Beranda blog Halaman 349

Tahun Ini, Pemkot Bedah 75 Rumah Melalui Program BSPS

Chelsia Paputungan

ZONA KOTAMOBAGU – Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) berencana akan membedah 75 rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Iya, sedikitnya pada tahun anggaran 2021 ini, ada 75 unit rumah yang mendapat bantuan stimulan. Adapun anggaran untuk membedah 75 unit rumah ini, seluruhnya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran Rp1,5 miliar,” terang Plt Kepala Dinas PRKP, Chelsia Paputungan, belum lama ini.

Ia menjelaskan, tiap-tiap unit rumah akan mendapat bantuan stimulan sebesar Rp20 juta. “Nilai bantuan ini, naik bila dibandingkan besaran stimulan yang diberikan pemerintah pusat pada tahun-tahun sebelumnya. Dimana, besaran dana BSPS per unit sebelumnya sebesar Rp17,5 juta,” jelasnya.

Selain DAK, pihaknya juga masih terus melakukan lobi anggaran dari sumber dana lainnya. Terutama, dalam rangka mendukung realisasi pembiayaan program BSPS di Kotamobagu.

“Seperti halnya tahun kemarin, kita mendapat anggaran untuk BSPS itu dari berbagai bersumber. Di antaranya APBN, DAK serta bantuan luar negeri. Yang pasti semua lini dan sumber kita akan lobi,” ungkapnya.

Untuk APBN sendiri lanjut Chelsia, pihaknya mengusulkan kurang lebih 200 unit BSPS. Hanya saja, usulan tersebut masih menunggu satu-dua bulan ke depan. Sementara untuk APBD ia mangaku belum digunakan. Meski demikian, tetap dipersiapkan guna mengantisipasi jika dana APBN tidak turun.

“Target BSPS kita di Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) sebanyak 180 unit setiap tahunnya selalu tercapai menggunakan APBN. Namun APBD juga tetap kita siapkan untuk mengantisipasi. Biarlah APBD dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang menjadi kebutuhan dan pencapaian target pemerintah,” tandasnya.(guf)

Cabuli Anak di Bawah Umur, Warga Desa Ikhwan Diamankan Tim Resmob

IS alias Him, pelaku pencabulan anak dibawah umur saat diamankan di Mapolres Kotamobagu.

ZONA HUKUM – Tim Resmob Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kotamobagu berhasil mengamankan IS alias Him (53), terduga pelaku pencabulan anak dibawah umur, Selasa (12/1) sekira pukul 18.30 Wita.

Tim Resmob dibawah Komando Kasat Reskrim AKP Angga Maulana SIK, SH, MH, mengamankan pelaku di kediamannya di Desa Ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Penangkapan kepada pelaku IS itu, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: 776/XI/2020/Sulut/Res Kotamobagu, tanggal 13 November 2020.

Kasat Reskrim menjelaskan, adapun kronologis penangkapan kepada pelaku IS, setelah Sat Reskrim mendapat surat perintah (Sprin) Kapolres, Nomor/02/I/2020/Sulut/Res Ktg. Kemudian langsung menindaklanjuti dengan bergerak mencari keberadaan pelaku dan tim mendapat informasi bahwa pelaku IS sedang berada di rumahnya di Desa Ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat.

“Mendapat informasi tersebut Tim langsung bergerak menuju ke Desa ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat dan mendapati pelaku sedang berada di dalam rumahnya,” ujar Kasat Reskrim.

Tanpa ada perlawanan, pelaku langsung diamankan oleh Tim Resmob Polres Kotamobagu dan membawanya ke Mapolres guna proses penyidikan lebih lanjut. (guf)

Dinkes Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Mocil

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu melalui Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Motoboi Kecil (Mocil) yang terletak di Kecamatan Kotamobagu Selatan, menggelar simulasi vaksin Covid-19, Rabu (13/1).

Menurut Kepala Puskesmas Motoboi Kecil Linda Mokodongan, simulasi ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan vaksin Covid-19 nanti. “Terutama masalah fasilitas dan untuk edukasi kepada masyarakat, sehingga pada saat pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” katanya.

