Ketua TP-PKK Kotamobagu, Rindah Mokoginta-Gaib, bersama Wakil Ketua TP-PKK, Resty Ava Somba saat Mengunjungi SELEVEL Resto & Caffe
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Malam itu, Rabu 27 Agustus 2025, suasana di SELEVEL Resto & Cafe tampak sedikit berbeda.
Kehadiran Ketua TP-PKK Kotamobagu, Rindah Mokoginta-Gaib, bersama Wakil Ketua TP-PKK, Resty Ava Somba, seakan menjadi energi baru bagi para staf yang menyambut dengan penuh ramah tamah.
Istri Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib, ini tak ragu melontarkan pujian sejak pertama kali duduk menikmati suasana resto.
Baginya, SELEVEL bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang yang nyaman untuk melepas penat dan menikmati sajian kuliner dengan cita rasa khas.
“Suasananya menyenangkan, sangat nyaman dan bersih. Pilihan menunya beragam, makanannya enak-enak, harganya juga terjangkau. Stafnya ramah dan pelayanannya cepat. Pokoknya wajib balik lagi,” tutur Rindah dengan senyum puas.
Bagi seorang Rindah yang juga aktif menggerakkan program pemberdayaan keluarga di Kotamobagu, dukungan pada UMKM lokal seperti SELEVEL menjadi hal penting.
Ia percaya, tempat-tempat kuliner yang dikelola dengan baik mampu tumbuh bukan hanya sebagai bisnis, tapi juga sebagai bagian dari wajah kota.
Ungkapan apresiasi tersebut disambut hangat oleh owner SELEVEL, Inayah Warso.
Dengan penuh rasa syukur, ia menyebut kunjungan dua sosok penting itu sebagai bentuk dukungan moral yang sangat berarti.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota yang telah meluangkan waktu untuk datang. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi juga penyemangat bagi kami sebagai pelaku UMKM untuk terus berkembang,” ucap Inayah dengan wajah sumringah.
Bagi para pecinta kuliner di Kotamobagu, cerita ini tentu menjadi kabar menggembirakan.
Di tengah hiruk-pikuk kota, ada satu tempat yang kini makin mendapat pengakuan: SELEVEL Resto & Caffe, sebuah ruang sederhana yang mampu menghadirkan kehangatan, cita rasa, dan kenyamanan dalam setiap sajian.
Cabjari Kotamobagu Gelar Sosialisasi Anti-Korupsi di Dumoga
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan ke-80, Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kotamobagu di Dumoga menggelar sosialisasi anti-korupsi, Rabu 27 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Dumoga dengan melibatkan Pemerintah Kecamatan serta 12 kepala desa se-wilayah Dumoga.
Kepala Cabjari Dumoga, Prima Poluakan, SH, MH, menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus diberantas sejak dini.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat, pemerintah desa, serta perangkat daerah lebih memahami pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam mengelola anggaran negara maupun dana desa. Kejaksaan akan terus hadir untuk memberikan edukasi agar pengelolaan keuangan, khususnya dana desa, benar-benar dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat dan pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Dumoga Sandri Karundeng, memberikan apresiasi atas inisiatif kejaksaan yang dinilai memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi di wilayahnya.
“Pemerintah Kecamatan Dumoga berharap sinergitas antara kecamatan, desa, dan aparat penegak hukum semakin kuat dalam mencegah praktik korupsi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh perangkat desa untuk berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,” ungkapnya.
Kasatlantas Polres Kotamobagu, Iptu Luster Simanjuntak, SH
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Penindakan terhadap penggunaan knalpot brong di wilayah Kota Kotamobagu terus digencarkan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu menegaskan, razia tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga berlaku bagi anggota kepolisian sendiri.
Kasat Lantas Polres Kotamobagu, Iptu Luster Simanjuntak, SH, mengatakan, hingga kini lebih dari 50 knalpot brong telah ditindak dan dimusnahkan di lokasi razia.
Ia menekankan, tidak ada ruang untuk kompromi dalam operasi tersebut.
“Tidak ada tebang pilih. Kalau ada masyarakat melihat anggota polisi menggunakan knalpot brong, silakan laporkan. Pasti akan kami tindak sesuai aturan hukum. Semua harus memberi contoh,” tegas Iptu Simanjuntak, Selasa 26 Agustus 2025.
