Beranda blog Halaman 274

Jalin Kerjasama dengan BPJS Kesehatan, Pemkab Boltim Tinggal Menunggu MoU

Slamet Umbola.

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam waktu dekat akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal itu terkait pembiayaan jaminan kesehatan untuk peserta BPJS, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Universal Health Coverage (UHC).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boltim, Slamet Riyadi Umbola mengatakan, kurang lebih 30.000 peserta BPJS Boltim masuk daftar pembiayaan Pemerintah Kabupaten Boltim.

“Kami tinggal menunggu penandatanganan MoU. Ini dilakukan agar semua masyarakat bisa tercover dalam BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Lanjutnya, semua dokumennya sudah dikirim pihak BPJS Boltim dan BPJS Pusat. “Dokumen yang kita kirim ke BPJS Pusat, nantinya akan diperiksa lebih lanjut. Jika sudah tidak ada yang akan diubah, maka selanjutnya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding). Insyaallah akan terealisasi dalam waktu dekat ini,” tutupnya. (*/guf)

Pemkab Boltim Percepat Pelaksanaan Vaksinasi, Besok Digelar di Lapangan Gogaluman

ZONA BOLTIM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Untuk memaksimalkannya, Pemkab bekerja sama dengan Polres Boltim melaksanakan vaksinasi massal. Kegiatan itu akan digelar di Lapangan Gogaluman, Tutuyan, Jumat (3/9).

Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut, para camat di masing-masing wilayah diminta untuk menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 15 orang per desa. Khusus Kecamatan Kotabunan, Tutuyan dan Motongkad, tiap desa wajib menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 35 orang.

“Waktu pelaksanaan vaksinasi massal mulai 09.00 Wita-17.00 Wita,” demikian isi surat Sekretariat Daerah (Setda) Perihal Vaksinasi Massal yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokah.

Untuk keperluan pendaftaran, sasaran vaksinasi diharapkan membawa KTP dan Keluarga. (*/guf)

Zoom Meeting Bersama Wali Kota, Mantan Pj Gubernur Sulut Rindu Suasana Kotamobagu

Berlatar Belakang Taman Depan Rumah Dinas, Wali Kota Hadiri Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan IID Tahun 2021 Secara Virtual bersama Kemendagri.

ZONA KOTAMOBAGU – Ada yang menarik dari kegiatan Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Kotamobagu secara virtual, Kamis (2/9) pagi.

Dalam latar belakang layar zoom meeting orang nomor satu di Kota Kotamobagu ini, tersaji pemandangan taman depan Rumah Dinas Wali Kota yang langsung berhadapan dengan Jalan Ahmad Yani dan Alun-alun Lapangan Kotamobagu.

Menurut Wali Kota, pemilihan lokasi taman depan Rumah Dinas sebagai latar belakang dimaksudkan untuk menambah kesan “fresh” pada saat pelaksanaan zoom meeting. Selain itu, di masa pandemi Covid yang masih berlangsung hingga saat ini, terkadang kita juga harus berada di tempat terbuka agar udaranya lebih segar. “Kesejukan Kotamobagu di pagi hari sangat terasa dari tempat ini,” kata wali kota.

Latar belakang layar yang disajikan Wali Kota ini, mendapat tanggapan dari mantan Penjabat Gubernur Sulut, Dr. Drs Agus Fatoni, M.Si., yang hadir sebagai narasumber dan saat ini dipercayakan sebagai Kepala Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Menurutnya, melihat latar belakang layar zoom meeting Ibu Wali Kota, ia langsung teringat dan rindu dengan suasana Kota Kotamobagu, terutama kesejukan udaranya dan kebersihan di setiap sudut wilayahnya. (*/guf)

Wali Kota Kotamobagu Hadiri Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan IID

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara menghadiri Sosialisasi dan Tata Cara Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Kotamobagu secara virtual, Kamis (2/9) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Bappelitbangda ini, diikuti seluruh jajaran Perangkat Daerah Pemkot Kotamobagu, serta dibuka langsung Sekretaris Daerah, Ir Sande Dodo, MT, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sitti Rafiqa Bora, SE., dan Kepala Bappelitbangda, Adnan Masinae, S.Sos., M.Si.

