Beranda blog Halaman 230

Wali Kota Kotamobagu Sambut Kunjungan Pangdam XIII/Merdeka; Mayjen Alfred Apresiasi Capaian Vaksinasi di BMR

Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Alfred Denny Djoike Tuejeh foto bersama Wali Kota Kotamobagu, Bupati Boltim, Bupati Bolsel serta Forkopimda dalam lawatannya di daerah Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara, menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Alfred Denny Djoike Tuejeh, bertempat di rumah dinas wali kota, Jumat (14/1).

Kedatangan Pangdam XIII di Kota Kotamobagu itu, turut didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Cicilia Evie Denny Djoike Tuejeh, Komandan Korem 131 Santiago Brigjen TNI Prince Mayor Putong serta para pejabat utama Kodam XIII/Merdeka.

Wali Kota Tatong Bara dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pangdam XIII/Merdeka beserta seluruh rombongan di daerah Kota Kotamobagu. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat se-Bolaang Mongondow Raya mengucapkan selamat datang kepada bapak Pangdam beserta rombongan dengan bahasa
adat ‘Dega Niondon Komintan‘ (Selamat datang semuanya). Ucapan syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Pangdam dan rombongan yang pada siang hari ini telah berkenan meluangkan waktu serta meringankan langkah untuk melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi bersama kami semua yang ada di Bolaang Mongondow Raya ini,” ucap Wali Kota Tatong Bara.

Dalam kesempatan itu, wali kota juga menyampaikan kondisi serta situassi wilayah Bolaang Mongondow Raya khususnya Kota Kotamobagu yang saat ini dalam keadaan aman serta terkendali dari Covid-19. “Alhamdulillah setiap daerah di wilayah bolmong raya capaian vaksinasi sudah sangat baik, dan insha allah pertemuan ini akan lebih mempererat kita dalam rangka menunjang pembangunan dan kemasyarakatan di daerah yang kita
cintai,” ucapnya.

“Kami kepala daerah se-Bolaang Mongondow Raya meminta arahan, bimbingan dan tuntunan dari bapak Pangdam XIII/merdeka untuk daerah ini. Alhamdulillah kondisi setiap wilayah di BMR sangat aman, koordinasi serta kerjasama dengan TNI-Polri sangat baik sehingga kondisi daerah sangat terkendali didukung dengan filosofi Bolaang Mongondow yaitu, Mototompian, Mototabian bo Mototanoban yang senantiasa dipegang oleh masyarakat di Bolaang mongondow Raya,” tambah wali kota.

Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Alfred Denny Djoike Tuejeh, menyampaikan bahwa dalam kunjungan perdananya di wilayah Bolaang Mongondow Raya itu, membawa kurang lebih 60 pejabat utama Kodam XIII/Merdeka. Dalam sambutannya Pangdam menuturkan bahwa dirinya merupakan putra asli Sulawesi Utara yang lahir di Tondano. “Saya tinggal di Tataaran II, dan lahir besar di sana, istri saya orang malang. Dan
tentunya saya sangat senang berkunjung di sini. Saya pernah datang ke sini pada tahun 2018 waktu itu kegiatan Wasev TMMD. Kalau tidak jadi Pangdam mungkin kapan bisa melihat Bolmong Raya, yang pasti Torang Samua Basudara,” ucap Pangdam.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan bahwa dirinya telah memberikan arahan kepada Dandim 1303 Bolmong serta prajurit TNI yang bertugas di wilayah Bolmong Raya untuk selalu hadir jika ada masalah yang timbul di setiap daerah ini. “Tugasnya tentara itu pada masa damai ini untuk memberikan jaminan kepada wali kota dan bupati untuk bisa melaksanakan program-program pembangunan serta upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya. Itu tugasnya Dandim untuk membantu mengamankan program serta kebijakan kepala daerah dan termasuk tugas saya juga selaku Pangdam,” tuturnya.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, dirinya mengapresiasi terkait capaian vaksinasi setiap daerah di wilayah Bolaang Mongondow Raya. “Saya menerima laporan dari Dandim 1303 Bolmong bahwa di daerah BMR untuk penanganan Covid-19 sudah 81 persen, ini satu capaian yang begitu tinggi dan saya yakin capaian itu tidak serta merta bisa dicapai kalau tidak ada kerja sama, komunikasi, koordinasi, sinergitas yang baik antar lembaga yang ada di sini dan tentu saja itu adalah berkat koordinasi yang dilakukan dengan baik oleh para
kepala daerah, baik wali kota maupun bupati. Capaian ini perlu harus kita tingkatkan. Dalam dua pekan terakhir ini di wilayah Kodam XIII/Merdeka baik Sulawesi Utara, Gorontalo maupun Sulawesi Tengah tidak menunjukkan trend peningkatan kasus Covid-19. Hal ini tentunya tidak akan terwujud tanpa ada usaha dan upaya kita bersama dalam melakukan penanganan di lapangan,” ujarnya.

