
ZONA BOLTIM – Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di berbagai sektor dan tingkatan terus digenjot Pemerintah Kabupaten Boltim, termasuk mendorong pemerintah desa dalam mengembangkan website desa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Boltim Khaeruddin Mamonto mengatakan, keberadaan Website Desa penting agar masyarakat bisa mengetahui rencana kerja, potensi wilayah serta keberhasilan program pembangunan oleh pemerintah hingga tingkat paling rendah. Hal ini juga tercantum dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa.
“Untuk tahun ini Diskominfo akan memfasilitasi 80 Desa dalam pembuatan website resmi secara gratis dengan dukungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD),”
Dia mengungkapkan, saat ini di Boltim baru 1 Desa yang telah memiliki website yaitu Desa Bukaka, sementara 80 Desa lainnya dalam proses pendaftaran domain ke Kementrian Kominfo melalui lembaga Pendaftaran Nama Domain Indonesia (PANDI), sesuai Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2015 tentang Registrasi Nama Domain, dimana semua domain website pemerintah termasuk milik desa harus resmi tercatat di PANDI Jakarta.
“Dalam waktu dekat akan dirampungkan dan segera diserahterimakan ke desa. Nantinya para operator pengelola website pada masing-masing desa juga akan kita berikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan website desa,” ujarnya.
Keberadaan Website ini tambahnya, akan menjadi etalase bagi desa terutama dalam pelaksanaan pemerintahan yang transparan, promosi keunggulan sumber daya alam, pariwisata dan produk-produk lokal.
“Ada banyak sekali manfaat yang akan didapat oleh desa yang mempunyai website resmi yang dikelola sendiri oleh pemerintah desa, salah satunya adalah sebagai promosi desa. Karena melalui website desa, pemerintah desa dapat memberikan informasi kondisi desa, promosi pariwisata, produk, ataupun promosi potensi lainnya,” terangnya. (*/guf)

Sementara itu, Camat Lolayan Abdul Rifai Mokoagow menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pilsang ini agar dilaksanakan dengan bahagia dan saling menghargai dari pasangan calon satu dan lainnya.
ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Pencanangan Pilot Project Kampung Reforma Agraria yang digelar oleh tim Gugus Tugas Reforma Agraria di Desa Mooat Kecamatan Mooat Kabupaten Boltim, Rabu (12/1).
“Ada beberapa unsur yang harus diperhatikan dalam penetapan atau pencanangan Kampung Reforma Agraria seperti penataan aset, legilasi aset, redistribusi aset para konsolidasi tanah maupun pemanfaatan bersama atas tanah atau pemanfaatan dan pemerataan atas tanah, sehingga terwujud suatu kampung tematik yang mencerminkan tertib pertanahan,” ujarnya Sachrul.
“Saya mengharapkan ini menjadi etalase keberhalian pelaksanaan agraria yang meliputi penataan aset, penatagunaan tanah, penataan akses dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya dan potensi pada wilayah itu sendiri,” tutupnya.


ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara dan Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Utara (Sulut), Jonny Pesta Simamora S.I.P., M.Si., menandatangani Nota Kesepahaman (memorandum of understanding) tentang kerjasama Pembentukan Produk Hukum Daerah, Rabu (12/1), di Aula Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, di Manado.
ZONA KOTAMOBAGU- Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, melakukan study komparasi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut), Selasa (11/1).
ZONA EKONOMI – Usaha Kuliner yang diberi nama Bakso Mangkok Dapoer Ibu, milik Ferry Dotulong warga Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, menjadi pilihan bagi para penikmat bakso yang ada di Kota Kotamobagu.