Beranda blog Halaman 361

Rastono: Rekrutmen PPPK Solusi Atasi Kekurangan Guru

Rastono Sumardi

ZONA KOTAMOBAGU — Kabar gembira bagi para tenaga pendidik yang masih berstatus Honorer. Pasalnya tahun 2021 mendatang Pemerintah akan membuka perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus Guru sebanyak 1 juta orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotamobagu, Rukmi Simbala melalui Sekretaris Dinas, Rastono Sumardi, usai mengikuti Webinar Kemendikbud yang dibuka Wakil Presiden RI, K.H Ma’ruf Amin dengan menghadirkan narasumber diataranya Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mendagri M. Tito Karnavian, MenpanRB Tjahjo Kumolo serta Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan diikuti Pemerintah Daerah (Pemda) dan Asosiasi Profesi Guru se Indonesia, Senin (23/11) kemarin.

“Hasil pengumuman Kemendikbud melalui webinar hari ini, tahun 2021 akan dibuka Guru status PPPK sebanyak 1 juta orang dan yang bisa mengikuti seleksi PPPK ini yakni mereka para Guru Honorer yang terdaftar di Dapodik, Guru honorer K2, dan Guru lulusan PPG (tidak wajib honorer),” kata Rastono.

Diterangkannya, dalam webinar tersebut pemerintah daerah diminta mengusulkan kuota Guru PPPK sebanyak mungkin sesuai kebutuhan daerah. Dimana, untuk mempersiapan calon peserta dalam mengikuti seleksi, Kemendikbud menyiapkan modul materi seleksi agar para guru yang akan mengikuti seleksi benar benar siap dengan standar kompetensi yang ditetapkan.

“Mekanisme dalam seleksi nanti, setiap peserta yang belum lulus masih diberi kesempatan ikut seleksi ulang, karena setiap peserta seleksi diberikan kesempatan sebanyak 3 kali untuk membuktikan kompetensi sesuai standar yang ditetapkan,” terangnya.

Bahkan lanjutnya, sesuai keterangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui webinar tersebut, untuk biaya seleksi sepenuhnya ditanggung Pemerintah Pusat. “Termasuk gaji Guru PPPK yang lulus, sehingga pemerintah daerah tidak perlu khawatir soal anggaran untuk PPPK tersebut, karena semua dialokasikan oleh pemerintah pusat,” imbuhnya.

Rastono menambahkan, selaku dinas terkait, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Badan kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) terkait formasi dan usulan Guru PPPK di Kota Kotamobagu.

Ia pun berharap, para guru agar mempersiapkan diri dengan menguasi kompetensi melalui materi- materi yang disiapkan Kemendikbud secara daring. “Semoga ini akan menjadi solusi dalam mengatasi kekurangan guru khususnya di Kota Kotamobagu, serta merupakan solusi bagi para guru honorer apa lagi yang usia mereka sudah tidak memungkinkan jadi PNS, agar statusnya dapat di akui sebagai ASN dengan status PPPK yang tentunya juga akan berdampak pada kesejahteraan para guru serta mutu layanan pendidikan lebih khusus di Kota Kotamobagu,” harapnya. (*/guf)

Pemkot Gelar FGD Revisi Perda RTRW

ZONA KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) III dan Pembahasan Laporan Akhir, revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kotamobagu 2014-2034, Selasa (24/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula rumah dinas Wali Kota, dibuka langsung oleh Wali Kota Tatong Bara, dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan serta perwakilan dari sejumlah OPD, Camat, Lurah serta Kepala Desa se-Kotamobagu.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan, rencana tata ruang wilayah Kotamobagu tahun 2014-2034 sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi eksisting yang ada saat ini, selanjutnya sinergitas terhadap pelaksanaan kebijakan pemanfaatan ruang lintas sektoral melalui pelaksanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dalam RTRW nasional provinsi dan kabupaten kota.

“Dalam kegiatan ini telah kita ketahui bersama bahwa untuk menjamin ruang yang terbatas dan pemahaman masyarakat yang berkembang terhadap pentingnya penataan ruang sehingga diperlukan penyelenggaraan penataan ruang yang transparan efektif dan partisipatif agar terwujud ruang yang aman nyaman produktif dan berkelanjutan sebagaimana yang menjadi amanah dari undang-undang nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang,” ujar wali kota.

Diterangkannya, pemerintah daerah dalam mewujudkan tujuan penyelenggaraan penataan ruang diberikan wewenang. “Salah satunya penataan ruang wilayah kota melalui perencanaan dan untuk pelaksanaan wewenang yang dimaksud pemerintah daerah wajib menyusun rencana umum rencana tata ruang wilayah dan rencana rinci tata ruang. Dimana pemerintah daerah Kotamobagu sendiri juga telah menyusun rencana umum tata ruang wilayah melalui peraturan daerah dan Nomor 8 Tahun 2014 tentang RT RW Kotamobagu 2014 tentang RT RW Kotamobagu tahun 2014- sampai tahun 2034,” terangnya.

