Beranda blog Halaman 289

Warga Penerima PKH dan BST Kemensos Segera Terima Bantuan

Noval Manoppo

ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah Kota Kotamobagu.

Pasalnya dalam waktu dekat, bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial melalui program darurat PPKM akan segera disalurkan oleh pihak Bulog (Badan Urusan Logistik) Kotamobagu.

Menurut Kepala Dinsos Kotamobagu, Noval Manoopo, adapun bantuan yang akan disalurkan yakni berupa beras.

“Penyalurannya dalam waktu dekat, kemungkinan besar selesai lebaran idul adha. Untuk total penerima sebanyak 8.690 jiwa, yang terbagi masing-masing PKH 2.406 sedangkan BST sebanyak 6.284,” ujar Noval.

Sementara itu lanjut Noval, untuk kuota yang beras yang akan disalurkan sebanyak 86.900 Kilo gram atau 86 ton lebih. “Baik KPM BST maupun PKH masing-masing akan menerima 10 kilo gram untuk penanganan sebulan,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk program bansos tersebut pihaknya hanya sebatas memfasilitasi sekaligus mengawasi penyaluran.

“Beras yang akan disalurkan jenis medium cadangan beras pemerintah (CBP) dan mekanisme penyediaan itu ada di Bulog, selanjutnya ada transporter yang nantinya akan mengantar sampai di titik bagi,” tuturnya.

Dia pun berharap dalam penyaluran nanti, agar memperhatikan protokol kesehatan, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi.

“Kami berharap dalam pembagian nanti harus menerapkan prokes. Teknisnya diatur agar tidak terjadi kerumunan pada saat penyaluran,” tandasnya. (*/guf)

Boltim (harus) BERSINAR

Oleh: Rusmin Mamonto / Sekretaris PWI Boltim

21 Juli diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Sebuah peringatan yang tak berkonotasi pada berkurangnya usia. Sebaliknya; makin bertambah usia sebuah daerah, semakin maju cara berfikir masyarakatnya, semakin baik sistem pemerintahannya, semakin pesat pembangunannya, semakin banyak kemudahan serta kehidupan yang lebih baik bagi masyarakatnya.

Rabu, 21 Juli 2021, pemerintah dan masyarakat Boltim memperingati HUT ke-13. Perayaannya digelar sederhana, karena Boltim masih zona orange atau resiko rendah penyebaran Covid-19.

Di usia 13 tahun saat ini, dengan kasat mata kita melihat banyak kemajuan pembangunan di segala sektor. Sebuah pencapaian luar biasa oleh pemerintahan sebelumnya. Dari sisi prestasi juga sudah banyak yang ditorehkan daerah ini. Yang paling mentereng adalah prestasi di bidang pengelolaan keuangan. Sehingga tak berlebihan jika kita memberi nilai positif dari semua hasil capaian prestasi dan pembangunan yang sedang kita nikmati saat ini.

Kabupaten Boltim saat ini dipimpin Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo sebagai bupati dan wakil bupati.
Banyak harapan masyarakat digantungkan di pundak keduanya. Mulai dari peningkatan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat adalah sebagian dari banyak harapan yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk diselesaikan.

Butuh waktu bagi Sachrul-Oskar untuk mewujudkan Boltim berkembang dan berdiri sejajar dengan daerah maju lainnya. Keduanya saat ini baru memasuki bulan ke-enam memimpin daerah yang dikenal kaya dengan potensi alam dan pariwisatanya ini. Di awal pemerintahan, keduanya mulai start membenahi sistem pemerintahan sekaligus mengurai “benang kusut” yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya.

Waktu kurang dari enam bulan memimpin Boltim bukanlah waktu yang cukup bagi keduanya dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, harapan, aspirasi dan berbagai tuntutan masyarakat. Untuk menyukseskan program dan kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan, keduanya butuh dukungan serta sinergitas antara gerak dan langkah dari semua elemen masyarakat agar bisa memberi lompatan prestasi serta mewujudkan Boltim BERSINAR seperti yang didambakan. (***)

34 Nakes RSUD Kotamobagu Jalani Isolasi Mandiri

Tofan Wahyudi Simbala

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 34 tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu tengah menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif melalui tes Antigen dan PCR. Demikian diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Administrasi RSUD Kotamobagu, Tofan Wahyudi Simbala, Rabu (21/7).

