Beranda blog Halaman 274

Tes SKD CPNS Boltim Digelar di Hotel Sutanraja Manado, ini Jadwalnya

ZONA BOLTIM – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di intansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akan digelar di Sutanraja Manado Hotel and Convention Centre, pada Tanggal 11 Oktober hingga 13 Oktober 2021 mendatang.

Ada 2.326 pelamar CPNS Boltim yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak mengikuti SKD. Dalam pelaksanaannya dibagi per sesi. Dalam sehari ada tiga sesi yang diikuti 300 peserta di tiap sesi.

Penetapan jadwal, titik lokasi dan rincian jumlah sesi dalam pelaksanaan SKD sesuai Surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado nomor 871/B-KS.04.01/SD/KR.XI/2021 yang diterima Panitia Seleksi (Pansel) Daerah.

“Jumlah sesi ujian setiap hari sebanyak tiga sesi. Kecuali pada Hari Jumat itu hanya dua sesi. Untuk PPPK non guru akan dijadwalkan pada hari dan sesi terakhir,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Reza Mamonto, Senin (6/9).

Untuk pembagian sesi, ia mengungkapkan akan disusun jadwal per peserta dan akan diumumkan secara resmi. “Pelaksanaan SKD CPNS Boltim sudah siap digelar. Kita juga selalu berkoordinasi dengan BKN terkait persiapan maupun teknis pelaksanaannya,” tambahnya.

Sembari menunggu waktu pelaksanaan SKD, ia mengimbau para pelamar untuk terus belajar. “Persaingan antar peserta di tiap formasi sangat ketat. Jadi harus lebih fokus lagi, karena kunci sukses mengikuti seleksi CPNS ini adalah belajar,” imbaunya. (*/guf)

Tes SKD CPNS Kotamobagu Digelar 11-20 Oktober

Alfi Syahrin Rustam.

ZONA KOTAMOBAGU – Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu tahun 2021, mengumumkan jadwal pelaksanaan tes Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) yang akan dimulai 11 Oktober hingga 20 Oktober 2021.

Jadwal tersebut sebagaimana pengumuman Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional XI Nomor: 863/B-KS.04.01/SD/KR.XI/2021 tentang Penyampaian Jadwal SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK NonGuru Tahun 2021, tertanggal 27 Agustus 2021.

Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, Alfi Syahrin Rustam, membenarkan bahwa pelaksanaan SKD digelar bulan depan.

“Suratnya sudah ada, dan sesuai jadwal mulai 11 sampai 20 Oktober 2021,” ujarnya.

Sedangkan untuk pelaksanaannya, Alfi menyebut, setiap sesi akan diikuti sebanyak 100 peserta. Nantinya peserta akan dibagi 50-50 dalam 2 ruangan, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Total yang akan mengikuti ujian SKD sebanyak 3.679 peserta,” tambahnya.

Untuk lokasi, Alfi menyampaikan, pelaksanaan ujian dilaksanakan di MAN 1 Kotamobagu. “Lokasinya tetap di MAN,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan ujian SKD CPNS Kotamobagu akan dimulai pada Senin (11/10) yang diikuti 400 peserta, Selasa (12/10) 400 peserta, Rabu (13/10) 400 peserta, Kamis (14/10) 400 peserta, Jumat (15/10) 200 peserta, Sabtu (16/10) 400 peserta, Minggu (17/10) 400 peserta, Senin (18/10) 400 peserta, Selasa (19/10) 400 peserta, serta hari terakhir Rabu (20/10) 279 peserta. (*/guf)

Lima Jabatan Yang Dilelang Sepi Pelamar, Tahapan Pendaftaran Bakal Diperpanjang

Kepala BKPSDM Boltim, Reza Mamonto.

ZONA BOLTIM – Lima dari enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang akan diisi melalui Seleksi Terbuka (Selter), sepi pendaftar.

Ke-lima JPT Pratama tersebut masing-masing; Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Sekretaris DPRD. Sedangkan JPT Pratama yang memenuhi batas minimum jumlah pendaftar baru jabatan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

“Minimal satu formasi jabatan itu ada tiga pendaftar,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Reza Mamonto, Minggu (5/9).

Minimnya jumlah pendaftar pada lima JPT Pratama tersebut memaksa Panitia Seleksi (Pansel) menunda tahapan selanjutnya. Berdasarkan Pengumuman Pansel Nomor: 02/Pansel-BMT/VIII/2021, tahapan pemasukan berkas dan seleksi administrasi dimulai 30 Agustus hingga 3 September. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, jumlah pendaftar untuk lima JPT Pratama belum memenuhi batas minimum yang ditentukan.

“Yang memenuhi kuota (tiga pendaftar) baru Dinas PPKB, yang lainnya belum. Rencana Pansel akan perpanjang tahapan pendaftaran selama tiga hari kerja,” ungkapnya.

Jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan dilelang Pemkab Boltim adalah; Kepala DPPKB, Kepala DPMD, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris DPRD dan Kepala Dinas Kominfo.

