Beranda blog Halaman 421

Disperinaker Bantu Pekerja Terdampak Covid-19 Dapat Kartu Pra Kerja

Imran Golonda

ZONA KOTAMOBAGU – Selain melakukan pendataan terhadap Tenaga Kerja yang dirumahkan, Pemkot melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) akan mengambil langkah dan kebijakan konkrit untuk membantu sekira 518 tenaga kerja yang terkena dampak Corona Virus Disease (Covid-19).

Kepala Disperinaker, Imran Golonda, mengatakan pemerintah daerah telah mengambil langkah serta kebijakan kepada 518 tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan akibat Pandemi Covid-19.

“Kalau tidak ada kendala, insya Allah akan diusulkan melalui kartu Prakerja. Dan mereka bisa mendaftar secara online di www.prakerja.go.id. Jika mereka mendaftar di kantor (Disperinkaer) kami akan lakukan pendampingan,” kata Imran.

Dirinya juga menjelaskan, bagi warga Kotamobagu yang sudah berusia 18 tahun ke atas atau sedang bekerja sebagai buruh bangunan, tukang bentor, sopir, ojek online dan pelaku IKM yang kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemic Covid-19, bisa langsung mendaftar secara online untuk menjadi peserta Kartu Prakerja.

“Pemerintah pusat menargetkan sebanyak 5,6 juta peserta yang mendapat kartu prakerja. Apabila pendaftaran belum diterima, peserta dapat bergabung digelombang pendaftaran berikutnya, sehingga tidak perlu mengulang proses pendaftaran dari awal,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kartu Prakerja bentuknya bukan kartu fisik, tetapi kartu yang bisa diakses online (virtual).

Adapun paket Manfaat dan Fasilitas Kartu Prakerja (hanya satu kali satu orang) antara lain; Biaya Pelatihan sebesar Rp. 1.000.000, untuk mengikuti pelatihan satu atau lebih melalui platform digital mitra (tokopedia, ruang guru, mau belajar apa dan platform lainnya). Kemudian insentif pelatihan melalui rekening bank, e-wallet, link-aja, ovo, atau gopay milik peserta. Insentif diberikan pasca pelatihan pertama sebesar Rp.600.000 per bulan selama 4 bulan. Insentif survey yang bisa dicairkan juga untuk 3 kali survei dengan besaran Rp.50.000 per survei. Penting untuk dicatat, bahwa peserta dapat mengambil pelatihan selanjutnya apabila sudah menuntaskan pelatihan yang pertama.
Bantuan pelatihan ini akan hangus, apabila dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima belum menggunakan kartu prakerja untuk pelatihan pertama. (guf)

Hati-hati, ada Empat Titik Longsor di Jalur Tobongon-Lanud

Anggota Polsek Modayag membantu mendorong kendaraan warga melintas diatas longsoran tanah yang menutupi badan jalan di jalur Tobongon Badaro.

ZONA BOLTIM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bolaang Mongondow Timur, Senin (4/5), mengakibatkan tanah longsor di empat titik di Desa Tobongon. Hal itu mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Modayag dan Nuangan tak bisa dilalui kendaraan.

Menggunakan peralatan seadanya, warga sekitar bergotong-royong membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan agar bisa dilalui kendaraan roda dua.

Longsoran tanah yang menutupi badan jalan di jalur Tobongon-Lanud.

Kapolsek Modayag, Iptu Suradiman, mengimbau masyarakat khususnya para pengendara agar berhati-hati saat melintasi di jalur Tobongon-Lanud tersebut.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk segera melakukan upaya pembersihan badan jalan yang tertutup longsoran tanah, agar jalan penghubung dua wilayah ini bisa kembali dilalui kendaraan,” katanya. (guf)

Bahas LKPj, Pansus Gilir 37 SKPD

ZONA POLITIK — Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota Kotamobagu 2019, menyelesaikan pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pembahasan dilakukan sejak pagi hingga malam hari selama sepekan.

Ketua Pansus , Hi Agus Suprijanta, Pansus mengundang ke 37 OPD dalam waktu sepekan ini, membutuhkan energi dan kekompakan personil pansus. Bahkan mereka bekerja siang malam, meski dalam keadaan menjalankan ibadah puasa dan dibawa bayang-bayang Covid-19.

