Beranda blog Halaman 185

Tim Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan Lakukan Penilaian di Moyag Todulan

ZONA KOTAMOBAGU – Tim penilai evaluasi perkembangan desa/kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) turun melakukan penilaian di Desa Moyag Todulan, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kamis (9/6) kemarin.

Kedatangan tim penilai dari provinsi dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulut, Dr Jemy Kumendong beserta Sekretaris Dinas PMD, disambut langsung oleh Penjabat Sangadi Moyag Todulan, Kori Manoppo dan Sekretaris Desa Refly Setiawan Mamonto beserta perangkat desa setempat.

Dari pihak Pemkot Kotamobagu yang turut mendampingi tim penilai dalam kegiatan tersebut yakni, asisten I Teddy Makalalag dan Kepala Dinas PMD Kota Kotamobagu, Nasli Paputungan.

Adapun tema yang diusung dalam lomba desa/kelurahan tahun 2022 ini yakni, “Desa dan Kelurahan Tangguh, Ekonomi Masyarakat Tumbuh”.

Penjabat Sangadi Moyag Todulan, Kori Manoppo mengatakan, bahwa tujuan pelaksanaan lomba desa ini untuk mendorong kompetisi positif dan sportif bagi pemerintah desa serta meningkatkan motivasi bagi desa untuk menerapkan dan mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Inti dari penilaian lomba desa ini untuk mengevaluasi dan menilai pemerintah desa dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pemerintahan, kewilayahan serta kemasyarakatan,” ujarnya.

Selain itu juga lanjut Kori, untuk mengetahui capaian desa selama kurun waktu satu tahun dalam mewujudkan peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa.

“Kemudian sebaga sarana apresiasi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah berupa penghargaan kepada pemerintah desa atas prestasi yang telah dicapai dalam memajukan, memandirikan dan mensejahterakan desa,” jelasnya.

Selain beberapa indikator tersebut, inovasi yang dilahirkan oleh desa juga menjadi salah satu poin pada penilaian dalam lomba desa tahun 2022.

“Semoga inovasi yang diciptakan oleh Pemerintah Desa Moyag Todulan bisa menjadi nilai tambah untuk bersaing dengan desa lain,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Provinsi Jemy Kumendong menyampaikan, bahwa penilaian evaluasi perkembangan desa ini merupakan momentum untuk melihat sejauh mana progres pelaksanaan pembangunan di desa Moyag Todulan.

“Lomba desa ini bukan hanya sekedar mencari siapa yang terbaik akan tetapi yang paling utama adalah kita melihat proses-proses kegiatan yang dilaksanakan termasuk bagaimana potensi yang ada di desa itu bisa memberikan kontribusi pendapatan asli desa serta inovasi yang dilahirkan,” tuturnya.

Dirinya juga berharap, melalui lomba desa ini kolaborasi antara pemerintah setempat dengan masyarakat semakin baik khususnya dalam pelaksanaan pembangunan di desa, serta masyarakat aktif memberikan masukan kepada Pemerintah Desa terutama dalam kegiatan yang sesuai dengan indikator dalam Permendagri nomor 81 tahun 2015.

Terinformasi, Desa Moyag Todulan menjadi juara 1 lomba desa tingkat Kota Kotamobagu berdasarkan penilaian dari kecamatan. (guf)

Penanggulangan Bencana dan Penanganan Sosial Bagi Siswa SD-SMP di Boltim, Tiga Instansi Teken MoU

ZONA BOLTIM – Tiga instansi di lingkup Pemkab Boltim yakni, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka penanggulangan bencana dan penanganan sosial bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Boltim.

Penandatangan MoU itu dilakukan oleh tiga Kepala Dinas tersebut dan disaksikan langung Sekretaris Daerah (Sekda) Sony Warokah Asisten II Mr Alung, Asisten III Rusmin Mokoagow dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Boltim Sjukri Tawil. Bertempat di Ruangan Sekda Boltim, Kamis (9/6) kemarin.

Sekda Boltim Sonny Warokka mengatakan, penandatanganan MoU ini bertujuan mencegah kepanikan.

“Penandatanganan MoU dengan ketiga Instansi Pemkab Boltim itu bertujuan untuk mencegah kepanikan siswa ketika ada bencana,” kata Warokka.

