Beranda blog Halaman 369

Sukses Kawal Program PRS, Kementerian PUPR Apresiasi Pemkot Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Tatong Bara menerima kunjungan kerja Kepala Satuan Kerja Penyediaan Rumah Swadaya (PRS) Direktorat Rumah Swadaya Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Sardju Bindarum, di rumah dinasnya, Kamis (22/10).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) Kotamobagu, Chelsia Paputungan ST, yang turut mendampingi Wali Kota saat menerima tim menyampaikan, kunjungan tersebut terkait Program Rumah Swadaya (PRS) Kementerian PUPR di Kota Kotamobagu.

“Kunjungan lapangan sekaligus silaturahmi dengan Pemerintah Kota Kotamobagu dalam rangka keberlanjutan program hingga tahun 2021 mendatang,” ungkap Chelsia.

Menurutnya, dalam kesempatan ini Kasatker menyampaikan apresiasi atas peran Pemerintah Kota Kotamobagu, hingga program dapat berjalan dengan baik.

“Kasatker menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program lewat kunjungan lapangan. Dimana, menurut Kasatker Bapak Sardju Bindarum peran pemerintah daerah sangat konsen dalam mengawal program ini sampai di tingkatan desa maupun kelurahan,” ujarnya.

Bahkan lanjut Chelsea, dalam kunjungan ini Kasatker juga berjanji akan mensuport usulan-usulan yang telah disampaikan pihak Pemkot Kotamobagu.

“Alhamdulillah mendapat respon positif, karena Kasatker juga berjanji akan mendukung penuh usulan yang masuk ke (Ditjen) Penyediaan Perumahan Swadaya Kementerian PUPR, yang dimana Pemkot Kotamobagu melalui dinas terkait telah menyiapkan Redines Criteri,” tandasnya. (*/guf)

Beromset Jutaan Rupiah Perhari, Kedai Ratu’Z Sediakan Menu Kuliner Sesuai Selera Pengunjung

ZONA EKONOMI – Usaha kuliner di Kota Kotamobagu memang tak ada matinya. Setiap hari selalu ada inovasi menu-menu baru termasuk olahan makanan rumah. Hal itulah yang menjadi tekad Lidia Ratela untuk membuka usaha yang diberi nama Kedai Ratu’Z yang terletak di Jalan Ahmad Yani, depan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM), Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Berbagai macam menu kuliner yang dijajakan di Kedai Ratu’Z seperti, nasi campur, mujair bakar/goreng paket, ikan bakar/woku paket, ayam lalapan paket, nasi goreng kampung, bubur ayam, tinutuan, mie cakalang, mie ojo, indomie ceplok/goreng, sup brenebon tulang sapi, mie brenebon tulang sapi serta bakso biasa/tetalan/tulang sapi.

Menurut Mama Ratu sapaan akrab Lidya, usaha yang ia rintis sejak tahun 2015 ini, dibuka sejak pagi hingga malam hari. “Alhamdulillah sampai saat ini, usaha ini berjalan dengan lancar, sebab banyak pengunjung mulai dari ASN, karyawan bank, hingga sopir bentor yang datang makan saat jam istirahat. Di kedai Ratu’Z, pengunjung bisa mengambil nasi dan menu makanan sesuai takaran dan seleranya sendiri. Dan harganya hanya 15 ribu per porsi,” ucap Lidia.

Selain menjajakan menu makanan, kedai Ratu’Z juga menyediakan minuman sesuai keinginan pengunjung. Diantaranya, kopi hitam, kopi susu, kopi susu coklat, kopi jahe, jahe susu, cappucino, latte coffe, es teh, teh susu, teh hangat, es teh tawar, nutrisari, fanta susu, hingga menu gorengan seperti pisang goreng kipas, goroho stik, pisang keju/coklat, roti bakar dan es teler, es buah, es brenebon dan es kacang tanah.

