Beranda blog Halaman 448

Ranperdes APBDes Empat Desa Dievaluasi

Ilustrasi Dana Desa dan ADD.

ZONA KOTAMOBAGU – Empat desa di Kota Kotamobagu tidak lama lagi akan menerima Dana Desa (Dandes) Tahap I. Hal ini menyusul telah diselesaikannya Rancangan Peraturan Desa (Ranperdes) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Empat desa tersebut adalah Desa Bungko, Tabang, Poyowa Besar I dan Moyag Todulan.

“Sampai hari ini baru empat desa yang mengajukan Ranperdes APBDes, yakni Desa Bungko, Tabang, Moyag Todulan dan Poyowa Besar I. Untuk Bungko dan Tabang sementara perbaikan atas hasil evaluasi, kemudian Moyag Todulan dan Poyowa Besar I baru masuk hari ini,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Rum Mokoagow, Rabu (26/2).

Menurutnya, syarat pencairan keuangan desa yang didalamnya ada Dana Desa dan ADD adalah APBDes dan itu ditetapkan dalam peraturan desa (Perdes). “Sebelum ditetapkan menjadi Perdes akan dievaluasi dulu, kemudian perbaikan atas catatan-catatan hasil evaluasi baru ditetapkan menjadi Perdes APBDes bersama BPD,” jelasnya.

Setelah Ranperdes APBDes ditetapkan menjadi Perdes APBDes, maka langsung dilakukan proses pencairan. “Itu prosedur standar bagaimana APBDes bisa berjalan seperti dalam pengelolaan keuangan daerah. Jadi terkait pencairan dana desa dan ADD tergantung masing-masing desa,” tambahnya. (gjm)

BUMDes Kopandakan I Kembangkan Usaha Industri Rumahan

Aprina Tubuon

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kopandakan I melirik pelaku usaha industri rumahan untuk bekerja sama dalam pengembangan usaha di desa.

Hal ini dikatakan Ketua BUMDes Kopandakan I, Aprina Tubuon, Selasa (25/2). Menurutnya, usulan kerjasama dengan para pelaku usaha sudah disuarakan untuk dilaksanakan. Namun, pihaknya masih menghitung untung ruginya.

Dia menambahkan, bahwa saat ini sedang dirancang perjanjian kerja antara BUMDes dan pelaku usaha.

“Untuk saat ini pihak BUMDes baru sebatas memasukan perencanaannya kepada sangadi (kepala desa). Tapi kalau progresnnya sudah final baru di laporkan lagi, karena Insya Allah kalau semua prosedur berjalan denga baik kemungkinan produk ini akan dilaunching bulan depan (Maret),” tambahnya.

Sementara itu, sangadi Kopandakan satu Muslim Tungkagi juga membenarkan bahwa pihak BUMDes sudah memasukan perencanaan usaha ini. “Ya sudah ada perencanaannya dari BUMDes,” kata Muslim. (gjm)

Rumah Makan Lalapan Mas Kacamata Beromset Ratusan Ribu per Hari

Muhammad Soleh saat mengolah menu lalapan pengunjung.

ZONA KOTAMOBAGU – Bisnis rumah makan di Kota Kotamobagu merupakan peluang usaha yang menjanjikan bagi para pelaku usaha. Salah satunya rumah makan Lalapan Mas Kacamata yang terletak di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Menurut pemilik RM Lalapan Mas Kacamata, Muhammad Soleh, dirinya mulai membuka usaha rumah makan di Desa Moyag, sejak awal tahun 2017 dengan modal sekitar 1 jutaan.

“Alhamdulillah selama dua setengah tahun dibuka, usaha ini laris. Pengunjung yang datang tidak hanya dari desa Moyag tapi banyak juga yang dari luar,” kata Soleh, yang akrab disapa mas kacamata ini.

Dengan menjual kuliner khas Lamongan Jawa Timur itu, dirinya bisa meraup keuntungan Rp200-300 ribu per hari.

“Seluruh menu yang kami sediakan mulai dari ayam lalapan, ayam geprek, mujair lalapan, nasi goreng, bakso dan gado-gado harganya sangat terjangkau untuk masyarakat,” ujarnya.

