Beranda blog Halaman 34

“Amartha Binangun” Jadi Tema Nobar Wayang Kulit Polres Kotamobagu di Hari Bhayangkara ke-79

Oleh: Udi Masloman

“Amartha Binangun” Jadi Tema Nobar Wayang Kulit Polres Kotamobagu di Hari Bhayangkara ke-79
“Amartha Binangun” Jadi Tema Nobar Wayang Kulit Polres Kotamobagu di Hari Bhayangkara ke-79

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Malam yang sejuk di Foodsal Cafe, Kelurahan Kotobangon, Jumat (4/7/2025), terasa berbeda dari biasanya.

Alunan gamelan mengisi udara, mengiringi sorot lampu temaram yang menyinari kelir putih tempat bayangan para ksatria akan bertarung.

Di hadapan layar itu, Polres Kotamobagu mengajak masyarakat menyelami makna budaya lewat pagelaran wayang kulit bertema “Amartha Binangun”—sebuah kisah tentang pembangunan negeri yang adil, rukun, dan beradab.

Kegiatan nonton bareng (nobar) ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dan telah menjadi tradisi tahunan selama tiga tahun terakhir atas inisiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Kotamobagu serta unsur Forkopimda, suasana malam itu mencair dalam kehangatan yang hanya bisa dihadirkan oleh pertunjukan yang memadukan filosofi, hiburan, dan nilai-nilai luhur.

“Wayang kulit bukan hanya bentuk hiburan, tapi jendela nilai yang membentuk karakter bangsa. Tema Amartha Binangun ini selaras dengan semangat Hari Bhayangkara—membangun tatanan masyarakat yang harmonis, adil, dan sejahtera,” ujar Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh mewakili Kapolres, AKBP Irwanto, SIK, MH.

Amartha Binangun: Bangun Negeri, Rawat Nilai

Lakon Amartha Binangun bukan sekadar kisah pewayangan. Ia merupakan alegori tentang negara ideal—di mana pemimpin berlaku bijak, rakyat hidup dalam keteraturan, dan keadilan menjadi landasan hidup bersama.

Dalam cerita itu, para Pandawa membangun kembali negeri Amarta dari kehancuran, dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.

Bagi Polri, kisah ini adalah cermin dari semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Amartha Binangun adalah simbol dari visi Bhayangkara yang melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat demi terwujudnya kehidupan berbangsa yang damai dan beradab,” ungkap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya seperti wayang kulit bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk nyata Polri dalam merawat identitas bangsa dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

Seni yang Menyatukan

Pertunjukan malam itu tidak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga menyatukan lintas generasi.

Di barisan depan, penonton tampak antusias mengikuti kisah Arjuna dan Yudhistira, tertawa saat Semar melontarkan guyonan khasnya, dan terdiam ketika sang dalang menyelipkan petuah tentang keadilan, pengabdian, dan makna kepemimpinan.

Dalam era yang serba digital, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa tradisi lisan dan pertunjukan klasik masih punya tempat dan kekuatan untuk membentuk cara pandang, membangun rasa, dan menanamkan nilai.

Menjadi Bhayangkara yang Berakar

Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan institusional, tapi refleksi tentang peran Polri di tengah masyarakat.

Dan malam itu, di bawah kelir yang menari, Polres Kotamobagu menunjukkan bahwa menjaga ketertiban bisa sejalan dengan menjaga kebudayaan.

Dengan mengangkat lakon Amartha Binangun, Polres mengirimkan pesan kuat: bahwa Bhayangkara tak hanya berdiri di garda hukum, tapi juga di garda nilai—membangun negeri lewat keadilan, kebersamaan, dan kebudayaan.

Karena dalam bayangan wayang, kita menemukan terang: tentang siapa kita, apa yang kita jaga, dan untuk siapa kita mengabdi.