Disisi lain, Kepala Disdikbud Boltim, Yusri Damopolii menjelaskan, MoU tersebut adalah upaya pemerintah dalam menyikapi kondisi di Boltim yang rawan bencana.

“Boltim adalah daerah yang selalu waspada bencana. Berdasarkan fakta terakhir ini, ada beberapa kali terjadi bencana diantaranya banjir, kebakaran rumah, gempa bumi ataupun tanah longsor,” ungkap Yusri.

Lanjut Yusri, dalam mitigasi bencana dimana yang menjadi prioritas adalah anak-anak dan para lansia. Artinya, ketika bencana menjadi prioritas di evakuasi adalah ank-anak dan lansia.

“Upaya ini kita lakukan agar anak-anak atau siswa dan lansia ketika ada bencana tidak terfokus pada kepanikan, justru mampu mengambil sikap yang tepat dalam penyelamatan,” ujarnya. (*/guf)

Komitmen Bupati Sachrul Dorong Pemerataan Jaringan Telekomunikasi di Boltim Segera Terwujud

Kepala Dinas Kominfo Boltim, Khaeruddin Mamonto.

ZONA BOLTIM – Komitmen Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, S.Sos.,M.Si untuk mengatasi persoalan blank spot seluler di beberapa wilayah di Kabupaten Boltim selangkah lebih dekat segera terealisasi.

Siang tadi (Kamis, 9/6), tim pemerintah daerah yang terdiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR Kabupaten Boltim mendampingi provider mitra grup Indosat (PT. Protelindo) turun ke lapangan melakukan survey lokasi rencana pembangunan menara telekomunikasi di sejumlah titik.

“Hari ini tim dari Dinas Kominfo dan perangkat daerah terkait bersama Protelindo telah turun kelapangan melakukan survey untuk menentukan lokasi pembangunan menara telekomunikasi. Survey ini sendiri merupakan langkah awal dari rencana pembangunan menara telekomunikasi, untuk memastikan lokasinya agar benar-benar siap,” kata Kepala Dinas Kominfo Boltim, Khaeruddin Mamonto, S.E.

Khaeruddin membeberkan, ada 3 lokasi yang rencananya akan segera dibangun menara telekomunikasi tersebut, yakni di Desa Atoga Timur Kecamatan Motongkad serta di Desa Matabulu Timur dan Desa Jiko Belanga Kecamatan Nuangan.

“Ini sesuai dengan harapan masyarakat bahwa lokasi-lokasi yang selama ini memerlukan jaringan telekomunikasi dapat disediakan jaringan komunikasinya, sehingga juga dapat membantu informasi publik,” terangnya.

Dia menambahkan, ini semua tidak lepas dari perjuangan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, yang tertuang di dalam beberapa surat yang diajukan kepada beberapa provider termasuk Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Alhamdulillah, dari 6 desa yang masih blankspot, 4 sudah terakomodir. dan 2 desa lainnya yaitu desa Bukaka dan desa Kokapoi segera menyusul karena sudah masuk dalam perencanaan di tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Tahapan validasi data secara bertahap akan dilaksanakan hingga nantinya semua desa di Boltim terbebas dari blank spot.

“Dengan dilakukannya survei validasi data ini diharapkan realisasi percepatan pembangunan tower telekomunikasi bisa berjalan sesuai dengan harapan dan menyelesaikan permasalahan titik-titik desa yang blank spot seluler di Kabupaten Boltim,” ujarnya. (*/guf)

Pegawai Puskesmas Modayag: Tidak Ada Pemotongan Dana Kapitasi

Puskesmas Modayag.

ZONA BOLTIM – Kabar soal dugaan pemotongan dana kapitasi di Puskesmas Modayag dibantah para pegawai di Puskesmas tersebut. Menurut mereka, tidak pemotongan sepeserpun seperti yang diberitakan salah satu media online beberapa hari sebelumnya.

“Dana kapitasi kami terima secara utuh. Jadi tidak ada pemotongan sepeserpun. Dana ini kami terima melalui rekening masing-masing,” kata Tissan Runtuh, salah satu pegawai Puskesmas Modayag dan dibenarkan rekan pegawai lainnya, Kamis (9/6).

Secara kompak para pegawai Puskesmas juga menegaskan tidak ada penyetoran sejumlah uang kepada bendahara untuk belanja keperluan Puskesmas melalui pemotongan dana kapitasi.