Dalam simulasi tersebut, Linda juga menunjukan fasilitas pelayanan dan tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan sesuai prosedur yang sudah ditentukan. “Tahapan ini sangat penting, seperti meja pertama tempat pendaftaran atau skrining, lalu selanjutnya pelaksanaan vaksinasi, lalu pencatatan pelaporan,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot juga menjelaskan, bahwa simulasi vaksin Covid-19 ini bertujuan untuk memberikan pembekalan teknis kepada petugas di fasilitas kesehatan menjelang pelaksanaan vaksinasi dan para calon penerima vaksin.

“Mengingat ada berbagai tahapan dan syarat sebelum diberikan vaksin. Selain itu, agar pada hari H nanti kita sudah bisa mengantisipasi kekurangan saat di lapangan,” tuturnya.

Untuk kedatangan vaksin Covid-19 ke Kotamobagu, Tanty sendiri belum dapat menyebutkan kapan pastinya vaksin itu akan tiba. “Kami masih menunggu instruksi dari Dinkes Provinsi Sulut untuk penyaluran ke Kotamobagu,” tambahnya. (*/guf)

Pemkot Tingkatkan Kualitas Ruas Jalan Lingkar Pasar Kuliner

­

Claudy Mokodongan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat pengunjung pasar kuliner. Lihat saja, setelah membangun fasilitas yang memadai di lahan eks RSUD Datoe Binangkang itu, Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melanjutkan peningkatan kualitas untuk ruas jalan yang melingkari kawasan pasar kuliner.

“Setelah pada akhir tahun lalu kami memperbaiki kualitas ruas Jalan Ade Irma, maka tahun ini ada dua ruas jalan di lingkar pasar kuliner lagi yang akan kita tingkatkan kualitasnya. Yakni, ruas Jalan DI Panjaitan dan ruas Jalan Datoe Binangkang,” ungkap Plt Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Nusi Mokodongan.

Ia memastikan bahwa pihaknya saat ini sedang merampungkan dokumen lelang, untuk paket peningkatan ruas Jl DI Panjaitan dan Datoe Binangkang itu. “Mudah-mudahan dokumennya bisa rampung dalam waktu dekat, supaya segera kami serahkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk dilelang,” sebut Emba sapaan akrabnya.

Dua paket itu sendiri, lanjut dia, termasuk di antara 13 paket pekerjaan infrastruktur yang akan ditangani Bidang Bina Marga sepanjang tahun ini. Adapun paket-paket pekerjaan itu, meliputi pemiliharaan berkala jalan, rekonstruksi peningkatan jalan, pembangunan jalan, dan pembanguna jembatan. Kegiatan-kegiatan fisik itu, antara lain Jalan Datoe Binangkang, Jalan DI Panjaitan, jembatan Matali 2, dan pelataran eks Kantor Bupati Bolmong.

Selanjutnya, untuk proyek rekonstruksi atau peningkatan jalan yakni di Jalan Bubak Pawak, Jalan Toyubong, Jalan Yantaton, Jalan Pande Bulan, Jalan Ponotodon Timur. Sedangkan untuk pembangunan jalan yakni di Jalan Perkebunan Motoboi Besar, Jalan Mobalang, dan untuk pembangunan jembatan yakni di Jalan Yantaton. (guf)

Hari Ketiga, Baru 1 Pendaftar Calon JPT Pratama

Dedy Afandy Iman

ZONA KOTAMOBAGU – Hingga hari ketiga dibukanya pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama oleh Panitia Seleksi (Pansel) Pemkot Kotamobagu, baru 1 orang yang mendaftar dalam lelang jabatan tersebut, Rabu (13/1).

“Sampai hari ini, baru satu orang yang datang mendaftar,” kata anggota Pansel, Dedy Afandy Iman.

Lanjut Kepala Bidang Mutasi dan Promosi, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu ini menjelaskan, masih kurangnya pendaftar calon JPT Pratama ini, dikarenakan para pejabat masih sementara melengkapi berkas yang dipersyaratkan.

“Jika sampai hari jumat (batas waktu pendaftaran) belum mencukupi, akan diperpanjang tiga hari kerja,” jelasnya.

