengar di lantai mengilap.

Di dinding, deretan foto kegiatan dan penghargaan terpajang rapi — potret penandatanganan komitmen pelayanan publik, momen lomba PTSP, hingga dokumentasi pelantikan pejabat struktural.

Semua menjadi saksi kerja panjang membangun kepercayaan publik terhadap lembaga hukum.

Hari itu, zonabmr.com diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu (PN), Yajid SH, MH, usai dirinya melantik Wakil Ketua PN Kotamobagu yang baru.

Suasananya terasa hangat ketika Yajid menyambut zonabmr di ruang tamu lantai dua — sebuah ruangan berpendingin udara dengan sofa dan meja beralaskan taplak serta bunga untuk mempercantik visualisasi.

Di dinding tergantung foto-foto mantan Kepala PN Kotamobagu, saksi sejarah panjang peradilan di tanah Bogani.

 Di ruangan itulah Yajid duduk dengan tenang, menyilakan kami duduk dan mulai berbincang.

“Baru tiga hari saya di sini,” katanya membuka percakapan sambil tersenyum ramah. “Masih menyesuaikan diri dengan lingkungan dan teman-teman baru. Tentunya saya berterima kasih sudah mau silaturahim dengan saya.”

Dari perbincangan santai itu, terungkap bahwa sosok kelahiran Manokwari Selatan, 19 Oktober 1975 ini memang sudah akrab dengan dunia pengadilan sejak muda.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Cenderawasih, Papua, ia langsung mengikuti tes calon hakim pada tahun 2001. “Setelah lulus kuliah langsung ikut tes hakim,” kenangnya.

Ia mengawali masa calon hakim di Sorong selama 1 tahun 11 bulan, lalu diangkat menjadi hakim dan bertugas di Serui.

Setelah itu, ia berpindah ke Minahasa Utara, kemudian kembali ke Sorong, dan melanjutkan tugas ke Jayapura.

Kariernya terus menanjak — menjadi Wakil Ketua PN Merauke, Ketua PN Wamena, dan Kepala PN Timika, sebelum kembali lagi ke Sorong sebagai Wakil Ketua PN. Kini, penugasan di Kotamobagu menjadi karier keduanya di luar Papua.

“Kalau dihitung, hampir seluruh perjalanan saya di Papua. Jadi di sini seperti memulai babak baru lagi, tapi semangatnya sama, melayani masyarakat dengan adil,” ucapnya tenang.

Meski kini jauh dari tanah kelahiran, hati Yajid tetap tertambat di timur. Ia ayah dari dua anak, sementara keluarganya masih di Sorong.

“Keluarga saya masih di sana. Kadang rindu juga, tapi begitulah tugas. Di mana pun ditempatkan, kita jalani dengan tanggung jawab,” ujarnya, suaranya datar tapi hangat.

Untuk menjaga keseimbangan, ia selalu menyempatkan diri bermain tenis, jogging, dan walking di pagi hari. “Kalau olahraga, pikiran jadi segar. Bekerja pun lebih fokus,” katanya tersenyum.

Dari pengalaman panjangnya, Yajid pernah menangani banyak perkara penting, termasuk perkara yang sempat viral melibatkan warga negara Polandia.

“Alhamdulillah selama prosesnya aman-aman saja, semuanya berjalan lancar,” kenangnya singkat.

Saat menjabat sebagai Wakil Ketua PN Sorong, ia berhasil membawa lembaga itu meraih predikat unggul dan masuk 10 besar nasional lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Sebuah capaian yang bagi Yajid bukan sekadar angka atau penghargaan, melainkan wujud nyata pelayanan publik yang berintegritas.

Kini di Kotamobagu, ia datang dengan semangat yang sama, membangun pengadilan yang bersih, transparan, dan berpihak pada para pencari keadilan.

“Mohon doa dan dukungan dari warga Kotamobagu supaya saya bisa melaksanakan tugas dengan baik untuk melayani para pencari keadilan, itu saja,” ucapnya rendah hati, menutup percakapan dengan senyum yang sederhana tapi tulus.

Di luar, halaman kantor mulai lengang. Di sanalah, dalam keteduhan sore Kotamobagu, Yajid memulai langkah barunya — melanjutkan pengabdian panjang dari Manokwari hingga Kotamobagu, dengan hati yang tenang, teguh, dan setia pada keadilan.

DP3A Kotamobagu Tutup Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kobo Kecil

DP3A Kotamobagu Tutup Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kobo Kecil
DP3A Kotamobagu Tutup Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kobo Kecil

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menutup rangkaian Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Kecamatan Kotamobagu Timur, Desa Kobo Kecil, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi yang sebelumnya digelar di tiga kecamatan lain sebagai upaya memperluas edukasi perlindungan anak.

