Beranda blog Halaman 235

Kotamobagu Tertinggi se BMR dan Kedua se Sulut Indeks SPBE 2021

Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Fahri Damopolii.

ZONA KOTAMOBAGU —Kementerian PAN RB (Kemen PANRB) Republik Indonesia, Rabu, 29 Desember 2021 akhirnya menerbitkan Keputusan Menteri PAN RB Nomor 1503 Tahun 2021 tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Eelektronik (SPBE) pada Kementerian/Lembaga/Pemda, yang berisikan indeks SPBE yang diraih oleh masing-masing Kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah seluruh indonesia.

Dalam surat keputusan ini, Pemerintah Kota Kotamobagu mendapatkan nilai tertinggi se-Bolaang Mongondow Raya, dan kedua se-Sulut, dengan nilai Indeks SPBE 2,41.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kotamobagu, Moh. Fahri Damopolii, sejak diterbitkannya Prepres 95 Tahun 2018, pemerintah pusat melalui Kemen PAN-RB melaksanakan penilaian terhadap implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah se-Indonesia.

“SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini ditujukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel termasuk aspek pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya,” kata Fahri.

Terdapat 4 area penilaian dalam evaluasi yang dilakukan Kemen PAN-RB. Mulai dari kebijakan internal, tata kelola, manajemen, hingga layanan SPBE yang diterapkan di lingkungan pemerintah daerah.

“Evaluasinya cukup berat karena dalam 4 area ini, ada 47 indikator yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Selain itu ada beberapa tahapan yang harus dilalui, mulai dari wawancara hingga kunjungan untuk verifikasi lapangan,” ucapnya.

Dengan capaian yang diraih Pemerintah Kota Kotamobagu saat ini, lanjut Fahri, pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Alhamdulillah. Kami bersyukur dengan capaian ini. meski evaluasinya cukup berat dan menantang, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, termasuk peningkatan terhadap aspek pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya,” ujar Fahri. (*/guf)

 

Bupati Boltim Lantik Ratusan Pejabat Eselon II, III dan IV di Kawasan Wisata Danau Mooat

Suasana pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Boltim yang digelar di kawasan wisata danau Mooat.

ZONA BOLTIM — Bupati Sam Sachrul Mamonto, kembali melakukan rolling jabatan atau mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Kawasan Wisata Danau Mooat, Kamis (30/12).

Untuk jabatan eselon II, ada enam diantaranya yang merupakan hasil seleksi terbuka (selter) dan beberapa lainnya adalah hasil uji kompetensi. Ada juga beberapa pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan eselon III dipromosi ke jabatan eselon II dengan status sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Selain itu, ada beberapa pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan eselon II di-nonjobkan, seperti; Yusri Damopolii yang sebelumnya sudah bertahun-tahun menjabat Kepala Dinas Pendidikan. Kemudian ada juga Rizky Lamaluta yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Slamet Umbola yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Sosial serta Rahman Hulalata yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. (*/guf)

Nama-nama pejabat eselon II yang dilantik:

1. Melsu Reefol Alung, SE (Asisten II)

2. Drs. Rusmin Mokoagow (Asisten III)

3. Dra.Norma Linggama (Staf Ahli Bupati Bidang Politik)

4. Afandi Abdul,SE (Sekretaris DPRD)

5. Moh. Iksan Pangalima S.Pi (Kepala Dinas PPPA)

6. Hendra Tangel,SH (Kepala DPMD)

7. Khaerudin Mamonto, SE (Kepala Dinas Kominfo)

8. Fera Maria Sewow,S. Sos (Kepala Kesbangpol)

9. Mat Sunardi, S.PKP (Kepala Dinas Pertanian)

10. Rosita Pobela, SE,Msi (Kepala Dinas PPKB)

11. Hodong Kobandaha (Plt Kepala Dinas Pendidikan)

12. Sogol Mamonto (Plt Kepala Dinas Dispora)

13. Sahifudin Gobel (Plt Kepala Dinas Kesehatan)

14. Subari Manangin (Plt Kepala Dinas Dukcapil)

15. Eko Marsidi (Plt Kepala Dinas Pariwisata)

16. Imran Golonda (Kepala Dinas Sosial)

17. Jefri Mokoagow (Plt Kepala Dinas Satpol PP)

18. Muhammad Yahya (Plt Kepala Dinas Perindag)

19. Deni Mamonto (Plt Kepala DPMPTSP)

20. Saifudin Mokoagow (Plt Dinas Perhubungan)

21. Ayko Mentemas (Plt Kepala DKP)

22. Robi Mamonto (Plt Staf Ahli)

23. Hardiman Pasambuna (Plt Kepala Inspektorat)

24. James Kinontoa (Plt Kepala Bappeda)

25. Harun Manoppo (Plt Kepala Disnaker)

Penuhi Persyaratan, RSPD Ambang Boltim Segera Beroperasi

Bupati Sam Sachrul Mamonto saat memberikan sambutan dihadapan tim visitasi rumah sakit daerah wilayah Sulut di RSPD Ambang Boltim.

ZONA BOLTIM – Upaya Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, untuk segera mengoperasikan Rumah Sakit Pemerintah Daerah (RSPD) Ambang Pratama akhirnya membuahkan hasil. Hal ini Menyusul telah terpenuhinya semua persyaratan untuk penerbitan izin operasional Rumah Sakit tersebut.

Tim Visitasi Rumah Sakit Provinsi Sulut yang terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut yakni dr Jefri Bengah, dr Harto Linelejan, dan dr Albert Rondonuwu serta Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah wilayah Sulut DR dr Tubagus Abeng MMR, Rabu (29/12), berkunjung ke RSPD Ambang Boltim yang berlokasi di Desa Sumber Rejo Kecamatan Modayag.

Kedatangan Tim tersebut guna melakukan peninjauan langsung terkait kelayakan sesuai standar peraturan yang berlaku, sebagai persyaratan untuk penerbitan izin operasional Rumah Sakit. Adapun beberapa poin yang jadi fokus penilaian antara lain Fasilitas kesehatan, Fasilitas bangunan, ketersediaan tenaga Medis baik dokter maupun perawat hingga beberapa peralatan penunjang lainnya.

Alhasil, persentase secara keseluruhan Rumah Sakit pertama di Boltim tersebut mendapat nilai 85 persen, sedangkan standar yang harus dicapai minimal 70 persen. Dengan demikian, Tim Visitasi menyimpulkan bahwa RSPD Ambang Boltim sudah layak untuk diterbitkan izin operasional. Demikian disampaikan oleh dr Harto Linelejan di hadapan Bupati usai penilaian.

“Bukan tidak mungkin besok atau lusa izin operasional Rumah Sakit Boltim sudah keluar. Dengan adanya hasil ini, kita akan segera menerima notifikasi dari Dinas Kesehatan Boltim sebagai bagian dari tahapan untuk proses penerbitan izin,” kata dr Harto.

Ditempat yang sama, dr Abeng (sapaan akrab Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah wilayah Sulut) mengatakan bahwa sinergitas antara Dinkes Boltim dan Direktur Rumah Sakit sangat diperlukan guna memajukan suatu Rumah Sakit.

“Begitupun dengan segala struktur di dalam Rumah Sakit, sesuai dengan peraturan yang berlaku, setiap Instalasi harus dipimpin oleh dokter, bukan perawat,” terang dr Abeng.

dr Abeng menambahkan, untuk mencapai pelayanan bermutu di bidang Kesehatan khususnya Rumah Sakit, memang butuh tahapan. Ia yakin dan percaya komitmen Bupati Boltim untuk memajukan RSD Ambang tersebut dapat mempercepat proses kemajuan RSD menjadi RSD tipe C seperti yang diharapkan.

“Sebab, salah satu persyaratan jika ingin membangun RSD lagi wilayah Tutuyan misalnya, maka RSD yang ada sekarang harus lebih dulu menjadi Tipe C,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Boltim saat memberikan sambutan menyampaikan dukungan sepenuhnya Pemerintah Daerah untuk percepatan ijin operasional dan pengembangan RSD pertama di Boltim tersebut.