Dirinya juga sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang sangat peduli kepada para pelaku usaha yang membuka bisnis rumah makan di Desa Moyag. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak kepala desa yang sudah menerima dan memberikan izin kepada saya untuk membuka rumah makan ini,” ucapnya. (gjm)

PA Kotamobagu Luncurkan Buku Tamu Elektronik dan Pengadilan Agama Kotamobagu Mobile

Suasana presentasi sekaligus sosialisasi aplikasi buku tamu dan pengadilan agama Kotamobagu Mobile dihadapan hakim tinggi Pengadilan Tinggi Agama Manado.

ZONA KOTAMOBAGU – Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu meluncurkan program unggulan dua inovasi aplikasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi, dalam rangka membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan PA Kotamobagu.

Dua Inovasi itu yakni, Buku Tamu Elektronik dan Pengadilan Agama Kotamobagu Mobile yang telah dipresentasi dan sosialisasikan oleh Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana, Pengadilan Agama Kotamobagu, Silvia Djafar S.Kom, dihadapan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Manado, Dr Suhadak S.H, M.H, yang merupakan Duta Zona Integritas dan Duta Reformasi Birokrasi Indonesia, Ketua PA Kotamobagu, Drs Muslim, M.H, serta jajaran pegawai Pengadilan Agama Kotamobagu, Selasa (25/2) sore, di ruang rapat PA Kotamobagu.

“Untuk aplikasi buku tamu itu merupakan instruksi Badan Peradilan Agama, yang fungsinya dapat merekam setiap tamu yang datang di Pengadilan Agama Kotamobagu. Sementara untuk aplikasi Pengadilan Agama Kotamobagu Mobile, masyarakat bisa langsung men-download di aplikasi playstore di handphone android,” kata Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana, Pengadilan Agama Kotamobagu, Silvia Djafar S.Kom.

Dirinya menerangkan, diluncurkannya Pengadilan Agama Kotamobagu Mobile, untuk menyukseskan program yang dikeluarkan Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Peradilan Agama (Badilag) yang meliputi 9 aplikasi.

“Salah satu dari Sembilan aplikasi itu dirangkum dalam Pengadilan Agama Kotamobagu Mobile, salah satunya, sistem informasi penelusuran perkara (SIPP). SIPP ini semua masyarakat bisa mengetahui kapan jadwal sidang serta ditunda kapan. Jadi disini semua pihak tidak perlu lagi datang ke kantor Pengadilan agama untuk mencari informasi, tinggal mengakses di aplikasi Pengadilan Agama Mobile Kotamobagu di SIPP. Kemudian ada juga cek AC (Akta Cerai). Biasanya kalau selesai sidang dan diputus hari ini, biasa informasinya dicek lagi 14 hari. Jadi yang bersangkutan tinggal mengecek salinan putusan di aplikasi mobile Cek AC apakah sudah ada atau belum,” terangnya.

Dari informasi itu ada juga termuat informasi tentang pembangunan Zona Integritas Pengadilan Agama Kotamobagu.

“Jadi semua bisa dilihat apa yang dilaksanakan PA Kotamobagu dalam membangun Zona Integritas, ada poin-poinnya di dalam. Kemudian yang terakhir itu ada e-survey, di dalam e-survey ini pembangunan zona integritas di PA Kotamobagu sudah dilakukan survey dari masyarakat untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Jadi kedepan diharapkan dengan adanya inovasi-inovasi ini, dapat membantu dan memudahkan masyarakat pencari keadilan dalam mengakses informasi perkara PA Kotamobagu untuk meraih predikat WBK dan WBBM,” jelasnya.

Perlu diketahui, dua aplikasi yang diluncurkan PA Kotamobagu itu dirancang oleh, Kepala Sub Bagian Perencanaan Teknologi Informasi dan Pelaporan, Irawati Mustafa S.H.I bersama tim IT PA Kotamobagu. (gjm)

SAKIP Award 2019, Bolmut Predikat B

Bupati Drs Hi Depri Pontoh foto bersama jajarannya usai menerima penghargaan SAKIP Award 2019.

