Beranda blog Halaman 298

Mudahkan Transaksi, Pemkot-BSG Sosialisasi Kasda Online

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Bank Sulut-Gorontalo (BSG) cabang Kotamobagu menggelar sosialisasi pengenalan dan penggunaan aplikasi Kas Daerah (Kasda) Online Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Kamis (10/6).

Mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande dodo, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pra Sugiarto Yunus, dalam sambutannya mengatakan bahwa sebelumnya Kasda Online sudah dilaksanakan oleh Pemkot Kotamobagu. Namun, dengan dipindahkannya Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke BRI yang diterapkan adalah system CMS.

“Tahun sebelumnya, juga sebelum pindah ke BRI memang Kasda Online sudah diaplikasikan oleh Pemkot. Akan tetapi lebih fokus ke BUD dalam hal ini BPKD, karena aplikasi ini secara bertahap dikembangkan oleh Bank SulutGo,” ujarnya.

Penerapan Kasda Online ini, kata Sugiarto, merupakan komitmen BSG dalam rangka perbaikan, pembaruan pengelolaan keuangan di Kota Kotamobagu kearah yang lebih baik lagi.

“Aplikasi ini juga dalam rangka penerapan gerakan non tunai dimana kepala OPD selaku Approfer, kemudian Sekretaris sebagai Caker dan Bendahara sebagai Maker melaksanakan proses keuangan secara online. Jadi bisa dari mana saja. Kepala Dinas saat tidak berada di tempat boleh Approfer dari Handphone,” terangnya.

Dijelaskannya, misalnya ada tagihan gaji atau tambahan penghasilan, SKPD langsung yang akan distribusikan ke rekening pribadi masing-masing pegawai. Karena masing-masing SKPD sudah memiliki password dan user.

Selain itu, penerapan aplikasi Kasda Online itu adalah tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka pengelolaan kas daerah dengan BSG. “Kas daerah Kotamobagu itu kan di Bank Sulut jadi tindak lanjutnya seperti ini,” pungkasnya

Sementara itu, di tempat yang sama Pimpinan Cabang Bank SulutGo, Junike Sumawati Paputungan, mengatakan, sebagai mitra pemerintah daerah, BSG terus berupaya mendukung dan memberikan solusi pengelolaan keuangan. Salah satunya melalui aplikasi Kasda Online.

“Manfaat penggunaan Kasda Online selain untuk memudahkan transaksi juga untuk keamanan. Aplikasi ini sudah didukung tiga lapis keamanan user, yaitu maker, caker dan approfer. Dari segi waktu aplikasi dapat diakses kapan pun dalam perangkat apapun termasuk PC, Laptop, atau Ponsel yang terkoneksi dengan internet.” katanya.

Ia pun berharap, penggunaan aplikasi Kasda Online ini dapat memberikan kemudahan untuk setiap transaksi non tunai di lingkungan SKPD Pemerintah Kota Kotamobagu. (guf)

Launching PKT-CFW Program Kotaku, Wali Kota Ucapkan Terima Kasih ke Herson Mayulu

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar Launching pelaksanaan kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) Cash For Work (CFW), program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), bertempat di aula rumah dinas wali kota, Rabu (9/6) kemarin.

Wali Kota Tatong Bara dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPR RI Herson Mayulu, yang sangat intens dan memberikan dukungan.

“Semua ini upaya beliau (Herson Mayulu). Jika tidak ada upaya dari Pak Herson, tidak datang bantuan seperti ini. Pak Herson sangat intens memberikan dukungan, termasuk bantuan seperti saat ini (program CFW). Mari kita doakan Pak Herson agar sehat-sehat selalu,” ucap Tatong.

Lanjutnya, program ini sangat strategis dan menjadi solusi saat pandemi. “Masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 bisa dapat penghasilan tambahan. Karena dilakukan saat pandemi, kami meminta para pekerja tetap menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, Kota Kotamobagu masih zona kuning,” kata wali kota.