“Saya mengapresiasi kawan-kawan pansus termasuk staf di DPRD yang siap kapan saja mendampingi pansus, bahkan hingga menjelang sahur,” ucap Ketua DPC Hanura Kotamobagu ini, Senin (4/5). (guf)

Pansus Minta SKPD Kooperatif Saat Pembahasan LKPj

Suasana pembahasan LKPj Wali Kota antara Tim Pansus dengan mitra kerja SKPD.

ZONA KOTAMOBAGU – Kerja-kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tetap berjalan normal, meski di tengah pandemi virus corona ditambah suasana bulan puasa. Tugas pokok dan fungsi dijalankan sebagaimana mestinya, termasuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tahun 2019.

Pembahasannya terus dipacu. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) digilir satu-persatu. Pembahasan dilakukan sejak siang hingga malam hari. Namun dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan anjuran pemerintah soal penerapan physical distancing dan mengenakan masker.

“Sudah ada beberapa SKPD yang selesai. Yang lain sedang berproses,” kata Agus, akhir pekan lalu.

Disisi lain, ia berharap agar SKPD bisa proaktif saat diundang pembahasan bersama Pansus. “Kita harap kerja sama yang baik dari tiap SKPD. Saat diundang harus segera datang sesuai jadwal yang ditentukan,” tambahnya. (guf)

Wabup Bolmut Ikuti Vicon Dengan KPK

Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs Hi Amin Lasena MAP mengikuti sosialisasi  Keberhasilan Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi dan Penjelasan Teknis Indikator Keberhasilan Monitoring Center For Prevention (MCP) 2020, Senin (4/5).

Sosialisasi itu dilakukan secara virtual Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Deputi Bidang Pencegahan kepada Pemerintah Provinsi dan 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut).

Deputi Bidang Pencegahan KPK lebih dulu menyampaikan sambutannya membuka sosialisasi ini dan selanjutnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Wakil Bupati mengikuti sosialisasi itu didampingi Sekda Dr Asripan Nani dan sejumlah perangkat OPD di lingkup Pemda Bolmut.

Wakil Bupati dan jajarannya secara seksama memperhatikan materi sosialisasi disampaikan oleh Tim Korsupgah Sulut terkait MCP yang meliputi perencanaan dan penganggaran, APBD, pengadaan barang dan jasa, APIP dan dana desa. (advertorial)

Bapemperda Bahas Agenda Pembentukan Perda

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar rapat membahas sejumlah agenda terkait pembentukan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun 2020. Rapat tersebut dilaksanakan Senin (4/5) di ruang Komisi III. Dalam pelaksanaannya, Bapemperda tetap memperhatikan protokol pencegahan penularan Covid-19. Para peserta rapat menggunakan masker serta menjaga jarak.

Ketua Bapemperda, Masud Lauma, mengatakan ada 13 Ranperda yang masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun ini. “Ada enam Ranperda inisiatif DPRD, kemudian tiga usulan eksekutif dan empat lainnya yang dinilai urgent, seperti Ranperda tentang RPJMD dan RTRW,” kata Masud.

Anggota Bapemperda lainnya, Supandri Damogalad, megungkapkan hasil rapat tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan berbagai kegiatan dan kajian pertemuan seperti focus group disscusion (FGD), serta dilanjutkan dengan pra pembahasan atau diskusi dengan pihak-pihak terkait. “Usai Covid ini tar- get kami ada lima Ranperda yang rampung, untuk diparipurnakan tahap dua,” ungkap Supandri.

Untuk mengisi dalam suasana bencana non alam saat ini, Bapemperda akan mengejar target tersebut. “Insya Allah, meski di tengah pandemi Covid-19 ini, akan kami pacu tahapan demi tahapannya,” tambahnya. (guf)

Pansus DPRD ‘Maraton’ Bahas LKPj Wali Kota

PANITIA Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Kotamobagu 2019, telah mengundang secara bergilir 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkot Kotamobagu.

Ke- 37 OPD ini digilir Pansus LKPj bentukan DPRD Kotamobagu hanya dalam kurun waktu sepekan sejak mereka bekerja. Mereka bekerja siang dan malam.

