
ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah Kota Kotamobagu.
Pasalnya dalam waktu dekat, bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial melalui program darurat PPKM akan segera disalurkan oleh pihak Bulog (Badan Urusan Logistik) Kotamobagu.
Menurut Kepala Dinsos Kotamobagu, Noval Manoopo, adapun bantuan yang akan disalurkan yakni berupa beras.
“Penyalurannya dalam waktu dekat, kemungkinan besar selesai lebaran idul adha. Untuk total penerima sebanyak 8.690 jiwa, yang terbagi masing-masing PKH 2.406 sedangkan BST sebanyak 6.284,” ujar Noval.
Sementara itu lanjut Noval, untuk kuota yang beras yang akan disalurkan sebanyak 86.900 Kilo gram atau 86 ton lebih. “Baik KPM BST maupun PKH masing-masing akan menerima 10 kilo gram untuk penanganan sebulan,” ungkapnya.
Lanjutnya, untuk program bansos tersebut pihaknya hanya sebatas memfasilitasi sekaligus mengawasi penyaluran.
“Beras yang akan disalurkan jenis medium cadangan beras pemerintah (CBP) dan mekanisme penyediaan itu ada di Bulog, selanjutnya ada transporter yang nantinya akan mengantar sampai di titik bagi,” tuturnya.
Dia pun berharap dalam penyaluran nanti, agar memperhatikan protokol kesehatan, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi.
“Kami berharap dalam pembagian nanti harus menerapkan prokes. Teknisnya diatur agar tidak terjadi kerumunan pada saat penyaluran,” tandasnya. (*/guf)
Oleh: Rusmin Mamonto / Sekretaris PWI Boltim


Sholat Ied kali ini tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Setiap jamaah yang masuk ke masjid menggunakan masker, dan jarak antar jamaah juga diatur. Sementara di luar area masjid, ada pihak keamaan yang terdiri dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP dan organisasi masyarakat yang berjaga-jaga.
“Namun pada situasi saat ini kedua ibadah tersebut harus dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 yang sampai saat ini belum mereda. Seperti kita ketahui bersama akibat covid-19 yang berkepanjangan mewabah di berbagai penjuru dunia sehingga jamaah Haji indonesia selama dua tahun berturut-turut tidak diberangkatkan ke tanah suci, sehingga betul-betul menguji kesabaran jamaah haji,” ucapnya dalam khutbah. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Hingga Senin (19/7) malam pukul 20.54 Wita, jumlah hewan kurban di Kota Kotamobagu mencapai 421 ekor, masing-masing; sapi 354 dan kambing 67. Demikian dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kotamobagu, Hamdan Mokoagow, Senin (19/7).
ZONA POLITIK – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Kotamobagu, Beggie Chandra Gobel, memimpin rapat pembahasan rancangan retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (PKD) Kota Kotamobagu, Senin (19/7).

Adapun Prokes yang diterapkan, yakni sebelum masuk ke lokasi pelaksanaan shalat Idul Adha, jamaah diwajibkan mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan, kemudian melakukan pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker dengan benar, serta mengatur jarak ketika sudah berada di dalam lokasi pelaksanaan shalat Idul Adha. Selain itu, Pemdes Moyag juga membatasi jamaah yang hadir, seperti lansia dan anak-anak serta masyarakat yang sedang sakit untuk tidak melakukan shalat berjamaah.
Selain itu, Prokes ketat juga diterapkan saat melakukan pemotongan hewan kurban. Dalam ketentuan itu, panitia hingga masyarakat penerima daging kurban wajib menggunakan masker selama pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, serta menjaga jarak antara pelaksana kurban. Kemudian masyarakat yang sakit diimbau juga agar tidak bergabung dalam pelaksanaan kurban. (Advertorial)