“Ada juga Kepala Inspektorat. Tapi itu akan diumumkan berbeda, karena Selter untuk jabatan itu diatur tersendiri berdasarkan surat edaran dari Kementrian Dalam Negeri,” ujarnya. (*/guf)

PTM di Kotamobagu Menunggu Edaran Gubernur

Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu, Rukmi Simbala,

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kotamobagu, hingga saat ini masih menunggu perkembangan kondisi epidemiologi Covid-19 dan surat edaran Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) terkait kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di seluruh sekolah yang ada di Kotamobagu.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kotamobagu, Dra Rukmi Simbala MAP.

“Untuk pembelajaran tatap muka terbatas masih tetap menunggu edaran Gubernur. Karena edaran pertama untuk tidak melaksanakan PTM-kan dari gubernur, sehingga kami belum bisa melaksanakannya jika belum ada edaran yang baru,” ungkap Rukmi.

Meski demikian lanjut Rukmi, pihaknya sangat berharap PTM bisa segera dilaksanakan kembali, mengingat saat ini kotamobagu sudah kembali pada zona orange risiko penyebaran Covid-19. “Kami juga berharap mudah-mudahan kembali lagi pembelajaran tatap muka, meskipun dilaksanakan secara terbatas,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya sekolah-sekolah di wilayah Kotamobagu melaksanakan PTM terbatas, namun seiring meningkatnya penyebaran Covid-19 beberapa waktu lalu, sehingga pemerintah mengambil kebijakan memberlakukan pembelajaran secara online atau daring. (*/guf)

Catering Online ‘Gagal Move On’ Bikin Penikmat Kuliner Ketagihan

ZONA EKONOMI – Usaha Catering Online ‘Gagal Move On’ milik Irwan Mamonto, warga Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, menawarkan menu yang menggugah selera hingga membuat penikmat kuliner ketagihan jika sudah mencicipinya.

Owner Catering Online Gagal Move On yang akrab disapa Iwan ini menuturkan, bisnis ini berawal dari hobinya memasak. Namun melihat peluang usaha ini semakin banyak peminat ia langsung mencoba menjualnya di media sosial (Medsos). “Awalnya hanya iseng-iseng dan sedikit malu-malu untuk memposting menu makanan karena jarang ada laki-laki yang menjual menu makanan melalui Medsos,” ujar Iwan.

Iwan yang memulai usahanya sejak tahun 2019 ini mengungkapkan, bahwa sejak ia memposting ke Medsos pelanggannya mulai bertambah banyak. “Alhamdulillah, setelah di posting di akun FaceBook (FB) milik saya Menu yang dijual Catering Gagal Move On langsung terjual habis bahkan ada minta tambah lagi karena setelah pesanan sampai atau setelah dinikmati,para pelanggan langsung menandai akun FB saya dari situ pelanggan terus bertambah,” ungkapnya.

Ia pun berharap, usaha tersebut bisa lebih berkembang lagi. “Per hari saya bisa menjual sampai 20 ekor ayam, tapi kendalanya tempat untuk melakukan aktifitas memasak terlalu sempit oleh karena itu saya membutuhkan bantuan dari pemerintah baik itu dari pusat maupun daerah. Semoga dengan pemberitaan ini, usaha Catering Gagal Move On bisa lebih maju dan berkembang,” kata iwan.

Catering Online Gagal Move On menyediakan berbagai macam menu di antaranya, Ayam bakar pamella, Ayam bakar padang, Ayam goreng padang, Udang sous padang, Sayur daun ubi woku bongkar dan Sayur paku tumis campur bunga deposito. “Pokoknya masih banyak lagi boleh dibilang ba jual sagala rupa, apa ngoni pe hobi itu kita pe mau, sebab pa kita tergantung pelanggan mo request dan alhamdulillah dorang bilang samua kita pe perbuatan kata samuanya enak,” ucap iwan dengan dialek Manado.

Untuk pemesanan silakan datang di Catering Online Gagal Move On yang beralamatkan di Kelurahan Biga tepatnya depan mesjid Al Munawarah, bisa juga langsung follow ke akun FB Irwan Mamonto Sabir atau menghubunginya di nomor 085757840155. (*/guf)

Pemkab Boltim Usulkan 245 Unit RTLH ke Kementerian PUPR

Kepala Dinas PUPR Boltim, Harris Sumanta.

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengusulkan pembangunan 245 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) ke Kementerian PUPR.

“Kita sudah usulkan 245 unit RTLH melalui DAK ke Kementerian PUPR. Usulan itu diutarakan saat harmonisasi DAK bidang perumahan dan pemukiman beberapa waktu lalu,” kata Kepala Dinas PUPR Boltim, Harris Sumanta, Jumat (3/9).

Menurutnya, jumlah ratusan unit ini nantinya terbagi hampir diseluruh desa yang ada di Boltim, dan akan disesuaikan dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) di Dinas Sosial (Dinsos). Dan dalam usulan, per 1 unit RTLH memakan anggaran Rp21 juta.