Kepala DP3A Kotamobagu, Sarida Mokoginta, mengatakan sosialisasi bertujuan memberi pemahaman kepada pemerintah desa, tokoh agama, sekolah, dan masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kekerasan terhadap anak.
“Informasi ini kami harap dapat diteruskan ke masyarakat agar lingkungan aman dan ramah anak dapat terwujud,” ujar Sarida.

Staf Khusus Wali Kota Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Devita A. Djunaidi, mengungkapkan kasus kekerasan terhadap anak di Kotamobagu mengalami penurunan dibanding tahun 2024. Khusus di Kecamatan Kotamobagu Timur, jumlah kasus turun signifikan.
“Tahun lalu ada 113 kasus di Kotamobagu. Untuk Kotamobagu Timur, 7 kasus terhadap anak dan 11 terhadap perempuan. Tahun ini jumlahnya menurun,” jelas Devita.

Ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan hingga tingkat kelurahan dan sekolah, mengingat sekitar 80 persen kasus terjadi di lingkungan sekolah. Devita juga menyoroti peran orang tua dalam membentuk perilaku anak serta perlunya pengawasan terhadap konten digital sejak usia dini. Ia mendorong pemerintah memperluas edukasi melalui media digital dan menyiapkan layanan pengaduan online untuk mempercepat penanganan kekerasan dan cyberbullying.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Devita A. Djunaidi dan Ariel Pasangkin dari Kejaksaan Negeri Kotamobagu, serta diikuti peserta dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan desa setempat.

Wawali Rendy Mangkat Pimpin Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di RSUD Kotamobagu

Wawali Rendy Mangkat Pimpin Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di RSUD Kotamobagu
Wawali Rendy Mangkat Pimpin Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di RSUD Kotamobagu

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, menghadiri dan memimpin peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di halaman RSUD Kota Kotamobagu, Kelurahan Pobundayan, Rabu (12/11/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, menekankan pentingnya menciptakan masyarakat sehat dan generasi muda yang tangguh.

Dalam sambutannya, Rendy menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-61. Semoga momentum ini meningkatkan motivasi kita semua dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Rendy.

Ia menegaskan bahwa tema HKN tahun ini mencerminkan pentingnya investasi bangsa kepada generasi muda sebagai penggerak Indonesia Emas 2045. Selain itu, peringatan ini diharapkan memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam pelayanan kesehatan.
“Momentum ini harus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, adil, dan merata,” lanjutnya.

Rendy juga menyampaikan penghargaan khusus kepada seluruh tenaga kesehatan yang dianggap memiliki peran sentral dalam menjaga kesehatan masyarakat Kotamobagu.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini bekerja keras dan berdedikasi tinggi,” tutupnya.

Peringatan HKN ke-61 di RSUD Kotamobagu dirangkaikan dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk jalan sehat, senam bersama, panen cabai, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penyerahan hadiah lomba. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum peringatan nasional, tetapi juga sarana edukasi dan pembinaan kesehatan masyarakat secara langsung.

Satpol PP Kotamobagu Segera Eksekusi Dua Putusan Tipiring, Denda Jatuh Tempo 16 November

Satpol PP Kotamobagu Segera Eksekusi Dua Putusan Tipiring, Denda Jatuh Tempo 16 November
Satpol PP Kotamobagu Segera Eksekusi Dua Putusan Tipiring, Denda Jatuh Tempo 16 November

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kotamobagu memastikan akan segera mengeksekusi dua putusan pengadilan tindak pidana ringan (Tipiring) yang hingga kini belum dilaksanakan oleh para terdakwa. Langkah ini diambil menyusul masa tenggang pembayaran denda yang hampir berakhir.

Dua perkara tersebut merupakan hasil sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Kotamobagu pada 16 September 2025. Para terdakwa, masing-masing berinisial BM (62) dan EJ (65), dinyatakan bersalah melanggar Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dalam putusan perkara Nomor 9/Pid.C/2025/PN Ktg, terdakwa BM dijatuhi pidana denda sebesar Rp12 juta, dengan ketentuan subsider kurungan 20 hari apabila denda tidak dibayarkan dalam waktu dua bulan sejak putusan dibacakan. Sementara itu, terdakwa EJ dalam perkara Nomor 11/Pid.C/2025/PN Ktg dijatuhi denda sebesar Rp20 juta dengan ketentuan subsider yang sama.

Batas waktu pembayaran denda bagi kedua terdakwa tersebut berakhir pada 16 November 2025. Menjelang tenggat waktu tersebut, Satpol PP Kotamobagu akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kotamobagu untuk melaksanakan eksekusi sesuai prosedur hukum. Selain eksekusi pidana, Pemerintah Kota Kotamobagu juga akan mengambil alih penguasaan Ruko F-1 dan Ruko E-6P yang selama ini digunakan oleh para terdakwa.