Untuk itu Pangdam menegaskan, bahwa program vaksinasi masih menjadi prioritas pemerintah, sementara disatu sisi pemerintah harus menggenjot pertumbuhan ekonomi dan sisi lain harus mengendalikan bencana non alam ini. “Tetapi kita perlu bersyukur bahwa pemerintah mampu menyeimbangkan antara penanggulangan Covid-19 dan
pemulihan ekonomi, sehingga Negara Indonesia menjadi salah satu negara yang diakui oleh dunia mampu menangani covid-19 dan memulihkan ekonomi secara baik,” ungkapnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh pemerintah serta seluruh stakeholder yang ada di Kotamobagu, Bolmong, Boltim, Bolsel serta Bolmut, itu telah berkontribusi dalam penanggulangan pandemi ini. Pun untuk mengatasi pandemi covid-19 ini kata Pangdam, butuh waktu yang panjang. WHO telah mengeluarkan pernyataan bahwa paling cepat Covid-19 ini dinyatakan sebagai endemi itu nanti pada tahun 2024.

“Masih dua tahun lagi kita akan keluar dari bencana non alam ini. Dan sudah dua tahun kita melakukan upaya penanggulangan covid-19 yang telah memakan energi yang sangat besar tidak saja Indonesia secara nasional tetapi juga di sini di daerah baik kepala daerah, Dandim serta Kapolres itu energi sudah besar yang keluar. Nah kalau kita mampu mengendalikan dengan baik, sementara perlu kita waspadai dan kita jaga adalah
konsistensi mental agar bagaimana kita bisa konsisten menjaga semangat kita bekerja, tidak bosan, tidak termakan rutinitas untuk terus mengingatkan masyarakat terkait pentingnya program vaksinasi serta mematuhi protokol kesehatan. Tujuannya hanya satu agar warga kita yang ada di sini bisa bekerja tanpa ada rasa takut,” pungkas Pangdam.

Turut hadir dalam kunjungan Pangdam XIII/Merdeka tersebut, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, Mewakili Bupati Bolmong, Mewakili Bupati Bolmut, Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan, Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Raja Gunung Nasution, Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK, Sekda Kotamobagu Sande Dodo, para asisten serta pimpinan OPD baik Kotamobagu, Bolsel, Boltim, Bolmong
serta Bolmut. (guf)

Kepala Dinkes: Anak yang Belum Divaksin Tetap Belajar Seperti Biasa

dr Tanty Korompot.

ZONA KOTAMOBAGU – Terkait informasi adanya larangan mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi anak usia 6-11 tahun yang belum divaksinasi, ditanggapi pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu.

Kepala Dinas Kesehatan dr Tanty Korompot menjelaskan, bahwa surat pemberitahuan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) yang diterbitkan Kementerian Kesehatan RI tertanggal 4 Januari 2022.

“Surat yang diterbitkan Pemkot Kotamobagu dan ditandatangani Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan sudah sesuai dengan SE dari Kemenkes. SE dari Kemenkes sudah kami Terima dan dasar penerbitan surat Pemkot adalah SE Kemenkes tertanggal 4 Januari 2022,” ungkap Tanty, Jumat (14/1).

Menurutnya, adapun poin kedua dalam surat pemberitahuan Pemkot Kotamobagu itu bukan melarang anak yang belum divaksin untuk sekolah. “Tapi tetap belajar seperti biasa dengan sistem daring, sedangkan yang sudah divaksin sudah bisa mengikuti pembelajaran tatap muka,” Jelas Tanty.

