Beranda blog Halaman 397

Hadiri Pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kotamobagu, Begini Pesan Wawali

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil WalikotaNayodo Koerniawan, menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Kotamobagu masa bakti 2020-2025, bertempat di Hotel Sutanraja, Jumat (24/7).

Dalam sambutannya Wawali menyampaikan, tujuan didirikannya KADIN guna mengembangkan kemampuan dan kegiatan pengusaha sekaligus memadukan secara seimbang keterkaitan antar potensi ekonomi nasional di bidang usaha negara, koperasi dan swasta dalam mewujudkan kehidupan ekonomi dan dunia usaha nasional yang sehat dan tertib berdasarkan pasal 33 UUD 1945.

“Sebagai mitra pemerintah, maka Kadin yang menjadi wadah pembinaan, komunikasi, informasi, konsultasi dan aplikasi pengusaha dalam mewujudkan dunia usaha yang kuat dan berdaya saing tinggi,” ujar Wawali.

Dirinya berharap jajaran pengurus Kadin yang baru saja dikukuhkan dapat berperan aktif baik dalam pembinaan organisasi maupun sinergitas serta memberikan gagasan konstruktif kepada pemerintah daerah guna menyukseskan berbagai program dan kegiatan pembangunan yang sedang dilaksanakan Pemkot kotamobagu khusunya pengembangan dan peningkatan ekonomi. “Oleh sebab itu, modal utama kita yaitu persatuan dalam kebersamaan untuk mewujudkan kemajuan daerah,” ungkapnya.

Ia juga mengajak, agar KADIN dapat menyampaikan ide dan gagasan kontruktif kepada Pemerintah Daerah dalam rangka kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat. “Sinergitas tentunya menjadi hal yang terpenting. Mengingat, pembangunan yang sedang giat-giatnya dilaksanakan akan memberi manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat jika semua potensi yang dimiliki mampu disatukan dan dikelola dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, Muliadi Paputungan terpilih dan dilantik sebagai Ketua KADIN Kotamobagu. Dalam acara tersebut juga turut dihadiri Forkompinda Kotamobagu, Ketua KADIN Sulawesi Utara, Anggota DPRD Kotamobagu, Kepala Disdagkop-UKM Kotamobagu. (*/guf)

Wanita Asal Moyag Ini Raup Keuntungan Lewat Lukisan Sketsa Wajah

ZONA EKONOMI – Memanfaatkan hobi dan bakat menjadi peluang bisnis bisa memberi keuntungan berlipat-lipat. Salah satunya Mifta Mamonto, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Ia memanfaatkan bakat seninya untuk memulai usaha lewat lukisan sketsa wajah.

Dengan hasil karya seni lukis di atas kertas putih dengan hanya melihat gambar di foto, kini langsung banyak diminati oleh kaum milenial untuk diberikan sebagai hadiah ulang tahun atau anniversary. “Awalnya saya hanya melukis sesuai keinginan. Waktu itu saya mencoba membuat lukisan ibu wali kota Tatong Bara dan saya posting di facebook dan saat itu langsung ada yang berminat untuk dibuatkan lukisan,” tutur Tita sapaan harinya.

Menurutnya, lukisan dengan hanya melihat foto atau gambar sesuai permintaan konsumen itu, bisa ia selesaikan selama dua sampai tiga hari. “Alhamdulillah sampai hari ini sudah banyak tawaran yang masuk menggunakan jasa lukisan saya,” kata Tita.

Harga per lukisan pun bervariasi, mulai dari Rp200 ribu sampai Rp500 ribu per lukisan sesuai tingkat kerumitan gambar yang ditawarkan pemesan. “Tarifnya tergantung gambar yang ditawarkan,” ucapnya.

Lukisan atau sketsa wajah dengan menggunakan kemampuan tangan itu, ia tawarkan lewat media sosial. “Bagi konsumen yang ingin menggunakan jasa lukisan saya, bisa menghubungi via face book di akun @Titha Keil atau langsung di whatsapp 088242259622,” pungkasnya. (guf)

Lantik 8 Pejabat Struktural, Wali Kota: Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab Sebaik-baiknya

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melakukan penyegaran dengan menggelar rolling 8 pejabat struktural, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Jumat (24/7).

Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung Wali Kota Tatong Bara, dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah, Sande Dodo, serta seluruh pimpinan SKPD.

Wali kota dalam sambutannya, berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab serta melakukan pelayanan prima kepada masyarakat. “Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujar Walikota.

Kegiatan berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19. (guf)

Berikut Daftar Nama Pejabat yang Dilantik:

Pemkot Terima Bantuan 2.000 Face Shield dari Bank SulutGo

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menerima bantuan 2.000 Face Shield (Pelindung Wajah) dari Bank SulutGo (BSG) Cabang Kotamobagu, Kamis (23/7).

