Beranda blog Halaman 407

Beras Bantuan Pemkot Layak Konsumsi, Warga: Terima Kasih Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Pemerintah kecamatan Kotamobagu Utara menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19.

ZONA KOTAMOBAGU – Sejumlah warga penerima manfaat bantuan paket bahan kebutuhan pokok dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada mereka.

Hal ini seperti disampaikan Jamal Posumah, salah satu warga Desa Bilalang 1, Kecamatan Kotamobagu Utara, usai menerima bantuan. Dikatakannya, bantuan ini sangat bermaanfaat bagi keluarganya, terlebih bagi mereka yang mulai kesulitan masalah ekonomi akibat pandemi Covid-19. “Kami sampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Pemkot Kotamobagu terlebih khusus kepada ibu wali kota dan pak wakil wali kota yang terus memberikan perhatiannya kepada kami dimasa-masa kami sedang kesulitan masalah ekonomi akibat adanya wabah ini, yang berimbas pada pekerjaan kami. Alhamdulillah setelah dimasak bantuan ini layak dikonsumsi,” kata Papa Bayu sapaan akrabnya yang berprofesi sebagai pemain orgen dalam hajatan, Minggu (14/6).

Hal senada dikatakan Ronal Mokoginta, warga Kecamatan Kotamobagu Utara. Menurutnya, setelah diterimanya bantuan ini kemarin malam, ia langsung meminta istrinya untuk dimasak. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Setelah diterima, saya langsung meminta istri saya untuk memasaknya dan Alhamdulillah bantuan ini baik semua. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas perhatiannya kepada kami,” ujar Ronal.

Sementara itu, Camat Kecamatan Kotamobagu Utara, Andi Mokoginta memastikan semua bantuan untuk warga Kecamatan Kotamobagu Utara yang diberikan baik semua dan layak dikonsumi. “Saya juga turun langsung memastiakan bantuan tersebut sebelum disalurkan kembali diperiksa, dan semuanya saya pastikan baik,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kotamobagu, Sarida Mokoginta mengungkapkan, ada sebanyak 3.500 warga di desa/kelurahan yang ada di empat kecamatan di Kota Kotamobagu yang mendapatkan bantuan ini. “Dari empat kecamatan, tinggal menyisahkan Kecamatan Kotamobagu Barat, yang Insya Allah akan disalurkan pada Senin 15 Juni 2020,” terangnya. (guf)

Dinsos dan Penyedia Ganti Beras Bantuan Dua Warga Poyowa Besar I

ZONA KOTAMOBAGU — Masih adanya warga penerima yang mengeluhkan bantuan beras yang diterima karena tidak layak konsumsi sebagaimana pemberitaan di salah satu stasiun TV, langsung direspon Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kotamobagu.

Menurut Kepala Dinsos, Sarida Mokoginta, dua warga Desa Poyowa Besar 1 yang mengeluhkan beras yang diterimanya telah ditindaklanjuti Dinsos selaku instansi teknis yang mengawasi penyaluran bantuan bersama pihak penyedia dengan mengganti beras yang dikeluhkan. “Setelah berkoordinasi dengan perangkat desa, kami sebagai instansi teknis yang mengawasi penyaluran bersama penyedia langsung mengganti beras dari kedua warga Poyowa Besar I tersebut,” ucap Sarida.

Dalam data yang diterima dari pihak desa terkait laporan masyarakat yang mengeluhkan beras yang diterima, nama kedua warga Poyowa Besar tersebut tidak tercantum dalam laporan. “Sejak laporan keluhan beras ini kami terima pada Kamis lalu, Dinsos bersama penyedia langsung turun lapangan berkoordinasi dengan camat dan sangadi untuk melakukan pendataan dan meminta agar pihak desa segera menyampaikan laporan ke Dinsos untuk penggantian beras. Hingga hari Minggu tadi, nama kedua warga tersebut tidak ada dalam data laporan yang dikirimkan pihak desa, sehingga belum dilakukan penggantian,” ucapnya.

Padahal menurut Sarida, sejak awal pihaknya telah meminta agar para kepala desa yang warganya berkeberatan atas beras bantuan yang disalurkan dan berkeinginan untuk mengganti berasnya agar segera dilaporkan ke pihak Dinsos untuk dilakukan penggantian. “Sejak awal memang itu yang kami lakukan. Kami meminta pihak desa agar segera mendata dan melaporkan ke kami jika ada warga penerima yang akan mengganti beras mereka, karena pihak penyedia akan mengganti beras tersebut,” ungkap Sarida.

