ZONA KOTAMOBAGU –Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan pembangunan Stadion Gelora Ambang dipastikan kembali dianggarkan tahun 2021.
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi, sebelumnya DED pembangunan stadion Gelora Ambang sudah tertata di APBD 2020, namun tergeser untuk penanganan Covid-19.
“Untuk DED pembangunan stadion Gelora Ambang itu sudah pasti dilaksanakan pada triwulan I tahun 2021, dan tinggal menunggu pemenang tender,” kata Anas.
Lanjutnya, dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan stadion dengan luas lahan 13,5 hektare di tahun 2021, akan dibangun dua fasilitas baik outdoor dan indoor. “Termasuk fasilitas khusus untuk sepakbola dan beberapa cabang olahraga lainnya. Dan berdasarkan perencanaan, triwulan I akan mulai dilelang,” ujarnya.
Anas juga mengatakan, setelah DED sudah jalan di tahun 2021, kemudian dilanjutkan pembangunan fisik. “Tahun depan tentu DED dulu, dan mudah-mudahan lanjutan fisiknya sesuai dengan schedule, pengerjaannya mulai jalan di tahun 2022,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk total anggaran pembangunan Gelora Ambang kurang lebih Rp66 Miliar. “Baik dianggarkan lewat APBN, DAK, APBD Provinsi dan APBD Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Sulawesi Utara, Wali Kota Tatong Bara, mengunjungi serta meninjau langsung kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di empat kecamatan se-Kotamobagu, Selasa (8/12) pagi.
Wali Kota yang turut didampingi Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag, unsur Forkopimda dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, melakukan peninjauan di sejumlah TPS mulai dari Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat; Desa Poyowa Besar I, Kecamatan Kotamobagu Selatan; Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur dan Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara.
Usai mengecek kesiapan TPS, Wali Kota mengatakan, peninjauan ini untuk memastikan kesiapan terutama TPS, penyelenggara serta logistik dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut yang jatuh pada 9 Desember 2020 esok.
Selain itu, memastikan penerapan protokol kesehatan di TPS dilakukan dengan sebaik-baiknya, terutama logistik yang diperlukan untuk menunjang penerapan prokes. Seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, hand sanitizer, sarung tangan dan lain-lain, hingga kesiapan bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya diatas batas normal.
“Tadi kita bersama Muspida dan penyelenggara memantau kesiapan TPS dan lokasinya. Dan Alhamdulillah semua mengikuti protokol dan undangannya pun sama tetap sesuai prokes,” kata Tatong
Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya dan tidak Golput.
“Jangan takut dengan Covid-19, karena protokol yang diterapkan oleh penyelenggara itu, mulai dari sarung tangan sudah sesuai. Sehingga diharapkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ketika berada di TPS dengan menerapkan CobLang (coblos pulang),” pungkas Wali Kota. (guf)
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi saat mengalungkan medali kepada atlit pencak silat.
ZONA KOTAMOBAGU – Prestasi gemilang diraih atlit pencak silat Kota Kotamobagu usai keluar sebagai juara umum di Turnamen Terbuka Wilayah Timur yang diselenggarakan di Provinsi Gorontalo, pertengahan November 2020 lalu.
Tak tanggung-tanggung, 32 atlit yang dikirim, Kotamobagu berhasil membawa pulang 22 medali emas, 12 perak dan 11 perunggu untuk kategori pemula dan pra remaja. Pengalungan medali dan penyerahan piagam kepada para atlit, dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu, bertempat di lapangan Boki Hotinimbang, Senin (7/12) sore.
“Sore hari ini penyerahan medali emas, perak, perunggu dan piagam hasil dari atlit-atlit pencak silat Kota Kotamobagu dalam mengikuti turnamen terbuka di Gorontalo dalam dua kategori. Dan Kotamobagu meraih juara umum, baik dikategori pemula dan pra remaja. Ini hasil yang sungguh luar biasa karena turnamen ini diikuti oleh beberapa Provinsi, baik Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo. Untuk Sulut diikuti 8 kabupaten/kota termasuk Kota Kotamobagu,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi.