Menurutnya, suara bising dari knalpot brong bukan hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi memicu keributan.
Kondisi ini kerap terjadi di lingkungan sekolah, di mana gesekan antar pelajar bisa muncul hanya karena masalah suara kendaraan.
Untuk menekan penggunaan knalpot brong, Satlantas Kotamobagu menggelar berbagai langkah pencegahan.
Mulai dari sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga razia langsung di jalan raya.
Pelanggar yang terjaring diberikan sanksi tegas berupa tilang, penahanan kendaraan, hingga pencabutan perlengkapan yang tidak sesuai aturan.
Lebih jauh, Iptu Simanjuntak memastikan bahwa program “Kotamobagu Zero Knalpot Brong” akan terus dijalankan.
Harapannya, lalu lintas di Kotamobagu dapat semakin tertib, aman, dan kondusif.
Polres Kotamobagu Terima Kunjungan Tim Penilai Pelayanan Publik dari Stamarena Polri (Foto: Humas Polres Kotamobagu)
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Polres Kotamobagu menerima kunjungan Tim Penilai Pelayanan Publik dari Staf Utama Perencanaan Umum dan Anggaran (Stamarena) Polri, Selasa 26 Agustus 2025.
Kunjungan ini bertujuan menilai kualitas pelayanan publik yang diberikan Polres Kotamobagu, mulai dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Reskrim, penerbitan SKCK, hingga layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Lalu Lintas.
Tim yang dipimpin oleh Kombes Pol Irene Ajum A.S disambut langsung oleh Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, SIK, MH, bersama jajaran pejabat utama Polres.
Setelah penyambutan, tim langsung melakukan peninjauan di sejumlah unit layanan yang menjadi objek penilaian.
Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai wujud tanggung jawab institusi Polri kepada masyarakat.
“Kami berharap kunjungan dan verifikasi lapangan ini memberikan hasil positif. Jika ada catatan atau koreksi, tentu akan menjadi bahan perbaikan agar standar pelayanan publik yang diharapkan masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya.
Upaya peningkatan pelayanan publik ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polres Kotamobagu, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan prima di lingkungan kepolisian.
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran pajak sejak usia muda, Samsat Kotamobagu bersiap meluncurkan program bertajuk “Samsat Masuk Sekolah” di sejumlah sekolah di wilayah Kota Kotamobagu.
Kepala Samsat Kotamobagu, Lendy A. Daud, SH, MSi, mengatakan pajak kendaraan bermotor merupakan kewenangan provinsi yang sebaiknya dipahami masyarakat sejak dini.
“Edukasi pajak harus dimulai sedini mungkin. Melalui kegiatan Samsat Masuk Sekolah, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor,” jelas Lendy saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 26 Agustus 2025.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Sadar Pajak 2025 yang berlangsung dari bulan Juli di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Tidak hanya sebatas sosialisasi, kegiatan tersebut juga melibatkan Satlantas Polres Kotamobagu dan Jasa Raharja untuk melakukan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor yang terparkir di sekolah-sekolah.
Menurut Lendy, hasil pemeriksaan menunjukkan masih ada kendaraan siswa yang pajaknya belum dibayar.
“Kami tidak langsung menindak, hanya menempelkan surat pemberitahuan agar segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selain edukasi dan pemeriksaan, Bulan Sadar Pajak juga diisi dengan penelusuran Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) serta operasi khusus di lapangan.
Lendy pun mengimbau masyarakat agar tidak menunda kewajiban pajak.
“Pembayaran pajak kendaraan dapat dilakukan di titik-titik layanan Samsat terdekat yang sudah disiapkan,” tambahnya.
Langkah ini tidak hanya memperkuat kualitas pelayanan publik, tetapi juga menegaskan komitmen Samsat Kotamobagu untuk menumbuhkan budaya taat pajak sejak dini, demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Produk Lokal Sulit Menembus Rak Minimarket, Indomaret dan Alfamart Dituding Lebih Utamakan Barang dari Luar Daerah (Foto: Udi)
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Di hampir setiap gerai Indomaret dan Alfamart di Kotamobagu, rak kebutuhan harian terlihat penuh.