Menurut Sekretaris Daerah Ir. Sande Dodo, MT., kegiatan ini penting dilaksanakan untuk memberikan sosialisasi kepada jajaran perangkat daerah di Lingkungan Pemeritah Kota Kotamobagu dalam melakukan penginputan indeks inovasi daerah. Indeks Inovasi Daerah sangat penting untuk mendorong pelaksanaan Tupoksi Perangkat Daerah dalam pencapaian indikator-indikator yang ada dalam RPJMD. Selain akan mendorong perangkat daerah dan ASN-nya untuk berinovasi dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan, juga daerah bisa mendapatkan alokasi anggaran melalui Dana Insentif Daerah (DID) jika Indeks Inovasi Daerah-nya masuk 10 besar dan masuk kategori sangat inovatif.

“Pemerintah Kota Kotamobagu sendiri saat ini Indeks Inovasi Daerahnya sudah berada pada kategori inovatif. Kami akan berupaya agar Kota Kotamobagu ke depannya bisa masuk ke daerah dengan kategori sangat inovatif melalui inovasi-inovasi yang dilakukan jajaran perangkat daerah dan seluruh ASN,” ujar Sekda.

Sementara Kepala Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Adnan Massinae, S.Sos., M.Si., menuturkan inovasi penting dilakukan untuk meningkatkan daya saing daerah, memangkas biaya, memangkas jalur birokrasi yang panjang, memangkas wakut yang panjang serta akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Menurut Adnan, saat ini Pemerintah Kota Kotamobagu sedang menjalankan konsep kolaboratif antar aktor untuk membangun daya saing daerah melalui konsep triple helix. Konsep ini akan membangun sinergitas yang seimbang, timbal balik dan terus menerus dilakukan antara akademisi, pemerintah daerah dan para pelaku sektor bisnis. “Triple helix menjadi kunci bagi lahrinya inovasi, keterampilan, kreativitas, ide dalam pengembangan ekonomi kreatif dan kapasitas sosial masyarakat,” ucap Adnan.

Pemateri pada sosialisasi adalah Mantan Penjabat Gubernur Sulut, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., yang saat ini sebagai Kepala Litbang Kemendagri RI, dan Isman AP, Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Litbang Kemendagri RI. (*/guf)

Wali Kota Minta Dinas PP-KB Lebih Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Wali Kota Tatong Bara saat mendengarkan capaian program dari Dinas PP dan KB Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara melakukan kunjungan kerja di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kotamobagu (PP-KB), Rabu (1/9) kemarin.

Wali Kota meminta Dinas PP dan KB untuk melakukan evaluasi terhadap capaian indikator-indikator yang ada.

“Keterbatasan fiskal dalam APBD harus bisa dimaksimalkan dalam pencapaian target dan indikator-indikator sasaran sampai pada tahun ketiga RPJMD ini,” kata wali kota.

Menurut Wali Kota, kunjungan langsung ke perangkat daerah dilakukan untuk bisa memotret secara langsung kondisi perangkat daerah, mengidentifikasi permasalahan yang ada, melihat mana yang urgent dilakukan untuk bisa dijadikan skala prioritas dalam perencanaan penganggaran.

Wali Kota juga meminta Dinas PP dan KB bisa lebih meningkatkan kinerja pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. (*/guf)

Wali Kota Minta Dishub Fokus Pencapaian Program Kegiatan

Wali Kota Tatong Bara saat mendengarkan paparan capaian program dari Dinas Perhubungan Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu, Rabu (1/9) kemarin.

Wali Kota meminta jajaran Dishub untuk fokus lagi terhadap pencapaian program kegiatan di tahun 2021, terutama ketersediaan infrastruktur lalu lintas dan angkutan jalan di Kota Kotamobagu. “Mana yang belum bisa di-cover di tahun ini dalam APBD Perubahan, maka itu harus menjadi prioritas utama dalam penganggaran tahun 2022,” kata wali kota.