“Iya benar saat ini, ada 34 Nakes RSUD yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri,” ungkap Tofan.

Dirinya menambahkan, untuk pelayanan di RSUD Kotamobagu masih tetap maksimal dan bisa berjalan dengan baik.

“Kami dari manajemen RSUD sudah mengatur, bagaimana agar supaya tidak mengganggu pelayanan, dan sampai saat ini sisa Nakes yang bertugas melakukan pelayanan masih cukup, sambil menunggu hasil PCR Nakes yang ada. Mudah-mudahan hasilnya negatif agar bisa segera bertugas kembali,” ujarnya. (*/guf)

Wali Kota Kotamobagu Shalat Idul Adha di Kediaman Bersama Keluarga

Wali Kota Tatong Bara bersama orang tua dan keluarga dekat shalat Idul Adha di kediaman.

ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara bersama keluarga, melaksanakan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah di kediamannya di Desa Passi II, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (20/7).

Bertindak sebagai Imam Hi Agus Salim, dan Khatib dibawakan Hi Sonda Simbala. Turut dalam shalat, kedua orang tua wali kota bersama saudara serta keluarga terdekat. Pelaksanaan shalat Idul Adha pun berlangsung dengan protokol kesehatan (Prokes).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, serta sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Kotamobagu, menggelar Shalat Idul Adha di lapangan Boki Hotinimbang, dengan bertindak sebagai Imam Hi Rusdin Bonde, dan Ketua Majelis Zikir Nurul Khairat Sulawesi Utara, Ustadz Hi Na’im Al Djufri, sebagai khatib.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di lapangan Boki Hotinimbang juga berjalan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Pun halnya umat muslim di 4 Kecamatan se-Kota Kotamobagu melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid maupun Lapangan terbuka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai surat edaran Wali Kota Kotamobagu.

Dalam hikmah Idul Adha, baik khatib Hi Sonda Simbala maupun Hi Na’im Al Djufri, mengajak umat muslim Kotamobagu untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, menjauhi larangannya, menanamkan rasa peduli untuk bisa mengasihi sesama, bersyukur, berkorban demi Allah, serta meneladani keluarga Nabi Ibrahim Alaihisalam. (*/guf)

Bupati Boltim Shalat Idul Adha di Masjid Al Hayyatul Islam Modayag II

Bupati Sam Sachrul Mamonto, shalat Idul Adha di Masjid Al Hayyatul Islam, Desa Modayag II.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, melaksanakan shalat Idul Adha 1442 Hijriah di Masjid Al Hayyatul Islam, Desa Modayag II, Selasa (19/7).

Bupati hadir didampingi Kepala Kementrian Agama (Kemenag), Camat Modayag dan beberapa pejabat.

Sholat Ied kali ini tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Setiap jamaah yang masuk ke masjid menggunakan masker, dan jarak antar jamaah juga diatur. Sementara di luar area masjid, ada pihak keamaan yang terdiri dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP dan organisasi masyarakat yang berjaga-jaga.

Kepala Seksi Haji dan Bimas Islam Kementrian Agama Boltim, Muh Ma’mur S.Ag, dalam khotbahnya menyampaikan, ada dua peristiwa penting yang tidak bisa lepas dari hari raya idul Adha, kedua peristiwa tersebut adalah Haji dan kurban.

“Namun pada situasi saat ini kedua ibadah tersebut harus dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 yang sampai saat ini belum mereda. Seperti kita ketahui bersama akibat covid-19 yang berkepanjangan mewabah di berbagai penjuru dunia sehingga jamaah Haji indonesia selama dua tahun berturut-turut tidak diberangkatkan ke tanah suci, sehingga betul-betul menguji kesabaran jamaah haji,” ucapnya dalam khutbah. (*/guf)

Bupati Evaluasi Serapan Anggaran SKPD

Kepala Dinas Kesehatan, Eko Marsidi, memaparkan progres serta serapan anggaran kepada bupati dan wakil bupati.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto bersama Wakil Bupati Oskar Manopo, menggelar rapat evaluasi serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Boltim, terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, bertempat di Aula Dinas Pendidikan, Senin (19/7).