Lebih lanjut menurut Sarida, apabila masih ada laporan dari aparat desa dan kelurahan terkait keluhan masyarakat terhadap beras bantuan yang telah disalurkan, Dinsos telah meminta pihak penyedia untuk melakukan penggantian. “Hingga hari ini, kami masih tetap menunggu laporan dari pihak desa jika masih ada warga penerima bantuan yang mengeluh atas beras yang diterimanya. Jika masih ada kami akan meminta pihak penyedia untuk menggantinya,” pungkas Sarida. (guf)

‘Pulang Kampung’, Selvia Van Gobel Siap Tarung di Pilkada Bolsel

Dra Selvia A.W Van Gobel ME

ZONA POLITIK – Dra Selvia AW Van Gobel ME menyatakan sikap siap bertarung di Pilkada Bolmong Selatan tahun ini. Dukungan masyarakat yang terus berdatangan semakin membulatkan niat Mama Rati —sapaan akrab Selvia—, untuk bertarung di hajatan politik lima tahunan ini.

“Ini bukan hanya keinginan pribadi saya, tapi permintaan masyarakat agar saya maju di Pilkada Bolsel,” katanya.

Menatap Pilkada Bolsel yang tahapannya akan kembali digulir dalam waktu dekat ini, mantan pejabat senior Pemkab Bolsel itu mengaku sudah menyiapkan segalanya, termasuk komunikasi dengan partai politik. “Semua yang dibutuhkan sudah disiapkan. Kemudian komunikasi dengan partai politik masih berproses, tapi sudah ada sinyal positif dari beberapa partai,” ujarnya.

Statusnya sebagai ASN di Pemkot Kotamobagu saat ini tak menjadi pengahalang baginya untuk ‘pulang kampung’ ke Bolsel. Pengunduran dirinya sebagai ASN sudah diajukan ke wali kota. “Saya sudah menyampaikan permohonan kepada wali kota untuk pengunduran diri sebagai ASN terhitung mulai Juli. Alhamdulillah sudah ditandatangani Sekda dan tinggal menunggu persetujuan dari provinsi,” tuturnya.

Sosialisasi ke masyarakat terus ia lakukan bersama bakal calon pasangannya di Pilkada Bolsel, Riston Mokoagow. Dalam berbagai kesempatan keduanya turun ke wilayah menyapa masyarakat Bolsel. “Insya Allah dengan semangat dan keseriusan kami maju di Pilkada ini akan membawa daerah Bolsel semakin maju. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” pungkasnya. (guf)

Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1, dr Tanty: Sempat Dirawat di RSUD Kotamobagu

Juru bicara Gugus Tugas, dr Tanty Korompot saat mengumumkan ketambahan pasien positif Covid-19.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melalui Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19, kembali menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus virus korona, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Sabtu (13/6) sore.

Juru Bicara Gugus Tugas, dr Tanty Korompot, mengatakan dari hasil rilis Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara tertanggal 12 juni 2020, bahwa Kotamobagu ketambahan 1 orang positif covid-19.

“Pasien berasal dari Kotamobagu berjenis kelamin laki-laki, usia 44 tahun. Sebelumnya sempat dirawat di RSUD Kotamobagu selama dua hari kemudian di rujuk ke RSUP Prof Kandou Manado. Penyakit penyerta, komorbid adalah anemia EC CKD,” kata dr Tanty.

Lanjutnya, saat ini tim surveilans Dinas Kesehatan Kotamobagu lagi melakukan kontak tracing dari pasien tersebut. “Saat ini data covid-19 di Kotamobagu, terkonfirmasi positif 2 orang, ODP 4 orang, PDP 4 orang, pelaku perjalanan 2.956 orang, pelaku perjalanan dalam pemantauan 215 orang,” ungkap kepala dinas kesehatan ini.

Untuk itu, dirinya mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar kurva kasus Covid-19 di Kotamobagu berada pada posisi landai atau menurun. “Sehingga Kota Kotamobagu memenuhi kriteria untuk dapat menerapkan pola kelaziman baru atau new normal, yang merupakan praktik relaksasi dari PSBB yang sudah diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia,” tuturnya.