Bantuan yang diserahkan Kepala Bank SulutGo Cabang Kotamobagu, Moh. Ridwan Arbie tersebut, diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sande Dodo, didampingi Kepala BPKD Kotamobagu, Pra Sugiarto Hadi Yunus.

Menurut Ridwan Arbie, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dari Bank SulutGo Cabang Kotamobagu kepada Pemkot Kotamobagu dalam penanganan Covid-19. “Hari ini kami memberikan bantuan 2.000 buah Face Shield ke Pemkot Kotamobagu yang diambil dari BSG CSR internal. Ini merupakan bantuan yang kedua kalinya. Semoga bantuan ini dapat membantu Pemkot dan masyarakat Kotamobagu dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kedepan nantinya pasti ada lagi bantuan-bantuan yang lainnya,” ucap Ridwan.

Sekretaris Daerah, Sande Dodo, memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian BSG Cabang Kotamobagu. “Saya mewakili Wali Kota Kotamobagu mengucapkan banyak terima kasih kepada BSG. Nantinya Face Shield ini direncanakan akan dibagikan di tempat-tempat umum terutama untuk pedagang pasar, karena mereka yang berinteraksi langsung dengan banyak orang. Selain itu, nanti akan diberikan kepada para petugas Gugus Tugas yang ada di lapangan,” jelas Sande. (*/guf)

Pasien Covid-19 di Kotamobagu Bertambah 3, ini Detailnya

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kotamobagu mengumumkan perkembangan terbaru pasien terkonfirmasi positif, Kamis (23/7).

Juru bicara Gugus Tugas, dr Tanty Korompot mengungkapkan, berdasarkan hasil rilis dari gugus tugas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kota Kotamobagu ketambahan tiga kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kotamobagu ketambahan tiga kasus yakni, pasien 27 adalah laki-laki umur 52 tahun asal Kampung Baru, Kelurahan Kotamobagu Kontak Erat Resiko Tinggi dengan pasien yang telah meninggal dunia pada 25 Juni 2020, pasien 28 perempuan umur 30 tahun asal kelurahan Matali, pasien 29 adalah perempuan umur 29 tahun asal kelurahan Kotobangon yang juga merupakan KERT dari pasien yang telah meninggal dunia 25 Juni lalu,” ungkap dr Tanty yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu.

Dengan ketambahan tiga kasus, maka total kasus terkonfirmasi positif di Kota Kotamobagu menjadi 29 orang. “Total kasus 29 orang, sembuh 20 orang dan yang meninggal ketambahan 1 orang sehingga menjadi 2 orang,” pungkasnya. (guf)

Sande Dodo Terpilih Caretaker Ketua Korpri Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, terpilih sebagai Caretaker Ketua Dewan Presidium Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Kotamobagu, Kamis (23/7). Digelarnya rapat pemilihan pejabat sementara/caretaker ini dalam rangka pelaksanaan musyawarah Korpri tingkat Kota Kotamobagu.

Rapat yang digelar di Aula Kantor Wali Kota tersebut, dipimpin langsung Sekda Sande Dodo, dihadiri oleh para Asisten dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Sande menyampaikan bahwa terkait surat dari ketua Korpri Sulawesi Utara (Sulut) Edwin Silangen, yang ditujukan langsung kepada Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, perihal penyampaian terkait nama pejabat sementara/caretaker Korpri Kabupaten/Kota. “Seperti Kita Ketahui bahwa Organisasi Korpri merupakan satu-satunya wadah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan berbagai kegiatan, akan tetapi sejak tahun 2016 sampai sekarang Organisasi Korpri sempat mengalami mati suri dan saat ini akan dibentuk kembali. Maka berdasarkan surat dari Ketua Korpri Sulut yang meminta pejabat caretaker untuk memimpin sementara organisasi korpri di Kotamobagu maka diadakanlah rapat pada hari ini,” ucap Sande.

Dikatakannya, bahwa berdasarkan hasil konsultasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotamobagu dengan BKPP Provinsi Sulut, maka Syarat untuk caretaker ini adalah pejabat Eselon II. “Hasil dari Rapat ini nanti akan diusulkan ke Wali Kota untuk kemudian disampaikan kepada ketua Korpri Sulut untuk penerbitan Surat Keterangan,” Ungkapnya.

Diketahui, Dari hasil polling yang dipimpin oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Adnan Massinae, terpilih sebagai Caretaker Ketua Dewan Presidium Korpri Kota Kotamobagu adalah Sande Dodo dengan perolehan suara sebanyak 27 dari 30 peserta. (*/guf)

Dimulai Besok, ini 8 Sasaran Operasi Patuh Satlantas Polres Kotamobagu

AKP Novita Citra Restika SIK

ZONA HUKRIM – Kamis (23/7) besok, Operasi Patuh Samrat tahun 2020 mulai digelar Satuan lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kotamobagu.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK, melalui Kasat Lantas, AKP Novita Citra Restika SIK, mengatakan pelaksanaan operasi patuh akan digelar selama 14 hari dengan 8 sasaran target pelanggar lalu lintas.

“Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas di tengah pandemi Covid 19,” kata Novita.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih menyadari betapa pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. “Kami tidak akan pernah bosan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selalu tertib dalam berlalulintas,” pungkasnya. (guf)

Berikut 8 Sasaran Target Operasi Patuh Samrat 2020:

1. Tidak menggunakan helm dalam berkendaraan.

2. Berboncengan melebihi kapasitas (Bonceng 3).

3. Menggunakan kenalpot Reacing.

4. Tidak menggunakan sabuk keselamatan.

5. Melawan arus dalam berkendaraan.

6. Menggunakan handphone saat berkendara

7. Kelebihan kapasitas muatan kendaraan.

8. Over dimensi.

DPRD Tuntas Bahas LPj APBD 2019

Meiddy Makalalag

ZONA POLITIK – Tiga komisi di DPRD Kotamobagu tuntas membahas rincian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) APBD Tahun 2019, bersama seluruh mitra kerja mereka di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Sebelum LPJ APBD ini ditetapkan menjadi sebuah peraturan daerah (perda), hasil-hasil pembahasan masih akan disinkronkan melalui lintas komisi. Demikian diungkapkan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kotamobagu, Moh Agung Adati. “Pembahasan LPJ APBD Tahun 2019 di tiap komisi, sudah rampung. Tahap selanjutnya akan ada pembicaraan di lintas komisi. Hasil pembicaran di lintas komisi, kemudian dibawa ke rapat Badan Anggaran (Banggar),” jelasnya.

Lanjutnya, untuk penetapan LPJ APBD menjadi Perda masih akan melalui rapat paripurna. “Penetapan menjadi perda, tentu harus melalui rapat paripurna. Agenda paripurna dipastikan tidak lewat bulan Juli ini. Tinggal menunggu rampungnya pembicaraan ditingkat Banggar,” ujar Papa Fatur –sapaan akrab Agung Adati.

Sekadar diketahui, pembahasan LPJ APBD Tahun 2019 berlangsung cukup alot serta menguras waktu dan tenaga. Hampir dua bulan lamanya tiga komisi di Dekot “menggilir” seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lungkup Pemkot Kotamobagu. Seusai pembahasan di dalam ruangan, masih pula dilakukan peninjauan lapangan.

“Peninjauan lapangan harus dilakukan, karena kita hendak mencocokkan data dan fakta yang ada dalam LPJ APBD. Apakah ada kesesuaian antara data yang disajikan di atas kertas, dengan keadaan atau fakta di lapangan. Finalnya seperti apa, nanti akan kami sajikan dalam rapat paripurna tingkat II,” tegas Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag ST. (*/guf)

Pot Bunga Laris Manis

ZONA EKONOMI – Penjualan pot bunga di Kota Kotamobagu meningkat selama masa pandemi covid-19. Seorang pedagang pot bunga di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Altje Sumolang mengaku dalam tiga pekan terkahir penjualan pot meningkat hingga dua kali lipat.

“Masyarakat banyak berburu pot bunga sejak masa pandemi ini, sehingga penjualan pot ini juga naik hingga dari biasanya 10 buah perhari, menjadi 20 hingga 30 buah,” kata altje.

Berbagai jenis pot bunga laris manis saat ini, mulai dari yang ukuran kecil hingga yang paling besar. “Harganya bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu hingga 300 ribu,” jelasnya.

Ia mengaku, pot bunga yang paling banyak diburu warga dan paling laris yaitu berbahan plastik dan bisa digantung. Karena selain bisa digantung, pot ini ringan serta tahan lama.

Salah satu pembeli bernama Riska mengatakan, saat pandemi covid-19, Ia lebih sering berada di rumah dan menanam bunga. “Masa pandemi ini memang mengharuskan kita untuk sementara berada di rumah, saya lebih sering menanam saja biar tetap ada kesibukan lain selain kerja dari rumah,” terangnya. (guf)

Iklim Investasi di Kotamobagu Terus Meningkat

Masri Mamonto

ZONA KOTAMOBAGU – Iklim Investasi di Kota Kotamobagu terus meningkat. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Noval Manoppo melalui Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal, Masri Mamonto.

Menurutnya, nilai investasi dari Januari hingga Juni 2020 Rp 47.392.117.750. “Sampai Juni kemarin nilai investasi yang masuk di Kota Kotamobagu Rp 47.393.117.750, jika dihitung hingga hari ini sebesar Rp 52.466.417.750,” ungkap Masri.

Ia mengakui, nilai investasi tersebut akan terus meningkat hingga akhir tahun. “Progresnya semakin naik. Untuk jumlah investor yang menanamkan modalnya hingga hari ini sudah sebanyak 141, Mudah – mudahan jumlah tersebut akan semakin meningkat,” terangnya. (guf)