“Untuk kopi kita ambil langsung kopi asli kotamobagu. Karena cita rasa kopi tradisional sangat dicari para penikmat kopi di Kotamobagu. Selain ikut mempromosi kopi asli daerah, kita juga bisa membantu para petani kopi di kota kotamobagu,” ujar Lidia yang merupakan istri ASN Kotamobagu dan bertugas sebagai driver wali kota, Alfian Tumbol.

Berkat usahanya tersebut, ia mampu meraup omset hingga jutaan rupiah per hari. “Alhamdulillah dalam sehari bisa mendapat Rp1 juta sampai Rp1,5 juta. Kalau sepi biasanya hanya Rp500 ribu,” tuturnya.

Selain itu, Lidia juga memanfaatkan media sosial untuk memasarkan menu kuliner khas kedai Ratu’Z. “Kita juga melayani pesanan lewat online. Bisa delivery atau pesan langsung lewat ojek online,” tutupnya. (guf)

Wali Kota Beber 8 Prioritas Pembangunan Tahun 2021

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menyiapkan 8 program prioritas pembangunan di tahun 2021. Hal ini diungkapkan Wali Kota Tatong Bara ketika menyampaikan nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2021, Selasa (20/10) lalu.

Adapun 8 prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2021 itu, terdiri atas 1) pertumbuhan ekonomi; 2) penanggulangan kemiskinan dan pengangguran; 3) peningkatan kualitas pendidikan dan Kesehatan; 4) peningkatan infrastruktur pariwisata, kebudayaan dan daya saing daerah; 5) pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana; 6) peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat; 7) reformasi birokrasi; serta 8) keadilan dan kesetaraan gender.

“Delapan prioritas pembangunan Kota Kotamobagu Tahun 2021 tersebut, dirumuskan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi serta capaian kinerja tahun sebelumnya. Isu-isu strategis, prioritas pembangunan nasional maupun Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), serta untuk penanganan dan pemulihan sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19, sehingga diharapkan dapat terlaksana kesinambungan program pembangunan dari tingkat pusat hingga daerah,” terang Tatong.

Dengan demikian, lanjut Tatong, penyampaian KUA-PPAS Tahun 2021 pada rapat paripurna ini, juga merupakan upaya dalam rangka menjaga kesinambungan pelaksanaan pembangunan yang terarah serta sistematis. “Di mana semua itu dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara optimal, efisien, efektif, dan akuntabel,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Kotamobagu menggelar rapat paripurna tingkat I KUA-PPAS APBD Tahun 2021, Selasa (20/10) lalu. Rapat paripurna yang dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) masa pandemi ini, dipimpin oleh Ketua DPRD Meiddy Makalalag ST.

Akan halnya peserta rapat paripurna, terpisah dalam dua kelompok besar. Yaitu, hadir secara fisik di dalam ruang rapat paripurna DPRD Kotamobagu, serta Sebagian lainnya mengikuti rapat lewat virtual atau fasilitas zoom meeting. Wali Kota Tatong Bara ikut secara virtual, sedangkan Wakil Walikota (Wawali) Nayodo Koerniawan SH hadir langsung di gedung DPRD, di Jalan Paloko Kinalang. (*/guf)

Cegah Penyebaran Covid-19, Tatong: Duta Genre Wajib Sosialisasikan 3M

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah dinobatkan sebagai Bunda Generasi Berencana (Genre) Kotamobagu, Wali Kota Tatong Bara juga berpesan kepada Duta Genre dan generasi muda dalam menghadapi Pandemi Covid-19 serta pencegahannya.

“Selain tugas sebagai Duta Genre yang mencakup tiga kategori yaitu, generasi yang terbebas dari perkawinan dini, generasi yang menjauhi seks bebas dan generasi anti narkoba, dan salam Genre; sehat, cerdas dan ceria, mereka (duta Genre) juga wajib mensosialisasikan protokol pencegahan Covid-19 dengan 3M, Yakni Menggunakan masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak,” kata wali kota.

Lanjutnya, bagi generasi muda yang tergabung dalam forum Genre ini agar selalu mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan ditengah pandemi. “Karena sudah banyak keluarga kita, tetangga dan masyarakat yang terkena covid-19. Nah, 3M ini wajib disosialisasikan bukan saja kepada anak muda, tetapi mereka yang ada di forum-forum ini dijadikan juga sebagai corong untuk menyampaikan pesan-
pesan 3M,” ujarnya.