Menjelang new normal, kata dr Tanty, masyarakat diminta untuk bisa bergotong royong bersama-sama pemerintah. Karena kunci sukses new normal ada pada komitmen bersama untuk selalu disiplin dan menerapkan protokol kesehatan. “Maksud pemerintah menerapkan new normal adalah dengan tujuan untuk memulihkan kembali semua sektor yang sempat hampir lumpuh dan tidak produktif. Mari kita keluar dari kondisi tidak nyaman ini, dengan benar-benar mematuhi protokol kesehatan dengan penuh kesabaran. Tetap menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan air mengalir, jaga imunitas tubuh dan selalu berpikiran positif. Bersama kita bisa,” pungkasnya. (guf)

Brimob Batalyon B Pelopor Inuai Galakkan Program Gerakan Amal Jumat Seribu

Kompol Aloysius Londar, SIK

ZONA HUKUM – Brimob Batalyon B Pelopor, Inuai, Kabupaten Bolaang Mongondow, galakkan program gerakan amal Jumat Seribu bagi personil setiap pekannya dengan mendonasikan sebagian rezeki demi kemanusiaan.

Menurut Komandan Brimob Batalyon B Pelopor Inuai, Kompol Aloysius Londar SIK, program “Jumat Seribu” bagi setiap personil ini digalakkan guna membantu masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Sesuai dengan moto Brimob, jiwa ragaku demi kemanusiaan. Dan ditengah situasi pandemi Covid-19 ini, kita diharapkan Brimob hadir mengutamakan sisi kemanusiaan. Jadi apa yang bisa kita perbuat dengan kekurangan dan keterbatasan kita yang dampaknya bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Kompol Aloysius kepada sejumlah awak media, Kamis (11/6).

Mantan Wakil Komandan Detasemen Gegana Polda Sulut ini menambahkan, nantinya dalam penyaluran dari setiap personil yang memberikan sumbangan minimal seribu rupiah setiap hari jumat, akan didonasikan kepada warga masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Di sini apalagi dalam situasi pandemi Covid-19, kita tergerak membuat itu, jadi ada dampak dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, Gerakan Amal “Jumat Seribu” ini mulai dilakukan sejak minggu lalu. “Kita sudah mulai gerakan sumbangan Jumat Seribu. Setelah apel pagi baru kita jalankan kotak sumbangan seikhlasnya bagi setiap anggota,” pungkasnya. (guf)

Bahas Klaim Covid-19, Deputi Direksi BPJS Suluttenggomalut Temui Wali Kota

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara menerima kunjungan kerja Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Chandra Nurcahyo, bertempat di Rumah Dinas Walikota, Jumat (12/6).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ahmad Yani Umar, yang turut mendampingi kunjungan tersebut mengatakan, pertemuan bersama pihak BPJS ini, membahas persoalan pengajuan klaim penanganan pasien Covid-19 di Kotamobagu.

“Dalam kesempatan ini juga, ibu wali kota meminta agar dibangun kantor cabang di wilayah BMR. Apalagi RSUD Kotamobagu telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Bolmong Raya,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan wilayah Suluttenggomalut, Chandra Nurcahyo, saat ditemui menyampaikan apresiasi kepada pihak Pemerintah Kota atas dukungan penuh yang diberikan mengenai JKM KIS. “Kunjungan dilakukan dalam rangka supervisi pelayanan untuk covid-19 dan seperti apa kesiapan jajaran BPJS terkait proses percepatan verifikasi klaim covid-19 dan itu sudah kami komunikasikan dengan ibu walikota,” ujar Chandra.

Menurutnya, ada sejumlah kriteria yang masuk dalam klaim covid. Diantaranya, yang terkonfirmasi covid, yang masuk dalam PDP, serta ODP yang berusia di atas 60 tahun dan bagi yang dibawah 60 tahun disertai penyakit bawaan. “Tidak hanya peserta JKM, yang bukan peserta apabila terkonfirmasi dari sejumlah syarat, maka akan dijamin oleh negara,” pungkasnya. (guf)

Wali Kota Isyaratkan Rolling Pejabat

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (TB-NK) dalam waktu dekat akan melakukan rolling jabatan tahap II, dalam rangka memaksimalkan program pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini diungkapkan wali kota usai melakukan penyerahan bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19, di Rudis Walikota Kamis (11/6) kemarin.