“Tidak ada yang disetorkan ke bendahara. Bahkan teman-teman yang lain belum menarik dana yang masuk ke rekening pribadi mereka. Uang mereka masih di rekening, jadi apa yang akan disetorkan,” sebutnya, sembari menunjukkan bukti transaksi dana kapitasi yang masuk ke rekening pribadinya.

Kepala Puskesmas Modayag, Artiningsih N Irwanto, juga membenarkan tidak ada pemotongan sepeserpun dana kapitasi yang diterima pegawai Puskesmas.

“Tidak ada pemotongan, karena dana kapitasi itu dicairkan melalui rekening masing-masing penerima. Artinya pembayarannya secara non tunai. Jadi tidak benar kalau ada yang bilang ada pemotongan dana kapitasi,” tegasnya. (*/guf)

Kota Kotamobagu Terpilih bersama 50 Kab/Kota se-Indonesia dalam Gerakan Menuju Smart City Tahun 2023

Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Fahri Damopolii.

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu terpilih dan dinyatakan lolos dalam Gerakan Menuju Smart City Tahun 2023 oleh Tim Assesment Pemerintah Pusat. Hal ini menyusul Surat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor

: B-349/DJAI/AI.01.02/06/2022 tanggal 3 Juni 2022, perihal Penyampaian Hasil Asesmen Gerakan Menuju Smart City tahun 2023.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kotamobagu, Mohamad Fahri Damopolii, S.Kom., ME., saat diklarifikasi membenarkan hal ini.

“Alhamdulillah Kota Kotamobagu terpilih masuk dalam program Gerakan Menuju Smart City Tahun 2023 setelah dilakukan assessment oleh pemerintah pusat pada bulan April lalu. Ini kebanggaan bagi kami karena selain proses penilaiannya yang cukup ketat, ini juga menandakan bahwa pengembangan Kota Kotamobagu menuju Kota Cerdas yang dicanangkan Ibu Wali Kota Ir. Hj. Tatong Bara beberapa waktu lalu, secara bertahap mulai membuahkan hasil,” ucap Fahri.

Menurut Fahri, selain penilaiannya yang harus memenuhi berbagai indikator Kota Cerdas yang dipersyaratkan, Kota Kotamobagu juga harus bersaing dengan 157 kabupaten/kota se-indonesia yang diundang dalam assessment.

“Proses penilaian dan persaingannya cukup ketat. Setiap Pemerintah Daerah harus melakukan pengisian kuisioner meliputi berbagai indikator Kota Cerdas, menyiapkan bahan presentasi terkait pengembangan smart city di daerahnya, menyiapkan dokumen pendukung yang dapat dibuktikan, dan mengikuti tahap verifikasi dan wawancara bersama tim dari pemerintah pusat,” ujar Fahri.

Dengan terpilihnya Kota Kotamobagu dalam Gerakan Menuju Smart City, maka Kota Kotamobagu akan mendapatkan berbagai fasilitas serta pendampingan langsung dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Kota Kotamobagu akan mendapatkan pendampingan langsung dari Kementerian Kominfo dalam pengembangan Smart City, terutama dalam penyusunan masterplan smart city. Saat ini kami sedang mempersiapkan draft MoU-nya,” kata Fahri.

Lebih lanjut, Fahri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Wali Kota atas dukungan penuhnya dalam pengembangan smart city di Kota Kotamobagu.

“Peran besar Ibu Wali Kota Ir. Hj. Tatong Bara menjadi kunci penting atas terpilihnya Kota Kotamobagu dalam Gerakan Menuju Smart City ini. Pada saat verifikasi dan wawancara dengan tim penilai dari pemerintah pusat, ibu wali tetap memaksakan ikut hadir dalam zoom meeting meski saat itu sedang berada di dalam mobil dalam perjalanan melaksanakan tugas di luar daerah. ini wujud perhatian, dukungan dan komitmen Ibu wali dalam pengembangan kota cerdas di Kota Kotamobagu,” ungkapnya. (*/guf)

Pelebaran Jalur Moyongkota-Purworejo; BPJN dan Dinas PUPR Boltim Mulai Lakukan Pengukuran Jalan

ZONA BOLTIM – Upaya Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto untuk menata akses masuk ke Kabupaten mulai terlihat.