Terinformasi, cakupan vaksinasi di Kota Kotamobagu saat ini sudah mencapai angka 82 persen untuk dewasa. “Capaian vaksinasi kita sudah 82 persen. Tapi karena ada penambahan sasaran yakni anak usai 6-11 tahun jadi capaian itu berkurang, sehingga tinggal 72 persen. Adapun untuk lansia capaian vaksinasi 61 persen.” terang dr Tanty. (*/guf)

Melayat ke Rumah Duka Korban Tambang Mintu, Bupati Boltim Sampaikan Duka Cita Mendalam

Bupati Sam Sachrul Mamonto didampingi Ketua TP PKK Boltim Seska Ervina Budiman saat melayat ke rumah duka di Desa Atoga Timur.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto melayat ke rumah duka Alm Alan Mokoagow di Desa Atoga Timur , Kecamatan Motongkad, Kamis (13/1).

Bupati datang bersama Ketua TP PKK, Seska Ervina Budiman, serta beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Staf Khusus Bupati Nelson Ochotan.

Saat berada di rumah duka, bupati berbincang dengan istri dan keluarga almarhum. Bupati juga menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka cita mendalam atas meninggalnya Alm Alan Mokoagow yang meninggal dunia di lokasi pertambangan Mintu.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, kekuatan dan ketabahan,” sebut bupati.

Seperti diketahui, Alm Alan Mokoagow meninggal dunia setelah sebelumnya diduga menghirup gas beracun saat sedang beraktivitas di lokasi pertambangan Mintu, Rabu (12/1), bersama rekannya yang juga menjadi korban, Ronald Rawung, warga Kabupaten Minahasa Selatan. (*/guf)

Bernuansa Alam, Canteen Fisabilillah Tempat Kuliner di Kotamobagu dengan Harga Ekonomis

Pengunjung Canteen Fisabilillah menikmati menu kuliner sambil menikmati nuansa alam.

ZONA EKONOMI – Miliki potensi menjanjikan, bisnis usaha kuliner masih menjadi pilihan bagi para pelaku usaha di wilayah Kota Kotamobagu. Salah satunya usaha kuliner yang diberi nama Canteen Fisabilillah, beralamatkan Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Menurut owner Canteen Fisabilillah, Arya Lasabuda, usahanya itu dirintis sejak tahun 2019 dengan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan menu-menu andalannya. Seiring waktu berjalan dan usahanya itu sudah banyak permintaan pelanggan, ia memutuskan untuk mendirikan tempat berjualan pada tahun 2021.

“Tempat ini dibuka baru sekira 5 bulan yang lalu. Alhamdulillah banyak pelanggan yang datang, karena kami menyiapkan konsep tempat kuliner bernuansa alam terinspirasi tempat usaha yang ada di Bandung,” kata Arya.

Adapun menu yang tersedia di Canteen Fisabilillah yakni; kepiting saos padang, kepiting saos tiram, kepiting pedas manis, kepiting kari, cumi panggang, lalapan ayam dan mujair, tinutuan daging brenebon, mie tulang brenebon, mie cakalang, mie bakso, tinutuan dabu bakasang, coto ayam, nasi goreng kampung, nasi telur sarundeng serta berbagai minuman disediakan sesuai keinginan pengunjung. Untuk harga sangat ekonomis mulai dari Rp5 ribu sampai Rp40 ribu.

“Pelanggan yang datang kebanyakan dari wilayah Kotamobagu. Kami juga masih melayani pesanan lewat online. Disini kami juga menerima acara keluarga seperti, ulang tahun, arisan dan lain-lain,” ujarnya.

Lanjut Arya, untuk omzet perhari dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta. “Usaha kami ini juga membantu masyarakat ekonomi kebawah. Kami menyiapkan menu dengan harga sangat terjangkau bagi masyarakat yang ingin berkunjung,” tuturnya.

Ia berharap usahanya ini dapat terus berkembang dan lebih dikenal masyarakat. “Pastinya pelayanan disini sangat kami utamakan demi kenyamanan pengunjung,” tutupnya. (guf)

Boltim Bakal Menjadi Daerah Ketiga di Indonesia Pembangunan Pabrik Amunisi

Bupati Sam Sachrul Mamonto bersama Danyon Armed 19/105 Letkol Edi Yulian Budiargo.