Lima Pencuri Kopra Dibekuk, Tim Resmob Ungkap Penjualan ke Penadah Rp15 Juta

Lima Pencuri Kopra Dibekuk, Tim Resmob Ungkap Penjualan ke Penadah Rp15 Juta
Lima Pencuri Kopra Dibekuk, Tim Resmob Ungkap Penjualan ke Penadah Rp15 Juta

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Tim Resmob Satreskrim Polres Kotamobagu berhasil mengungkap kasus pencurian kopra yang meresahkan warga.

Lima orang tersangka ditangkap setelah diketahui mencuri 10 karung kopra seberat 844 kilogram dari sebuah gudang di Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Kelima pelaku yang diamankan berinisial RA (50), IP (36), RMN (30), SW (38), dan AB (29). Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Gorontalo Utara hingga Kotamobagu.

Aksi pencurian ini dilakukan dengan memanfaatkan posisi mereka sebagai pekerja di gudang dan toko, memanfaatkan lengahnya pengawasan untuk mengangkut kopra keluar tanpa diketahui.

Setelah kopra dicuri, para pelaku menjual hasil curian tersebut ke seorang penadah berinisial FP (37) di Desa Kopandakan Satu. Nilai transaksi mencapai Rp15 juta.

Kasus ini terbongkar setelah warga melaporkan kehilangan kopra di gudang tempat para tersangka bekerja.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh Tim Resmob.

Dalam waktu singkat, petugas berhasil mengidentifikasi dan meringkus para pelaku di beberapa lokasi, termasuk rumah pribadi, tempat kos, hingga toko.

Salah satu pelaku bahkan memilih menyerahkan diri ke pihak berwajib.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp5,4 juta dan tiga unit handphone.

Penadah kopra curian tersebut juga telah diamankan.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK MH, menyampaikan apresiasi kepada tim Resmob atas kerja cepat dan responsif terhadap laporan warga.

“Kami berkomitmen menindak tegas setiap kasus yang meresahkan masyarakat, termasuk pencurian komoditas. Terima kasih kepada tim yang telah bekerja keras mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar lebih waspada dan tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi di sekitar kita, bahkan melibatkan orang-orang yang dikenal atau bekerja di lingkungan sehari-hari.

Kasus Penikaman di Depan Kios Petot Terungkap, Pelaku Diamankan Tim Resmob Polres Kotamobagu

Kasus Penikaman di Depan Kios Petot Terungkap, Pelaku Diamankan Tim Resmob Polres Kotamobagu
Kasus Penikaman di Depan Kios Petot Terungkap, Pelaku Diamankan Tim Resmob Polres Kotamobagu

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang sempat viral di depan kios Petot, Kelurahan Kotamobagu, akhirnya berhasil diungkap Tim Resmob Polres Kotamobagu.

Pelaku berinisial WL alias Wandi (27), warga Desa Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, ditangkap pada Sabtu, 28 Juni 2025, di Jalan Agoan, Kelurahan Kotamobagu.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban.

Penganiayaan tersebut dilaporkan oleh korban berinisial AU alias Agus (35), warga Desa Lobong, melalui laporan polisi nomor: LP/B/274/VI/2025/SPKT/Res KTG/Polda Sulut.

Kejadian bermula pada Minggu (1/6/2025), saat korban turun dari mobil pickup-nya untuk membeli rokok di depan Toko Tita, yang berada tepat di seberang kios Petot.

Tanpa diduga, tersangka mendekati korban dan langsung menikam bagian paha korban saat korban masih berada di dalam mobil.

Akibatnya, korban mengalami luka serius dan mengeluarkan banyak darah.

Diketahui, aksi penikaman tersebut didasari kesalahpahaman antara korban dan pelaku yang sebelumnya sempat terlibat adu mulut dalam kondisi terpengaruh minuman keras di sekitar lokasi kejadian.

Aksi penikaman itu juga terekam kamera CCTV yang berada di sekitar area.

Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK, MH menyampaikan apresiasi atas kinerja Tim Resmob dalam pengungkapan kasus ini.