ZONA BOLMUT — Bupati Drs Hi Depri Pontoh menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award Tahun 2019 dengan Predikat B di Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (24/2).

Penghargaan SAKIP Award Tahun 2019 itu diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo, kepada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota Wilayah III.

SAKIP Award diberikan berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi yang dilaksanakan dalam rangka menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi kepada hasil serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan.

Diketahui, Raport SAKIP Pemerintah Kabupaten Bolmut meningkat ke predikat B dari yang sebelumnya CC di Tahun 2018.

“Capaian ini merupakan hasil kinerja Pemerintah Kabupaten Bolmut selama Tahun 2019 dalam pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah,” kata bupati. (Rendi)

Bisnis Usaha Design Grafis Menjanjikan

ZONA KOTAMOBAGU – Bisnis usaha design grafis sangat menjanjikan. Keuntungan besar menjadi jaminan bagi setiap pelaku usaha jenis tersebut. Seperti yang dialami Hijrah Dondo. Pengelolah Studio Dondo Creative Design itu mengaku bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil bisnis design grafis yang dijalankannya.

“Awalnya hanya iseng saja, tapi karena kesehariannya bekerja sebagai desain grafis di salah satu media, maka saya mulai belajar-belajar membuat logo, karikatur dan desain grafis non cetak. Alhamdulillah hasilnya lumayan,” kata Ji, sapaan akrabnya.

Untuk soal harga, ia mengaku tak mematok harga mahal. Baginya, melihat konsumen senang dengan desainnya itu sudah menjadi kepuasan.

Nah, jika ingin membuat desain logo atau desain grafis lainnya, bisa menghubungi studio Dondo Creative Design di Jalan AP Mokoginta Kelurahan Upai, atau telepon/wa di 0822-9055-8783. (gjm)

SAKIP Award 2019, Kota Kotamobagu Peringkat II di Sulut

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mendapat predikat B pada penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award Tahun 2019 yang dilaksanakan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB).

Meski dari sisi predikat sama seperti tahun sebelumnya, namun untuk raihan nilai mengalami peningkatan. Tahun 2018 predikat B dengan nilai 65,10, sedangkan di tahun 2019 naik menjadi 66,16 sekaligus menempatkan Kota Kotamobagu berada di peringkat II dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, menjelaskan ada beberapa indikator yang menjadi fokus penilaian SAKIP, seperti perencanaan kerja, pengukuran kerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan capaian kinerja yang ada di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Nilai yang diberikan ini merupakan capaian atas kinerja pemerintah daerah disemua sektor. Contohnya pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan Dinas PU. Total panjang keseluruhan jalan adalah 267 kilo meter. Dari 267 kilo meter ini, yang sudah dibangun berapa, yang dipelihara berapa dan yang ditingkatkan berapa. Kemudian kecepatan kendaraan di ruas itu berapa kilo meter per jam. Kalau ada kendaraan yang melintas hanya 20 kilo meter per jam, berarti itu menandakan jalan tersebut rusak berat,” jelasnya. (gjm)

Produksi Kopi Mojago, Santi Raup Omset 20 Juta per Bulan

Santi Mokoagow Pemilik Kopi Mojago.

ZONA KOTAMOBAGU – Bila anda datang di Kotamobagu, anda patut mencoba menikmati kopi lokal khas Kotamobagu sebab Kotamobagu juga terkenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Provinsi Sulawesi Utara.

Salah satu produk Kopi Kotamobagu yang nikmat ada di Desa Bilalang Kecamatan Kotamobagu Utara yakni Kopi Mojago yang diolah langsung dari pabriknya sendirinya.

Menurut, Santi Mokoagow Pemilik Kopi Mojago, awal mula usaha Kopi Mojago dibentuk secara spontan. “Awalnya saya hanya sering diminta oleh-oleh Kopi oleh teman-teman diluar daerah atau saat ke Manado, bahkan saat teman-teman berkunjung sering kita buatkan kopi dan mereka merasa cocok lalu kita kepikiran kenapa tidak buka usaha Kopi saja sekaligus membuat kedai kopi,” ujarnya.