ZONA BOLTIM – Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bakal menjadi daerah ketiga di Indonesia terkait rencana pembangunan pabrik amunisi. Hal ini disampaikan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, usai menerima kunjungan silaturahmi Komandan Batalyon (Danyon) Armed 19/105 Letkol Edi Yulian Budiargo, di Kantor Bupati Boltim, Kamis (13/1).

Bupati Sachrul mengungkapkan, Pemkab Boltim sangat mendukung dan akan memberikan lahan untuk pembangunan pabrik amunisi.

“Silaturahmi yang dilakukan Pak Danyon adalah hal yang sangat baik dan sangat positif. Untuk rencana pembangunan pabrik amunisi di Boltim, kami pasti siapkan lahannya,” Terang Sachrul.

Kehadiran pabrik amunisi itu kata bupati akan sangat berdampak serapan tenaga kerja yang muaranya pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Pabriknya pasti besar dan ribuan tenaga kerja yang akan terserap disitu. Soal lokasi kita masih rahasiakan, namun kami pastikan lokasinya ada. Pabrik amunisi baru dua di Indonesia, yakni di Pindad Bandung dan Malang dan Boltim akan menjadi daerah ketiga yang memiliki pabrik amunisi jika ini jadi dibangun,” ungkap bupati.

Sebagai bentuk keseriusan dan dukungannya terhadap rencana pembangunan pabrik amunisi tersebut, bupati mengatakan dirinya akan bertandang ke Markas Batalyon Armed pekan depan.

“Pekan depan saya akan datang ke Batalyon Armed untuk menindaklanjuti apa yang kita bicarakan hari ini. Saya berharap pembangunan pabrik bisa terwujud,” ucap bupati.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon) Armed 19/105 Letkol Edi Yulian Budiargo mengatakan, kunjungannya ke wilayah Boltim itu dalam rangka silaturahmi dan juga dalam rangka mencari daerah untuk rencana pembangunan pabrik amunisi dan batalyon infantri. “Kita harapkan kebijakan Pak Bupati dengan memberikan lahan,” kata Letkol Edi Yulian Budiargo.

Pabrik amunisi yang rencananya akan dibangun di Boltim itu akan memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat, juga bisa menyerap banyak tenaga kerja. “Perekonomian masyarakat pasti meningkat dengan adanya pabrik amunisi ini. Tenaga kerja juga banyak terserap dari masyarakat sini (Boltim),” ujarnya. (*/guf)

Dinkes Kotamobagu Gencar Sosialisasikan Manfaat Vaksinasi Bagi Anak

Dinas Kesehatan Kotamobagu turun lapangan sosialisasi manfaat vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

ZONA KOTAMOBAGU — Percepatan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot Kotamobagu) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Termasuk pelayanan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di wilayah setempat.

Dalam pelaksanaan vaksinasi anak ini, para Kepala Sekolah diminta untuk menyiapkan surat persetujuan yang sudah ditandatangani orang tua siswa serta melakukan pendampingan pada saat pelaksanaan pemberian vaksin.

Pasca dilaunching, pelaksanaan vaksinasi anak untuk usia 6-11 tahun di Kota Kotamobagu, saat ini terus disosialisasikan pihak dinas kesehatan.

“Ayo ajak dan dampingi anak kita untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di sekolah. Jangan takut dan ragu untuk divaksin. Vaksin aman, halal dan sehat bermanfaat,” demikian kutipan ajakan yang dipublikasikan petugas kesehatan lewat pengeras suara.

Lewat sosialisasi ini, petugas kesehatan Puskesmas juga mempublikasikan hal-hal yang diwajibkan bagi anak sebelum dan sesudah mendapatkan vaksinasi. Diantaranya, sarapan pagi, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir, memakai masker dengan benar dengan menutup hidung dan mulut, menghindari kerumunan serta tidak bepergian bila tidak penting.

Pun halnya dengan tujuan vaksinasi pada anak itu sendiri, juga turut dipublikasikan secara mobile masing-masing Puskesmas di wilayah kerjanya. Adapun tujuan atau manfaat vaksinasi bagi anak itu meliputi; mencegah sakit berat pada anak yang terinfeksi Covid-19, Mencegah Penularan Covid-19 pada anggota keluarga dan saudara, mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, meminimalisasi penularan Covid-19 di sekolah atau satuan pendidikan serta mempercepat tercapainya Herd Population. (*/guf)

Dilaunching Kapolres Kotamobagu, 804 Anak Usia 6-11 Tahun Antusias Ikuti Vaksinasi

Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK memantau langsung pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan memberikan hadiah kepada anak yang mengikuti vaksin.