Dalam rapat evaluasi itu, bupati dan wakil bupati memanggil satu per satu pimpinan SKPD untuk memaparkan progres serta capaian setiap SKPD hingga awal triwulan III tahun 2021.

Bupati dalam sambutannya, menyampaikan terkait minimnya pemasukan ke daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga triwulan III diakibatkan adanya pandemi Covid-19. Hal tersebut kata Bupati, tidak hanya terjadi di daerah Boltim saja, namun hampir dirasakan oleh seluruh daerah yang ada di Indonesia.

Hal ini kata Bupati, juga sebagaimana yang disampaikan oleh bapak Presiden Joko Widodo saat video converence (Vidcon) dengan seluruh kepala Daerah.

“Tadi kita baru selesai vidcon dengan bapak presiden, membahas mengenai minimnya pendapatan daerah saat ini dikarenakan oleh Pandemi yang melanda hampir di seluruh belahan dunia,” kata Bupati.

Lanjut Bupati, Presiden juga menegaskan, agar bantuan-bantuan sosial yang dikhususkan untuk masyarakat sesegara mungkin untuk direalisasikan.

“Bansos-bansos yang sudah ada agar segera direalisasikan. Penyalurannya dipercepat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada sebenarnya panyaluran bansos di Boltim termasuk cepat, hanya karena kemarin kita terkendala direfocusing anggaran yang merupakan kebijakan pemerintah pusat. Jadi bukan karena disengaja, tapi karena regulasi saja yang jadi terhambat. Mudah-mudahan serapan anggaran untuk bulan-bulan ke depan akan semakin baik”, pungkas Bupati. (guf)

Data Sementara Hewan Kurban di Kotamobagu: Sapi 354, Kambing 67

ZONA KOTAMOBAGU – Hingga Senin (19/7) malam pukul 20.54 Wita, jumlah hewan kurban di Kota Kotamobagu mencapai 421 ekor, masing-masing; sapi 354 dan kambing 67. Demikian dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kotamobagu, Hamdan Mokoagow, Senin (19/7).

“Total sampai posisi saat ini yang masuk ke Kesra, sapi 354 ekor dan kambing 67 ekor,” kata Hamdan.

Lanjutnya, data ini masih bisa bertambah sampai pada hari penyembelihan hewan kurban nanti, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya. “Besar kemungkinan masih ada tambahan (hewan kurban),” ujarnya.

Dikatakannya, untuk data warga penerima kurban tahun ini masih menunggu laporan dari lurah dan sangadi di 33 desa/kelurahan. “Kita sudah koordinasi ke lurah dan sangadi untuk data warga penerima, kita tinggal menunggu laporannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari data sementara yang masuk di Bagian Kesra, selain dari kelurahan/desa ada juga dari SKPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu. “Dari ibu wali kota ada 5 ekor sapi, dan pak wawali 1 ekor sapi yang akan disembelih esok,” pungkasnya. (guf)

Bapemperda Gelar Pembahasan Rancangan Retribusi PKD

ZONA POLITIK – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Kotamobagu, Beggie Chandra Gobel, memimpin rapat pembahasan rancangan retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (PKD) Kota Kotamobagu, Senin (19/7).

Rapat yang berlangsung di ruang Banmus DPRD Kotamobagu ini, melibatkan sejumlah OPD lingkup Pemkot Kotamobagu selaku mitra kerja legislatif.

Menurut Beggie, terkait retribusi PKD, meski batang tubuhnya sudah selesai dibahas. Namun saat ini pihaknya masih mendalami lampirannya.

“Jadi, semua kekayaan daerah yang ada di badan pengelola keuangan, baik tanah, bangunan, kapling milik pemerintah daerah sementara diinventarisasi,” kata Beggie.

Adapun PKD Kota Kotamobagu Beggie menyebutkan seperti di Dinas PURP, salah satunya alat-alat berat dan alat-alat lab. Sementara PRKP yakni Rusunawa yang ada di Kelurahan Pobundayan dan Kelurahan Gogagoman. Sedangkan kolam renang, lapangan futsal dan lapangan bulu tangkis, dikelola Dispora.

“Terbaru Insiminator di RSUD Kota Kotamobagu dan bank sampah DLH. Semua PKD yang dibiayai dari APBD itu kita inventarisasi dan kita lihat aturan berdasarkan undang-undang pajak daerah, keuangan daerah, UUD 28 tahun 2009, yang memungkinkan untuk kita tarik retribusinya dan akan kami akomodasikan,” terangnya.