Diketahui, Pansel telah membuka pendaftaran calon JPT Pratama mulai 11 Januari sampai 15 Januari 2020. Adapun 8 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang akan diisi melalui seleksi terbuka ini, yakni; Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). (guf)

BAHU Nasdem Back Up Full SSM-OPPO Hadapi Gugatan di MK

ZONA BOLTIM – Kubu Sam Sachrul Mamonto – Oskar Manoppo (SSM-Oppo), sebagai pihak terkait tidak tinggal diam menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHPKADA) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Selasa (12/1), Fico Onga, mewakili Tim SSM-Oppo mengikuti rapat bersama Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Advokasi Hukum (BAHU) Nasdem. Rapat tersebut berkaitan dengan persiapan dan kesiapan menghadapi gugatan hasil Pilkada Boltim yang diajukan paslon nomor urut 1 dan nomor urut 3.

“Komunikasi dengan partai pengusung terus dilakukan, terutama Partai Nasdem. Kita akan hadapi sama-sama jika proses (PHPKADA) ini berlanjut,” kata Fico.

Ia mengungkapkan, BAHU Nasdem siap mem-back up full pasangan SSM-Oppo dalam menghadapi sengketa PHPKADA di MK. “Boltim akan menjadi prioritas DPP. BAHU Nasdem tidak akan tinggal diam terkait dengan gugatan paslon lain di Mahkamah Konstitusi. Kemenangan yang sudah dalam genggaman akan kita pertahankan. Ini akan dihadapi bersama-sama,” ungkapnya.

SSM-Oppo adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung Partai Nasdem bersama PKB dan PBB. Pasangan nomor urut 2 di Pilkada Boltim itu sudah ditetapkan sebagai pasangan calon peraih suara terbanyak melalui pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim pada 17 Desember lalu.

“Kita ketahui bersama bahwa SSM-Oppo adalah pasangan calon peraih suara terbanyak di Pilkada Boltim, dan menjadi satu-satunya calon usungan Nasdem yang memenangkan Pilkada di Sulut. Ini menjadi perhatian serius DPP Nasdem. Atas nama pasangan SSM-Oppo, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian DPP Nasdem. Mudah-mudahan perjuangan kita ini berbuah hasil sesuai yang kita harapkan bersama,” sebutnya.

Seperti diketahui, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Amalia Ramadhan Sehan Landjar – Uyun Kunaefi Pangalima (Ama-UKP) serta Paslon nomor urut 3, Suhendro Boroma – Rusdi Gumalangit (SB-RG), mengajukan permohonan PHPKADA di Mahkamah Konstitusi. Permohonan paslon nomor urut 1 dan paslon nomor urut 3 sebagai pemohon termuat dalam website MK tertanggal 21 Desember 2020. Termohon adalah KPU Bolaang Mongondow Timur. (*/guf)

Dinas Pertanian Prioritaskan Program Pemurnian Padi Jenis Serayu untuk Didaftarkan di Kementan

Muhammad Yahya

ZONA KOTAMOBAGU – Tahun ini, program pemurnian benih padi lokal jenis Serayu menjadi prioritas Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kotamobagu, untuk segera terdaftar di Kementerian Pertanian (Kementan) dan menjadi komoditi unggulan di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Kepala DPP Kotamobagu, Muhammad Yahya mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Balai Pengujian Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan (BP2SBTP) Provinsi Sulawesi Utara, dalam hal perbaikan varietas padi lokal jenis Serayu.

“Penangkaran padi lokal yang utama adalah tahapan seleksi, baik seleksi benih maupun seleksi tanaman. Nah, salah satu cara yang kita upayakan yaitu dimurnikan. Jadi, nanti tiga kali panen kita lakukan uji coba, apakah benih tersebut layak atau tidak,” terang Yahya.

Untuk itu, lanjut Yahya, pihaknya akan bekerjasama dengan BP2SBTP Provinsi Sulawesi Utara, jika nanti hasilnya bagus akan didaftarkan ke Kementerian Pertanian, agar benih padi Serayu mempunyai legalitas sebagai bibit dari Bolaang Mongondow Raya.

“Tujuan pemurnian ini untuk memperoleh benih padi lokal yang murni dan tidak tercampur dengan varietas lain, sehingga dihasilkan benih padi lokal yang murni dan seragam,” ucapnya. (guf)

UPT BP2MI Manado Koordinasi Teknis CPMI di Disperinaker Kotamobagu

Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag bersama staf khusus BP2MI pusat diterima Kepala Disperinaker Kotamobagu, Imran Golonda di ruang kerjanya.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) wilayah Manado, Hendra Toku Makalalag bersama staf khusus BP2MI pusat, Irvan Basri, melakukan kunjungan kerja di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kotamobagu, Senin (11/1) kemarin.