Wali Kota berharap kepada teman-teman pekerja yang mendapatkan kesempatan, agar bisa mengerjakan dan melaksanakan tugas dengan baik. “Mari sambut dengan baik dan kerjakan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Haris, salah satu warga yang masuk dalam program CFW menuturkan, selama pandemi, dirinya sering menganggur. “Alhamdulillah, ada CFW yang membantu saya terutama memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Tak hanya Haris, Sari yang juga salah satu perempuan yang turut terlibat dalam program CFW menuturkan, bila bisa menghasilkan mengapa harus malu bekerja. “Intinya halal, kenapa harus malu. Apalagi pandemi seperti ini, pekerjaan menghasilkan sangat dibutuhkan untuk keluarga,” ungkap Sari.

Sebagai informasi, program padat karya tunai atau cash for work (CFW) ini, Kota Kotamobagu sukses mendapatkan alokasi anggaran kurang lebih Rp2,1 miliar untuk kegiatan di 7 kelurahan/desa di tiga kecamatan yakni; Kelurahan Matali, Kelurahan Mongondow, Kelurahan Motoboi Besar, Kelurahan Kobo Besar, Kelurahan Tumobui, Desa Moyag Todulan dan Desa Pontodon Timur. Setiap kelurahan/desa akan mendapatkan Rp300 Juta. Untuk pengerjaannya program CFW tidak membangun infrastruktur baru (aset baru), tetapi memelihara aset infrastruktur dasar melalui pemeliharaan dan perbaikan/rehabilitasi untuk kategori kerusakan ringan dan sedang. (guf)

Kunjungi Tiga Puskesmas, Bupati Tekankan Soal Pelayanan Kesehatan

Bupati Sam Sachrul Mamonto menyempatkan diri melihat kondisi sejumlah pasien dalam kunjungan di tiga Puskesmas.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto kembali melakukan kunjungan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik serta maksimal. Kali ini, Bupati mengunjungi Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Motongkad, dan Kecamatan Nuangan, Senin (9/6).

Dalam kunjungan itu, Bupati meninjau pelayanan kesehatan terhadap masyarakat serta sarana dan prasarana di 3 (tiga) Puskesmas tersebut.

Bupati menyampaikan bahwa dirinya berharap agar tenaga medis yang ada di fasilitas kesehatan terutama di Puskesmas agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Dalam setiap kunjungan seperti ini saya selalu memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat sudah baik dan saya juga berharap tenaga medis dapat bekerja secara profesional serta dapat melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Sachrul.

Bupati juga berpesan agar para tenaga medis yang bertugas di Puskesmas dapat tinggal di daerah yang dekat dengan lokasi kerja. “Hal ini guna memastikan tenaga medis tersebut dapat bersedia dan bisa standby pada saat mereka dibutuhkan,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga melakukan peninjauan terkait kasus stunting yang ditangani oleh Puskesmas. “Pemerintah Daerah sudah berkomitmen dalam penangan kasus stunting, dan di masa kepemimpinan saya dan pak Oskar Manoppo, kasus stunting harus benar-benar tertangani karena salah satu indikator keberhasilan kepemimpinan kami adalah terkait penanganan kasus stunting,” pungkas Sachrul. (*/guf)

Dikunjungi BKSAUA, Wali Kota: Sulut Sulit Disulut

Wali Kota Tatong Bara foto bersama dengan tokoh BKSAUA Sulut.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara menerima kunjungan dari Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bertempat di rumah dinas wali kota, Rabu (9/6).

Usai pertemuan, Presidium BKSAUA Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur LC mengatakan, kunjungan ini merupakan suatu program kerja untuk memantapkan organisasi. Apalagi organisasi ini merupakan kearifan lokal daripada Provinsi Sulut.

“Kita ini dari rakyat untuk rakyat. Kehadiran organisasi ini bagaimana Sulut aman, tentram, dan damai. Kerukunan itu jangan hanya berada diatas, namun harus berada sampai ke masyarakat bawah,” ujarnya.