“Saya senang duta Genre Kotamobagu juga mendapat anugerah lewat program inovasi dimasa pandemi. Saya juga sejak tadi malam mengikuti mereka latihan. Bagaimana mereka membawa diri sebagai duta Genre dan bagaimana mensosialiasikan protokol kesehatan kepada masyarakat,” tukasnya. (guf)

Tatong Bara Kepala Daerah Pertama Dikukuhkan sebagai Bunda Genre

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara menjadi kepala daerah pertama di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dikukuhkan sebagai Bunda Generasi Berencana (Genre) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Sulut, bertempat di Aula rumah dinas wali kota, Rabu (21/10).

Kegiatan pengukuhan Bunda Genre kepada wali kota Tatong Bara ini dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut, Ir Tino Tandayu M.Erg dan turut dihadiri ketua tim Penggerak PKK Kotamobagu, Anki Taurina Mokoginta, Asisten I Setda Kotamobagu, Teddy Makalalag, pimpinan OPD, pegawai dan staf BKKBN Sulut serta duta Genre Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP-KB) Kotamobagu, Al Jufri Ngandu, dalam laporan kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa adapun yang melatarbelakangi pengukuhan Bunda Genre ini adalah komitmen dan Ketokohan Wali Kota Tatong Bara dalam meningkatkan partisipasi dan peran remaja dalam program kesehatan reproduksi dan pembangunan karakter remaja di Kota Kotamobagu yang mencakup tiga kategori utama yaitu, generasi yang terbebas dari perkawinan dini, generasi yang menjauhi seks bebas dan generasi anti narkoba.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut, Ir Tino Tandayu M.Erg mengatakan, penganugerahan ini merupakan yang pertama di tingkat kabupaten/kota se Provinsi Sulawesi Utara. Menurutnya, Wali kota Kotamobagu sangat layak mendapatkan penghargaan Bunda Genre karena keberhasilannya dalam membina generasi muda. “Generasi muda perlu ada seorang tokoh pemimpin yang mengarahkan setiap generasi
untuk menjadi sumber daya manusia Indonesia ke depan. Oleh karena itu, kami memberikan penghargaan Bunda Genre kepada ibu wali kota karena berkat keberhasilan-keberhasilan beliau baik di tingkat provinsi maupun nasional Kota Kotamobagu sudah berbicara,” ungkapnya.

Dirinya berharap, ke depan Kota Kotamobagu bisa menghasilkan pemimpin yang sudah diberi contoh sebagai role model adalah wali kota Tatong Bara dan generasi muda boleh tampil menjadi tonggak untuk Indonesia emas tahun 2010. “Bukan hanya untuk sulawesi utara, tapi juga untuk tingkat internasional,” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa Genre itu punya forum yakni Forum Genre Indonesia. “Jadi forum genre Indonesia itu ada terbagi di 15 kabupaten/kota, termasuk di Kota Kotamobagu. Tetapi yang membedakan adalah prestasi. Kita menilai semua berdasarkan prestasi yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tatong Bara menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada pihak BKKBN provinsi yang telah memberikan penghargaan Bunda Genre. “Ini penghargaan mulia, namun berat. Karena yang kita urus adalah satu masa kehidupan yang masuk pada periode yang sangat rawan di masa remaja. Nah, di sini kita tahu persis tahun 2030 dalah tahun emas, perempuan juga 50 terlibat di dalam semua kegiatan. Oleh sebab itu, mulai dari sekarang kalau kita mau menuju ke era ke sana, maka itu kita harus mulai membangun dari sekarang,” kata wali kota.