Namun jika diperhatikan lebih detail, mayoritas produk yang terpajang bukan berasal dari UMKM lokal.
Dari puluhan rak yang tersedia, hanya segelintir menampilkan produk asli Kotamobagu.
Hasil penelusuran ZONABMR.COM di sejumlah gerai, Senin 25 Agustus 2025, menunjukkan fakta mencolok: produk olahan makanan ringan, bumbu dapur, hingga minuman kemasan sebagian besar dipasok dari Manado, Gorontalo, hingga Makassar. Sementara produk UMKM Kotamobagu bisa dihitung dengan jari.
“Kami sudah ikuti semua prosedur, bahkan sampai menandatangani perjanjian bermaterai. Tapi ujung-ujungnya tidak ada kepastian,” keluh Nassar Bin Awwat, Selasa 26 Agustus 2025, pemilik UD. Berlian NBA yang memproduksi bumbu dapur lokal.
UD. Berlian NBA sendiri bukan pemain baru. Usaha keluarga yang berlokasi di Kelurahan Pobundayan ini telah beroperasi sejak tahun 1985, dikenal dengan produk bumbu dapur tradisional yang menjaga cita rasa khas daerah.
Berbagai generasi keluarga di Kotamobagu sudah akrab dengan produk tersebut, namun ironisnya hingga kini justru sulit menembus rak minimarket modern.
Padahal, produk UD. Berlian NBA telah mengantongi izin BPOM, sertifikasi halal MUI dan secara kemasan telah cukup modern.
Namun semua itu belum cukup untuk menjamin produknya masuk ke rak minimarket.
“Biaya operasional dan waktu yang habis sangat memberatkan,” tambah Nassar.
Produk Bumbu Dapur UD. Berlian NBA (Foto: Ifa)
Tak hanya pelaku usaha, konsumen pun ikut merasakan dampaknya.
Ryan Mokodompit, warga Kotamobagu Timur, mengaku sering mencari produk lokal di minimarket namun jarang menemukannya.
“Saya suka beli sambal dan keripik buatan lokal karena rasanya beda. Tapi di Indomaret dan Alfamart hampir tidak ada. Kalau mau cari, ya harus ke pasar atau langsung ke rumah produksinya,” tutur Ryan.
Suara serupa datang dari Nayla Mutty, seorang pegawai swasta yang kerap belanja di minimarket.
“Harusnya produk lokal diberi tempat khusus, jadi kami tahu mana yang asli Kotamobagu. Sekarang lebih banyak barang dari luar. Sayang sekali, padahal produk lokal tidak kalah kualitasnya,” ujarnya.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kotamobagu, Ariono Potabuga, juga mengakui persoalan tersebut.
“Sejauh ini, produk lokal yang berhasil masuk jumlahnya masih sangat kecil. Dari puluhan UMKM yang mencoba, hanya sekitar 2–3 yang berhasil terpajang di rak. Sisanya didominasi produk luar daerah,” ungkapnya.
Ia menilai, perlu ada langkah konkret dari pihak ritel.
“Idealnya, Indomaret dan Alfamart membuka divisi khusus produk lokal di Kotamobagu. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu lagi menanggung ongkos tinggi hanya untuk ke Manado. Sosialisasi standar produk juga harus dilakukan secara terbuka,” ujarnya.
Ariono menambahkan, seharusnya ada keberpihakan nyata dari ritel modern terhadap pelaku UMKM lokal.
Ia menyinggung adanya payung hukum yang bisa menjadi dasar memperkuat kolaborasi, yaitu Peraturan Kepala BKPM Nomor 1 Tahun 2022.
“Inti dari aturan ini adalah mengatur tata cara kemitraan antara usaha besar dengan UMKM di daerah. Tujuannya jelas: membangun hubungan yang saling menguntungkan, memberikan kepastian hukum, dan mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi. Jadi, minimarket sebagai usaha besar seharusnya memberi ruang lebih bagi UMKM Kotamobagu untuk masuk ke rantai pasok mereka,” tegas Ariono.