Dengan langkah ini, sehingga masyarakat melihat bahwa para tokoh agama hidup rukun dan damai. Dimana saling mengasihi dan saling menghormati satu sama lain, dan itu akan turun hingga kebawah. “Artinya kita memberikan contoh teladan bahwa tokoh agama harus rukun dan damai,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua MUI Sulut ini menambahkan, sebagai tokoh agama ikut mensosialisasikan program kerja pemerintah serta memberikan edukasi kepada masyarakat, terlebih di masa pandemi bagaimana menjaga diri untuk kebaikan bersama. “Terutama mendorong pelaksanaan vaksinasi sebagai program pemerintah saat ini. Ini untuk keselamatan diri kita, keluarga, saudara serta masyarakat pada umumnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Tatong Bara menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi atas kehadiran tokoh BKSAUA Provinsi Sulut.

“Ada slogan bahwa Sulut sulit di sulut karena semua tokoh agama solid. Sehingga membangun soliditas di tengah masyarakat sangat penting baik antar umat beragama, antar umat seagama, serta antar agama dan pemerintah. Mudah-mudahan pertemuan ini akan menjadi suatu menambah energi kita semua untuk memelihara kerukunan. Apalagi Kota Kotamobagu menjadi tujuan, InsyAllah berbagai kegiatan dan aktifitas tidak mengganggu bagaimana kita beragama ditengah dinamika,” ungkapnya. (guf)

DPRD Bolmong Ikut Bimtek Sistem Informasi Pembangunan Daerah

ZONA BOLMONG – Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengikuti Bimbingan Teknis Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Selasa (8/6).

Bimtek yang dilaksanakan di Hotel Quality Manado itu, akan berlangsung tiga hari dengan menghadirkan dua pemateri dari Pusat data dan Informasi (Pusdatin) Kementrian Dalam Negeri.

Bimtek terseut dibuka Sekretaris Daerah Bolmong Tahlis Gallang dihadiri pimpinan DPRD Welty Komaling serta para anggota DPRD, dengan menghadirkan para pimpinan OPD dan para Kasubag Program dari masing-masing OPD.

Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling mengaku menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut, Bimtek SIPD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait dengan penyusunan RKPD.

Dimana dalam penyusunan rancangan awal yang mencangkup didalamnya penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD yang diatur dalam Pasal 178 Peraturan Menteri Dalam Negeri No 86 Tahun 2017.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda untuk memperdalam materi tentang SIPD untuk Penyusunan APBD Bolmong ke depan.

Adapun materi sosialisasi dan pelatihan untuk melakukan percepatan melalui integritas proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah melalui SIPD guna efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi koordinasi dan pembinaan, serta pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Pada kesempatan tersebut narasumber memaparkan secara mendalam tentang SIPD. Teori yang disampaikan diikuti praktek entri langsung di aplikasi SIPD.

Sementara dari Pemkab Bolmong, hadir Sekretaris Daerah Tahlis Gallang , para asisten, kepala Bappeda serta Kepala OPD lainnya. (Advertorial)

Tatong Bara Respon Positif Soal Peluang ke DPR RI di Pileg 2024

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Pengamat politik Bolaang Mongondow Raya (BMR), Ahmad Rizky Iyan, menilai Tatong Bara, mampu meraih kursi sebagai anggota DPR RI dalam pemilu legislatif (Pileg) di tahun 2024 mendatang.

Penilaiannya tersebut menurutnya, berdasarkan, figuritas Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, dengan sejumlah deretan prestasi tingkat regional sampai ke nasional, yang pernah diraih oleh Tatong selama memimpin Kota Kotamobagu selama 2 periode.

“Menjadi Wali Kota selama 2 periode merupakan salah satu modal besar. Namun demikian, untuk bisa meraup suara dalam pemilu nanti, tetap harus menggunakan pendataan survey,” ungkap Rizky.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, kepada sejumlah awak media, usai meluncurkan kegiatan Padat Karya Tunai cash For Work (CFW), di aula Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (9/6) sore tadi, menyambut positif wacana yang berkembang.

“Mungkin mereka punya kalkulasi sendiri. Tetapi, tentu semangat ini saya apresiasi,” kata Tatong.