“Lewat dana stimulan, pemerintah daerah harus menyediakan dana pendamping sekitar Rp10 juta per unit, mengingat harga material bangunan semakin mahal. Untuk itu, setiap penerima RTLH wajib ada swadaya,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, penerima RTLH harus memiliki lahan yang legal untuk kedudukan rumah. “Sebelum pekerjaan, kita akan kroscek di lapangan sesuai DTKS. Sebelum membangun RTLH, kita lakukan verifikasi data dan kepemilikan tanah serta sejumlah poin tertentu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial (Dinsos) Boltim, Nikma Mokoagow menyampaikan, penerima bantuan harus berdasarkan DTKS. “DTKS kita sudah serahkan ke PUPR sejak awal tahun 2021. RTLH ini adalah program pamerintah pusat yang diperuntukan bagi masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah,” terangnya. (*/guf)

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi yang Digelar Pemkab-Polres Boltim

Salah satu warga yang mengikuti program vaksinasi yang digelar Pemkab dan Polres Boltim.

ZONA BOLTIM – Pemkab bersama Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar vaksinasi massal, bertempat di lapangan Gogaluman, Tutuyan, Jumat (3/9).

Program percepatan pelaksanaan vaksinasi tersebut disambut antusias warga dan berlangsung dengan protokol kesehatan secara ketat.

Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pemkab bersama dengan Polres guna menekan laju penuaran Covid-19 di wilayah Boltim.

“Kami menetapkan target sebanyak 2.500 warga yang akan disasar, sesuai dengan ketersedian jumlah dosis vaksin yang sudah ada yakni 250 vial,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, vaksin yang digunakan hari ini merupakan vaksin yang diberika oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Vaksin yang kita gunakan saat ini adalah vaksin Polri yang sebelumnya dikirimkan oleh Mabes ke Polda, lalu disalurkan ke setiap Polres,” jelasnya.

Melihat antusias dari warga untuk melakukan vaksinasi, Irham berharap, target yang ditetapkan bisa tercapai. “Target ini sesuai isi surat edaran yang disampaikan kepada seluruh Camat, agar dapat menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 15 orang per desa. Kecuali untuk Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Tutuyan dan Kecamatan Motongkad, itu tiap desanya diwajibkan menghadirkan minimal 35 orang untuk melakukan vaksin serta wajib membawa e-KTP sebagai syarat untuk melalukan vaksinasi,” pungkasnya. (*/guf)

Konsep Triple Helix Kunci Lahirnya Inovasi

Kepala Bappelitbangda Kotamobagu, Adnan Massinae.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotamobagu, Adnan Massinae mengungkapkan, saat ini Pemkot Kotamobagu sedang menjalankan konsep kolaboratif antar aktor untuk membangun daya saing daerah melalui konsep triple helix.

“Konsep ini akan membangun sinergitas yang seimbang, timbal balik dan terus menerus dilakukan antara akademisi, pemerintah daerah dan para pelaku sektor bisnis,”

Menurutnya, triple helix menjadi kunci bagi lahirnya inovasi, keterampilan, kreativitas, ide dalam pengembangan ekonomi kreatif dan kapasitas sosial masyarakat.

“Inovasi penting dilakukan untuk meningkatkan daya saing daerah, memangkas biaya, memangkas jalur birokrasi yang panjang, memangkas wakut yang panjang serta akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah,” pungkasnya. (*/guf)

Jalin Kerjasama dengan BPJS Kesehatan, Pemkab Boltim Tinggal Menunggu MoU

Slamet Umbola.

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam waktu dekat akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal itu terkait pembiayaan jaminan kesehatan untuk peserta BPJS, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Universal Health Coverage (UHC).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boltim, Slamet Riyadi Umbola mengatakan, kurang lebih 30.000 peserta BPJS Boltim masuk daftar pembiayaan Pemerintah Kabupaten Boltim.

“Kami tinggal menunggu penandatanganan MoU. Ini dilakukan agar semua masyarakat bisa tercover dalam BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Lanjutnya, semua dokumennya sudah dikirim pihak BPJS Boltim dan BPJS Pusat. “Dokumen yang kita kirim ke BPJS Pusat, nantinya akan diperiksa lebih lanjut. Jika sudah tidak ada yang akan diubah, maka selanjutnya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding). Insyaallah akan terealisasi dalam waktu dekat ini,” tutupnya. (*/guf)

Pemkab Boltim Percepat Pelaksanaan Vaksinasi, Besok Digelar di Lapangan Gogaluman

ZONA BOLTIM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Untuk memaksimalkannya, Pemkab bekerja sama dengan Polres Boltim melaksanakan vaksinasi massal. Kegiatan itu akan digelar di Lapangan Gogaluman, Tutuyan, Jumat (3/9).

Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut, para camat di masing-masing wilayah diminta untuk menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 15 orang per desa. Khusus Kecamatan Kotabunan, Tutuyan dan Motongkad, tiap desa wajib menghadirkan sasaran vaksinasi minimal 35 orang.

“Waktu pelaksanaan vaksinasi massal mulai 09.00 Wita-17.00 Wita,” demikian isi surat Sekretariat Daerah (Setda) Perihal Vaksinasi Massal yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokah.

Untuk keperluan pendaftaran, sasaran vaksinasi diharapkan membawa KTP dan Keluarga. (*/guf)