Meski demikian lanjutnya, rencana tata ruang wilayah tersebut dapat ditinjau kembali sebagaimana yang diamanatkan undang-undang nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang khususnya pada pasal 16 Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2010 tentang penyelenggaraan penataan ruang pada pasal 82 serta berdasarkan peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang RI.

“Sehingga diharapkan, pelaksanaan FGD tentang laporan akhir revisi peraturan daerah nomor 8 tahun 2015 tentang rencana tata ruang wilayah Kotamobagu tahun 2014 sampai 2034 akan dapat terwujud perencanaan ruang yang sesuai dengan dengan kebutuhan pengembangan wilayah kota Kotamobagu sebagai Kota jasa dan Perdagangan berbasis kebudayaan lokal,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut, tetap dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Dimana para peserta diwajibkan mencuci tangan, memakai masker sebelum masuk area kegiatan, pun halnya dengan tempat duduk diatur dengan jarak 1 meter antar peserta. (*/guf)

Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Optimis PAD Over Target

Yeyen Yambo

ZONA KOTAMOBAGU – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, telah mencapai target 100 persen.

Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan, melalui Kepala bidang Cipta Karya, Yeyen Yambo mengatakan, bahkan pihaknya optimis akan melewati target PAD yang ditentukan. “Hingga November 2020, realisasi PAD bidang Cipta Karya menyentuh angka Rp220 juta atau sudah 100 persen,” kata Yeyen, Senin (23/11).

Dirinya menambahkan, PAD yang didapati oleh pihak mereka ini bersumber dari retribusi Instalasi Pengelolaan Air (IPA). “Kemungkinan pendapatan tahun 2020 ini akan melebihi target yang ditentukan. Sebab, masih tersisa bulan ini (Desember). Maka dari itu, pihak kami dalam hal ini petugas lapangan akan memaksimalkan pelayanan dan penagihan retribusi ke masing-masing pengguna IPA di Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)

KPU Boltim Mulai Sortir Surat Suara

ZONA, BOLTIM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai melakukan penyotiran surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boltim.

Ketua KPU Boltim Jamal Rahman Iroth mengatakan, logistik yang sudah masuk yakni kotak suara, bilik, surat suara, tinta dan segel.

“Saat ini KPU Boltim sementara melakukan penyotiran surat suara sesuai amanat PKPU nomor 8 Tahun 2020. Pemisahan surat suara yang baik dan yang rusak sesuai kententuan. Penyotiran dilakukan staf KPU dibantu masyarakat,” kata Jamal, Senin (23/11).

Ia menjelaskan surat suara yang baik sesuai ketentuan PKPU 8 tahun 2020 pasal 15 di mana KPU Kabupaten/Kota melakukan Penyortiran Surat Suara dengan melakukan pemisahan Surat Suara yang baik dan yang rusak sesuai dengan ketentuan Surat Suara.

Baik memiliki hasil cetakannya sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Keputusan KPU tentang kebutuhan dan spesifikasi teknis perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Tidak terdapat cacat cetak berupa bercak tinta yang berbentuk garis, noda titik atau menyerupai tanda pilihan dan/atau foto gambar calon dan/atau pasangan calon buram, berbayang, dan terdapat lubang bekas jarum pengikat pada mesin web dan tidak terdapat cacat fisik berupa potongan kertas yang tidak simetris, tidak sempurna, sobek, dan/atau berlubang di dalam kolom surat suara.

“Surat suara yang rusak merupakan surat suara yang tidak sesuai ketentuan. Untuk surat suara yang rusak akan dikembalikan ke percetakan untuk diajukan pergantian,” jelas Jamal.

Ia menambahkan, selesai melakukan penyortiran akan dilanjutkan dengan pelipatan surat suara. “Untuk penyortiran surat suara kita targetkan selama dua hari, kemudian kita lanjutkan dengan pelipatan surat suara,” ucapnya. (rpm)

Ikut Pelatihan DEA Kemenkominfo, 60 Pelaku UMKM di Rapid Test

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 60 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Kotamobagu, yang ikut dalam pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), menjalani rapid test di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, Senin (23/11).

Kepala Dinkes Kotamobagu, dr Tanty Korompot mengatakan, Rapid test yang dilaksanakan kepada pelaku UMKM adalah syarat yang ditentukan panitia kepada mereka yang lulus dan bersedia mengikuti pelatihan. “Ini jadi syarat yang harus diikuti oleh seluruh peserta. Dan kami dari Dinkes diminta untuk memfasilitasi,” kata dr Tanty.