Lanjut Anas, prestasi yang diraih para atlit ini sangat luar biasa, karena walaupun sudah beberapa kali mendapatkan medali, terutama medali emas baik diajang regional maupun nasional, tapi kategori kelompok umur menjadi aset pencak silat Kota Kotamobagu kedepan. “Karena rata-rata yang mengikuti turnamen ini usia mereka dibawah 15 tahun, paling banyak diumur 8, 9 dan 10 tahun yang mendapatkan medali emas,” terangnya.
Ia mengungkapkan, prestasi yang diraih para atlit ini, merupakan prestasi tertinggi dalam sejarah pencak silat Kota Kotamobagu. “Kami dari Dispora turut mensupport para atlit selama mengikuti turnamen di Gorontalo, baik keberangkatan mereka maupun akan kembali ke Kotamobagu. Walaupun kita ketahui bersama ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, dan penganggaran untuk cabang olahraga tahun ini sangat minim, terutama dipeningkatan prestasi. Sebab yang tertata tidak ada untuk pembinaan seluruh cabang. Mudah-mudahan ditahun 2021, kami sudah usulkan dan semoga tidak ada perubahan sampai pada penetapan APBD. Dan kalaupun itu belum mencukupi, mudahan-mudahan di APBD Perubahan bisa diantisipasi menjelang perhelatan pekan olahraga provinsi (Porprov) yang kemungkinan besar Kotamobagu dan Bolaang Mongondow menjadi tuan rumah bersama,” tutup Anas. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, kembali menyalurkan bantuan sosial dari Pemkot Kotamobagu berupa Sembako kepada 89 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di Kantor Desa, Senin (7/12).
Bantuan tersebut, dalam rangka penanggulangan bencana non alam Covid-19 untuk bulan Desember 2020 kepada warga terdampak ekonomi akibat pandemi.
“Alhamdulillah, pembagian bansos berjalan tertib dan lancar. Bansos tersebut tersalurkan
dengan baik dan tepat sasaran serta berpatokan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Kepala Desa Moyag, Rusmin Mamonto.
Rusmin berharap, bantuan dari Pemkot Kotamobagu tersebut dapat meringankan beban warga ditengah pandemi Covid-19. “Terima kasih kepada pemerintah kotamobagu yang kembali menyalurkan bantuan kepada warga kami. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Dirinya juga mengimbau, kepada para penerima bantuan untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran Covid-19.
“Diimbau kepada warga untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan wajib menerapkan 3M, yakni Memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak setiap melakukan aktifitas baik di rumah maupun di tempat bekerja,” imbaunya.
Adapun jenis bantuan yang diberikan per kepala keluarga tersebut antara lain, beras premium 10 kilogram, gula pasir 1 kilogram, ikan blek 4 kaleng, mie instan 10 bungkus, minyak goreng 1 liter, teh celup 1 dos dan kopi bubuk kemasan 200 gram 1 bungkus. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kotamobagu, Senin (7/12).
Kepala Dinas Dukcapil melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, Adiwijaya Malah mengatakan, pelaksanaan perekaman KTP elektronik di Rutan Kelas II B Kotamobagu itu, merupakan salah satu bagian untuk mensukseskan Pilkada serentak tahun 2020.
“Jadi kami datang langsung merekam KTP elektronik bagi warga binaan di Rutan Kotamobagu agar bisa menyalurkan hak pilih mereka. Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Rutan dan beliau memberikan informasi bahwa ada beberapa penduduk Kotamobagu (warga binaan) yang belum melakukan perekaman,” kata Adiwijaya.