“Tersangka kini telah diamankan bersama barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Polres Kotamobagu akan menindak tegas setiap tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam di wilayah hukumnya demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

AKBP Irwanto SIK MH: Sosok Bhayangkara Inspiratif di Tengah Masyarakat Kotamobagu

AKBP Irwanto SIK MH: Sosok Bhayangkara Inspiratif di Tengah Masyarakat Kotamobagu
AKBP Irwanto, SIK, MH

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang diperingati pada 1 Juli 2025, semangat pengabdian Polri tercermin kuat dalam tema nasional tahun ini: “Polri untuk Masyarakat.”

Di Kotamobagu, semangat ini hidup dalam sosok AKBP Irwanto SIK MH—Kapolres yang tak hanya menjalankan tugas sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi figur inspiratif dan inovatif di tengah kehidupan warga.

Sejak dipercaya memimpin Polres Kotamobagu, AKBP Irwanto terus melahirkan berbagai terobosan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia tidak hanya hadir sebagai pemimpin institusi, melainkan sebagai penggerak perubahan sosial yang nyata.

Inovasi yang Menyentuh Warga

Beragam inovasi dihadirkan dengan pendekatan yang langsung menyentuh kebutuhan publik.

Salah satu yang menonjol adalah pelayanan pengaduan berbasis digital—sebuah upaya modernisasi sistem pelaporan yang memberi ruang mudah dan cepat bagi masyarakat dalam menyampaikan aduan kamtibmas.

Selain itu, melalui Program MOTABI (Motivasi, Tatar, Bina), AKBP Irwanto memperkuat edukasi dan pencegahan sejak dini di berbagai lingkungan seperti sekolah, pasar, terminal, dan rumah ibadah.

Program ini tidak hanya menjadi ajang penyuluhan, tetapi juga sarana membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.

Pendekatan Humanis dan Berpihak pada Rakyat Kecil

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, pendekatan humanis menjadi warna utama dalam kepemimpinan AKBP Irwanto.

AKBP Irwanto SIK MH: Sosok Bhayangkara Inspiratif di Tengah Masyarakat Kotamobagu
AKBP Irwanto, Kapolres Kotamobagu yang Dikenal Dekat dengan Masyarakat

Ia aktif menjalin komunikasi dengan kelompok rentan, komunitas pelaku usaha kecil, hingga generasi muda.

Tak jarang, ia turun langsung menyapa warga, mendengar keluhan mereka, dan mencari solusi bersama.

Keberpihakan terhadap korban premanisme, serta penguatan sinergi lintas sektor—baik dengan tokoh agama, adat, maupun lembaga pendidikan—mengukuhkan posisinya sebagai Bhayangkara yang tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga pemimpin yang merangkul.

Itoi” Masyarakat Adat

Salah satu bentuk penghargaan tertinggi masyarakat terhadap kepemimpinan AKBP Irwanto datang dari tokoh adat.

Ketua Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (AMABOM), Drs. H. Z. A Jemmy Lantong SH, menyebut Kapolres sebagai figur sepuh, atau “Itoi”, dalam kultur masyarakat adat Kotamobagu.

“Pandangan kami terhadap beliau bukan saja sebagai Kapolres yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat. Tapi lebih dari itu, beliau adalah sosok pemimpin dengan sebutan ‘Itoi’ masyarakat adat Kotamobagu,” ujar Jemmy Lantong.

Sahabat Rakyat, Penggerak Perubahan

Keteladanan AKBP Irwanto SIK MH dalam menjalankan tugas sebagai Bhayangkara sejati menjadi refleksi bagaimana Polri dapat hadir sebagai sahabat rakyat.

Di bawah kepemimpinannya, institusi kepolisian di Kotamobagu tidak hanya semakin profesional, tetapi juga semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.

Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini, kehadiran AKBP Irwanto menjadi bukti bahwa pengabdian tulus, dedikasi, dan inovasi adalah kunci dalam membangun peradaban yang aman, damai, dan berkeadilan.