Pelaksanaan rapid test ini dilakukan selama dua hari dan biaya rapid test bagi pelaku UMKM yang ikut pelatihan ditanggung oleh panitia. “Iya, biaya untuk rapid ditanggung oleh panitia. Pelaksanaannya dimulai hari ini dan besok,” tukas dr Tanty.

Tanty mengungkapkan, dari peserta yang menjalani rapid test hari ini, ada 4 orang peserta yang reaktif Covid-19. “Tadi terinformasi ada 4 peserta yang reaktif. Untuk kelanjutannya nanti menunggu. Tapi yang jelas ketika ada yang reaktif akan langsung dilaksanakan swab test,” pungkasnya. (*/guf)

BKPP Umumkan 10 Peserta Terbaik di Latsar CPNS 2018

ZONA KOTAMOBAGU– Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu, mengumumkan nama-nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018, yang masuk 10 besar dalam penilaian selama proses Latihan Dasar (Latsar).

Pengumuman itu disampaikan pada saat upacara penutupan Latsar CPNS formasi tahun 2018, yang digelar di Lapangan Boki Hotinimbang Kotambagu, Jumat (20/11).

“Proses evaluasi terhadap peserta dari awal sampai akhir Latsar telah dilakukan, bersama seluruh widyaiswara, pengendali juga panitia, dimana, penetapan keputusan akhir telah evaluasi telah dilakukan,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu Saridah Mokoginta dalam laporan pelaksanaan Latsar CPNS yang dibacakan pagi tadi. (*/guf)

Berikut 10 Besar Peserta Latsar CPNS Kotamobagu Formasi Tahun 2018:

  1. Mohammad Razak Budi Nugroho ST
  2. Januar Kolondam S.Ars
  3. Fadila Rizky ST
  4. Dr Monica D Paputungan
  5. Novan Hermawan Toisi ST
  6. Sri Wahyuni Koto S.Farm Apt
  7. Elnawati Mamonto SPd
  8. Yelli Oktavia Mokoginta AMdKg
  9. I Made diyatmika Riyantara SPd
  10. Feki Febrianto Umar ST

(Sumber: BKPP Kotamobagu)

Latsar CPNS 2018 Ditutup

ZONA KOTAMOBAGU— Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kotamobagu formasi tahun 2018, resmi ditutup, Jumat (20/11). Upacara penutupan dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang, dipimpin langsung Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan.

Wawali dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat kepada para CPNS yang telah mengikuti Latsar. “Atas nama pribadi serta seluruh jajaran Pemerintah Kotamobagu, kami menyampaikan selamat kepada CPNS formasi tahun 2018 yang telah mengikuti latsar CPNS,” ucapnya.

Nayodo menjelaskan, CPNS merupakan aparatur pemerintahan, yang memiliki peranan penting dalam proses penyelenggaran pemerintahan. Sehingga, diharapkan melalui Latsar terbentuk kepribadian Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak saja memiliki kompetensi. Namun juga harus memiliki sikap dan perilaku sebagai pelayan bagi masyarakat umum.

“Latsar bagi CPNS yang kita laksanakan ini juga dimaksudkan agar bisa membentuk figus PNS yang nantinya akan mampu memberikan peranan sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sarida Mokoginta, pada laporan pelaksnaaan latsar, menyebutkan seluruh peserta Latsar CPNS tersebut, telah dinilai dan dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan.

“Evaluasi terhadap peserta, sejak dimulai sampai di akhir latsar, telah dilakukan pemantapan dan penilaian terhadap peserta, seluruh widyaswara, pengendali, serta panitia penyelenggara telah dilibatkan dalam penilaian dan penetapan keputusan akhir evaluasi peserta,” tandasnya. (guf)

Awal Desember Pemkot Gelar Pasar Murah

 

ZONA KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memastikan akan menggelar pasar murah jelang Natal dan Tahun Baru 2021.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), Apri Djunaidi Paputungan mengatakan, pasar murah akan digelar pada 2 Desember 2020. “Lokasinya nanti di Kelurahan Tumobui, Kecamatan Kotamobagu Timur” kata Apri, Kamis (19/11).

Menurutnya, pelaksanaan pasar murah tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat kurang mampu di Kotamobagu, yang akan merayakan Hari Natal 25 Desember untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga dibawah rata-rata.

“Adapun item yang disediakan dalam pasar murah nanti yakni beras, gula pasir, tepung, mentega, telur dan minyak goreng,” jelasnya. (guf)

Diapresiasi ASM SulutGo, Produksi Bawang Merah Kelompok Tani Moyag Bersatu Melimpah

ASM PT. M2U meninjau tanaman bawang merah kluster Moyag Bersatu.