Lanjutnya, Perekaman KTP elektronik di Rutan Kotamobagu hanya khusus warga Kota Kotamobagu. “Kita akan inventarisir di sini hanya untuk warga Kotamobagu saja. Kemudian yang akan dilakukan perekaman baru tiga orang. Tapi ada beberapa warga binaan mengaku belum mempunyai KTP elektronik, nah ini yang akan kita cek kembali di sistem. Kita mengecek mulai dari retina, sidik jari kemudian kita konfirmasi kembali ke pihak Rutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak Disdukcapil Kotamobagu juga akan terus memaksimalkan perekaman KTP elektronik sebelum pelaksanaan pemungutan suara. “Kami juga sudah mengumumkan kepada masyarakat mulai dari sosialisasi melalui mobile keliling, kemudian ke sangadi dan lurah bahwa ada perekaman di hari libur. Kemudian ada perekaman bagi orang yang memiliki keterbatasan fisik, seperti penyandang disabilitas atau yang sedang sakit. Itu kami akan kunjungi langsung,” terangya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Kabar gembira bagi para perangkat desa dan kelurahan se Kota Kotamobagu. Tahun 2021 mendatang, perangkat yang dinilai memiliki kinerja baik dalam penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan diberikan kendaraan roda dua.
“Tahun 2021, kami sediakan kendaraaan jenis motor untuk perangkat desa dan kelurahan, sebagai kendaraan operasional,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kotamobagu, Sugiarto Yunus, Jumat (4/12/2020).
Motor tersebut, kata Sugiarto, akan diundi. Syaratnya, setiap wajib pajak harus lunas 100 persen PBB. “Penagihan pajak itu biasanya dibagi per RT. Nah, RT yang lunas 100 persen wajib pajaknya itu, perangkatnya bisa ikut undian. Kita sediakan tiga atau empat unit kendaraan. Kalau Empat unit, itu akan diundi per kecamatan, tapi kalau hanya tiga unit yang bisa kami adakan, itu diundi di tingkat Kota,” ujarnya.
Menurutnya, pengadaan motor operasional ini bertujuan untuk mendorong semangat bagi para perangkat dalam melaksanakan tugasnya. “Kendaraannya digunakan khusus untuk operasional penagihan PBB,” tuturnya.
Hal tersebut juga disampaikan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, saat melakukan evaluasi PBB di Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (3/12) kemarin.
“Ada terobosan-terobosan baru yang akan dilakukan. Perangkat yang rajin melakukan penagihan pajak tapi tidak memiliki kendaraan, kita stimulus dengan kendaraan roda dua untuk operasionalnya,” kata Wali Kota.
Wali Kota menjelaskan, tidak menutup kemungkinan kendaraan tersebut juga akan menjadi milik perangkat, jika kinerjanya baik. “Nanti ketika kinerjanya baik dan hasil capaian realisasi diwilayahnya maksimal sesuai target, kendaraan itu akan menjadi milik dari perangkat itu sendiri. Ini juga dorongan kepada para perangkat agar bekerja lebih baik,” pungkas Wali Kota. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Hingga akhir November 2020, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kotamobagu, telah mencapai angka 95,7 persen.
“Target PAD kita pada tahun ini sebesar Rp62 Miliar. Sekarang ini capaiannya sudah 95,7 persen,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus, Jumat (4/12).
Menurutnya, tidak ada kendala yang terjadi. Hanya saja ada sektor yang menjadi objek PAD realisasinya masih rendah. “Untuk realisasi Pajak Bumi dan Bangunan itu masih rendah. Namun di sektor lain, terdapat beberapa yang memenuhi target, bahkan melebihi target. Nah, sisa waktu yang ada ini akan kita optimalkan untuk memenuhi target yang ditetapkan itu,” terangnya.
PAD Kota Kotamobagu di tahun ini seharusnya Rp82 Miliar. Akan tetapi dengan adanya pandemi Covid-19, target tersebut diturunkan menjadi Rp62 Miliar.
“Kita rasionalisasi PAD, turun karena Covid. Tapi untuk 2021 saya kembalikan ke target awal yakni Rp82 Miliar,” kata Wali Kota Ir Tatong Bara, usai melakukan evaluasi PBB di Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (3/12) kemarin. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dan PT Bank Sulut Gorontalo (BSG) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang Pengelolaan dan Penyimpanan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), bertempat di hotel Swiss Bell Manado, Jumat (4/12).