Lanjut Wali Kota, pihak Dishub juga harus menjajaki informasi Perum Damri yang ingin melakukan MoU dengan Pemkot Kotamobagu dalam hal penyediaan angkutan penumpang. “Siapkan apa-apa saja persyaratan yang harus dilengkapi dan dipenuhi untuk MoU ini. Perencanaannya harus matang, ketika Perum Damri masuk ke Kota Kotamobagu maka kita semua harus siap,” ujarnya.

Wali Kota juga meminta Dishub untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. “Ada 123 ribu masyarakat Kotamobagu yang menggunakan fasilitas jalan, keselamatan mereka harus menjadi perhatian utama dalam memberikan pelayanan. Cintai pekerjaan sehingga bisa dirasakan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu,” harapnya. (*/guf)

Kunjungi Dinas P3A, Wali Kota Apresiasi Pencapaian Kota Layak Anak

Wali Kota Tatong Bara saat kunjungan kerja di Dinas P3A Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara melakukan kunjungan kerja di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu, Rabu (1/9).

Wali Kota menyampaikan apresiasi terkait pencapaian Kota Layak Anak yang berhasil diraih tahun 2021 ini. Hal ini menunjukkan kerjasama kolektif dan kolaborasi yang dilakukan dengan perangkat daerah maupun stakholders terkait lainnya berjalan dengan baik. “Insya Allah tahun-tahun mendatang capaiannya bisa ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” ujar wali kota.

Terkait dengan anggaran yang terbatas dalam APBD Kota Kotamobagu hampir 2 tahun ini, Wali Kota meminta DP3A untuk lebih memperhatikan lagi pencapaian indikator-indikator yang ada baik indikator sasaran, program maupun kegiatan yang ada. “Mana yang sudah tercapai, mana yang belum dan perlu ditingkatkan lagi dalam penganggaran tahun 2022 nanti,” pintanya. (*/guf)

Bahas Peluang Kerja ke Luar Negeri, Yasti Sambut Baik Kunjungan BP2MI Manado

Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag berkunjung ke kediaman Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow di Manado.

ZONA MANADO – UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado mengadakan pertemuan dengan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, bertempat di kediamannya di Manado, Rabu (1/9).

Dalam pertemuan ini, Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag, menyampaikan tentang peluang kerja ke luar negeri di beberapa Negara di dunia serta menyampaikan perihal amanat UU Nomor 18 tahun 2017 tentang pelindungan Pekerja Migran Indonesia khususnya pasal 41, dimana pendidikan dan pelatihan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah kabupaten/kota.

Dalam pemaparannya, Hendra menyampaikan tentang beberapa lowongan pekerjaan di negara-negara di Eropa dan Asia Timur, khususnya peluang kerja ke Jepang sebagai perawat dan perawat lansia melalui program G to G dan Specified Skilled Worker (SSW) yang bisa dimanfaatkan oleh putra-putri dari Bolaang Mongondow.

“Jepang saat ini sedang membuka peluang kerja sebagai Nurse dan perawat lansia atau Care Worker bagi warga Indonesia lewat program SSW dan G to G,” ungkap Hendra.

“Adapun gaji yang ditawarkan angkanya cukup fantastis yaitu mulai dari Rp 20 jutaan/bulan, dengan persyaratan yang terbilang mudah yaitu minimal berusia 18 tahun, pendidikan minimal SMA/SMK, memiliki kemampuan berbahasa Jepang setara N4 dan memiliki sertifikat kemampuan sesuai bidang yang dilamar,” jelas Hendra.

Sementara itu, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menyambut baik kunjungan ini dan berkomitmen untuk mendukung BP2MI dalam hal penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya untuk PMI dari Bolaang Mongondow.

“Peluang kerja ke luar negeri yang dipaparkan oleh kepala UPT BP2MI Manado adalah peluang bagus yang harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah karena dapat membantu pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan mensejahterakan ekonomi keluarga PMI dan juga daerah,” kata Yasti.