Lanjutnya, Kota Kotamobagu juga sudah jauh melakukan banyak hal dan tanpa disadari mendapat penghargaan baik tingkat nasional maupun di provinsi terkait diruang lingkup BKKBN. “Baik saya secara pribadi mendapat lencana maupun kegiatan-kegiatan baik PIKR maupun Genre ini kita menuai prestasi di tingkat provinsi. Jadi mari kita emban sama-sama tugas ini untuk bagaimana memberikan edukasi kepada generasi muda untuk katakan tidak pada tiga hal yaitu; seks pra nikah, pernikahan dini dan menjauhi narkoba, itu yang menjadi misi dari pemuda untuk kita jadikan satu garda untuk mensosialisasikan ini dan diharapkan ini terlaksana karena pemuda itu pasti kuat. Pemuda kuat Indonesia pasti maju,” pungkasnya. (Advertorial)

Berikut Prestasi-prestasi di bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Genre Kotamobagu:

1. Juara I Putri dan Juara III Putra Duta Genre Sulawesi Utara Tahun 2018
2. Juara III Putri dan Juara III Putra Duta Genre Sulawesi Utara Tahun 2019
3. Winner Social Media Putri Duta Genre Sulawesi Utara Tahun 2019
4. Mewakili Provinsi Sulawesi Utara dalam Sharing Session Voice Your Right Tingkat Nasional pada ADU-JAK Genre 2019
5. Juara III Nasional Lomba Cover Theme Song BKKBN mewakili provinsi Sulawesi Utara Tahun 2020
6. Juara II Nasional vlog Competition Activity Edukasi Covid-19 dengan judul “Fungsi Keluarga di Tengah Corona” tahun 2019
7. Juara I dan III Putri, Juara III Putra dan Best Motivator Duta Genre Sulawesi Utara Tahun 2020
8. Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN Pusat tahun 2016
9. Penghargaan Satya Lencana Pembangunan Program KKBPK dari Presiden Republik Indonesia tahun 2018
10. Piagam penghargaan sebagai kota dengan kuantitas Pencanangan SSK dan Pojok Kependudukan Terbanyak tahun 2019
11. Piagam Penghargaan Juara II Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dalam rangka HARGANAS ke-27 kategori Capaian KB Pasca Persalinan/Pasca Keguguran Sulawesi Utara

Wabup Buka Rapat Kordinasi TPID Tingkat Kabupaten Bolmut

ZONA BOLMUT — Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP membuka rapat kordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tingkat Kabupaten Bolmut Senin 19 Oktober diruang rapat Bupati.

Wakil bupati mengatakan kepada seluruh peserta forum yang tergabung dalam TPID Kabupaten Bolmut. “Kehadiran kita saat ini merupakan wujud dari adanya komitmen yang kuat dari kita sekalian, untuk membangun sinergitas yang baik dalam upaya menjaga perekonomian daerah,”ungkap Lasena.

Rapat kordinasi TPID merupakan salah satu agenda pemerintah dalam rangka mengendalikan kebutuhan pokok masyarakat untuk menghindari jangan sampai terjadi inflasi. “Yang tinggi dan bisa menyebabkan terjadi peningkatan kemiskinan karena ketidakberdayaan masyarakat dalam membeli bahan pokok,”ujarnya.

“Saat ini kita dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19, dimana situasi ini tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan global tapi juga menyeret ke bidang-bidang lainnya terutama bidang sosial dan ekonomi masyarakat umumnya mungkin banyak yang terfokus pada aspek kesehatan padahal adapula hal sangat penting untuk diperhatikan saat ini yaitu aspek kebutuhan pangan,” Wabup menambahkan.

Untuk itu inflasi diharapkan mampu dikendalikan agar dapat menjadi indikator keseimbangan sektor pangan. “Industri dan sebagainya. Dan ada empat hal yang menjadi entry point bagi pemerintah,”ujarnya.

Pertama TPID selain menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok juga harus memikirkan strategi yang mendukung pemulihan ekonomi daerah. Dengan menjaga kecukupan stok pangan sekaligus mengupayakan kelancaran distribusinya. “Kedua, mendukung industri rumah tangga dan UMKM agar dapat hidup kembali, faktanya industri rumah tangga dan UMKM menjadi basis dan garda terdepan pengendalian harga-harga kebutuhan pokok di masyarakat,”jelas Bupati.