Ia bukan sekadar Kapolres, tetapi pemimpin yang menanamkan makna Bhayangkara dalam tindakan sehari-hari: untuk masyarakat, oleh masyarakat, dan bersama masyarakat.

Satresnarkoba Polres Kotamobagu Gulung Sindikat Narkotika dan Psikotropika

Satresnarkoba Polres Kotamobagu Gulung Sindikat Narkotika dan Psikotropika di Lolayan
Satresnarkoba Polres Kotamobagu Gulung Sindikat Narkotika dan Psikotropika di Lolayan (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotamobagu kembali mencetak prestasi dalam pemberantasan narkotika.

Dalam operasi yang digelar pada Sabtu dini hari, 28 Juni 2025, tim berhasil menggulung lima tersangka dalam dua kasus berbeda di Jalan Trans AKD, Kecamatan Lolayan, sekitar pukul 00.00 WITA.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 30 gram sabu-sabu dan 118 butir obat keras golongan B berlabel “Triple X”.

Selain itu, dari pengembangan penyelidikan, turut diamankan dua tersangka lain dalam kasus kepemilikan psikotropika golongan II dengan total 110 butir pil terlarang.

Tersangka Residivis dan Lintas Provinsi

Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH dalam konferensi pers menyampaikan bahwa salah satu tersangka utama kasus sabu, AS (23), warga Desa Sibalayan, Palu, merupakan residivis yang telah beraksi lintas tiga provinsi.

“Ini bukan kali pertama kami melakukan penangkapan. Ini sudah yang ketiga kalinya, dan tentu saja masih ada tersangka lain. Tersangka sabu bahkan mengakui seluruh perbuatannya,” ungkap Kapolres.

Strategi Pengintaian Tiga Hari

Kasat Narkoba Polres Bolmong IPTU O Kaek Agung Uliana menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat tentang adanya kendaraan yang diduga membawa sabu-sabu akan melintas di wilayah Kotamobagu.

Setelah dilakukan pengintaian intensif selama tiga hari tiga malam, tim akhirnya menyergap para pelaku saat hendak memasuki wilayah Polsek Lolayan.

“Strategi ini dilakukan karena dari pengalaman sebelumnya, pelaku kerap membuang barang bukti sebelum sampai ke kantor Polres. Tapi kali ini kami berhasil,” ungkapnya.

Operasi Undercover untuk Psikotropika

Sementara itu, untuk kasus psikotropika, polisi melakukan metode undercover buy karena peredaran obat-obatan jenis ini sangat mudah didapat namun sulit untuk dilacak pengedarnya.

Tersangka yang ditangkap dalam kasus ini adalah pria berusia 25 tahun, seorang buruh yang belum menikah.

“Kedua tersangka psikotropika telah mengakui perbuatannya. Barang-barang tersebut rencananya akan dibawa ke Kotamobagu, namun untuk sebarannya masih akan kami dalami,” jelas petugas.

Ancaman Hukuman Berat

Para tersangka kini menghadapi ancaman hukuman berat. Untuk kasus sabu, pelaku dapat dijerat dengan hukuman maksimal 50 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.

Barang bukti yang diamankan telah diuji di laboratorium dan dipastikan positif mengandung zat narkotika.

Kerjasama dengan Ekspedisi

Mengingat kemudahan transaksi narkotika melalui platform daring, Kapolres juga mengungkapkan rencana kerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman guna memperketat pengawasan terhadap paket yang mencurigakan.

“Dari kemudahan pembelian online, kami akan menjalin MoU dengan perusahaan ekspedisi untuk melakukan pengontrolan pengiriman bersama para pengusaha jasa kurir,” tegas Kapolres.

Kasus itu saat ini telah masuk dalam tahap penyidikan lebih lanjut.

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kotamobagu Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Air Bersih di Desa Otam

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kotamobagu Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Air Bersih di Desa Otam
Polres Kotamobagu Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Air Bersih di Desa Otam

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Warga Dusun III, Desa Otam, Kecamatan Passi Barat, akhirnya bisa bernapas lega.