Lebih lanjut, politisi muda PAN ini menambahkan, bahwa Bapemperda juga tengah mendalami aturan yang ada. Sebab untuk melakukan penetapan tarif, harus diseriusi karena di masing-masing OPD berbeda.

“Kita sementara menginvetarisasi dan melakukan penetapan tarif, walaupun penetapan tarif berbeda pada masing-masing perangkat daerah, karena cara penghitungannya beda-beda. Memang pada satu sisi kita ingin pembahasan ini cepat selesai, tetapi pada sisi yang lain ini tidak bisa buru-buru,” pungkasnya. (*/guf)

Hasil Pemeriksaan BPK, Pemkot Kotamobagu Terbaik se-Sulut

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan dan Sekda Sande Dodo mengikuti kegiatan penutupan pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan dan pemantauan kerugian daerah secara virtual.

ZONA KOTAMOBAGU– Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, Inspektur Daerah Rahfan Mokoginta dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pra Sugiarto Yunus, mengikuti penutupan pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan dan pemantauan kerugian daerah semester I tahun 2021.

Usai mengikuti kegiatan Wawali menyampaikan, Kota Kotamobagu menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan realisasi tindak lanjut terbaik se-Sulawesi Utara.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Sulut, Kota Kotamobagu menduduki peringkat pertama sebagai daerah dengan realisasi tindak lanjut terbaik se Sulawesi Utara,” ujar Nayodo.

Untuk itu lanjutnya, hasil yang telah diraih harus dijadikan pemicu agar lebih baik lagi kedepannya.

“Selain patut disyukuri, juga harus menjadi pemicu bagi seluruh OPD untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kinerjanya masing-masing,” tandasnya. (*/guf)

Shalat Idul Adha, Pemdes Moyag Bersinergi dengan Babinsa-Bhabinkamtibmas Terapkan Prokes Ketat

Pemdes Moyag bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas pastikan pelaksanaan shalat Idul Adha dengan protokol kesehatan ketat.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas terus bersinergi melakukan pengawasan serta pengamanan pelaksanaan shalat Idul Adha 1442 hijriyah, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Untuk memastikan Prokes berjalan ketat, Pemdes Moyag bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas turun melakukan pembenahan dan mengatur lokasi pelaksanaan shalat Idul Adha, yang dipusatkan di lapangan olahraga desa setempat, Minggu (18/7).

Adapun Prokes yang diterapkan, yakni sebelum masuk ke lokasi pelaksanaan shalat Idul Adha, jamaah diwajibkan mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan, kemudian melakukan pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker dengan benar, serta mengatur jarak ketika sudah berada di dalam lokasi pelaksanaan shalat Idul Adha. Selain itu, Pemdes Moyag juga membatasi jamaah yang hadir, seperti lansia dan anak-anak serta masyarakat yang sedang sakit untuk tidak melakukan shalat berjamaah.

Kepala Desa Moyag, Rusmin Mamonto mengatakan, bahwa pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Wali Kota Kotamobagu tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19, dengan ketentuan Prokes yang ketat. Untuk itu, dirinya meminta kerja sama dan dukungan dari pengurus PHBI atau panitia pelaksana Idul Adha, dan masyarakat agar mengikuti aturan yang telah diturunkan Pemkot Kotamobagu.

“Intinya kita ingin masyarakat tetap bisa beribadah, khususnya melaksanakan Shalat Idul Adha dan merayakan hari besar Islam ini, dengan tetap mematuhi prokes. Setelah shalat selesai belum ada ada berjabatan tangan, dan panitia mengarahkan jamaah untuk segera ke rumah masing-masing agar tidak terjadi kerumunan. Ini kita lakukan semata-mata untuk mencegah penyebaran covid-19 di Desa Moyag,” ujar Rusmin.

Selain itu, Prokes ketat juga diterapkan saat melakukan pemotongan hewan kurban. Dalam ketentuan itu, panitia hingga masyarakat penerima daging kurban wajib menggunakan masker selama pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, serta menjaga jarak antara pelaksana kurban. Kemudian masyarakat yang sakit diimbau juga agar tidak bergabung dalam pelaksanaan kurban. (Advertorial)