
Kotamobagu, ZONABMR.COM — Nama Yohanis Batara Randa sudah tidak asing di kalangan pecinta sepak bola Kotamobagu.
Sosok yang dijuluki Pace Inzaghi ini dikenal sebagai striker tajam di berbagai ajang lokal.
Namun kali ini, Pace Inzaghi membuat langkah mengejutkan: ia siap meninggalkan rumput hijau sementara waktu dan naik ke atas ring untuk menantang petarung kawakan, Crazy Sam, dalam ajang TCW Kotamobagu Baku Pukul.
Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2025, di pelataran parkir Kampus Universitas Dumoga Kotamobagu, Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur.
Duel antara Pace Inzaghi dan Crazy Sam dipastikan akan menjadi laga yang paling dinanti publik, bukan hanya karena perbedaan latar belakang kedua petarung, tetapi juga karena atmosfer panas yang sudah terasa sejak sesi timbang badan.
Dalam sesi tersebut, tensi tinggi sempat pecah. Kedua petarung terlibat aksi saling dorong yang membuat suasana makin memanas.
Momen itu seakan menjadi pertanda bahwa pertarungan mereka di atas ring tidak akan biasa-biasa saja.
“Saya tahu dia lebih berpengalaman, tapi saya sudah siapkan strategi khusus untuk menghadapinya. Saya tidak akan mundur,” tegas Yohanis, dengan sorot mata penuh determinasi.
Siapa Yohanis Batara Randa?
Yohanis Batara Randa, atau akrab disapa Pace Inzaghi, bukanlah nama baru dalam dunia olahraga di Kotamobagu.
Pemain bola yang berdomisili di Bolmong ini dikenal lewat insting golnya yang tajam, mengingatkan banyak orang pada gaya bermain legenda Italia, Filippo Inzaghi—yang menjadi inspirasi julukannya.
Tak hanya aktif di lapangan hijau, Yohanis juga dikenal memiliki kepribadian yang rendah hati namun kompetitif.
Ia merupakan sosok yang aktif di komunitas, sering terlibat dalam berbagai kegiatan olahraga dan sosial di Kotamobagu.
Dikenal disiplin dan berdedikasi tinggi bahkan di usianya yang menginjak 50 tahun, tak heran bila kini ia menjajal tantangan baru di dunia bela diri.
Langkahnya naik ring dianggap sebagai bukti bahwa olahraga bukan hanya soal satu bidang, tapi tentang mentalitas petarung sejati.
Ia bahkan mengaku latihan keras demi debutnya ini, mulai dari teknik dasar bela diri hingga kekuatan fisik dan mental.
Tantangan Serius: Crazy Sam di Ujung Tanduk
Crazy Sam bukan lawan sembarangan. Petarung satu ini punya segudang pengalaman di berbagai event tarung bebas di Kotamobagu dan sekitarnya.
Gaya bertarungnya dikenal agresif dan penuh kejutan, membuat banyak lawan harus berpikir dua kali untuk menantangnya.
Namun, justru reputasi itulah yang membuat duel ini semakin menarik.
Bagi Yohanis, menghadapi Crazy Sam bukan hanya soal menang atau kalah, tapi pembuktian diri bahwa ia bisa melampaui batas-batas yang selama ini dikenal publik.
“Ini bukan hanya pertarungan fisik, tapi pertarungan mental dan keberanian,” ungkap Randi Suratinoyo, salah satu panitia TCW Kotamobagu Baku Pukul, yang menyebut duel ini sebagai laga paling ditunggu dalam ajang Baku Pukul tahun ini.
Dari Stadion ke Ring: Mental Juara yang Sama
Langkah Yohanis Batara Randa menjadi inspirasi bagi banyak pemuda di Kotamobagu.
Ia menunjukkan bahwa keberanian untuk mencoba hal baru, bahkan di luar zona nyaman, adalah bagian dari jiwa sportivitas yang sejati.
Dari stadion ke ring, Pace Inzaghi tetaplah petarung — hanya saja kali ini bukan lagi mengejar gol, tapi kemenangan dengan sarung tangan tinju.
Mampukah Yohanis membuat kejutan besar di atas ring? Atau justru pengalaman Crazy Sam akan berbicara lebih banyak?
Semuanya akan terjawab dalam laga panas TCW Kotamobagu Baku Pukul nanti.
Liputan eksklusif dan hasil pertandingan akan tersedia di ZONABMR.COM