Menurutnya, jika regulasi tersebut dijalankan secara konsisten, UMKM lokal tidak hanya menjadi penonton, tapi ikut menikmati dampak ekonomi dari hadirnya jaringan ritel modern di Kotamobagu.
Pengamat ekonomi lokal dari Universitas Dumoga Kotamobagu, Dr. Rachman Mokoginta, menilai fenomena ini merupakan bentuk asimetris pasar yang merugikan daerah.
“Ketika jaringan ritel modern hadir, seharusnya mereka menjadi mitra strategis UMKM. Tapi jika pintunya terlalu sempit, justru mereka hanya menjadi saluran distribusi produk luar. Dampaknya, uang belanja masyarakat Kotamobagu lebih banyak mengalir keluar daerah,” jelasnya.
Menurut Rachman, pemerintah daerah perlu lebih agresif memperjuangkan produk lokal agar mendapat porsi di minimarket modern.
“Ada regulasi di beberapa daerah yang mewajibkan ritel modern menyediakan minimal 20 persen rak untuk produk lokal. Mungkin Kotamobagu perlu mempertimbangkan kebijakan serupa,” tambahnya.
Minimnya keterlibatan produk lokal di minimarket besar tak hanya merugikan UMKM, tetapi juga konsumen Kotamobagu.
Warga kehilangan kesempatan menikmati produk asli daerah, sementara keuntungan ekonomi lebih banyak mengalir keluar.
Di balik slogan manis soal keberpihakan pada UMKM, realitas di rak-rak minimarket justru memperlihatkan jurang yang nyata.
Pertanyaannya kini: apakah dua raksasa ritel nasional ini benar-benar serius membuka ruang bagi UMKM lokal, atau sekadar menjadikannya jargon pemasaran?
Kepala SMA N 1 Kotamobagu bersama Theresia Natalie Batara Randa dan Rekan-rekannya
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Upacara bendera di halaman SMA Negeri 1 Kotamobagu pada Senin, 25 Agustus 2025, berlangsung khidmat sekaligus penuh kebanggaan.
Pagi itu, tidak hanya bendera Merah Putih yang berkibar dengan gagah, tetapi juga rasa haru dan bangga yang menyelimuti seluruh peserta upacara.
Momen tersebut menjadi istimewa karena pihak sekolah memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah membawa nama harum sekolah lewat tugas mulia sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025.
Kepala SMA Negeri 1 Kotamobagu, Masyuri Podomi, S.Pd., MM., memimpin langsung prosesi penyerahan sertifikat penghargaan.
Satu per satu nama dipanggil untuk menerima apresiasi di hadapan seluruh siswa, guru, serta jajaran sekolah.
Mereka adalah Theresia Natalie Batara Randa, Nazril Alfarizi Olii, Rafi Al Albani Mokodompit, Muh. Cakra Pratama Salim, Ashraf Faisal Dondo Mogimpe, Chayla Syahira Amiranty Puteri, dan Megrisa Hidayat Lasena.
Dalam sambutannya, Masyuri menegaskan bahwa pencapaian para siswa ini adalah kebanggaan besar, tidak hanya bagi SMA Negeri 1 Kotamobagu, tetapi juga bagi masyarakat daerah.
“Saya bangga karena kalian sudah mengharumkan nama SMA Negeri 1 Kotamobagu sebagai anggota Paskibraka tahun 2025. Sekolah memberikan apresiasi sebagai bentuk ucapan terima kasih atas tugas yang telah dilaksanakan dengan baik. Harapan kami, tujuh utusan sekolah ini bisa menjadi orang-orang hebat di masa depan,” ungkapnya.
Suasana hening sejenak ketika sertifikat penghargaan diterima.
Tepuk tangan meriah kemudian pecah dari peserta upacara, menandai betapa pencapaian ini menjadi kebanggaan kolektif bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Kotamobagu.
Theresia Natalie Batara Randa Menerima Sertifikat dari Kepala Sekolah SMA N 1 Kotamobagu, Masyuri Podomi, S.Pd, MM
Di tengah rasa haru, Theresia Natalie Batara Randa tampil mewakili rekan-rekannya untuk menyampaikan ucapan syukur.
Ia mengakui bahwa kesempatan menjadi Paskibraka merupakan pengalaman yang tak ternilai.