OPD yang telah digilir di ataranya, Dinas Pendidikan, Inspektorat, Bagian Hukum, Bagian Kesra, Dinas Capil, Kantor Kesbangpol, Bagian Humas dan Protokol, Dinas Ketahanan Pangan, dan Bagian Pemerintahan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, termasuk Sekertariat DPRD Kota Kotamobagu.

Ketua Pansus LKPJ, Agus Suprijanta mengatakan, Pansus mengundang ke- 37 OPD dalam waktu sepekan ini, membutuhkan energi dan kekompakan personil Pansus.

Bahkan mereka bekerja siang malam, meski dalam keadaan menjalankan ibadah puasa dan dibawa bayang-bayang Covid-19.

“Saya mengapresiasi kawan-kawan pansus termasuk staf di DPRD yang siap kapan saja mendampingi pansus, bahkan hingga menjelang sahur,” ucap Ketua DPC Hanura Kotamobagu ini, Senin (4/5).

“Masih ada beberapa OPD yang belum Pansus undang. Namun Insya Allah dalam waktu dekat ini semua OPD sudah selesai,” kata Agus yang juga ketua Komisi I DPRD Kotamobagu ini. (Advertorial)

Abon Ikan Aba’ Kadabra Beromset Ratusan Ribu per Hari

ZONA EKONOMI – Lutfy Syawie, warga Kelurahan Gogagoman, mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan abon ikan. Omset yang ia dapat dalam sehari mencapai ratusan ribu rupiah dari usaha yang ia beri nama Aba’ Kadabra itu.

“Awalnya hanya untuk konsumsi keluarga, kemudian coba-coba menjualnya. Alhamdulillah banyak peminat,” katanya.

Abon ikan ia jual dengan harga yang bervariasi. Ada Rp15 ribu, Rp25 ribu dan Rp50 ribu. “Alhamdulillah dalam sehari bisa 10 sampai 15 mika yang terjual,” ujarnya.

Bagi yang hendak memesan abon ikan, bisa menghubunginya melalui whatsapp melalui nomor 082190638091. (guf)

Disdagkop-UKM Data UKM Terdampak Covid-19

Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) mendata Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Kotamobagu yang terdampak Pandemi Covid-19.

Kepala Disdagkop-UKM, Herman Aray, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan UKM yang terdampak pandemi ini. “Semua pastinya terdampak pandemi ini. Saat ini kami sedang dalam pendataan UKM yang terkena dampak,” ujar Aray.

Selain pendataan dari Disdagkop-UKM, lanjut Aray, Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga mengundang para pelaku UKM yang debitur di bawah Rp10 Juta.

“Ada juga dari kementerian koperasi lewat provinsi bahwa UKM debitur yang dibawah 10 juta sudah diundang, mereka tinggal menunggu tahapan selanjutnya,” tukasnya. (guf)

Penyaluran BLT Dandes Tunggu Hasil Musdes

Rum Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (Dandes) akan segera disalurkan. Tiap Kepala Keluarga (KK) penerima akan mendapatkan Rp600 ribu.

Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dinas PMD, Rum Mokoagow, penerima BLT adalah hasil pendataan yang dilakukan relawan berbasis RT (rumah tangga), kemudian digelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk validasi dan finalisasi. “Setelah di Musdes-kan kemudian ditetapkan dalam peraturan sangadi (kepala desa), setelah itu diajukan ke camat mewakili wali kota untuk pengesahan,” kata Rum.

Lanjutnya, saat ini 15 desa di Kotamobagu sedang dilakukan tahap pendataan dan ada juga desa yang sudah dalam tahap Musdes. “Desa yang sudah melakukan Musdes yakni, Desa Kobo Kecil, Bungko dan Poyowa Besar satu. Sementara untuk desa lainnya yang sudah Musdes kita masih pantau, karena yang dampingi langsung di lapangan baik pendataan dan Musdes itu pendamping profesional desa,” tuturnya.

Ia berharap, tahapan pendataaan dan Musdes di tingkat desa secepatnya sudah terlaksana agar penyaluran BLT juga bisa dipercepat kepada warga yang terdampak ekonomi akibat pembatasan aktifitas selama masa Pandemi Covid-19. “Sesuai Permendesa untuk pagu dana desa Rp800 juta sampai Rp1,2 miliar maksimal 30 persen. Kemudian diatas Rp1,2 miliar maksimal 35 persen,” sebutnya. (guf)