Di momen peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kotamobagu memberikan bantuan sarana air bersih yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah pegunungan ini, Sabtu 28 Juni 2025.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, hadir langsung meresmikan fasilitas tersebut. Didampingi jajaran pejabat utama Polres, Kepala Desa Otam, serta tokoh-tokoh masyarakat, peresmian itu berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Menurut AKBP Irwanto, bantuan tersebut merupakan hasil dari pemetaan kebutuhan warga berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas di lapangan.

“Dusun III ini sering mengalami kekeringan saat musim kemarau. Karena itu, kami memilih lokasi ini sebagai penerima bantuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan itu selaras dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.”

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam upaya memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran fasilitas air bersih itu pun disambut penuh sukacita oleh warga.

Di desa yang berada di kawasan perbukitan tersebut, air bersih selama ini menjadi komoditas langka, terutama saat musim kemarau tiba.

“Alhamdulillah, sekarang kami tidak perlu jauh-jauh lagi menimba air. Terima kasih Polres Kotamobagu,” ucap salah satu warga dengan mata berbinar.

Pasar Malam GGC di Sinindian Hidupkan Ekonomi Lokal, Gandeng UMKM dan Dukung Pengelolaan Sampah

Pasar Malam GGC di Sinindian Hidupkan Ekonomi Lokal, Gandeng UMKM dan Dukung Pengelolaan Sampah
Suasana Pasar Malam GGC di Kelurahan Sinindian (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Mengisi masa liburan sekolah dan memberikan hiburan bagi masyarakat, pasar malam yang dikelola Manajemen Ganteng-Ganteng Ceria (GGC) hadir meriah di Lapangan Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Tak hanya menyuguhkan wahana hiburan seperti komidi putar, tong setan, rumah hantu dan lainnya, GGC juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan usaha mereka.

Ditemui Sabtu 28 April 2025, Manajer GGC, Aldyansah, mengungkapkan bahwa keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam kegiatan pasar malam ini.

“Kami menyediakan tenant-tenant bagi pelaku usaha lokal, mulai dari penjual makanan, mainan anak, sepatu, hingga pakaian. Ini bentuk dukungan kami terhadap ekonomi lokal,” ujarnya.

Pasar malam GGC terbuka setiap hari tanpa tiket masuk, kecuali pada malam-malam tertentu ketika diadakan pertunjukan musik yang menghadirkan artis lokal Sulawesi Utara hingga artis timur Indonesia yang sudah cukup dikenal, seperti Richard Jersey.

“Biasanya kami hadirkan hiburan musik di malam Kamis dan malam Minggu. Pada hari-hari itu, baru diberlakukan tiket masuk,” jelas Aldyansah.

Harganya pun cukup terjangkau, dengan tarif rata-rata sekitar Rp15.000 per wahana, menjadikan pasar malam ini ramah untuk semua kalangan masyarakat.

Lebih dari sekadar bisnis hiburan, GGC juga menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Aldyansah menuturkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Kotamobagu untuk pengelolaan sampah di area pasar malam.

“Kami tidak hanya menyediakan tempat sampah di berbagai titik, tetapi juga telah berkomitmen memisahkan sampah basah dan sampah kering. Ini untuk mendukung proses pengelolaan sampah yang lebih baik,” tambahnya.

Kehadiran pasar malam GGC di Kotamobagu tak hanya menjadi sarana hiburan keluarga, tapi juga wujud sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesadaran lingkungan.

Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Gubernur Sulut Ikut Jalan Sehat Bersama Polres Kotamobagu

Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Gubernur Sulut Ikut Jalan Sehat Bersama Polres Kotamobagu
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling Didampingi Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto dan Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib (Foto: Zul)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kotamobagu menggelar kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh jajaran Forkopimda dan masyarakat Kota Kotamobagu, Sabtu (28/6/2025).

