Beranda blog Halaman 288

Meski Pandemi, Omzet Penjualan Sambal Kentang Mama Yanti Meningkat

ZONA EKONOMI — Terbatasnya aktivitas akibat pandemi covid-19 turut mendorong terciptanya peluang usaha rumahan yang dilakoni sejumlah warga.

Seperti halnya, usaha penjualan sambal kentang yang dilakoni Mama Yanti (52) warga Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Menurut wanita paruh baya ini, sebenarnya usaha berjualan sambal kentang sudah dilakoninya sejak tahun 2015 silam. Berawal dari sejumlah pelanggan yang sering makan di warungnya dan menawarkan menjadi reseller penjualan produk olahan makanan ini.

Lanjutnya, awalnya hanya bisa menyediakan 50 pouch. Namun dua tahun belakangan sejak pandemi corona melanda, justru permintaan semakin meningkat dari biasanya 50 pouch menjadi 150 hingga 300 pouch.

“Kadang kami merasa kewalahan, karena masih mengunakan alat manual dan hanya mempekerjakan satu orang, sehingga untuk menyediakan 300 pouch, kami butuh 3 sampai 4 hari. Oleh karena itu orderan sambal kentang dibatasi kuotanya,” katanya.

Untuk 1 pouch sambal kentang ukuran 250 gram, dibanderolnya dengan harga Rp 10.000 “Berminat? bisa langsung mengunjungi warung makan kami dengan alamat Perumahan Permai Pobundayan RT IX,” tandasnya.

Sambal kentang sendiri merupakan lauk yang berbahan dasar kentang dicampur potongan hati sapi serta kacang goreng. Semua bahan tersebut diaduk menjadi satu bersama bumbu khas hingga menciptakan rasa yang enak, pedas, manis, dan renyah. (*/guf)

Bantuan Beras untuk KPM PKH dan BST Mulai Disalurkan

Sekda Kotamobagu didampingi Kepala Bulog Bolmong dan Kepala Dinsos Kotamobagu saat melihat kualitas beras medium dan meninjau stok CBP di gudang Bulog Subrive Bolmong.

ZONA KOTAMOBAGU — Perum Bulog Bolaang Mongondow (Bolmong) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mulai menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui program Bantuan Beras PPKM 2021.

Penyaluran bantuan tersebut diberikan kepada setiap kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing 10 kg/kepala keluarga, terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Bantuan Sosial Tunai (BST).

Mewakili Wali Kota Tatong Bara, Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, menghadiri sekaligus me-launching bantuan beras pemerintah, bertempat di gudang Bulog Subdrive Bolmong, Senin (26/7).

Usai meninjau kualitas beras di gudang Bulog, secara simbolis Sekda menyerahkan bansos kepada sejumlah penerima dan selanjutnya melepas truk pengangkut logistik bansos yang akan disalurkan di seluruh titik pembagian di desa dan kelurahan.

Sekda menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada pihak Perum Bulog Subdrive Bolmong yang sudah konsisten mempercepat penyaluran bansos tersebut.

“Tentunya kami ucapkan terima kasih kepada Bulog Bolmong karena sudah mempercepat penyaluran bantuan sesuai instruksi Bapak Presiden. Sesuai jadwal, penyaluran di 4 kecamatan tidak lewat dari tanggal 30 Juli sehingga penyalurannya mulai hari ini hingga 29 juli,” ujar Sande.

Sande berharap, agar dalam penyaluran nanti tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan. “Sebisa mungkin mengatur lokasi pembagian bantuan agar tidak hanya terfokus di satu titik saja. Lebih banyak titik lebih aman, untuk mengurai agar tidak terjadi kerumunan, terutama bagi desa dan kelurahan yang banyak penerimanya,” imbau Sande.

Kepala Bulog Subdrive Bolmong, Meydi Maxi Wongkar, dalam laporan singkatnya menyampaikan, bahwa seiring pemberlakuan PPKM, penugasan dari Presiden diteruskan ke Kemensos dan Perum Bulog, untuk penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di gudang Bulog seluruh Indonesia sebanyak 200 ribu ton, bagi 20 juta KPM yang terdiri dari 10 juta KPM BST dan 10 juta KPM PKH di seluruh indonesia.