Ketiga ukuran keberhasilan TPID dari tinggi rendahnya inflasi. Akan tetapi yang paling penting adalah bagaimana TPID bersama seluruh pemangku kepentingan secara sinergis melakukan kegiatan untuk mendorong upaya pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat secara mandiri. “Misalnya dengan menggalakkan pemanfaatan lahan-lahan pekarangan atau lahan kosong sebagai sumber untuk memperoleh bahan makanan pokok yang biasa dikonsumsi,”Ungkapnya.

“Keempat stabilitas keamanan menjadi salah satu poin penting dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di daerah. Kondisi demikian perlu mendapat perhatian kita bersama. Sejalan dengan percepatan pembangunan daerah kedepan,”tambah Wabup.

Mobil Mitsubishi L300 Nyaris Terbakar di Jalan Paloko Kinalang

ZONA KOTAMOBAGU – Mobil Mitsubishi L300 dengan nomor polisi DB 8208 yang mengangkut peralatan sound system yang dikendarai Ardiman (55) warga Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, nyaris terbakar ketika melintas di jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotabangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, Selasa (20/10) sekira pukul 16.45 Wita.

Peristiwa tersebut, seketika langsung menghebohkan warga sekitar yang melihat adanya kobaran api di bawah mobil tersebut.

Menurut Sam, salah satu saksi yang melihat kejadian tersebut, dirinya saat itu berada di cafe Town, kemudian ia melihat di bagian bawah mobil yang dikendarai Ardiman terdapat kobaran api.

“Saya tadi langsung berteriak, dan pengendaranya langsung menepikan kendaraan, lalu warga sekitar langsung berdatangan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya,” tutur Sam.

Ardiman pengemudi yang juga pemilik mobil ketika diwawancarai di TKP mengatakan, bila saat melintas di Jalan Paloko Kinalang, tiba-tiba di bawah jok samping kiri (kursi penumpang) ada asap yang keluar disertai api. “Tiba-tiba selang bahan bakarnya tercabut, mungkin karena tersembur ke bagian pengapian sehingga memicu munculnya api,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat melihat ada kobaran api, ia langsung berupaya memadamkan api dengan menutup jok penumpang yang terangkat. “Saya langsung menepikan mobil dan langsung keluar dari dalam mobil,” ujarnya.

Dirinya pun berterima kasih kepada warga sekitar yang membantunya memadamkan api tersebut. “Untungnya ada mereka (warga) yang membantu memadamkan api dengan alat seadanya, sehingga api tidak cepat membesar,” ucapnya.

Sementara itu, mendapat informasi dari warga, Dinas Satpol PP dan Damkar Kotamobagu langsung mengerahkan 1 unit mobil pemadam ke TKP. Setibanya, petugas langsung mengecek kendaraan untuk memastikan api sudah padam.”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Kabid Damkar, Erwin Sugeha. (guf)

DPRD Kotamobagu Gelar Paripurna Tingkat I Penyampaian KUA-PPAS 2021

ZONA POLITIK – DPRD Kotamobagu menggelar rapat paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat I penyampaian Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2021, Selasa (20/10).

Sidang paripurna ini dipimpin langsung ketua DPRD, Meiddy Makalalag. Wali Kota Tatong Bara, mengikuti jalannya rapat paripurna melalui Video Conference (Vidcon).

“Adapun acara paripurna yang akan kita laksanakan hari ini, pertama pembacaan surat masuk oleh Sekertaris Dewan, kedua penyampaian kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja daerah serta prioritas dan plafon anggaran sementara tahun anggaran 2021 oleh wali kota Kotamobagu, ketiga pandangan umum fraksi – fraksi dewan, empat tambahan penjelasan dan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi dewan sekaligus sambutan oleh wali kota Kotamobagu,” ucap Mekal sapaan akrab Meiddy Makalalag.