Salah satu penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kotamobagu menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menegakkan setiap putusan pengadilan secara konsisten.

“Satpol PP akan menegakkan setiap putusan pengadilan dengan tegas namun tetap sesuai prosedur hukum. Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pelaku usaha agar taat pada ketentuan retribusi dan perizinan daerah,” ujarnya.

Pelaksanaan eksekusi ini diharapkan dapat memperkuat kepastian hukum, meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban retribusi daerah, serta mendukung upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kotamobagu.

Wali Kota Cup XII Resmi Bergulir, Wenny Gaib Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

Wali Kota Cup XII Resmi Bergulir, Wenny Gaib Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan
Wali Kota Cup XII Resmi Bergulir, Wenny Gaib Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup XII Tahun 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib, didampingi Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat. Pembukaan ajang olahraga tahunan ini berlangsung meriah di Lapangan Aruman Jaya, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Senin (10/11/2025).

Ribuan warga dan suporter memadati area lapangan untuk menyaksikan langsung pembukaan turnamen, mencerminkan tingginya animo masyarakat Kotamobagu terhadap olahraga sepak bola.

Dalam sambutannya, Wali Kota Wenny Gaib menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, KONI, serta Askot PSSI Kota Kotamobagu yang dinilai berhasil menjaga konsistensi penyelenggaraan turnamen hingga tahun ke-12. Ia menegaskan bahwa Wali Kota Cup bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan pemersatu masyarakat.

“Turnamen ini bertujuan meningkatkan semangat olahraga, menemukan bibit-bibit pemain berbakat, dan yang paling penting adalah mempererat persatuan masyarakat melalui sportivitas,” ujar Wenny Gaib.

Wali Kota juga menekankan nilai persaudaraan sebagai ruh utama dalam setiap pertandingan. Menurutnya, sepak bola harus menjadi ruang kebersamaan tanpa sekat sosial.

“Dalam olahraga tidak ada perbedaan antara pejabat dan rakyat, semua sama. Juara bukan tujuan utama, yang terpenting adalah menjaga persaudaraan,” tegasnya.

Acara pembukaan turut dihadiri pimpinan DPRD Kota Kotamobagu, jajaran Forkopimda, Ketua TP-PKK, Ketua Askot PSSI Kota Kotamobagu Michael Sholat Bibisa, pimpinan OPD, staf khusus, lurah Motoboi Kecil, serta para pemain dari tim-tim peserta.

Turnamen Wali Kota Cup XII Tahun 2025 diharapkan tidak hanya melahirkan tim juara, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas olahraga dalam memajukan sepak bola lokal di Kota Kotamobagu.

Weny Gaib Ajak Perkuat Nasionalisme di Peringatan Hari Pahlawan

 

Advertorial, Kotamobagu – Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kotamobagu berlangsung khidmat, ditandai dengan komitmen jajaran pemerintahan untuk meneladani semangat juang para pendahulu bangsa.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., memimpin langsung upacara yang digelar di Alun-alun Boki Hontinimbang, Senin (10/11), menjadikan momen ini sebagai refleksi kolektif bagi seluruh elemen masyarakat.

‎Dalam amanatnya, Wali Kota Weny Gaib menekankan bahwa esensi Hari Pahlawan telah bergeser dari medan perang ke medan pengabdian.

“Perjuangan para pahlawan bukan hanya di medan perang, tetapi juga dalam kerja keras, pengabdian, dan kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa,” ujar Wali Kota.

‎Ia mengajak seluruh peserta untuk melanjutkan perjuangan tersebut dengan bekerja sepenuh hati demi kesejahteraan masyarakat Kotamobagu.

Upacara ini mencerminkan soliditas kepemimpinan di Kotamobagu. Dihadiri lengkap oleh Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Yajid, S.H., M.H., perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., Pimpinan OPD, Staf Khusus, serta PJU Kodim 1303 Bolmong dan Polres Kotamobagu. Kehadiran para Camat, Lurah, Sangadi, hingga perwakilan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, menegaskan dukungan dari seluruh lapisan struktural dan sosial daerah.

Inspirasi Karya dan Inovasi untuk Generasi Muda

Peringatan tahun ini juga dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme dan semangat gotong royong. Wali Kota secara khusus menyoroti peran strategis generasi penerus.

“Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dengan karya dan inovasi,” tegas Wali Kota.

‎Ia menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi.

‎“Mari kita lanjutkan perjuangan dengan semangat kerja keras, kolaborasi, dan cinta tanah air. Dengan begitu, kita tidak hanya mengenang jasa pahlawan, tetapi juga meneruskan perjuangan mereka dalam bentuk pengabdian kepada bangsa,” pungkasnya.

‎Rangkaian upacara ditutup dengan tabur bunga dan doa bersama, simbol penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Republik Indonesia