“Untuk wilayah kerja kami Bulog Subdrive Bolmong, ada 4 kabupaten 1 kota yang akan disalurkan. Kota Kotamobagu sendiri sejumlah 10.893 penerima yang terdiri dari PKH 2406, BST 6.284 dan non PKH 2203. Total beras dengan kualitas medium yang akan disalurkan sebanyak 108.930 kilogram atau 108,93 ton,” ujar Meydi.

“Harapan kami kedepan bantuan beras PPKM ini dapat tersalur dengan baik sesuai arahan presiden yang diteruskan hingga ke jajaran pemerintah daerah, semoga bantun ini dapat bermanfaat bagi penerima sehingga perekonomian bisa tumbuh kembali,” sambungnya.

Kegiatan yang digelar di gudang Bulog di Kelurahan Mogolaing ini turut dihadiri, Kepala Dinas Sosial Kotamobagu Noval C Manoppo berserta jajaran, perwakilan Transporter, Koordinator PKH beserta jajaran serta perwakilan keluarga penerima. (*/guf)

Usaha Pisang Coklat Keju Warga Upai Laris Manis

ZONA EKONOMI – Usaha Pisang Coklat Keju milik Mentari Mamonto, warga Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, kembali meramaikan usaha kuliner di Kota Kotamobagu.

Alumni Akademi Keperawatan yang akrab disapa mentari ini menuturkan, setiap hari pesanan dari para pembeli tak kurang dari 30 boks. Bahkan, pembelinya pun hampir ada di seluruh wilayah Kotamobagu. “Per boks harganya Rp15 ribu. Rata-rata perhari itu terjual 20 sampai 30 boks,” ujarnya.

Soal keuntungan, Mentari mengungkapkan meski baru lima bulan berjalan, hasilnya pun sangat memuaskan. “Alhamdulillah, sudah banyak peminatnya, Omset per hari rata-rata Rp450 ribu,” bebernya.

Sementara untuk cara penjualan, Gadis berumur 23 tahun ini mengatakan, ia melakukan dengan cara online dan sistem pembayarannya Cash On Delivery (COD) atau pembayaran kepada penjual dilakukan saat pengiriman.

“Biasanya kalau hanya di dalam kampung (Upai), tidak dikenakan biaya tambahan (Ongkos kirim). Kalau diluar kampung ada ongkir Rp5 ribu sampai Rp6 ribu tergantung jaraknya. Jika ingin memesan, lewat via Whats App 082291235900,” tambahnya. (guf)

6 Kelompok Perempuan Kotamobagu Terima Bantuan Alat Catering dari TP-PKK Sulut

Kegiatan penyerahan bantuan alat catering dari TP-PKK Provinsi Sulut kepada 6 kelompok perempuan di Kotamobagu bertempat di Kantor Dinas PMD Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU — Sebanyak 6 Kelompok Perempuan di Kota Kotamobagu, menerima bantuan dari TP-PKK bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kegiatan penyerahan bantuan itu sendiri dilaksanakan di Kantor Dinas PMD Kota Kotamobagu, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Kamis (22/7) kemarin.

Kepala Dinas PMD Kotamobagu, Nasly Paputungan mengatakan, adapun bantuan yang diberikan yakni peralatan catering.

“Ada enam kelompok yang menerima. tiga kelompok di Kelurahan dan tiga lainnya di Desa. Untuk Kelurahan yakni Mongondow, Mogolaing dan Sinindian. Sedangkan Desa masing-masing Bungko, Moyag Tampoan serta Poyowa Besar Satu,” sebut Nasly.

Usai menyerahkan bantuan tersebut, Nasly pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPMD dan TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, atas bantuan yang telah diberikan untuk kelompok perempuan di 6 desa/kelurahan tersebut.

“Kami berharap kepada semua penerima, agar dapat memanfaatkan sebaik mungkin bantuan, sekaligus menjaga keberlangsungan aset peralatan yang telah diterima,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Bungko, Kautsar Muri Gonibala SE, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang telah diterima kelompok perempuan di desa yang saat ini dipimpinnya.