Kemudian pada tahun 2016, dirinya mencoba produksi perdana didukung saudara dan teman-teman. “Karena harga kopi mentah saat itu tidak stabil, sehingga mereka mengatakan kenapa tidak membeli langsung dari petani disini, dengan harga yang stabil, sesuai kesepakatan,” jelasnya

Akhirnya dirinya resmi merintis usaha Kopi Mojago, dengan memasarkan kepada teman-teman diluar kota. “Alhamdulillah saat pertama berjualan hingga saat ini, Kopi Mojago penjualannya sangat cukup baik,” ungkapnya.

Ia menerangkan, saat ini kopi Mojago telah dipasarkan di ritel dan rumah kopi se Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo dan omset penjualan Kopi Mojago bekisar Rp20 juta perbulannya, dengan produksi mencapai 150 kilo hingga 200 kilo setiap bulan. “Untuk harga kopi Mojago dipasarkan untuk ukuran 65 gram berkisar Rp 10 ribu dan 250 gram Rp 35 ribu,” jelasnya. (guf)

Pemprov Suplay Anggaran untuk RSUD

Wali Kota Tatong Bara mendampingi Gubernur Olly Dondokambey meninjau fasilitas serta sarana dan prasarana RSUD Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) akan kembali mengucurkan anggaran untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Hal ini diutarakan Gubernur Olly Dondokambey, saat berada di Kota Kotamobagu, Senin (24/2).

Meski tak menyebut besaran anggaran yang akan dikucurkan untuk RSUD, namun menurut Olly anggaran yang akan diberikan itu peruntukkan pada peningkatan fasilitas serta sarana dan prasarana rumah sakit. “Saya telah berkunjung langsung ke RSUD, dan masih perlu ada tambahan fasilitas. Makanya tahun ini akan ada tambahan anggaran hibah,” kata Olly.

Dirinya menambahkan pelayanan di RSUD Kotamobagu sudah cukup maksimal, namun untuk UGD harus ada sekat-sekat agar pasien lebih nyaman. “Makanya akan ada tambahan anggaran dana hibah bagi RSUD Kotamobagu baik tahun ini sampai tahun depan,” ujar Olly.

Wali Kota, Tatong Bara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw atas kepedulian dan perhatian yang cukup besar untuk RSUD Kotamobagu.

“Kemarin (Minggu) Pak Gubernur datang langsung melihat kondisi di rumah sakit. Masih ada banyak hal yang harus dibenahi dan perlu ditambah. Beliau (gubernur) bersedia memberikan dana hibah untuk rumah sakit. Kita bersyukur, karena dengan adanya tambahan dana kita bisa membenahi fasilitas di rumah sakit. Tentu pelayanan terbaik adalah tujuannya,” sebut wali kota. (gjm)

Yunita Lontoh Serap Asmara di Moyag Todulan

Anggota DPRD Kotamobagu Dapil Timur-Utara, Yunita Lontoh (kedua dari kiri) gelar reses di Desa Moyag Todulan.

ZONA POLITIK – Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Kotamobagu Utara-Timur, Yunita Lontoh, menggelar reses di Desa Moyag Todulan, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (24/2).

Dalam kegiatan itu, legislator PDI Perjuangan itu menyerap banyak aspirasi masyarakat (Asmara) di Dapilnya.

“Kegiatan reses ini selain dalam rangka program peningkatan kapasitas, juga untuk menampung aspirasi masyarakat masyarakat di Kecamatan Kotamobagu Timur dan Utara,” kata Yunita yang juga warga Desa Moyag Todulan.

Lanjutnya, usulan-usulan prioritas yang disampaikan masyarakat tersebut, yakni pembangunan infrastruktur pengaspalan jalan lingkar pertanian, pengaspalan lorong serayu, pengembangan gula semut, serta bantuan pakan ikan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

“Nantinya aspirasi yang masyarakat sampaikan melalui reses ini akan ditindaklanjuti dalam pokok-pokok pikiran DPRD,” pungkasnya.

Hadir dalam agenda reses tersebut, Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kotamobagu, Khaerudin Mamonto, perwakilan Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Dinas Sosial Kotamobagu, Kepala Desa Moyag Todulan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta warga Desa Moyag Todulan. (gjm)