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 804 anak usia 6-11 tahun di Kota Kotamobagu antusias mengikuti program Vaksinasi Merdeka Anak yang digelar Polres Kotamobagu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Rabu (12/1).

Pelaksanaan program vaksinasi anak untuk usia 6-11 tahun di Kota Kotamobagu, di-launching langsung Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK, di Gerai Vaksin Presisi Polres Kotamobagu, bertempat di SDN 1 Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Untuk menarik antusias anak-anak, Polres Kotamobagu menyiapkan tempat bermain, badut, serta hadiah berupa alat tulis kepada anak-anak yang sudah di vaksin agar membuat suasana Vaksinasi tidak menimbulkan rasa takut. Sebanyak 144 siswa SDN 1 Mogolaing telah mengikuti vaksinasi dengan lancar.

Selain di gerai vaksin Polres Kotamobagu, vaksinasi usia 6-11 tahun ini serentak juga dilaksanakan di 11 titik yang tersebar di Kotamobagu dengan total 660 yang tervaksin dari 789 peserta.

Kapolres Kotamobagu mengimbau agar vaksinasi ini menjadi perhatian bersama, tidak hanya pihak sekolah, namun juga keterlibatan orang tua dalam mendukung tercapainya vaksin usia 6-11 tahun.

“Insyallah dari target yang ditentukan oleh pemerintah yakni 11.889, dengan kolaborasi dan sinergi yang kita bangun dengan pemerintah Kotamobagu bersama TNI serta seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Kotamobagu, apa yang ditargetkan dapat kita raih,” tandas Kapolres. (guf)

Tahun Ini, Dinas Kominfo Fasilitasi Pembuatan Website 80 Desa di Boltim

Kepala Dinas Kominfo Boltim, Khaeruddin Mamonto.

ZONA BOLTIM – Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di berbagai sektor dan tingkatan terus digenjot Pemerintah Kabupaten Boltim, termasuk mendorong pemerintah desa dalam mengembangkan website desa.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Boltim Khaeruddin Mamonto mengatakan, keberadaan Website Desa penting agar masyarakat bisa mengetahui rencana kerja, potensi wilayah serta keberhasilan program pembangunan oleh pemerintah hingga tingkat paling rendah. Hal ini juga tercantum dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa.

“Untuk tahun ini Diskominfo akan memfasilitasi 80 Desa dalam pembuatan website resmi secara gratis dengan dukungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD),”

Dia mengungkapkan, saat ini di Boltim baru 1 Desa yang telah memiliki website yaitu Desa Bukaka, sementara 80 Desa lainnya dalam proses pendaftaran domain ke Kementrian Kominfo melalui lembaga Pendaftaran Nama Domain Indonesia (PANDI), sesuai Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2015 tentang Registrasi Nama Domain, dimana semua domain website pemerintah termasuk milik desa harus resmi tercatat di PANDI Jakarta.

“Dalam waktu dekat akan dirampungkan dan segera diserahterimakan ke desa. Nantinya para operator pengelola website pada masing-masing desa juga akan kita berikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan website desa,” ujarnya.

Keberadaan Website ini tambahnya, akan menjadi etalase bagi desa terutama dalam pelaksanaan pemerintahan yang transparan, promosi keunggulan sumber daya alam, pariwisata dan produk-produk lokal.

“Ada banyak sekali manfaat yang akan didapat oleh desa yang mempunyai website resmi yang dikelola sendiri oleh pemerintah desa, salah satunya adalah sebagai promosi desa. Karena melalui website desa, pemerintah desa dapat memberikan informasi kondisi desa, promosi pariwisata, produk, ataupun promosi potensi lainnya,” terangnya. (*/guf)

Hadiri Deklarasi Damai Calon Sangadi se-Kecamatan Lolayan, ini Penegasan Kapolres Kotamobagu

Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK menyaksikan penandatanganan Deklarasi Damai para calon Sangadi se-Kecamatan Lolayan.

