Beranda blog Halaman 316

5.252 KPM di Kotamobagu Terima BST Kemensos

Suasana penyaluran BST Kemensos.

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 5.252 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Kotamobagu mulai menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Senin (19/4).

Ribuan KPM tersebut menerima bantuan dengan besaran masing-masing Rp600 ribu untuk dua bulan, yang mulai dicairkan oleh pihak Kantor Pos Kotamobagu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kotamobagu, Noval Manoppo mengatakan, pencairan BST tahun 2021 ini dilakukan selama 3 hari dan dimulai Senin 19 April hingga Rabu 21 April 20212.

“Pencairannya untuk dua bulan Maret dan April 2021, sehingga masing-masing penerima bantuan mendapatkan 600 ribu rupiah,” kata Noval.

Noval mengungkapkan, data penerima untuk tahun 2021 sebanyak 5.252 KPM dan sudah diverifikasi Kemensos. “Data ini sesuai hasil verifikasi dan validasi dan dikirim ke Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Untuk lokasi penyaluran, dilaksanakan di empat titik yakni, Kantor Pos Cabang Kotamobagu, Kantor Desa Bilalang Satu, Kantor Camat Kotamobagu Selatan, dan Kantor Wali Kota Kotamobagu.

“Kami hanya memberi saran, kemudian yang melakukan pembagian jumlah penerima untuk masing-masing lokasi dari Kantor Pos Cabang Kotamobagu. Termasuk penanggungjawab penyaluran juga dari Kantor Pos Cabang Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)

Bupati Hadiri Sosialisasi Penerapan Manajemen Kinerja Tata Cara Pengisian JPT dan Disiplin PNS

Bupati Sam Sachrul Mamonto memberi pertanyaan kepada KASN.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Penerapan manajemen kinerja, tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi pasca pilkada serentak tahun 2020 dan disiplin PNS oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), bertempat di gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (19/4).

Sosialisasi ini dipimpin oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen. Sedangkan narasumbernya adalah Komisioner KASN perwakilan Sulut DR Rudiarto Suwarwono.

Lewat sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Sekprov, menerangkan bahwa Pemprov Sulut berhasil meraih prestasi terbaik ke lima se Indonesia dalam birokrasi dan kinerja, serta penegakan disiplin ASN.

“Tentunya ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak, serta merupakan bentuk sinergitas antars pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota. Terima kasih juga buat Komisi ASN, ” kata Sekprov.

Di kesempatan yang sama, Rudiarto menerangkan bahwa dimasa Pemerintahan Kepala Daerah yang baru saja dilantik, agar program pembangunan selaras dengan visi dan misi saat kampanye.

“Rencana strategis perangkat daerah (Renja-PD), yakni dokumen yang memuat tujuan, sasaran, program dan kegiatan pembangunan dalam rangka urusan pemerintahan wajib dan atau urusan pemerintahan pilihan sesuai dengan tupoksi setiap daerah,” kata Rudiarto.

Lanjut Dia, sesuai dengan aturan yang berlaku, para kepala daerah baru diperbolehkan melakukan rolling jabatan setelah enam bulan kemudian.

Menanggapi hal itu, lewat sesi dialog, Bupati Boltim melayangkan pertanyaan kepada KASN. Bupati berpendapat, jika waktu enam bulan tersebut cukup lama. Sehingga, para kepala daerah yang ingin memacu pembangunan di daerah yang baru dipimpinnya, harus menunggu hingga enam bulan.

“Untuk memacu program pembangunan yang selaras dengan visi misi kami, tentunya kami harus menggunakan orang orang yang sejalan. Apakah kami harus menunggu 6 bulan untuk itu?,” tanya Bupati kepada KASN.

Menjawab pertanyaan Bupati, Rudiarto mengatakan jika peraturan larangan melakukan penggantian posisi jabatan tinggi itu yakni dihitung sesudah pilkada.

“Jadi bulan Juni ini sudah bisa melakukan penyegaran untuk memacu program yang tertuang dalam visi misi. Jika memang rotasi jabatan itu dianggap urgen, maka pemerintah Kabupaten boleh menyurat langsung ke Mendagri untuk dimintai persetujuan, dengan melampirkan berbagai pertimbangan tersebut. Jadi aturan ini tidak mengikat,” pungkas Rudiarto. (Advertorial)

Wali Kota dan Sekda Ikuti Sosialisasi Pengisian JPT dan Penegakan Disiplin PNS

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara menghadiri sosialisasi penerapan manajemen kinerja, tata cara pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dan disiplin kinerja PNS oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), bertempat di ruang Serba Guna Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (19/4).