“Pertama-tama saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan saya juga berterima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah, guru-guru, serta seluruh pihak sekolah yang telah memberi dorongan dan motivasi. Saya berjanji akan terus berusaha melakukan yang terbaik demi mengharumkan nama sekolah dan daerah kita,” ujar Theresia.
Lebih jauh, Theresia menegaskan tekadnya untuk tidak berhenti sampai di sini.
Baginya, menjadi Paskibraka adalah langkah awal untuk terus berkarya dan berkontribusi.
Ia pun menyampaikan pesan khusus bagi generasi muda Bolaang Mongondow Raya (BMR).
“Mari kita sebagai anak muda berani tampil, berprestasi, dan melakukan yang terbaik untuk mengisi pembangunan daerah dan negeri Indonesia tercinta,” tegasnya.
Di balik prestasi yang telah diraihnya, Theresia menyimpan cita-cita besar: menjadi seorang dokter militer.
Putri pertama dari pasangan Yohanis Batara Randa dan Ni Ketut Sayang ini menaruh harapan tinggi agar kelak bisa mengabdikan diri di bidang kesehatan sekaligus pertahanan negara.
Cita-cita tersebut menjadi dorongan kuat baginya untuk terus berdisiplin, belajar sungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah dalam meraih masa depan.
Apresiasi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa SMA Negeri 1 Kotamobagu tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung penuh pengembangan karakter, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme para siswanya.
Tidak heran jika sekolah ini kembali mengukir prestasi dengan meloloskan tujuh siswa sebagai Paskibraka di tahun 2025.
Bagi Theresia dan keenam rekannya—Nazril, Rafi, Cakra, Ashraf, Chayla, dan Megrisa—pengalaman ini akan menjadi modal penting untuk menatap masa depan.
Mereka tidak hanya berhasil menunaikan tugas negara dengan baik, tetapi juga telah menularkan semangat disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan kepada seluruh siswa lain.
Sejarah pun mencatat, SMA Negeri 1 Kotamobagu hampir setiap tahun berhasil melahirkan anggota Paskibraka baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Tradisi prestasi ini tidak lepas dari pembinaan intensif serta dukungan penuh sekolah terhadap kegiatan ekstrakurikuler, terutama di bidang kepramukaan dan kepemimpinan.
Dengan konsistensi tersebut, sekolah ini semakin meneguhkan diri sebagai salah satu pencetak kader-kader muda berjiwa nasionalis di Bolaang Mongondow Raya.
Momen sederhana namun penuh makna ini menegaskan bahwa setiap langkah kecil anak muda, ketika dilakukan dengan dedikasi, bisa menjadi sumber inspirasi besar.
Dan dari halaman sekolah itulah, semangat kebangsaan terus ditumbuhkan, agar kelak lahir generasi penerus yang siap membanggakan daerah dan Indonesia di kancah yang lebih luas.
Hanindhito Mokodompit Nahkodai Perbasi Kotamobagu, Targetkan Prestasi Basket Daerah
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Kotamobagu kini resmi memiliki nakhoda baru.
Melalui Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di ruang rapat Komisi II DPRD Kotamobagu pada, Jumat 22 Agustus 2025, Hanindhito Lazuardi Mokodompit terpilih memimpin organisasi basket untuk periode 2025–2029.
Hanindhito menggantikan ketua sebelumnya, Royke Kasenda, yang telah menakhodai Perbasi di periode lalu.
Muskot tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Kotamobagu, yakni Kabid Olahraga Dispora Hendra Mokoagow, serta pengurus Perbasi Sulawesi Utara.
Kehadiran mereka memberi sinyal dukungan terhadap arah pembinaan olahraga basket di daerah ini.
Dalam sambutannya, Hanindhito menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan.
Ia menegaskan, Perbasi Kotamobagu akan fokus membina talenta muda dan menghadirkan lebih banyak kompetisi lokal.
“Perbasi Kotamobagu harus jadi wadah aktif untuk generasi muda pecinta basket. Kami akan bersinergi dengan semua pihak agar olahraga ini makin berkembang dan bisa melahirkan atlet berprestasi,” ujar Hanindhito.