Acara ini menjadi istimewa karena turut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen (Purn) Yulius Selvanus.

Kegiatan jalan sehat menempuh rute mengelilingi kawasan pusat kota, dimulai dari halaman Markas Komando (Mako) Polres Kotamobagu dan kembali finish di tempat yang sama.

Ribuan peserta tampak antusias mengikuti olahraga bersama yang berlangsung sejak pagi hari tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menekankan pentingnya menjaga kebugaran tubuh melalui kegiatan seperti jalan sehat.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan secara rutin. Bangun pagi, hirup udara segar, dan bergerak ringan adalah bagian dari pola hidup sehat. Seperti pepatah mengatakan mens sana in corpore sano — dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Polri, khususnya jajaran Polres Kotamobagu.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada Polri, khususnya Polres Kotamobagu. Semoga terus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat,” tambahnya.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK MH, mengungkapkan rasa bangganya atas kehadiran Gubernur dalam kegiatan tersebut. “Kami merasa sangat terhormat, karena Bapak Gubernur berkenan hadir dan ikut serta dalam jalan sehat bersama jajaran Polres Kotamobagu, Forkopimda, dan masyarakat. Ini menjadi semangat tersendiri bagi kami dalam memperingati Hari Bhayangkara,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib dan Rendy V. Mangkat, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Dandim 1303 Bolaang Mongondow, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Rutan Kotamobagu.

Ketua TP-PKK, Ketua Bhayangkari, serta tokoh muda kebanggaan BMR, Aditya Anugrah Moha (ADM) juga turut hadir.

Dalam kegiatan itu juga, Polres Kotamobagu membagikan door prize khusus untuk petani dan juga untuk umum, senilai ratusan juta rupiah.

Semangat kebersamaan dan semarak Hari Bhayangkara terlihat jelas sepanjang kegiatan, mencerminkan sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di daerah.

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79! Yuk, Ikut Jalan Sehat Bareng Polres Kotamobagu!

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79! Yuk, Ikut Jalan Sehat Bareng Polres Kotamobagu!
Yuk, Ikut Jalan Sehat Bareng Polres Kotamobagu!

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Momen seru, sehat, dan penuh hadiah bakal hadir di Kota Kotamobagu!

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kotamobagu menggelar Jalan Sehat Bersama yang terbuka untuk seluruh masyarakat, Sabtu, 28 Juni 2025, mulai pukul 06.00 WITA, dengan titik start dan finish di Mapolres Kotamobagu.

Dengan mengangkat tema nasional “POLRI untuk Masyarakat”, acara ini tak sekadar ajang olahraga, tapi juga momen spesial untuk menjalin silaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.

Apa saja yang bikin acara ini wajib kamu datangi?

Zumba bareng ZIN Beby Vivian – Instruktur zumba profesional ini siap mengajak kamu bergoyang dengan irama penuh semangat!

Dipandu oleh duo MC seru: MC Vicky dan Bripol Vinny Tamboto, sosok muda inspiratif yang sudah dikenal luas di Kotamobagu.

Guest Star: Overjoyed Band! – Grup musik lokal yang siap menghibur kamu dengan lagu-lagu asyik dan penuh warna!

Hadiah? Jangan khawatir, banjir door prize menanti!

Mulai dari peralatan elektronik, alat rumah tangga. Hingga hadiah spesial khusus untuk petani, seperti mesin paras, alat semprot dll.

AKP Edi Haryanto, Kasat Binmas Polres Kotamobagu, mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan momen ini.

“Jalan sehat ini jadi bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Yuk, kita semarakkan Hari Bhayangkara dengan kegiatan yang sehat, positif, dan menyenangkan,” ajaknya penuh semangat.

Jadi, catat tanggalnya dan ajak keluarga, teman, dan tetangga untuk ikut ramaikan! Sabtu, 28 Juni 2025, Pukul 06.00 WITA di Mapolres Kotamobagu.

Bersama kita buktikan: Polri hadir untuk masyarakat!