“Memang peningkatan mutu pelayanan kesehatan khususnya Rumah Sakit Daerah, menjadi PR tersendiri bagi Saya. Karena ini bagian dari Visi-misi kami saat kampanye. Alhamdulillah, hari ini tim Visitasi telah datang dan hasilnya berbuah manis seperti yang kita inginkan bersama yakni RSD kita layak untuk diterbitkan ijin operasional,” kata Bupati.

Bupati berharap agar ketika RSD tersebut mulai beroperasi, para tim medis dapat bekerja secara profesional dengan mengutamakan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Mari kita bekerja secara profesional, ramah terhadap pasien, atau mungkin ada pasien yang marah-marah kepada tenaga medis, agar sebisa mungkin kita mengalah demi kebaikan kita bersama. Karena tugas kita untuk melayani masyarakat,” harap Bupati.

Tidak lupa Bupati berterima kasih kepada Tim Visitasi Rumah Sakit yang telah bersedia datang ke Boltim. Terinformasi, pada kesempatan itu Bupati Boltim juga melakukan penandatanganan berita acara kerjasama antara Pemkab Boltim dengan BPJS Kesehatan Tondano. (*/guf)

240 Pelaku Usaha di Kotamobagu Terima BPUM

240 pelaku usaha di Kotamobagu menerima Bantuan Pemerintah Usaha Mikro (BPUM).

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menyerahkan Bantuan Pemerintah Usaha Mikro (BPUM) kepada pelaku usaha yang ada di Kotamobagu, bertempat di Restoran Lembah Bening, Rabu (29/12).

Bantuan tersebut diserahkan langsung Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sitti Rafiqah Bora, mewakili Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara.

Melalui sambutannya, Rafiqah mengatakan, untuk penanganan pandemi covid-19 saat ini, pemerintah Kota Kotamobagu melakukan berbagai upaya dan usaha yang sangat diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat. Termasuk pendapatan para pelaku usaha mikro. Dimana salah satunya melalui bantuan pemerintah usaha mikro yang ada di daerah ini.

“Bantuan bagi pelaku usaha mikro merupakan skema pemulihan ekonomi yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro dalam upaya membantu para pelaku pengusaha mikro, sehingga nantinya dapat lebih produktif di masa pandemi covid-19,” kata Rafiqah, membacakan sambutan Wali Kota Kotamobagu.

Pemerintah berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan bantuan ini sebagai modal usahanya. “Pemerintah Kota berharap penerima bantuan pemerintah usaha mikro ini, dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik baiknya khususnya sebagai modal usaha,” tambahnya.

Terinformasi, sebanyak 240 pelaku usaha di Kota Kotamobagu mendapatkan Bantuan Pemerintah Usaha Mikro, masing-masing akan menerima bantuan sebesar Rp. 1.200,000 berdasarkan Surat Kepurtusan Wali Kota kotamobagu nomor 327 Tahun 2021 tentang Penetapan Peneriman Bntuan Pemerintah Usaha Mikro Tahun 2021. (*/guf)

Wali Kota Tatong Bara Lantik 15 Penjabat Sangadi, Ini Nama-namanya

Wali Kota Tatong Bara menyerahkan SK kepada 15 penjabat sangadi yang dilantik.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara melantik 15 Penjabat Sangadi di 15 desa se-Kota Kotamobagu, bertempat di Aula rumah dinas wali kota, Rabu (29/12).

Pelantikan 15 penjabat sangadi itu, berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kotamobagu nomor 350 tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan penjabat sangadi di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Wali Kota Tatong Bara dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada sangadi sebelumnya yang telah berakhir masa jabatan pada 28 Desember 2021.

“Atas dedikasi dan pengorbanan serta tugas yang berat yang telah bersama-sama dengan pemerintah bersama masyarakat, saya atas nama pemerintah Kotamobagu mengucapkan syukur moanto dan insha allah mendapat imbalan pahala dari Allah SWT,” kata wali kota.