Harapan besar pun dipasang pada kepengurusan baru ini.
Dengan program yang lebih terarah, Perbasi Kotamobagu ditargetkan mampu melahirkan pemain-pemain basket potensial yang bisa mengangkat nama daerah di tingkat provinsi bahkan nasional.
Peringati Hari Juang Polri, Polres Kotamobagu Gelar Upacara Dipimpin Kapolres
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Polres Kotamobagu melaksanakan upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2025 di halaman Mapolres, Kamis 21 Agustus 2025.
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, S.I.K., M.H.
Upacara diikuti oleh Wakapolres, pejabat utama, para perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Kotamobagu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri serta pembacaan Teks Proklamasi Polisi oleh Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Kapolres Kotamobagu menegaskan bahwa Hari Juang Polri menjadi momentum untuk merefleksikan kembali semangat pengabdian dan loyalitas kepolisian kepada negara.
“Hari Juang Polri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi pengingat bagi seluruh personel bahwa kita adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan NKRI. Semangat Polisi Istimewa Surabaya tahun 1945 harus terus hidup dalam diri setiap anggota Polri,” ujar AKBP Irwanto.
Kapolres juga menambahkan, tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, baik dalam menghadapi perkembangan teknologi, dinamika sosial, maupun potensi gangguan keamanan.
Oleh karena itu, seluruh jajaran dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, dan kepekaan terhadap masyarakat.
“Polri harus hadir di tengah masyarakat dengan sikap humanis, melayani dengan tulus, dan bekerja berdasarkan integritas. Itu adalah wujud nyata semangat juang yang diwariskan oleh para pendahulu kita,” imbuhnya.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh rohaniawan, sebagai bentuk harapan agar Polri senantiasa diberi kekuatan dan perlindungan dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sebagai informasi, Hari Juang Polri diperingati setiap tanggal 21 Agustus. Peringatan ini lahir dari peristiwa bersejarah ketika Polisi Istimewa Surabaya dengan tegas menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia pasca Proklamasi 1945.
Momen tersebut menegaskan peran Polri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, sekaligus menjadi warisan nilai perjuangan yang terus relevan hingga saat ini.
Dinas Kominfo Kotamobagu Terima Kunjungan Studi Lapangan Peserta PKA Pemkot Manado
Kotamobagu, ZONABMR.COM– Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kotamobagu menerima kunjungan studi lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Pemerintah Kota Manado Tahun 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 21 Agustus 2025, di Kantor Dinas Kominfo Kotamobagu.
Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, M. Fahri Damopolii menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan karena instansinya dijadikan salah satu lokus studi lapangan oleh peserta PKA.
“Alhamdulillah, jajaran Dinas Kominfo Kota Kotamobagu menerima kunjungan studi lapangan peserta PKA Tahun 2025 Pemerintah Kota Manado. Tentu kami bersyukur dan merasa bangga, karena Dinas Kominfo dijadikan salah satu lokus studi lapangan,” kata Fahri.
Dalam kunjungan tersebut, berbagai hal dibahas bersama, mulai dari komitmen kepala daerah dalam percepatan transformasi pemerintah digital, ketersediaan infrastruktur pendukung, layanan publik, pengelolaan kerja sama media publikasi, pengelolaan data statistik sektoral di tingkat perangkat daerah, hingga penanganan insiden siber.
Fahri menambahkan, pihaknya bersyukur karena dapat saling berbagi informasi terkait kinerja pelayanan, khususnya upaya dalam pencapaian indikator kinerja utama Dinas Kominfo Kotamobagu.
“Kami juga tentu menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPSDM Sulut dan BPSDM Pemkot Manado atas pelaksanaan studi lapangan ini. Mudah-mudahan hal-hal yang dibahas bisa menjadi bahan referensi dalam penyusunan laporan peserta PKA,” ujarnya.
Peserta studi lapangan yang merupakan pejabat eselon III lingkup Pemkot Manado diterima langsung oleh jajaran Dinas Kominfo Kotamobagu.
Turut hadir Sekretaris Dinas Kominfo, Hasna Pasambuna, Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik, Hendry Mokodompit, Kepala Bidang TIK, Indra Sutriadi, dan Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government, Faisal Muis.