ZONA HUKUM – Kapolres Kotamobagu, AKBP Irham Halid SIK, melaksanakan Safari Kamtibmas sekaligus menghadiri Deklarasi Damai Calon Sangadi (Kepala Desa) se-Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, bertempat di Aula Kantor Desa Tungoi, Rabu (12/1).

Dalam sambutannya, Kapolres Kotamobagu menyampaikan bahwa hubungan kemitraan antara TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten bertujuan untuk menciptakan keamanan bagi Masyarakat. “Keamanan menjadi kebutuhan yang sangat pokok bagi kehidupan sekarang ini,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, dalam konteks pilsang ini, tahapan kampanye berlangsung selama tiga hari dan dalam pelaksanaannya nanti harus terwujud rasa aman dan damai.

“Untuk 36 calon sangadi saya meminta agar tidak menyediakan minuman keras kepada pendukungnya,” tegasnya.

Kapolres juga meminta agar setiap desa terus mengaktifkan penjagaan atau siskamling. “Bagu desa yang sudah ada pos kamling agar lebih ditingkatkan lagi penjagaannya, hal ini guna mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” pintanya.

Mantan Kapolres Boltim ini mengimbau kepada masyarakat dan para calon sangadi agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial (Medsos) serta jangan menyebarkan berita Hoax dan ujaran kebencian.

“Tanamkan rasa saling mencintai dan mengasihi sesuai dalam ajaran agama kita masing-masing. Mari kita bisa bersatu padu menjaga kedamaian dan merawat ke-bhinekaan di negara tercinta ini,” ajaknya.

Diakhir sambutannya, Kapolres juga berpesan kepada para sangadi dan perangkat desa untuk lebih bijak menggunakan dan mengelola dana desa karena itu amanah.

Sementara itu, Camat Lolayan Abdul Rifai Mokoagow menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pilsang ini agar dilaksanakan dengan bahagia dan saling menghargai dari pasangan calon satu dan lainnya.

“Diharapkan kepada para calon sangadi agar bisa membuat para pendukungnya untuk tenang dan tidak membuat keributan selama pelaksanaan pilsang,” harapnya.

“Diimbau juga kepada para pendukungnya untuk bijak dalam bermedsos dan tidak membuat status-status provokatif yang bisa memancing keributan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Waka Polres Kotamobagu Kompol Rina Frillya SIK, Kabag Ops Kompol Johan Damopolli, Kasat Intel AKP Luther Tadung, Kasat Binmas AKP ABD Wahab Hudodo, Kapolsek Lolayan AKP Joel Lalensang, Danramil Kapten Czi Sardi Mamonto SH, Camat Lolayan Abdul Rifai Mokoagow serta Sangadi se-kecamatan Lolayan. (guf)

Bupati Boltim Hadiri Pencanangan Kampung Reforma Agraria Desa Mooat

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Pencanangan Pilot Project Kampung Reforma Agraria yang digelar oleh tim Gugus Tugas Reforma Agraria di Desa Mooat Kecamatan Mooat Kabupaten Boltim, Rabu (12/1).

Dalam sambutannya Sachrul menyampaikan, penetapan Desa Mooat sebagai Kampung Reforma Agraria dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Boltim dengan Nomor: 299 tahun 2021 tentang pencanangan KRA tahun 2021.

“Ada beberapa unsur yang harus diperhatikan dalam penetapan atau pencanangan Kampung Reforma Agraria seperti penataan aset, legilasi aset, redistribusi aset para konsolidasi tanah maupun pemanfaatan bersama atas tanah atau pemanfaatan dan pemerataan atas tanah, sehingga terwujud suatu kampung tematik yang mencerminkan tertib pertanahan,” ujarnya Sachrul.

lanjutnya, Kampung Reforma Agraria diharapkan mampu menjadi etalase keberhasilan pelaksanaan reforma agraria dalam skala kecil.

“Saya mengharapkan ini menjadi etalase keberhalian pelaksanaan agraria yang meliputi penataan aset, penatagunaan tanah, penataan akses dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya dan potensi pada wilayah itu sendiri,” tutupnya.

Seusai memberikan kata sambutan, Sachrul Menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada warga. Selain itu ia juga menyerahkan bantuan kitab suci Alquran besar, speaker indor, mixer sound, mic dan kabel kepada kelompok pengajian nurul janah Desa Sumber Rejo. (Advertorial)