Dalam kesempatan itu, wali kota juga menyampaikan ucapan selamat kepada 15 penjabat sangadi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik. “Selain jabatan utamanya mendapatkan amanah baru untuk menjalankan kekosongan jabatan sangadi yang oleh undang-undang dibatasi ruang dan waktu sambil menunggu pergantian yang diperoleh dari sistem pemilihan yang sudah diatur dalam perundang-undangan,” ujar wali kota.

Hadir dalam pelantikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, para asisten, Kepala Dinas PMD, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu. (guf)

Berikut 15 Penjabat Sangadi yang dilantik:

1. Fahrin Ambaru Penjabat Sangadi Desa Kopandakan I

2. Hamdan Mokoagow Penjabat Sangadi Desa Tabang

3. Rindra Slamet Subagio Lamaka Penjabat Sangadi Desa Poyowa Besar I

4. Yeyen Angkara Penjabat Sangadi Desa Poyowa Besar II

5. Saprudin Paputungan Penjabat Sangadi Desa Bungko

6. Ardin Paputungan Penjabat Sangadi Desa Poyowa Kecil

7. Atmawijaya Damopolii Penjabat Sangadi Desa Sia

8. Gantia Umi Kalsum Mokoginta Penjabat Sangadi Desa Bilalang I

9. Toto Susanto Penjabat Sangadi Desa Bilalang II

10. Arista A Mokoginta Penjabat Sangadi Desa Pontodon

11. Mulyadi Mando Penjabat Sangadi Desa Pontodon Timur

12. Muhammad Zulvan Pombaile Penjabat Sangadi Desa Kobo Kecil

13. Refli Mamonto Penjabat Sangadi Desa Moyag

14. Samsuri Mamonto Penjabat Sangadi Desa Moyag Tampoan

15. Kori M Manoppo Penjabat Sangadi Desa Moyag Todulan

Wawali Buka Dialog Moderasi Beragama Inisiasi BPS GMIBM dan GP Ansor Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU– Mewakili Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan membuka sekaligus menjadi narasumber dalam dialog Moderasi Beragama yang diinisiasi BPS GMIBM dan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kotamobagu, Selasa (28/12).

Dialog yang berlangsung di Kantor GMIBM Kotamobagu tersebut, mengangkat tema Indonesia rumah kita, merah putih bendera bersama.

Lewat kesempatan ini, Nayodo mengingatkan tentang pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama yang telah terjalin baik.

“Moderasi beragama adalah sikap saling menghargai, menghormati dan mencintai sesama umat beragama. Hal ini menjadi penting sebagai perwujudan menjaga kerukunan antar umat beragama, di negara kita yang sangat plural ini,” ujarnya.

Menurut Nayodo, kewajiban memelihara moderasi beragama ini merupakan tanggungjawab semua pihak.

“Sikap intoleran dan radikal yang muncul akhir-akhir ini, dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tidak bertanggungjawab yang ingin memecah belah persatuan di NKRI. Salah satu isu yang mereka hembuskan yaitu masalah agama. Hal ini tentu tidak boleh kita biarkan, Pemerintah bersama TNI, Polri, Organisasi Keagamaan dan elemen masyarakat lainnya, akan menjadi garda terdepan untuk mencegah hal itu terjadi,” tutur Nayodo.

Turut hadir dan menjadi narasumber diantaranya, Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK, Ketua FKUB Sulut yang juga Ketua Yayasan Kesehatan Sinode GMIBM, Pdt. CH. Raintama, Imam Besar MABM Kotamobagu, KH. Al Habib Mohammad Naim Bin Ali Aljaelani, serta OKP/OKPI masing-masing GP. Ansor, GAMKI, Pemuda GMIBM, Pemuda GPdI, Pemuda Katholik, Hindu dan Budha. (*/guf)

Tunjang Operasional TPA, Wali Kota Terima 1 Unit Ekskavator dari Kemen PUPR

ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara menerima alat berat yang diserahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR) Republik Indonesia melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulawesi Utara, bertempat di Kantor Dinas PUPR Kota Kotamobagu, Selasa (28/12).