Menurut Hendra, kunjungan mereka ke Disperinaker Kotamobagu itu dalam rangka koordinasi terkait teknis Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). “Kemudian peran BLK Kota Kotamobagu ke depan dalam mempersiapkan CPMI, baik skiil maupun kemampuan berbahasa asing sesuai negara penempatan,” kata Hendra.

Terpisah, Kepala Disperinaker Kotamobagu, Imran Golonda mengatakan, pertemuan dengan pihak BP2MI itu juga berkoordinasi menyangkut pelaksanaan sosialisasi kepada tenaga kesehatan yang ada di Kotamobagu untuk menjadi pekerja migran.

“Jadi pertemuan kemarin membahas terkait pelaksanaan sosialisasi oleh BP2MI pada tanggal 18 januari kepada tenaga kesehatan dalam hal ini perawat. Baik dari calon perawat yang sudah kelas III, diploma yang akan selesai pendidikan maupun yang sudah lulus namun belum bekerja, untuk persiapan pasar kerja ke negara Jepang,” kata Imran.

Menurutnya, sosialisasi ini hanya khusus kepada tenaga kesehatan, sebab tahun ini ada permintaan tenaga kerja di bidang kesehatan dari negara Jepang kepada Indonesia. “Tahun ini, Jepang meminta 5.000 tenaga kerja dalam bidang kesehatan. Tentunya kita harus siap, apalagi ini peluang kerja bagi warga Kotamobagu yang ingin bekerja ke luar negeri. Kita bersyukur memiliki putra daerah yang kini dipercayakan menjabat kepala BP2MI pusat, pak Benny Rhamdani dan Kepala UPT BP2MI Manado pak Hendra Makalalag. Dan kita bermohon agar anak-anak Kotamobagu yang diutamakan. Dari 5.000 permintaan, minimal 50 dari Kotamobagu itu sudah lumayan, sebab kalau kita minta banyak tentu harus ada keahlian bahasa,” ujarnya.

Imran juga menjelaskan, jika nantinya ada warga Kotamobagu yang akan masuk dalam permintaan tersebut, mereka akan dibekali kursus bahasa jepang yang difasilitasi oleh BP2MI. “Kebetulan kita belum punya BLK (Balai Latihan Kerja). Nah, mereka harus dibekali dan ada beberapa jalur yang kita siapkan, baik lewat Lembaga Kursus Keterampilan yang ada di Kotamobagu yang bisa kita berikan izin dan rekomendasi menambah jurusan, misalnya kursus bahasa jepang,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila ini memungkinkan dan jika ada anggaran yang akan ditata di APBD Perubahan, kita bisa melaksanakan kursus bahasa jepang di Kotamobagu. “Insha allah jika ada undangan kita akan hadir dalam sosialisasi. Karena harus disampaikan kepada pak Sekda, dinas pendidikan dan dinas kesehatan. Kalau menurut BP2MI, sosialiasi dilaksanakan di SMK 23 Maret, tapi masih menunggu kepastian kalau memang betul di kirim ke jepang itu harus dibekali terutama bahasa,” pungkasnya. (guf)

Kepala UPT BP2MI Manado Temui Ketua DPRD Kotamobagu

Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag saat menerima Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag beserta staf khusus BP2MI pusat di ruang kerjanya.

ZONA KOTAMOBAGU – Ketua DPRD Kotamobagu, Meydi Makalalag, menerima kunjungan kerja Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado, Hendra Makalalag, Senin (11/1).

Kedatangan Kepala UPT BP2MI Manado bersama jajaran beserta Staf Khusus BP2MI pusat, Irvan Basri, diterima Ketua DPRD diruang kerjanya didampingi Ketua Komisi I, Agus Suprijanta serta Aleg dari fraksi Hanura, Suharsono Marsidi dan Rewi Daun.