ZONA EKONOMI – Kelompok tani Bawang Merah (BM) kluster Desa Moyag Bersatu, Kecamatan Kotamobagu Timur, mendapat apresiasi dari Area Sales Manager (ASM) PT M2U Sulawesi Utara-Gorontalo (SulutGo), atas keberhasilan mereka dalam menanam serta memelihara bawang merah hingga produktivitas pertumbuhan komoditas unggulan tersebut melimpah.

“Hasil dari pada figur pertumbuhan bawang merah di Desa Moyag sangat bagus dibandingkan dengan wilayah lain di Kotamobagu. Terlihat dari figur pertumbuhan bawang merah pada hari ke 47 sangat bagus dengan tinggi tanaman 50 cm dan jumlah anakan 10 sampai 15 tunas, dengan ukuran lingkar batang anakan rata-rata 1,5 cm sampai 2 cm atau pertiga rumpun menghasilkan 2 sampai 2,3 kilo gram. Sehingga produksi target dari jumlah bibit tertanam 170 kilo gram, insha allah bisa memproduksi 2,5 sampai 3 ton hasilnya. Sehingga klaster BM Moyag bersatu bisa merubah atau meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Area Sales Manager SulutGo, Irfan Tangngarah, saat meninjau tanaman bawang merah kluster Desa Moyag Bersatu pada kegiatan Temu Tani di Desa Moyag Tampoan, Kamis (19/11) sore.

Kegiatan Farmer Field Day atau hari temu lapangan petani itu, dalam rangka adaptasi spesifik teknologi peningkatan produksi, serta kualitas hasil panen bawang merah di Kota Kotamobagu, dengan tema; Bersinergi untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Petani Bawang Merah.

Pemilik lahan Yaser Massi dan Hijrah Arafat Mamonto, sangat bersyukur atas produktivitas pertumbuhan bawang merah yang mereka tanam meski baru pemula. “Dengan melihat hasil ini, saya sebagai petani pemula tidak menyangka hasilnya seperti ini. Walaupun dihadapi dengan curah hujan yang tinggi, kami dibantu oleh teknologi spesifik wilayah dengan menggunakan metode organik hayati, yang membedakan dengan wilayah lain banyak yang gagal diakibatkan serangan Pusarium (moler),” terang Arafat.

Dengan adanya budi daya tanaman bawang merah ini, salah satu tokoh masyarakat Desa Moyag Tampoan, yang juga hobi bertani, Rolly kawulusan mengajak kepada masyarakat dan petani yang berada di Moyag bersatu dan umumnya masyarakat Bolaang Mongondow Raya, untuk membudi dayakan komoditi ini dengan mandiri dan bergotong royong. “Dengan bergotong royong kita bisa mendapatkan hasil melimpah dari tanaman bawang merah ini,” ujarnya.

Sementara itu, ajakan yang sama juga disampaikan anggota Polri yang tergabung dalam kluster BM Moyag bersatu, Bripka Made Marthen dan Bripka Arafat Mamonto. “Kami mengajak kepada masyarakat untuk sama-sama mengembangkan komoditi bawang merah agar dapat merubah perekonomian. Walaupun belum ada dukungan dari pemerintah, apa terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. Alhamdulillah, masyarakat bisa mandiri
dalam mengolah komoditas unggulan ini,” pungkasnya. (guf)

Akses Jalan Masuk Pekuburan Raja Loloda Mokoagow Segera Dikerjakan

ZONA KOTAMOBAGU– Akses Jalan masuk menuju pekuburan Raja Bolaang Mongondow Datu Loloda Mokoagow segera dibangun. Saat ini, paket pekerjaan tersebut dalam proses penandatanganan kontrak.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu Regina Mokoginta. “Tinggal penandatanganan kontrak kemudian jalan itu akan kita kerjakan,” jelas Regina.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan pemeliharaan berkala jalan pangan Desa Poyowa Besar 2. “Dua jalan itu yakni pembangunan akses jalan menuju pekuburan jalan Raja Loloda Mokoagow dan rehabilitasi/ pemeliharaan berkala jalan pangan Desa Poyowa Besar 2. Kedua paket itu dalam proses penandatanganan kontrak,” terangnya.

Untuk besaran nilai kedua paket pekerjaan tersebut masing-masing berbeda. Dimana, kata Regina, pekerjaan pembangunan jalan Raja Loloda Mokoagow menelan anggaran sekira Rp1.492.800.000 dan Rehabilitasi/pemeliharaan jalan pangan menelan anggaran sekira Rp1.960.500.000,” jelas Regina.

Ia berharap, kedua paket pekerjaan tersebut bisa selesai tepat waktu. “Targetnya sebelum 29 Desember pekerjaan sudah selesai. Insya Allah pekerjaan berjalan lancar sesuai spek,” tandasnya. (guf)