“Atas nama Pemerintah serta Ketua dan anggota TP-PKK Desa Bungko mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan selaku Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, serta Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Ibu Anki Taurina Mokoginta ST ME, atas bantuan yang telah diberikan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi kelompok perempuan di desa kami terutama untuk kesejahteraan,” imbuhnya. (*/guf)

8.690 KPM di Kotamobagu Segera Terima Bantuan Beras Pemerintah

Rapat persiapan penyaluran bantuan beras pemerintah yang digelar di Kantor Dinsos Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 8.690 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam daftar Penerima Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kota Kotamobagu segera menerima bantuan beras pemerintah.

Rapat persiapan penyaluran bantuan beras untuk penanganan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kotamobagu, yang digelar secara virtual di Kantor dinas Sosial (Dinsos) Kotamobagu, Kamis (22/7) kemarin, dihadiri Pimpinan Cabang (Pincab) Bulog Subdrive Bolaang Mongondow Meydi Maxi Wongkar, Denvi Singal selaku perwakilan PT DNR dan transporter penyaluran serta Koordinator PKH Safrizal Detu.

Sementara hadir secara virtual Sekda Kotamobagu Ir Sande Dodo MT, para Camat, Lurah serta Sangadi se-Kota Kotamobagu.

Kepala Dinsos Kotamobagu, Noval Manoppo mengatakan, bantuan beras ini berasal dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di Bulog. “CBP ini setiap tahun dialokasikan oleh pemerintah pusat melalui APBN, dan ditangani langsung oleh perum Bulog di setiap daerah,” kata Noval, Jumat (23/7).

Noval menerangkan, nantinya yang akan menyalurkan ke desa/kelurahan adalah pihak Bulog. Sementara Dinas Sosial tugasnya hanya memfasilitasi pelaksanaannya dan ikut membantu pengawasan penyaluran bantuan beras tersebut bersama Perum Bulog.

“Sasaran penyaluran bantuan sesuai Surat Menteri Sosial yakni, hanya untuk KPM PKH dan KPM BST,” terangnya.

Dikatakannya, untuk Kota Kotamobagu mendapatkan alokasi 86 ton lebih beras yang akan di distribusikan kepada 8.690 Keluarga Penerima Manfaat.

“Penerima ini terdiri dari gabungan PKH dengan jumlah 2.406 dan BST 6.284 totalnya 8.690. Setiap per keluarga akan mendapatkan 10 kilogram beras,” kata Noval.

Dirinya menambahkan, batas penyaluran bantuan selama 1 bulan, sejak di launching.

“Kita juga sudah sampaikan ke lurah dan sangadi di rapat, akan diutus staf untuk mengambil data By Name By Address (BNBA), supaya mereka bisa verifikasi mana yang suami istri atau mungkin yang sudah pindah,” pungkasnya. (*/guf)

Tak Respon Imbauan Pemkab Soal HUT Boltim, Pemdes Diwarning

Staf khusus Bupati Boltim Bidang Pemerintahan, Hendra Damopolii.

ZONA BOLTIM – Staf Khusus Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menerima laporan masyarakat terkait kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) yang kurang pro aktif dalam menyambut dan menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Boltim yang ke-13, yang di langsungkan, Rabu (21/7) kemarin.

Diketahui, seminggu sebelum HUT Boltim, Pemkab Boltim telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh pemerintah di tingkat kecamatan dan desa se-Boltim serta setiap sekolah, agar bisa memeriahkan perayaan HUT Boltim yang ke-13. Namun imbauan ini kurang ditanggapi serius oleh pemdes.

Staf Khusus Bidang Pemerintahan, Hendra Damopolii, mengatakan masalah ini akan menjadi catatan dari staf khusus bupati.

“Terlihat, hanya beberapa desa yang memasang umbul-umbul, namun tidak keseluruhan. Hal ini sangat disayangkan karena pemdes yang kurang tanggap dengan imbauan tersebut. Ini akan menjadi catatan kami sebagai Staf Khusus Bupati,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, karena ini adalah HUT Boltim, harusnya setiap pemdes dengan kesadaran mereka sendiri mewarnai atau menghias desa dalam merayakan HUT Boltim.

“Tidak perlu melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan, karena sedang dalam masa pandemi, namun paling tidak, memasang umbul-umbul itu sudah cukup sebagai tanda bahwa Boltim sedang merayakan ulang tahun,” ungkapnya.