Menurut Kapala Dinas PUPR Kota Kotamobagu, Claudy N. Mokodongan, ST., alat berat yang diserahterimakan berupa satu unit ekskavator yang akan digunakan untuk menunjang operasional TPA Kota Kotamobagu.

“Bantuan dari Kementrian PUPR berupa satu unit ekskavator isi 200 yang peruntukannya untuk TPA, telah diserahterimakan dan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulawesi Utara kepada Pemerintah Kota Kotamobagu yang di terima langsung oleh Ibu Wali Kota,” kata Claudy.

Alat berat ini lanjut Claudy, nantinya akan diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu untuk dimanfaatkan di TPA yang ada.

“Ekskavator ini nantinya akan dimanfaatkan untuk pengelolaan TPA di wilayah Kota Kotamobagu,” ucapnya. (*/guf)

Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan, Bupati Sachrul Serahkan Bantuan Bagi Nelayan

Bupati Sam Sachrul Mamonto secara simbolis menyerahkan bantuan berupa 1 unit kapal penangkap ikan, mesin serta alat bantu kepada kelompok nelayan penerima.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto, menyerahkan bantuan hibah daerah kepada masyarakat kelompok nelayan yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bertempat di Aula lantai III Kantor Bupati, Selasa (28/12).

Adapun bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021 Dinas Perikanan Boltim itu, diantaranya; perahu penangkap ikan 10 unit, Frezeer 43 unit dan katingting 7 unit.

Bupati Sachrul dalam sambutannya menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan program Pemkab Boltim dalam meningkatkan taraf hidup dan produktivitas masyarakat yang dilakukan secara terencana, terarah, terukur, berkelanjutan sesuai RPJMD Kabupaten Boltim 2021-2026, serta guna mewujudkan kehidupan yang layak dan bermartabat untuk memenuhi hak atas kebutuhan dasar warga negara demi tercapainya kesejahteraan rakyat yang salah satunya melalui hibah barang.

“Dengan diberikannya bantuan ini, saya berharap dapat menambah modal usaha ekonomi produktif hasil tangkapan perikanan untuk dapat meningkatkan penghasilan agar tingkat sosial ekonominya maupun kesehatan menjadi lebih baik. Dan yang terpenting adalah bisa merubah pola pikir dan sikap mental keluarga nelayan dari ketergantungan pola hidup yang konsumtif menjadi mandiri dan produktif,” ujar bupati.

Ia pun mengimbau kepada penerima bantuan agar benar-benar dapat dimanfaatkan, dan sebagai motivasi untuk meningkatkan kemandirian-nya dalam mewujudkan pembangunan dibidang kesejahteraan perikanan, sekaligus meningkatkan kinerja organisasi sosial kemasyarakatan sebagai pilar partisipan dibidang pembangunan khususnya khususnya usaha hasil produksi perikanan.

“Dan terwujudnya optimalisasi pemberdayaan organisasi sosial kemasyarakatan secara terencana, terarah, terpadu dan berkesinambungan serta memberikan kesempatan untuk mendayagunakan keterampilan dan sumber-sumber alam yang dimiliki dalam rangka memecahkan masalahnya secara maksimal dan berdaya guna,” urainya.

Bupati juga berpesan, bantuan ini dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat khususnya nelayan yang ada di Kabupaten Boltim. “Jangan dilihat besar kecilnya bantuan yang diberikan, akan tetapi yang terpenting adalah niat dan tujuan kita guna meringankan beban dan menambah motivasi masyarakat dalam usaha produktif,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sonny Warokka, para asisten, Kepala Dinas Perikanan serta masyarakat penerima bantuan. (guf)

Wakili Wali Kota, Asisten I Resmikan BPM “Dallag Mamonto” Desa Moyag

Asisten I Teddy Makalalag foto bersama dengan Pemerintah dan Perangkat Desa Moyag di depan Balai Pelatihan Masyarakat.

ZONA KOTAMOBAGU – Mewakili Wali Kota Ir Tatong Bara, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kotamobagu, Teddy Makalalag menghadiri sekaligus meresmikan Balai Pelatihan Masyarakat (BPM) “Dallag Mamonto” Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (27/12).