“Kemarin kita sudah lakukan proses lelang jabatan dan sudah mendapat surat dari KASN. Tapi karena Covid-19 ini, kita menjaga pertama pemeriksaan keuangan BPK dan kedua Covid-19. Insya Allah dalam waktu dekat ini kita adakan pelantikan dan roling beberapa jabatan,” ungkap wali kota.

Selain akan melakukan pengisian jabatan Eselon II, Pemkot sekaligus akan mendefinitifkan posisi jabatan yang masih berstatus Pelaksana tugas (Plt). “Masih ada beberapa yang Plt diantaranya, Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, DLH, BKPP dan jabatan struktural lainnya,” ungkapnya.(guf)

51 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan

ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 51 penyandang disabilitas sensorik netra yang terdampak Covid-19 mendapat bantuan sembako dari Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial, yang diserahkan langsung Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Kamis (11/6) kemarin.

Wali Kota dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, karena Kota Kotamobagu mendapat intervensi dalam berbagi kasih ditengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, dari jarak yang jauh kami masih diberikan kesempatan untuk menikmati bantuan ini terutama saudara-saudara kita penyandang tuna netra, yang tentu merupakan bagian yang tidak terkecuali dari dampak Covid-19,” ujar Walikota.

Menurutnya, saat ini Kota Kotamobagu masih dalam kategori zona merah untuk itu, Pemkot Kotamobagu terus berupaya, berikhtiar agar bisa masuk pada zona hijau. “Itu kerinduan dan keinginan yang tidak terbatasi oleh wabah ini, sehingga kita berjuang bersama untuk menuju ke zona hijau,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan bantuan ini akan meringankan saudara-saudara kita tuna netra, karena saya rasa walaupun dengan keterbatasan yang dimiliki, mereka juga memiliki aktifitas dan karena kondisi ini mereka juga terdampak. Atas nama pemerintah dan penerima kami ucapkan banyak terima kasih,” pungkasnya.

Seperti diketahui, bantuan yang diserahkan berupa paket beras 5 kg, 10 butir telur, 2 kaleng ikan kaleng, 8 bungkus mie instan, sabun cuci, sabun mandi dan minyak goreng. (guf)

Pastikan Tepat Sasaran, TB-NK Serahkan Langsung Bantuan Sembako kepada Warga

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (TB-NK), menyerahkan langsung bantuan Sembako kepada masyarakat dalam rangka penanganan dampak pandemi covid-19 di sejumlah desa dan kelurahan. Kunjungan ini juga bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Hari ini saya dengan Wakil Walikota menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat. Bantuan yang bapak ibu terima ini masih sama dengan yang diterima bapak ibu beberapa waktu lalu, yakni beras, gula, minyak goreng, mi isntan, ikan kaleng, teh dan kopi bubuk,” kata Walikota, saat menyerahkan bantuan di Desa Bungko, Kamis (11/6).

Diketahui, kunjungan penyerahan sembako oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini dimulai dari Kelurahan Pobundayan, Desa Bungko, Desa Tabang, Desa Poyowa Besar I dan II, Kelurahan Mongondow, Desa Poyowa Kecil dan Desa Kopandakan I. (guf)

Masih Zona Merah, Wali Kota Ajak Masyarakat Bersama Lawan Covid-19

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara menyampaikan pesan dari Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey bahwa seluruh daerah se Sulawesi Utara harus berjuang sama-sama untuk melawan covid-19.

“Pak Gubernur memberikan istilah tersebut dengan singkatan ODSK yakni Operasi Daerah Selesaikan Korona,” kata Walikota, Kamis (11/6).

Wali kota menerangkan, di Sulawesi Utara yang masuk kategori zona hijau yaitu Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Sitaro. Kemudian Zona Kuning yaitu Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Utara, Sangihe dan Talaud. “Dan kita (Kotamobagu) belum zona hijau, oleh sebab itu ODSK perlu kita sama-sama lakukan di wilayah Kotamobagu,” ujarnya.

Wali Kota juga berpesan, kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai covid-19. “Kotamobagu masih masuk zona merah, untuk itu dibutuhkan peran masyarakat untuk bekerjasa sama-sama dalam penanganan covid-19. Kotamobagu juga masih menunggu hasil sekitar 60 sampel swab, dan mudah-mudahan semuanya hasilnya negatif agar Kotamobagu bisa masuk zona hijau. Sehingga aktifitas bisa kembali berjalan dengan baik, dan tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (guf)