Hendra menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan bupati terkait hal tersebut. “Ini merupakan warning kepada pemdes yang kurang respons, nanti kami sebagai staf khusus akan mengkaji persoalan ini dan menyampaikannya kepada bupati,” pungkasnya. (*/guf)

120 Anak Usia 12-17 Tahun Disuntik Vaksin

Pelaksanaan vaksinasi kepada anak usia 12-17 tahun yang digelar di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Forum Anak Daerah (FAD) Kotamobagu, melaksanakan program percepatan vaksinasi terhadap anak usia 12 -17 tahun, bertempat di Aula DP3A, Kamis (22/7).

Vaksinasi ini diikuti 120 orang anak yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2021 esok.

Kepala DP3A Kotamobagu, Virginia Olii, berharap agar program vaksinasi yang saat ini sedang digelar pemerintah untuk dapat didukung oleh seluruh masyarakat.

“Mari kita dukung bersama program pemerintah dengan mendatangi tempat pelaksanaan vaksinasi, sebab ini semata-mata untuk memutuskan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat,” kata Virginia.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir tentang vaksinasi Covid-19, karena pemerintah telah menjamin vaksin yang kini diberikan kepada masyarakat aman dan juga dapat memberikan banyak manfaat untuk menangkal virus. “Jadi diharapkan kepada masyarakat yang belum untuk segera mengikuti program vaksinasi, agar kita terlindung dari pandemi Covid-19,” tandasnya. (guf)

Wali Kota Hadiri Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 Kejari Kotamobagu

Wali Kota Tatong Bara (kedua dari kanan) foto bersama dengan Kepala Kejari Kotamobagu, Bupati Bolmong, Dandim 1303 Bolmong dan Kapolres Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, menghadiri acara syukuran peringatan Hari Kejaksaan atau Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, bertempat di Aula Kejari, Kamis (22/7).

Adapun tema Hari Kejaksaan yang diangkat pada tahun ini adalah “Berkarya untuk Bangsa”.

Pantauan media ini, acara syukuran tersebut dilaksanakan secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Turut hadir dalam acara syukuran itu, Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution dan Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK.

Usai kegiatan, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menyampaikan ucapan atas nama jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-61.

“Semoga ini menjadi momentum bagi seluruh aparat kejaksaan untuk terus melanjutkan komitmennya dalam berkarya untuk bangsa, dan Kejaksaan Negeri Kotamobagu di bawah kepemimpinan Pak Hadiyanto SH, bisa terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Kotamobagu dalam pelaksanaan pembangunan di daerah tercinta ini,” kata Wali Kota Tatong Bara.

Kepala Kejari Kotamobagu, Hadiyanto SH mengatakan, tema Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun ini adalah Berkarya Untuk Bangsa. “Intinya pesan bapak Jaksa Agung kita lebih bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi pandemi Covid-19. Kita sebagai aparat penegak hukum harus bisa mendampingi rekan-rekan Pemda untuk melaksanakan anggaran-anggaran penanganan Covid-19 supaya terserap lebih cepat. Karena masyarakat sekarang sudah sangat butuh bantuan-bantuan pemerintah yakni mulai dari bantuan sosial dan bantuan kepada usaha kecil menengah,” kata Hadiyanto.

Lanjutnya, upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 digelar secara virtual dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dirinya berharap, di Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun ini, Kejari Kotamobagu bisa lebih berkarya untuk bangsa dan banyak inovasi-inovasi yang dibuat dan pelayanan tetap dilaksanakan dengan maksimal. “Pada intinya kita bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menanggulangi Pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.

Sekadar informasi, tahun ini Kejaksaan Negeri Kotamobagu telah menggelar beberapa agenda bakti sosial, diantaranya; memberikan bantuan kepada pensiunan pegawai Kejari Kotamobagu serta melaksanakan Vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 12-17 tahun serta kepada para pegawai, keluarga besar Adhyaksa serta masyarakat umum bertempat di Kantor Kejari Kotamobagu. (guf)

Prokes Ketat, Peringatan HUT ke-13 Boltim Berlangsung Khidmat

Bupati Sam Sachrul Mamonto saat doa bersama peringatan HUT ke-13 Kabupaten Boltim.

ZONA BOLTIM – Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bupati Sam Sachrul Mamonto, bertindak sebagai inspektur upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati, Rabu (21/7).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Oskar Manoppo, pimpinan beserta anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekda, para Asisten serta pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Boltim.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, bahwa momentum bersejarah pada hari ini, kembali mengingatkan akan perjuangan, rintisan ide, gagasan, tenaga bahkan, buah karya yang telah digoreskan putra putri terbaik Boltim.