Selain kepala daerah, sosialisasi ini juga diikuti sekretraris daerah dan Kepala Badan kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) se Sulawesi Utara.

Sosialisasi tersebut dipimpin Sekretaris Provinsi (Sekprov), Edwin Silangen. Sedangkan narasumbernya adalah Komisioner KASN perwakilan Sulut, DR Rudiarto Suwarwono.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo yang turut mendampingi wali kota mengatakan, sosialisasi tersebut terkait tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama pasca Pilkada Serentak tahun 2020, serta implementasi manajemen kinerja dan penegakan disiplin PNS.

“Inti dari sosialisasi ini yakni, ASN Kotamobagu harus mempersiapkan diri masing-masing dengan kemampuan dan kompetensi serta profesional karena pengisian jabatan ke depan berdasarkan kompetensi,” kata Sande.

Lanjutnya, nantinya penempatan pada jabatan tertentu berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.

“Silahkan kembangkan kemampuan masing-masing ASN agar bisa terpilih nanti,” tandas Sekda. (guf)

Cuaca Ekstrem, Pemkab Boltim Imbau Warga di Bantaran Sungai dan Bawah Bukit Waspada

ZONA BOLTIM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksi bibit siklon tropis di utara Sulawesi saat ini telah berkembang menjadi Siklon Surigae, akibatnya terjadi peningkatan kecepatan angin disertai hujan yang berintensitas sedang dan lebat di wilayah Sulawesi Utara.

Mengantisipasi cuaca ekstrem ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pinggir sungai dan lokasi rawan longsor agar selalu waspada.

Informasi diperoleh, hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih satu jam, membuat drainase di Desa Kayumoyondi dan Desa Paret, Kecamatan Tutuyan, tidak mampu menampung debit air sehingga air meluap hingga ke badan jalan dan memasuki kawasan rumah penduduk.

Kepala BPBD Boltim Elvis Siagian, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah Boltim, khususnya di desa Kayumoyondi mengakibatkan air dari drainase meluap dan memasuki pekarangan warga. “Ini akibat drainase yang sudah tidak mampu menampung debit air yang begitu deras,”kata Elvis.

Menurut Elvis, pihaknya telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) di wilayah ibu kota Tutuyan dan sekitarnya untuk memantau dan mendata rumah warga yang terdampak banjir di Desa Kayumoyondi dan Desa paret.

“Diimbau kepada masyarakat agar mengenali gelaja alam yang sewaktu-waktu akan datang. Kemudian bagi masyarakat yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk tetap waspada, begitu juga bagi penduduk yang bermukim di wilayah pegunungan agar tetap waspada akan ancaman tanah longsor, apalagi saat ini boltim status waspada. Lebih khusus juga bagi para nelayan yang hendak melaut agar harus melihat kondisi cuac, jika tak memungkinkan lebih baik jangan melaut apalagi saat ini gelombang air laut cukup tinggi,” imbau Elvis.

Sebelumnya, Bupati Sam Sachrul Mamonto mengeluarkan imbauan terkait kondisi cuaca ekstrem di wilayah Boltim.  Sementara itu, pihak BMKG mencatat dan memprediksi, terdapat potensi terciptanya badai tropis kuat (STS) dan badai topan (typhoon/TY) di wilayah utara Sulawesi dan sekitarnya pada 18 April 2021.

Melalui imbauan yang ditandatangani Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, tertanggal 15 April 2021, menjelaskan bahwa Siklon atau badai tropis ini diperkirakan akan berkembang menjadi badai tropis kuat dan bahkan Typhoon. Adapun Dampak dari siklon tropis ini kecepatan angin akan terus meningkat secara bertahap hingga puncak, begitu juga berpotensi hujan lebat yang akan mengguyur dengan intensitas ringan dan lebat disertai tinggi gelombang laut akan mengalami peningkatan 4 sampai dengan 6 meter.

“Kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati, mengingat potensi angin kencang, hujan lebat, banjir bandang, tanah longsor dan gelombang tinggi yang ditimbulkan dari siklon tersebut terutama kepada masyarakat yang bermukim di daerah berisiko tinggi seperti di daerah aliran sungai, lereng rawan dan ditepi pantai,” imbau Gubernur. (guf)

Waspadai Siklon Tropis, Pemkot Kotamobagu Imbau Warga Siap Siaga

Citra satelit yang menunjukkan adanya pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 94W (lingkaran biru) di Samudera Pasifik utara. (sumber: BNPB)

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrim yang dipengaruhi akibat adanya bibit Badai Siklon Tropis 94 W.

“Diimbau kepada masyarakat agar selalu siaga dan waspada terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai ataupun di bawah bukit/tebing yang berpotensi rawan longsor, banjir, pohon tumbang dan angin puting beliung,” ujar Kepala BPBD Kotamobagu, Alfian Hassan, Minggu (18/4).

Lanjut Alfian, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan para camat dan lurah/sangadi serta pihak terkait guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Diimbau juga kepada masyarakat yang ada pohon-pohon besar di sekitar rumah untuk selalu waspada, karena mengingat tiupan angin kencang yang dipengaruhi badai siklon tropis ini,” imbaunya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, dalam surat bernomor 360/21.2467/Sekr.BPBD, yang ditujukan kepada Bupati/Wali Kota serta pimpinan tokoh agama di Sulawesi Utara tertanggal 15 April 2021, menyampaikan imbauan terkait kesiapsiagaan pemerintah terhadap badai siklon tropis.

“Berdasarkan pemantauan dan analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, bibit siklon tropis di utara saat ini telah berkembang menjadi Siklon Surigae, akibatnya terjadi peningkatan kecepatan angin rata-rata di wilayah Sulawesi Utara,” bunyi poin pertama imbauan Gubernur Sulut.

Pada poin kedua diterangkan, Siklon atau badai tropis ini diperkirakan akan berkembang menjadi badai tropis kuat dan bahkan Typhoon. Selanjutnya poin ketiga dijelaskan, Dampak dari siklon tropis ini akan meningkat kecepatan angin dan diperkirakan akan terus meningkat secara bertahap hingga puncak, begitu juga berpotensi hujan lebat yang akan mengguyur dengan intensitas ringan dan lebat disertai tinggi gelombang laut akan mengalami peningkatan 4 sampai dengan 6 meter.

“Kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati, mengingat potensi angin kencang, hujan lebat, banjir bandang, tanah longsor dan gelombang tinggi yang ditimbulkan dari siklon tersebut terutama kepada masyarakat yang bermukim di daerah berisiko tinggi seperti di daerah aliran sungai, lereng rawan dan ditepi pantai,” imbau Gubernur Olly Dondokambey. (guf)

Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Ibadah di Bulan Ramadhan

Wakil Bupati Oskar Manoppo memberikan penyampaian pada safari ramadhan di Desa Moyongkota Baru.

ZONA BOLTIM – Wakil Bupati (Wabup) Oskar Manoppo, yang juga ketua TIM II, mengawali safari Ramadhan tahun 1442 Hijriyah, di Masjid Assyuhada Desa Moyongkota Baru, Kecamatan Modayag Barat, Jumat (16/4). Shalat tarawih berjamaah di masjid tersebut berlangsung khusyuk.

Safari Ramadan perdana Wakil Bupati ini didampingi Assisten I dan Assisten II, Camat Modayag Barat, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Sangadi Moyongkota Baru, serta tokoh masyarakat.

Wakil Bupati Oskar dalam sambutanya mengajak seluruh umat Islam di Desa Moyongkota Baru untuk terus meningkatkan ukhuwah Islamiah dan memperbanyak amal ibadah di bulan penuh berkah ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan karena masih pada masa pandemi covid-19.

“Mari kita memperbanyak ibadah di bulan yang penuh barokah ini, dan seraya berdoa meminta kepada Allah SWT, semoga pandemi ini akan segera berakhir. Untuk itu, tetap patuhi protokol kesehatan setiap melakukan aktivitas di luar rumah,” ujar Wabup.

Kegiatan safari ramadhan ini diawali dengan ceramah singkat dari Kementerian Agama Boltim, kemudian melaksanakan Sholat Isya di lanjutkan dengan penyampaian oleh Wakil Bupati, dan dilanjutkan dengan sholat tarwih berjamaah. (*/guf)

Bupati Boltim Awali Safari Ramadhan di Masjid Baitur Rahman Modayag

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto mengawali safari ramadhan di Masjid Baitur Rahman Desa Modayag, Jumat (16/4). Bupati sebagai Ketua Tim I datang bersama rombongan melaksanakan sholat Isya, Tarawih dan Witir bersama jamaah masjid.