Pelebaran jalan Moyongkota hingga Purworejo telah dimulai, dengan tahap pertama pengukuran jalan yang dilakukan BPJN XV Manado didampingi Dinas PUPR Kabupaten Boltim.

Jalur sepanjang 10 kilo meter ini ditargetkan dilakukan pelebaran sesuai standar nasional.

Kadis PUPR Haris Pratama Sumanta mengatakan, pelebaran jalur masuk Kabupaten Boltim di mulai dari Desa Moyongkota sampai Purworejo depan Rumah Sakit Pratama Ambang.

“Panjangnya 10 kilo meter, dimulai dari Moyongkota sampai RSD Pratama. Hari ini pengukuran sudah dilakukan,” Ucap Haris, Selasa (7/6).

Adapun pembangunannya kata Haris, akan dilakukan pada tahun 2023 mendatang.

“Pembangunannya nanti tahun 2023, tapi tahapannya sudah di mulai saat ini,” ucap Haris.

Sebelumnya pada April 2022, Bupati Boltim Sachrul Mamonto menemui Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR. Pertemuan itu tidak lain membahas pelebaran jalan di Kabupaten Boltim.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Sachrul dan Kementrian PUPR kembali membahas rencana pelebaran jalan Modayag-Sinisir dan Buyat Tutuyan, seperti yang di jelaskan oleh Bupati di depan direktur Reservasi jalan dan jembatan wilayah II.

Sachrul menjelaskan bahwa, panjang keseluruhan jalan nasional yang ada di kabupaten bolaang mongondow timur hanya sekitar 80 kilo meter, jadi harus ada yang ditingkatkan.

Bupati juga mempertegas soal peningkatan jalan menjadi 4 lajur (22 M) yakni ruas jalan Modayag dan Buyat tutuyan. (*)

Pemilihan BPD 6 Desa di Kotamobagu Selatan Digelar Kamis Besok

ZONA KOTAMOBAGU – Pelaksanaan pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak di 6 desa di Kecamatan Kotamobagu selatan, digelar Kamis (9/6) besok.

Berbagai persiapan terus dimatangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kota Kotamobagu agar pelaksanaan pemilihan berjalan lancar, aman dan sukses.

“Untuk kesiapan pelaksanaan semuanya sudah kami cek di 6 Desa yang menggelar pemilihan yakni Desa Bungko, Desa Kopandakan I, Desa Poyowa Besar I, Desa Poyowa Besar II, Desa Poyowa Kecil dan Desa Tabang,” ujar Kepala Dinas PMD Kotamobagu, Nasli Paputungan.

Terkait suksesi pemilihan BPD khusus desa di Kecamatan Kotamobagu Selatan ini, Nasli pun berharap dapat berjalan sukses, aman dan sesuai harapan bersama.

“Semoga menghasilkan anggota BPD yang berkualitas dan siap bersinergi dengan pemerintah serta mampu menjalankan tugas dan tanggungjawab,” tandasnya. (*/guf)

Tahun Depan Tenaga Honorer Dihapus, Pemkab Boltim Carikan Solusi Terbaik

Kepala BKPSDM Boltim, Reza Mamonto.

ZONA BOLTIM – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah mengeluarkan surat edaran tentang penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang.

Dalam surat tersebut tercantum rencana pemerintah untuk menghapus tenaga honorer di instansi kementerian, lembaga, dan pemerintahan daerah mulai tahun depan per tanggal 28 November 2023.

Selain itu, dalam surat itu juga memberitahukan tidak akan ada lagi tenaga honorer, tapi hanya ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Merespon hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Rezha Mamonto mengatakan, akan melakukan kajian terkait surat edaran tersebut.

Menurutnya, pihaknya sementara ini telah melakukan pemetaan jabatan tenaga honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL) untuk diikutkan dalam seleksi CPNS atau PPPK sesuai dengan isi dari surat Menpan RB.

“Sedang dilakukan pemetaan jabatan,” kata Rezha, Rabu (8/6).

Ia juga mengungkapkan, saat ini THL yang ada di Boltim berjumlah sekitar 400 lebih.

“Nah, bersamaan dengan akan dihapusnya tenaga honorer tahun depan, Pemerintah Daerah (Pemda) akan mencarikan solusi agar para tenaga honorer masih dapat bekerja,” ujarnya.