Tatong pun mengatakan kalau memang masyarakat menginginkan dirinya untuk maju dalam Pemilu Legislatif nanti, sebagai salah satu calon anggota DPR RI, maka akan menjadi semangat tersendiri baginya. “Jika kemudian masyarakat menginginkan kenapa tidak. Tetapi biar saya konsentrasi selesaikan dulu amanah yang sementara dijalankan ini,” tambah Wali Kota Kotamobagu dua periode itu.

Namun demikian, Tatong tidak menampik kemungkinan akan keikutsertaan dirinya pada kompetisi di Pemilihan Legislatif tahun 2024 mendatang. “Yang pasti apapun tugas kita jika diminta kita harus bisa maksimal. Dan untuk perhitungan-perhitungan seperti itu, itu merupakan kalkulasi-kalkulasi yang banyak versi, ya mudah-mudahan ada benarnya,” tuturnya.

Namun begitu, Tatong menyebut kalau dirinya cukup merespon positif akan masuknya dirinya sebagai salah sati figur yang dihitung pada Pemilihan Legislative tahun 2024 mendatang. “Jangan dulu kita memberikan gambaran, Sudah disebut saja, saya sudah senang, apalagi ada partai yang nantinya akan menggadang,” tambah Tatong. (*/guf)

Wali Kota Kukuhkan Kelompok Kerja PKP dan Serahkan Bantuan IKM

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong bara menghadiri penganugerahan Kota Bisa Award tahun 2021 sekaligus mengukuhkan kelompok kerja perumahan dan kawasan pemukiman (PKP) Kota Kotamobagu serta menyerahkan bantuan mesin dan peralatan bagi Industri Kecil Menengah (IKM), bertempat di aula rumah dinas wali kota, Rabu (9/6).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan selamat bekerja kepada kelompok kerja PKP yang baru saja dikukuhkan. “Saat ini kotamobagu mendapatkan respon yang sangat baik dari berbagai kalangan untuk masuk berinvestasi. Dan kotamobagu sudah menjadi satelit baru dalam perkembangan kota di Sulawesi Utara, sehingga kerja kita makin diintenskan dalam rangka menjaga wilayah kotamobagu agar tidak menjadi tempat yang banyak masalah. Dan diharapkan kepada kelompok kerja PKP ini harus melakukan kerja dengan target nol kumuh yaitu Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU),” kata wali kota.

Wali Kota juga berharap, kelompok kerja PKP ini dapat melakukan satu langkah yang taktis agar Kota Kotamobagu tetap segar, dinamis, tanpa masalah dan yang paling utama tidak kumuh. “Kotamobagu sudah ditetapkan sebagai ibu kota calon provinsi Bolaang Mongondow Raya. Tentu kita semua tidak menginginkan kota kita menjadi kota yang tidak nyaman, oleh sebab itu kelompok kerja ini harus bekerja sama dengan baik,” ujarnya.

Lanjutnya, Pemerintah Daerah juga saat ini terus melakukan berbagai program termasuk bagaimana mengkompetisikan keberadaan kelurahan/desa. Dalam kesempatan itu, wali kota juga memberikan penghargaan Kotamobagu Bisa award kepada kelurahan Kelurahan Mogolaing yang sukses dalam bidang sanitasi kebersihan lingkungan.

Selain itu, wali kota juga mengucapkan selamat kepada para penerima bantuan IKM. “Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh Pemerintah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta dapat menumbuhkan minat masyarakat dalam rangka memperkuat ekonomi di tengah pandemi ini. Selamat kepada semuanya baik kepada kelompok kerja PKP, kelurahan/desa Pemenang kotamobagu bisa award dan para penerima bantuan IKM, insyaallah apa yang kita laksanakan ini dapat bermanfaat bagi kita semua serta dapat meningkatkan tujuan pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah Sande Dodo, pimpinan OPD serta perwakilan balai perumahan dan permukiman provinsi Sulawesi Utara. (Advertorial)

Evaluasi Pemerintahan, Sachrul-Oskar Panggil 7 Camat

Pertemuan Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo bersama para camat di ruang kerja bupati.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo memanggil para camat dalam rangka evaluasi penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan ke masyarakatan.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan banyak hal berkaitan dengan teknis pemerintahan khususnya di tingkatan pemerintahan desa. “Para camat adalah representasi dari saya dan Pak Oskar di masing-masing wilayah. Oleh karena itu, tugas-tugas pemerintahan umum wajib dilaksanakan, seperti koordinasi secara vertikal maupun horizontal, melakukan pembinaan dan pengawasan kepada para sangadi dan perangkat desa dengan tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten,” kata bupati. bupati, dihadapan para camat pada pertemuan di ruang kerjanya, Selasa (8/6).