Perjanjian kerjasama tersebut, ditandatangani langsung Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara bersama Direktur Utama PT Bank SulutGo Jeffry A. M Dendeng dan turut disaksikan Sekretaris Daerah, Sande Dodo, Kepala Badan Pengelolaan Kuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus dan Pimpinan Cabang BSG Kotamobagu, Jummy Roboth.
“Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021 RKUD Pemkot Kotamobagu sudah di Bank SulutGo,” kata Kepala BPKD Kotamobagu, Sugiarto Yunus, Jumat (4/12).
Dijelaskannya, untuk pembayaran Tambahan Pendapatan Pegawai (TPP), saat ini belum dipastikan untuk dipindahkan atau tetap melalui BRI. “TPP apakah masih di BRI atau seperti apa, teknisnya nanti kita lihat kedepan,” jelasnya.
Diketahui, untuk saat ini pengelolaan RKUD Kotamobagu masih berada di Bank Rakyat Indonesia (BRI). (guf)
ZONA KOTAMOBAGU– Wali Kota Tatong Bara menegaskan akan memberikan sanksi jika ditemukan ada perangkat yang menggunakan uang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan retribusi sampah.
Hal ini disampaikan Wali Kota saat melakukan evaluasi PBB di Kantor Desa Bilalang I Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (3/12).
“Uang PBB dan retribusi sampah yang dibayarkan oleh masyarakat harus segera disetorkan ke BRI. Jika ditemukan ada perangkat yang menggunakan uang PBB dan retribusi sampah akan diberikan sanksi,” tegas Wali Kota.
Menurut Wali Kota, berdasarkan evaluasi yang dilakukan ditemukan ada pembayaran pajak yang belum ditransfer ke BRI.
“Saya harus turun langsung ke Kecamatan, karena saya mendapatkan laporan dua hal. Bahwa ada retribusi sampah dan pajak tidak disetorkan oleh perangkat,” ungkap Wali Kota.
Wali Kota menegaskan, agar Camat, Lurah dan Sangadi melakukan evaluasi terhadap kinerja para perangkat. “Jika tidak mampu bekerja maksimal dicoret saja. Sangadi dan Lurah yang masih mempertahankan perangkat seperti itu akan saya berikan peringatan,” tegas Wali Kota. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendorong produktivitas ekonomi Kelompok Tani (Poktan) di Kota Kotamobagu, Kamis (3/12), bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP), Wali Kota Tatong Bara menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Poktan Peternak dan Pembudidaya Ikan Air Tawar.
“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan para petani, peternak dan pembudidaya yang ada di kotamobagu,” ujar Wali Kota.
Menurut Wali Kota, produksi hasil pertanian dan perikanan di kotamobagu cukup besar. Mulai dari hasil panen bawang merah, serta ternak ikan. “Saya akan coba membuka akses ekspor produksi hasil pertanian dan perikanan di kota kotamobagu. Untuk itu, mari manfaatkan bantuan ini, mudah- mudahan ekonomi masyarakat akan tetap baik,” ucapnya.
Kepala DPP Kotamobagu, Muhammad Yahya menambahkan, ada sebanyak 2.710 orang menerima bantuan yang bersumber dari APBD Kotamobagu 2020.
Adapun bantuan yang diberikan berupa, Bibit Alvokad 4 Kelompok sebanyak 1000 pohon. Bibit durian 4 kelompok 1000 pohon. Benih sayuran 1000 orang penerima.
Untuk ternak manila 7 Kelompok, sebanyak 490 ekor. Ternak kambing 7 kelompok sebanyak 70 ekor dan Pakan 120 Kg.
Kemudian mesin rumput untuk 30 Kelompok sebanyak 30 unit. Benih ikan mas 3 kelompok sebanyak 10.000 ekor tambah pakan 400 Kg. Ikan nila 5 kelompok 10.000 ekor tambah pakan 400 kg. Calon induk ikan nila 5 kelompok 400 ekor tamban pakan 400 kg. Cool box 5 kelompok sebanyak 5 unit. Mesin pakan ikan 2 kelompok sebanyak 2 unit dan kolam rakyat 1 kelompok sebanyak 1 unit. (guf)