Dalam kesempatannya, bupati mengajak masyarakat untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan ini. Menurut bupati, puasa hukumnya wajib bagi setiap umat muslim.

“Puasa adalah wajib bagi umat muslim, sehingga tidak boleh ada alasan untuk tidak berpuasa di bulan ramadhan ini. Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Banyak keutamaan yang kita dapatkan di bulan ramadhan ini,” kata bupati.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan ucapan selama menjalankan ibadah puasa bagi semua masyarakat Bolaang Mongondow Timur. “Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga kita semua diberi kekuatan, kesehatan dan kesempatan melaksanakan ibadah di bulan ramadhan ini,” sebut bupati.

Sekadar diketahui, Pemkab Boltim membentuk dua tim safari ramadhan. Tim I diketuai Bupati Sam Sachrul Mamonto, dan Tim II dipimpin Wakil Bupati Oskar Manoppo. (Advertorial)

Serahkan SPPT PBB-P2, Wabup Minta Sangadi Percepat Penagihan Pajak

Wakil Bupati Oskar Manoppo secara simbolis menyerahkan SPPT PBB-P2 kepada 7 perwakilan desa.

ZONA BOLTIM – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo SE MM, secara simbolis menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan, Perkotaan (PBB-P2), kepada tujuh perwakilan Desa di Tujuh Kecamatan se-Kabupaten Boltim, Jumat (16/4), bertempat di aula lantai III Kantor Sekretariat Daerah (Setda).

Pada kesempatan itu, Wabup mengimbau kepada seluruh Sangadi (Kepala Desa, red) untuk selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Badan Keuangan, khususnya dalam hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan di Desa. Hal ini penting dilakukan guna meminimalisir kesalahan administrasi penggunaan anggaran.

“Berdasarkan laporan yang masuk, masih ada beberapa Desa yang Dana Desanya (DD) belum diposting. Ini disebabkan karena kelalaian Desa itu sendiri tidak mau berkoordinasi dengan Badan Keuangan. Dengan begitu, tentu akan menghambat pembangunan di Desa yang bersumber dari DD itu sendiri,” ujar Wabup.

Wabup menegaskan kepada seluruh Sangadi, supaya dapat mempercepat penagihan PBB di masing-masing Desa. Jika terdapat permasalahan di lapangan kata Wabup, Pemerintah Desa secepatnya melaporkan ke Badan Keuangan.

“Jika dalam penagihan aparat Desa menemui masalah seperti NJOP yang tidak sesuai atau lain sebagainya, segeralah melapor ke Badan Keuangan, agar dapat segera diselesaikan,” tegas Wabup.

Disisi lain, Wabup berharap kepada Pemerintah Desa, dalam pekerjaan fisik yang menggunakan Dana Desa, sebisa mungkin memberdayakan masyarakat yang ada di Desa masing-masing. Sehingga, uang yang bersumber dari Dana Desa akan berputar di Desa itu sendiri.

“Kecuali pekerjaan yang mengharuskan menggunakan alat berat, tentu harus menyewa alat berat dari luar, tapi itu kan bayarannya hitung per jam. Jadi Saya berharap untuk pekerjaan manual yang membutuhkan tenaga harian, sebisa mungkin menyewa jasa tenaga kerja harian di Desa masing-masing,” harap Wabup. (guf)

Hadir di Kotamobagu, Boba dan Kopi KITA Wajib Dicoba Penikmat Kuliner

ZONA EKONOMI – Trend minuman kekinian Boba dan kopi dengan berbagai varian rasa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hal ini terlihat semakin semaraknya gerai maupun kedai yang memanfaatkan usaha ini untuk meraup penghasilan.

Di Kota Kotamobagu beberapa waktu belakangan ini, usaha minuman boba terus menjamur. Bahkan pelaku usaha minuman kekinian ini sudah ada di tiap kelurahan/desa di Kotamobagu. Salah satunya di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara. Hadir dengan brand Boba dan Kopi KITA, Erwin Makalunsenge selaku owner mencoba peruntungan lewat bisnis ini.

Boba dan Kopi KITA, hadir dengan minuman boba yang dingin, disertai dengan varian kopi hangat juga sejumlah desserrt dengan berbagai varian rasa buah.