Sementara itu, Wali Kota Tatong Bara, dalam sambutannya mengatakan bahwa berdasarkan pada hasil rumusan yang berpedoman pada program strategis nasional RPJMD Provinsi Sulut, RPJMD Kota Kotamobagu, dan RKPD Kota Kotamobagu. Serta memperhatikan berbagai fenomena kekinian yang terjadi, maka pada tahun ketiga RPJMD Kota Kotamobagu periode 2018-2023, juga ikut mengalami tema yaitu peningkatan pelayanan publik melalui percepatan dan pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat serta penguatan sistim kesehatan.

“Berdasarkan tahun tema tersebut, maka pembangunan di Kota Kotamobagu tahun 2021 akan diarahkan untuk percepatan pemulihan ekonomi, dan pengurangan kemiskinan, serta penguatan kesehatan untuk mencapai kehidupan masyarakat kotamobagu yang seimbang pada seluruh aspek untuk menyempurnakan pelaksanaan pada tahun tahun sebelumnya dengan tetap melestarikan kearifan lokal Bolaang Mongondow,” ucap Wali Kota.

Paripurna tersebut menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Turut hadir, Wakil Wali kota Nayodo Kurniawan, Sekkot Sande Dodo, unsur Forkopimda, para Assisten serta pimpinan OPD. (Advertorial)

Dua Sumber PAD Dinas PUPR Over Target

Claudy Mokodongan

ZONA KOTAMOBAGU – Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sewa alat berat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu tahun ini melampaui target yang ditentukan.

Hal tersebut membuktikan bahwa Dinas PUPR terus memaksimalkan PAD di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan menjelaskan, dari ketiga sumber PAD, dua diantaranya telah melebihi capaian atau over target.

“Untuk IMB dari target Rp. 500 juta, capaiannya sudah sekitar 137,45 persen pada bulan September lalu. Sedangkan untuk sewa Alat Berat dan Laboratorium, dari target Rp. 175.272.000- kini sudah mencapai 109,12 persen,” sebut Claudy, Selasa (20/10/2020).

Selain itu, Ia menambahkan untuk PAD yang berasal dari air minum dari target Rp. 209.760.000, akhir September lalu sudah berada pada angka 98,33 persen.

“Untuk PAD dari bidang air minum tinggal tersisa sekitar Rp3-4 juta atau sekitar 2 persen. Pun, kami optimis akan mencapai semua target PAD yang ditentukan.” Jelasnya. (guf)

Wali Kota Buka Rapat Evaluasi TPID Bersama Bank Indonesia

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara membuka rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kotamobagu bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut, yang dilaksanakan di Hotel Sutan raja, Selasa (20/10).

Kegiatan dihadiri Kepala BI Perwakilan Sulut Arbonas Hutabarat, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekertaris Kota Sande Dodo, dan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

Wali kota dalam sambutannya mengatakan, bahwa Kotamobagu merupakan penopang inflasi di Sulut sampai 2 persen sehingga tidak turun. Untuk pengendalian inflasi menurut wali kota perlu dilakukan secara bersama, mulai dari Pemerintah Kota, Bulog dan BI.

“Kotamobagu menjadi salah satu daerah pengukuran inflasi di Sulut. Nah, didalam mengendalikan inflasi, tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri melainkan harus juga Bulog dan BI,” ujarnya.

Wali Kota juga menyinggung soal komoditi bawang merah yang cukup besar di wilayah kotamobagu. dia meminta agar pihak BI juga memperhatikan petani bawang merah dan petani komoditi lainnya.

Sementara itu, Kepala BI perwakilan Sulut Arbonas menambahkan, deflasi terjadi akibat turunnya harga komoditi rempah-rempah. Jika harga komoditi selalu turun bagaimana nasib petani. “Petani akan berhenti bertani jika harga turun terus,” katanya.

Selain itu, deflasi juga terjadi dari kelompok transportasi dan kelompok makanan, tambahnya. Namun, deflasi yang lebih dalam tertahan dengan harga logam emas yang cukup tinggi.

Dia mengingatkan bahwa, rapat evaluasi pengendalian inflasi daerah untuk menjaga harga dan pasokan. “Jika pasokan kurang harus dilakukan operasi pasar,” ujar Arbonas. (*/guf)