“Untuk itu sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dari Pemerintah Bolaang Mongondow, saya sepakat untuk melakukan kerjasama dengan BP2MI dalam hal penempatan dan perlindungan PMI,” ungkap Yasti.

Lebih lanjut, Yasti juga menyebutkan bahwa terkait pembiayaan pendidikan dan pelatihan calon pekerja migran Indonesia yang sempat disinggung oleh kepala UPT BP2MI Manado, juga akan segera dirinya tindaklanjuti.

“Terkait anggaran pembiayaan pendidikan dan pelatihan akan kami anggarkan pada APBD tahun 2022. Jadi implementasi UU Nomor 18 Tahun 2017 khususnya pasal 41 akan dapat kami terapkan di Bolaang Mongondow,” tutup Yasti. (*/guf)

Wali Kota Minta Dinas Satpol PP dan Damkar Maksimalkan Alokasi Anggaran

Wali Kota Tatong Bara saat kunjungan ke Dinas Satpol PP dan Damkar Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara berkunjung ke Dinas Satpol PP dan Damkar, Rabu (1/9).

Dalam kunjungan itu, Wali Kota membahas kontribusi Pol PP dan Damkar dalam menciptakan ketertiban di wilayah Kota Kotamobagu, terutama dalam tugas-tugas pelayanan yang diberikan. Untuk itu, peran penting dan strategis ini disadari dilakukan dengan personil yang sangat terbatas, sehingga tahun 2022 nanti Satpol PP dan Damkar harus bisa menghitung kembali kebutuhan riil personil agar tugas fungsi pelayanan bisa lebih dimaksimalkan.

“Kota Kotamobagu berkembang pesat dari hari ke hari. Aktivitas masyarakat semakin tinggi. Kebutuhan akan personil Pol PP menjadi mutlak, namun tetap proposional, tidak terlalu banyak, tidak juga sedikit. Pengamanan terhadap berbagai fasilitas pemerintahan dan publik juga harus ditingkatkan,” kata wali kota.

Selain itu, Wali Kota juga meminta Dinas Satpol PP dan Damkar memaksimalkan alokasi anggaran pada tahun 2022 nanti. “Meski APBD Pemkot terkoreksi 100 Milyar lebih, improvisasi anggaran jadi sulit, ruang fiskal sulit, sebagian besar anggaran harus dialihkan untuk bidang kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi, namun Dinas Satpol PP dan Damkar harus bisa menentukan skala prioritas dalam penyusunan anggaran di tahun 2022,” pungkasnya. (*/guf)

Program Vaksinasi di Boltim Terus Dimaksimalkan

Hamdan Korompot.

ZONA BOLTIM – Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terus dimaksimalkan. Pelayanan vaksin dilakukan di tiap Puskesmas. Adapun yang menjadi sasaran vaksin adalah tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat umum, anak usia 12-17 tahun serta ibu hamil.

Informasi didapat dari Dinas Kesehatan (Dinkes), sudah ada 12.334 warga yang disuntik vaksin tahap I, 7.017 tahap II dan 108 tahap III.

“Vaksin Covid-19 ini aman dan halal, sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk disuntik vaksin,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Hamdan Korompot, Rabu (1/9).

Untuk stok vaksin, ia mengungkapkan hingga 31 Agustus 2021 vaksin jenis Corona Vac yang diterima sebanyak 1.100 vial, telah dipakai 1.098, tidak dapat dipakai dua vial dan tersisa 0. Untuk vaksin jenis Biofarma, diterima 2.276 vial, telah dipakai 1.784 vial dan tersisa 492 vial. Sedangkan untuk vaksin jenis Moderna, diterima 158 vial, telah dipakai 12 dan tersisa 146 vial.

“Ketika habis stok kita usulkan lagi penambahan ke provinsi,” ungkapnya.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir, Menghindari kerumunan serta Mengurangi mobilitas).

“Kita jangan pernah abai. Tetap patuhi Prokes, karena itu adalah kunci utama mencegah penyebaran Covid-19,” imbaunya. (*/guf)