Menurut Erwin, bisnis ini menjadi salah satu upaya dirinya untuk memadukan trend minuman anak muda dan budaya meminum kopi di Bolaang Mongondow Raya.

“Awalnya saya berpikir hanya ingin mengikuti trend saja membuka usaha minuman boba. Tetapi, saya kemudian berpikir kenapa ini tidak dipadukan dengan usaha penjualan kopi sebagai salah satu budaya orang mongondow dalam bercengkrama,” ungkap Erwin saat ditemui di tempat usahanya, di Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Jumat (16/4).

Dari situ, Erwin kemudian memberanikan diri untuk membuka usaha yang belum berjalan sepekan tersebut, tepat di depan rumahnya di Kelurahan Upai.

Adapun Boba dengan berbagai varian rasa yang disediakan, antara lain; chocolate oreo, dark chocolate, choco malt, chocolate cadburry, choco hazelnut, royal chocolate, tiramisu, Taro, Red Velvet, Manggo, Avocado, Cappucino dan Strawberry yang harganya semua adalah Rp13 ribu. Jika ingin ditambah topping seperti Cream Chese dan Oreo juga bisa, ada biaya tambahan Rp2 ribu.

“Selain itu, kami juga menyediakan minuman kopi hitam khas Bolaang Mongondow dengan harga Rp5 ribu, serta minuman hangat lainnya seperti Vanilla Late, Nescafe Cappucino, dan Cokelat Algeria dengan harga Rp 8 ribu,” jelas Erwin.

Untuk jam buka, Erwin menambahkan kalau mereka sudah mulai melayani orderan pada pukul 13.00-17.45. “Untuk jam tersebut kita melayani orderan tetapi hanya dengan system delivery di bulan Ramadhan ini. Kami akan buka lagi pukul 20.00-22.00 WITA dengan melayani order yang bisa dinikmati langsung di tempat kami, dengan fasilitas wifi gratis. Selain itu, pelanggan yang ingin memesan lewat online juga kita bisa layani dan bisa menghubungi langsung di nomor 0822 8375 7513,” ujar Erwin yang juga berprofesi sebagai jurnalis. (*/guf)

Melanggar Larangan Mudik, ASN Disanksi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo.

ZONA KOTAMOBAGU – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dilarang melakukan mudik lebaran tahun ini. Penegasan itu, tertuang dalam surat edaran Wali Kota Kotamobagu, terhitung mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sande Dodo mengatakan, larangan mudik lebaran 2021 untuk ASN mengacu pada peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Adapun larangan itu tercantum dalam Surat Edaran Menpan-RB Nomor 08 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Berdasarkan edaran tersebut, kata Sande, ada sejumlah peraturan yang mengizinkan ASN untuk mudik lebaran. Namun, dengan persyaratan yang ketat. “ASN boleh mudik dengan persyaratan ketat. Jadi ini yang lagi kami pelajari. Tentunya persyaratan ketat itu ada kriterianya,” tutur Sande.

Sande menambahkan, beberapa kriteria bagi ASN yang diizinkan mudik Lebaran adalah ASN tugas luar dan harus memiliki surat tugas dari Wali Kota Kotamobagu atau sekertaris daerah (Sekda). “Tapi kalau ada yang paksakan tanpa persyaratan itu, pastinya akan diberikan sanksi,” ungkap Sande.

Sementara ini, lanjut Sande, pihaknya tengah mendiskusikan untuk membuat peraturan turunan dari SE Kemenpan-RB dan Pos pengawasan untuk ASN di Kota Kotamobagu.

Menurut Sande, sanksi yang akan diberikan bagi ASN yang melanggar larangan mudik Lebaran 2021 tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kepegawaian. “Sebenarnya, di peraturan kepegawaian sudah jelas. Di PP tentang Kepegawaian, ada sanksi berat, sanksi sedang, dan sanksi ringan,” kata Sande.

Dirinya mengimbau, ASN di Kota Kotamobagu untuk dapat mematuhi edaran Kemenpan-RB terkait larangan mudik lebaran 2021. Dengan mematuhi aturan tersebut, ASN diharapkan bisa menjadi bagian untuk memutus dan mencegah penyebaran virus covid-19.

“Saya berharap, teman-teman ASN juga disiplin. Kita sama-sama menjadi bagian untuk memutus dan mencegah pemaparan Covid-19 yang sekarang masih ada,” harap Sande. (guf)