Disisi lain, bupati menekankan kepada para camat untuk segera menyelesaikan semua persoalan yang terjadi di tiap desa yang ada di masing-masing wilayah. Waktu yang diberikan bupati adalah hingga akhir bulan Juni. “Jika masih ada persoalan yang terjadi di desa dan belum diselesaikan, maka ada konsekuensinya,” tegas bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Oskar Manoppo, menekankan agar dalam pengelolaan keuangan desa para camat wajib mengevaluasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait. “Ini penting guna mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang sesuai ketentuan,” ujar Wabup.

Dalam pertemuan itu, para camat juga melaporkan situasi dan kondisi masing-masing wilayah di hadapan Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo. (*/guf)

ASN Kotamobagu Mulai Nikmati Gaji ke-13

Sugiarto Yunus

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) mulai membayarkan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Menurut Kepala BPKD Kotamobagu, Sugiarto yunus, pembayaran gaji ke-13 sudah mulai dilakukan sejak Senin (7/6) kemarin.

“Senin kemarin sudah dilakukan pembayaran gaji 13,” kata Sugiarto, Selasa (8/6).

Sugiarto mengatakan, Pemkot Kotamobagu telah meyiapkan anggaran sebesar Rp10,8 miliar untuk pembayaran gaji ke-13 tahun ini.

“Sumber dana dari APBD sebesar 10,8 miliar untuk gaji ke-13,” terangnya.

Ia menambahkan, pencairan gaji ke-13 mengacu pada permintaan setiap SKPD. “Jika semua sudah mengajukan permintaan pembayaran gaji ke-13 maka akan segera dicairkan,” tandasnya. (guf)

Hingga Juni 2021, 846 Kendaraan Lakukan Uji Kelayakan

ZONA KOTAMOBAGU – Hingga Juni 2021, sudah 846 kendaraan melakukan uji KIR atau uji kelayakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu di Balai Pengujian yang terletak di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Uji KIR atau uji kendaraan bermotor sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya, khususnya bagi kendaraan yang membawa angkutan penumpang dan barang.

“Tercatat dari januari hingga Juni 2021 ini, sudah ada 846 kendaraan yang melakukan uji KIR. Namun, bukan hanya kendaraan dari Kotamobagu saja, tetapi dari berbagai daerah, kecuali Bolmong, karena mereka sudah punya balai pengujian sendiri,” ungkap Kepala Seksi Pengujian Kendaraan, Deni Mamonto, Selasa (8/6).

Menurutnya, setiap kendaraan roda empat yang ada di Kota Kotamobagu diwajibkan mengikuti KIR untuk menguji kendaraan laik pakai.

Sejak tahun 2008 hingga 2021, Dishub juga mencatat sebanyak 2.402 kedaraan yang wajib mengikuti KIR. Jumlah itu menurut Deni, harus mengikuti uji KIR di balai pengujian.

“Tercatat jumlah kendaraan Roda Empat yang wajib uji sejak 2008 sampai 2021 sebanyak 2.402 kendaraan, itu terdiri dari mobil penumpang dan truk,” terangnya.

Ia menambahkan, masa berlaku KIR selama Enam Bulan, sehingga dalam setahun ada dua kali pengujian KIR oleh Dishub.

“Ketika ada penjaringan atau pemeriksaan kendaraan, maka mana yang belum melakukan uji kendaraan itu kami akan arahkan ke balai pengujian kendaraan. Itu pengurusannya Enam Bulan sekali sehingga dalam satu tahun ada dua kali,” pungkasnya. (guf)