“Pada intinya surat tersebut akan tetap ditindaklanjuti dengan tidak mengabaikan THL yang saat ini sudah mengabdi dan bekerja dengan baik, Pemda akan mencarikan solusi terbaik terkait keberlangsungan para THL agar tetap bekerja,” tutupnya. (*/guf)

Tingkatkan SDM, Pemkab Boltim Bakal Anggarkan Beasiswa S1 Bagi Putra Daerah

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto foto bersama dengan Rektor Unsrat Manado usai melakukan penandatanganan MoU perjanjian kerjasama.

ZONA BOLTIM— Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Pendidikan bagi masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadi atensi penuh Bupati Sam Sachrul Mamonto S.Sos M.Si.

Hal ini menyusul dilaksanakannya penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim dengan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Nota kesepahaman kerjasama atau Momorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandatangani antara Bupati Sam Sachrul Mamonto S. Sos M.Si dengan Rektor Unsrat Manado, Prof DR Ir Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA, di Gedung Rektorat Unsrat, Selasa 7 Juni 2022.

Terkait kerjasama ini, Pemerintah Daerah berencana mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD untuk beasiswa putra-putri Boltim yang akan menimba ilmu di universitas ternama di Sulawesi Utara ini.

“Kami sudah bicarakan dengan Sekda dan para asisten untuk memberikan beasiswa dari APBD, terutama jurusan kedokteran baik strata satu maupun dokter spesialis,” ujar Sachrul.

Selain itu kata dia, dengan dijalinnya kerjasama dengan Unsrat tentunya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Anak-anak kita akan mendapat pendidikan di sini (Unsrat, red) sehingga ketika mereka pulang, akan membawa sumber daya yang dimiliki untuk membangun daerah,” tutupnya.

Untuk diketahui, kerjasama dengan Unsrat Manado tersebut, meliputi bidang Pemerintahan, Pembangunan, Administrasi, Sosial Ekonomi, Kelembagaan dan Kesejahteraan Rakyat melalui Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. (*)

Bupati Boltim dan Rektor Unsrat Manado Teken Perjanjian Kerjasama

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolang Mongondow Timur (Boltim) melakukan kerjasama dengan Perguruan Tinggi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, melalui Memorandum of Understanding (MoU), yang ditanda tangani oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si dengan Rektor Unsrat, Prof. DR. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA di Gedung Rektorat Unsrat, Selasa (7/6/2022).

Penanda tanganan MoU disaksikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Boltim Muhammad Jabir, Sekretaris Daerah, Ir. Sonny Warokka, M.Sc, P.hd, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Priyamos, SH, MH, Sekwan Afandi Abdul,SE, Kadis PUPR, Haris Sumantha, Kabag Umum, Abdal Mamonto, SE serta jajaran dari Pemda Boltim. Dan dari Unsrat disaksikan oleh, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama, Prof. DR.Ir. Sangkertadi, DEA, DR. Ir. John Tasirin, MSc, bersama jajaran dari Unsrat.

Adapun ruang lingkup dalam kerjasama ini yakni, Pemerintahan, Pembangunan, Administrasi, Sosial Ekonomi, Kelembagaan, dan Kesejahteraan Rakyat melalui Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Bupati Boltim dalam sambutannya mengatakan, kerjasama ini sangat penting, anak-anak Bolaang Mongondow Timur bisa mendapat pendidikan disini (Unsrat). Kemudian bagaimana mereka pulang membawa sumber daya yang dimiliki untuk membangun Bolaang Mongondow Timur.

“Ada beberapa tenaga ahli yang dibutuhkan dari Unsrat untuk membantu Bolaang Mongondow Timur dalam hal teknis,” kata bupati.

Bupati juga mengatakan, sudah membicarakan dengan Sekda dan para asisten untuk memberikan beasiswa dari APBD, terutama jurusan Kedokteran baik S1 (Strata 1) maupun (Dokter) Spesialis.

Sementara itu, Rektor Unsrat dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Boltim yang juga alumni Unsrat.

“Kerjasama ini merupakan rangkaian baik dan dibutuhkan. Unsrat terbuka untuk menjadi tempat pendidikan, baik untuk masyarakat Boltim maupun kerjasama lainnya, termasuk apabila ada staf Pemda Boltim yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Saya berharap kerjasama ini bisa diimplementasikan,” ujarnya. (Advertorial)