“Maka dari itu, sudah selayaknya kita menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pemimpin sebelumnya dan semua elemen masyarakat yang telah berjuang dan berkontribusi dalam pemekaran kabupaten di timur bolaang mongondow ini,” ucap Sachrul.

Lanjut bupati, rentang waktu 13 tahun tentunya patut disyukuri, karena berbagai program pembangunan telah diupayakan untuk menjawab harapan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

“Walaupun harus diakui belum semua harapan dan kebutuhan masyarakat dapat terakomodir oleh adanya berbagai permasalahan dan bencana non alam yaitu pandemi covid-19 yang sudah dua tahun melanda bangsa ini, tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga pada kondisi sosial ekonomi bangsa, bahkan daerah yang sama kita cintai ini,” ujarnya.

Ia pun berharap, melalui momentum HUT tahun ini, akan semakin membakar tekad dan semangat kerja seluruh elemen masyarakat di daerah ini.

“Mulai penguasaha, petani, pedagang, ASN, tenaga honorer serta seluruh komponen masyarakat Botim dari Moyongkota sampai Buyat, dari Kokapoy hingga Jiko Belanga, dengan dilandasi disiplin dan semangat kerja yang tinggi serta mampu mengukir prestasi bagi pembangunan di tanah tercinta ini sesuai profesi dan disiplin ilmu masing-masing,” harapya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan kabupaten Boltim, diperlukan adanya komitmen dan sinergitas antara semua elemen, selaku penyelenggaraan negara.

“Ini merupakan prasyarat yang perlu kita sepakati demi berlangsungnya pemerataan pembangunan secara berkelanjutan melalui proses yang terencana, terarah dan terpadu,” sebut Sachrul.

Di era otonomisasi dan globalisasi saat ini berjalan maju, ia pun mengajak, untuk terus berpacu dengan waktu dan mampu menjawab semua tantangan. Mengubah masalah menjadi peluang dengan kesiapan daerah, baik dari sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Oleh karena itu, kita jadikan momentum HUT ini sebagai refleksi sekaligus pernyataan komitmen untuk terus merapatkan barisan, mempererat persaudaraan, menyatukan potensi dan kekuatan lintas profesi, daerah, dan antar semua masyarakat, karena masa depan boltim ada di tangan kita bersama,” tandasnya. (Advertorial)

Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19, Bupati Boltim Keluarkan 8 Instruksi bagi ASN dan Honorer

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, mengeluarkan 8 instruksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Honorer tentang antisipasi peningkatan kasus Covid-19, di lingkungan Pemkab Boltim.

Instruksi nomor: 10/BMT/145/VII/2021 yang ditandatangani Bupati Sam Sachrul Mamonto itu, sebagai tindak lanjut edaran Gubernur Sulawesi Utara, nomor: 440/21.4377/Sekr-Dinkes, tanggal 17 Juli 2021 tentang antisipasi peningkatan kasus covid-19 di Provinsi Sulut. (guf)

Berikut 8 Instruksi Bupati Boltim:

1. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur merupakan wilayah yang ditetapkan pada level kewaspadaan (risiko sedang).

2. Pelaksanaan kegiatan perkantoran non esensial diberlakukan 25% (dua puluh lima) Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

3. Untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Kesehatan diberlakukan 50% (lima puluh) Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

4. Masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (WFH) bagi ASN wajib berada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

5. Kepala Satuan Kerja melakukan pembagian sistem kerja bagi ASN (WFH/WFO) pada masing-masing unit kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

6. Selama instruksi ini berlaku, kehadiran ASN WFH dan WFO tidak menggunakan fingger print sehingga untuk pelaksanaan monitoring kehadiran dibuktikan dengan menggunakan absen manual.

7. ASN yang terpapar Covid-19 (Positif) atau berstatus KERT (kontak erat resiko tinggi) wajib melakukan isolasi mandiri, dibuktikan dengan surat keterangan dokter pemerintah.

8. Instruksi ini berlaku sejak tanggal 19 Juli 2021 sampai dengan 1 Agustus 2021 dengan memperhatikan perkembangan epidemiologi Covid-19.