Kepala Desa (Sangadi) Moyag, Drs Rusmin Mamonto mengatakan, pembangunan BPM Desa Moyag ini dibangun melalui Dana Desa. “Pembangunan balai pelatihan ini untuk masyarakat. Jadi jika ada masyarakat yang melaksanakan hajatan seperti pesta perkawinan, khitanan dan lain sebagainya bisa menggunakan fasilitas BPM ini,” kata Rusmin.

Lanjutnya, saat ini masyarakat yang akan melaksanakan hajatan tidak diperbolehkan lagi memakai badan jalan, karena sudah ada aturan dari Pemerintah Kotamobagu terkait pelaksanaan hajatan pesta. “Sekarang sudah dilarang menggelar pesta perkawinan dan lain-lain menggunakan badan jalan. Nah, dengan diresmikannya bangunan ini masyarakat sudah bisa menggunakannya untuk hajatan, dan ini gratis untuk masyarakat desa Moyag,” tuturnya.

Asisten I Teddy Makalalag, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Moyag yang telah berinisiatif membangun balai pelatihan ini yang juga sebagai Kantor Desa. “Pembangunan balai ini merupakan salah satu pembangunan infrastruktur yang melibatkan potensi dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaanya, dan ini sangat kita apresiasi,” ujarnya.

ia pun berharap, fasilitas yang sudah dibangun ini dapat dipelihara dan dirawat dengan baik, agar tetap berfungsi dengan baik. “Semoga balai pelatihan masyarakat ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk kegiatan-kegiatan bermanfaat, seperti musyawarah desa, kegiatan agama dan sosial kemasyarakatan lainnya,” harapnya.

Turut hadir dalam peresmian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Nasli Paputungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bambang Irawan Ginoga, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Usmar Mamonto, Camat Kotamobagu Timur, serta beberapa kepala desa dan lurah di Kotamobagu.

Sebagai informasi, pemberian Nama Dallag Mamonto di Balai Pelatihan Masyarakat Desa Moyag, karena Dallag Mamonto merupakan Sangadi ke-4 Desa Moyag yang menjabat pada tahun 1901 hingga 1926. (guf)

3.430 Pelajar dan Mahasiswa Terima Bantuan Anak Asuh Pemkot Kotamobagu

Wali Kota Tatong Bara menyerahkan secara simbolis bantuan anak asuh kepada pelajar SD di Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU– Program bantuan anak asuh merupakan hal mutlak yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Hal ini dikatakan Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara saat menyerahkan secara simbolis bantuan anak asuh bagi pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat serta Mahasiswa, bertempat di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Senin (27/12).

“Program anak asuh, untuk membantu pendidikan karena ini urusan mutlak dan wajib. Dimana, pemkot dari tahun-tahun sebelumnya sudah mengalokasikan anggaran ini dengan tujuan agar masyarakat atau anak-anak kita tidak ada yang tertinggal dari sisi pendidikan,” ujar Tatong.

Menurut Tatong, para penerima bantuan anak asuh ini, rata-rata masuk dalam kategori masyarakat yang perlu diintervensi sesuai daftar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Oleh sebab itu, kami berharap dengan bantuan ini bisa menyemangati generasi muda kita untuk terus belajar karena, dengan adanya program ini, kualitas pendidikan di kotamobagu alhamdulillah meningkat. Mudah-mudahan tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak mengecap pendidikan disebabkan problem biaya, makanya kita bantu dengan program anak asuh ini,” tandasnya.

Adapun bantuan anak asuh yang disalurkan tahun 2021 ini dengan total penerima sebanyak 3.430 yang terdiri dari SD sebanyak 1.315 pelajar, masing masing menerima Rp1.000.000, SMP sebanyak 985 pelajar, masing-masing menerima Rp1.500.000, untuk SMA sebanyak 800 pelajar yang masing-masing menerima Rp1.700.000, sedangkan setingkat perguruan tinggi sebanyak 330 mahasiswa yang masing-masing menerima Rp3.450.000, dengan total anggaran sebesar Rp5.291.000.000. (*/guf)