Ketua DPRD Kotamobagu mengatakan, kunjungan kerja BP2MI itu dalam rangka berkaitan dengan potensi dan peluang tenaga kerja yang ada di Kotamobagu untuk bekerja di luar negeri. “Nah, selama ini begitu besar permintaan tenaga kerja di Indonesia. Fakta yang ada, bahwa khususnya di Sulawesi Utara itu bisa dikata sudah maksimal, tapi khusus di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya umumnya, sampai hari ini masih kurang tenaga kerja kita yang berani keluar negeri,” kata Mekal sapaan akrab Meiddy.

Lanjut Mekal, kurangnya warga Kotamobagu yang ingin bekerja di luar negeri terkendala dengan belum adanya pemberitahuan serta informasi dan sosialisasi berkaitan dengan potensi dan peluang kerja. Kemudian kata Meiddy, berkaitan dengan sarana dan prasarana yang sampai saat ini masih sangat terbatas.

“Jadi kalau menjadi tenaga kerja migran ke luar negeri, ada spesifikasinya antara lain, skill, kemampuan personality, speech dan sebagainya, itu sangat penting. Nah hari ini kami dorong kepada BP2MI, apalagi kita memiliki putra daerah yang ada di pusat sampai ditingkat provinsi. Sehingga nantinya ada perkembangan dan peluang bagi warga Kota Kotamobagu dalam mencari pekerjaan apalagi dalam situasi pandemic saat ini bisa teratasi,” harapnya.

Dirinya juga meminta kepada BP2MI untuk memaksimalkan potensi-potensi yang ada kepada masyarakat untuk diberikan informasi serta sosialisasi dan peluang kerja yang nantinya lewat BP2MI.

“Nah ini perlu, karena kalau tidak hari ini juga kita tidak tahu dimana saja peluang-peluang yang ada. Alhamdulillah, sekarang respon balik dari BP2MI pusat sampai UPT Manado itu datang ke sini menyampaikan niat mereka bahwa dalam waktu dekat ini ada sosialisasi. Dan kami mendorong untuk ada komunikasi dengan pemerintah daerah Kotamobagu, sehingga semua stakeholder sampai di bawah bisa dilibatkan. Kemudian jika dalam sosialisasi nanti ada anak-anak kita yang punya keinginan untuk hadir bersama dan setelah mereka mengetahui dan ada minat, mereka akan diberi pelatihan serta kursus yang nantinya akan difasilitasi BP2MI lewat BLK (Balai Latihan Kerja) dan sebagainya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT BP2MI Manado, Hendra Makalalag, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan sosialisasi disalah satu SMK di Kotamobagu terkait adanya permintaan tenaga kerja dari luar negeri.

“Insha allah tanggal 18 Januari ini kita akan mengadakan sosialisasi terkait adanya permintaan tenaga kerja migran dari negara Jepang dibidang kesehatan sebanyak 5.000 orang. Nah, saya lihat di Bolaang Mongondow Raya banyak potensi, karena banyak dari anak-anak kita yang memiliki tingkat pendidikan di bidang kesehatan,” ujar Hendra. (gufran)

BRT, Layanan Transportasi Gratis untuk Masyarakat Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Bus Rapid Transit (BRT), adalah sistem transit massal yang memberikan banyak keunggulan. Diantaranya, nyaman, aman dan hemat biaya.

BRT itu sendiri tentunya, sudah menggunakan jalur khusus dan pelayanan prima terhadap pengguna. Selain itu, BRT sudah menggunakan sistem transit modern berbasis rel.

Di Kotamobagu, sudah ada 5 unit BRT yang disiapkan lengkap dengan 21 unit shelter atau dengan sebutan halte, sebagai tempat perhentian bus.

BRT ini disiapkan Pemerintah Kotamobagu untuk melayani kebutuhan transportasi umum dalam kota bagi masyarakatnya.

Dengan adanya BRT gratis milik Pemerintah Kotamobagu yang dikelola Dinas Perhubungan ini, masyarakat justru bisa menghemat biaya transportasi setiap hari.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kotamobagu, Atma Wijaya Damopolii mengatakan, BRT yang beroperasi di Kotamobagu merupakan bantuan Kementerian Perhubungan.

“Banyak manfaat naik BRT. Semua diberikan pemerintah untuk memberikan layanan transportasi umum dalam kota yang nyaman dan aman,” pungkasnya. (*/guf)